Bacaterus / Daily Tips / Inilah Tata Cara Menggunakan Lift yang Baik dan Benar

Inilah Tata Cara Menggunakan Lift yang Baik dan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Januari 2019

Sebagai manusia biasa, tentu masih banyak hal di dunia ini yang belum kita ketahui, mulai dari hal yang mungkin terkesan sepele, sampai hal besar. Atau, hal yang seharusnya sudah diketahui secara umum tetapi ternyata kita belum tahu, bahkan hal yang memang banyak orang belum mengetahuinya.

Belum mengetahui sesuatu itu wajar dan kita nggak perlu berkecil hati karena itu. Bahkan, meskipun orang-orang menganggap aneh karena kita belum mengetahui sesuatu yang sebenarnya sepele. Setiap orang punya kehidupan dan dunia yang berbeda, bisa jadi sesuatu yang menurut mereka sudah terlalu biasa masih menjadi sesuatu yang baru buat kita.

Salah satu contoh kecilnya adalah sebuah alat bernama lift. Teknologi yang diciptakan supaya para manusia bisa menghemat waktu dan tenaga, nggak perlu lagi bersusah payah dan berlama-lama mencapai lantai tertentu dengan menggunakan tangga.

Untuk orang yang tinggal di kota besar mungkin sudah biasa menggunakan lift. Namun, masih banyak orang yang belum tahu cara menggunakan lift. Tenang, itu sesuatu yang wajar dan bukan sebuah kesalahan. Terutama kalau daerah tempat tinggalnya tidak ada bangunan yang punya lift.

Mungkin kamu salah satunya? Jangan berkecil hati apalagi merasa malu karena itu. Sangat wajar kalau kamu masih sangat asing terhadap alat itu. Wajar pula kalau kamu nggak tahu bagaimana cara menggunakannya. Mungkin kamu takut atau malu ketika akhirnya mendapat kesempatan untuk mencoba menggunakan lift.

Sekarang, nggak perlu takut apalagi malu lagi, ya. Menggunakan lift nggak sesusah itu, kok. Kalau perasaan itu ada, itu cuma karena lift masih menjadi sesuatu yang asing buat kamu. Kamu tinggal menyimak artikel Bacaterus ini, mudah-mudahan ini dapat membantu kamu ketika akhirnya kamu berkesempatan mencoba teknologi bernama lift.

Cara Menggunakan Lift dengan Mudah

1. Memastikan Jenis Lift

Memastikan Jenis Lift

Secara umum, lift memiliki dua jenis. Ini yang paling sering ditemui di sarana publik, yaitu lift pengangkut orang dan lift pengangkut barang. Lift pengangkut barang biasanya letaknya tersenyembunyi, maksudnya cuma bisa diakses orang tertentu, seperti pegawai gedung tersebut. Namun, kalau kamu bingung membedakan lift khusus untuk orang dan barang maka kamu bisa menanyakannya kepada pegawai di sana.

Meski jenisnya berbeda, cara penggunaannya hampir sama, kok. Siapa tahu kamu bekerja di suatu gedung dan suatu hari atasan meminta kamu mengangkut sesuatu dengan menggunakan lift barang, jadi kamu tidak kebingungan lagi.

2. Ketahui Posisimu

* sumber: unsplash.com

Ini penting supaya kamu nggak salah memencet tombol. Ketahui posisi kamu berada, ada di lantai berapa kamu sekarang? Dengan begitu kamu bisa memutuskan harus turun atau naik, karena untuk membuka lift akan ada dua tombol berbeda. Keduanya bergantung pada posisi kamu saat itu dan ke mana tujuanmu menggunakan lift. Mau naik atau turun?

Kalau kamu mau naik ke lantai atas, kamu bisa memencet tombol yang mengarah ke atas. Kalau kamu mau turun, kamu bisa memencet tombol yang mengarah ke bawah. Biasanya cuma ada dua tombol yang letaknya bertumpuk. Bentuknya kotak dengan simbol segitiga yang mengarah ke atas dan ke bawah. Pencet salah satu, lalu tunggu pintu terbuka.

Kecuali kalau kamu sedang berada di lantai paling bawah, atau berada di lantai paling atas, biasanya hanya akan ditemui satu tombol saja. Pencet tombol itu untuk membuka pintu lift. Di bagian atas pintu lift, kamu akan menemukan layar yang menayangkan angka. Itu adalah lantai tempat lift sedang berada. Angka itu akan turun atau naik menuju ke lantaimu setelah kamu memencet tombol pembuka.

3. Masuk, Tutup, dan Tentukan Lantai Tujuanmu

* sumber: unsplash.com

Setelah pintu terbuka, kamu bisa masuk ke lift. Di sebelah kanan, kamu menemukan banyak tombol. Pertama-tama, kamu harus memencet tombol untuk menutup pintu lift. Ada satu tombol yang memiliki simbol dua buah segitiga yang sudutnya berhadapan. Nah, kamu perlu memencet tombol itu untuk menutup pintu lift.

Di dekatnya, kamu juga akan menemukan tombol yang memiliki simbol dua buah segitiga yang berlawan. Tombol tersebut berfungsi untuk membuka kembali pintu lift yang sudah ingin kamu tutup. Barangkali tas milikmu ketinggalan, atau ada orang lain yang ingin ikut masuk. Namun, kamu cuma bisa memencet tombol itu ketika lift belum bergerak.

Setelah itu, kamu perlu memencet lantai yang menjadi tujuanmu. Ada angka-angka yang menunjukan lantai, ditambah kombinasi abjad. Penamaan lantai ini tergantung masing-masing gedung.

Jadi, kamu juga perlu mengetahui susunan gedung itu. Umumnya G adalah Ground, selain itu ada juga LG yang berarti Lower Ground. Tenang saja, biasanya setiap gedung punya penjelasan susunan gedung di area masuk. Kalau gedungnya besar, biasanya kamu bisa menemukan penjelasan susunan gedung di lobi gedung.

4. Tombol Darurat

Tombol Darurat

Di antara deretan tombol di lift, ada juga tombol darurat yang bisa kamu gunakan kalau lift tidak berfungsi dengan baik. Bukan berarti lift nggak aman, justru tombol itu dibuat untuk menjamin keamanan siapapun yang menggunakan. Bisa jadi karena lift itu macet, atau berhenti bergerak. Tombol itu bisa menyelamatkan kamu supaya nggak terjebak di dalam lift.

Tombol darurat biasanya berbeda dengan tombol lain yang ada di sana. Kalau tombol lain berwarna hitam, tombol darurat ini berwarna merah. Tapi, pewarnaan tombol darurat ini sebenarnya tergantung gedungnya. Namun, kamu nggak usah bingung karena kamu pasti akan mudah menemukan tombol itu karena biasanya dilengkapi tulisan seperti ‘emergency’ dan frasa lain yang menyatakan darurat.

Kalau sesuatu terjadi, kamu bisa pencet tombol itu lalu berbicara pada petugas keamanan yang bertugas. Cara berbicaranya seperti menelepon seseorang, karena di sana juga ada speaker yang memungkinkan kamu berkomunikasi dengan petugas. Silakan jelaskan kalau lift yang kamu pakai berhenti mendadak sehingga mereka bisa segera memberikan pertolongan.

5. Menyesuaikan Desain Lift

Menyesuaikan Desain Lift

Ini cuma untuk berjaga-jaga. Ada beberapa orang yang takut ketinggian dan ada beberapa gedung yang mendesain lift dengan model transparan. Kalau kebetulan kamu takut ketinggian, sebaiknya kamu mempersiapkan diri kalau harus menggunakan lift transparan. Kamu bisa menyiasati itu dengan memejamkan mata atau mengalihkan pandangan supaya nggak melihat ke samping, ke arah luar lift ketika lift itu naik.

Demikian cara menggunakan lift. Memang desain lift pada setiap gedung mungkin berbeda, tetapi kalau kamu sudah bisa menggunakan satu lift maka kamu bisa dipastikan bisa menggunakan lift lain di tempat yang berbeda.

Nggak sesulit itu, kan? Kalau kamu belum pernah naik lift sama sekali, mungkin masih ada perasaan sungkan atau takut. Semua itu terjadi karena kamu membayangkan banyak hal sebelum kamu benar-benar mencobanya. Kamu terlalu banyak berandai-andai, padahal semua itu belum tentu akan terjadi.

Setelah membaca ini, mudah-mudahan kamu jadi punya keberanian dan kesempatan untuk mencoba menggunakan lift. Tidak bisa dipungkiri, menggunakan lift jauh lebih enak ketimbang menggunakan tangga. Selain cepat, menggunakan lift juga tidak mengeluarkan banyak tenaga.

Ayo, buat kamu yang belum pernah mencoba menggunakan lift, beranikan dirimu untuk mencoba kalau ada kesempatan. Kamu boleh berbagi pengalaman pertama kamu naik lift di kolom komentar di bawah, ya. Atau kamu mau berbagi pengalaman waktu kali pertama kamu mencoba menggunakan lift tanpa membaca petunjuk apapun sebelumnya? Boleh juga, loh!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar