bacaterus web banner retina

Cara Menggunakan Kartu Debit untuk Belanja yang Aman

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 29 Mei 2020

Dewasa ini, penipuan dan pembobolan dana di rekening menjadi marak. Bahkan, ada metode skimming ATM yang memakan cukup banyak korban di Indonesia. Metode penipuan ini dilakukan dengan cara memasang alat skimmer di mesin ATM untuk membaca data dari magnetic stripe yang terdapat pada kartu ATM. Jika sudah seperti ini rasanya cukup takut untuk terlalu sering menggunakan kartu ATM, ya?

Di zaman serba modern ini, segala sesuatu sudah di-handle oleh perbankan. Misalnya, Anda mendapatkan gaji yang ditransfer langsung ke rekening dengan menggunakan sistem payroll. Mau tidak mau Anda harus mengambil gaji Anda berupa uang tunai di mesin ATM. Bahkan, ketika Anda tidak membawa uang tunai yang cukup, kartu ATM juga bisa berfungsi sebagai kartu debit untuk membayar keperluan Anda.

Meskipun banyak pembobolan dan penipuan dalam dunia perbankan, jangan jadikan hal tersebut untuk takut berbelanja menggunakan kartu debit. Selalu ada cara menggunakan kartu debit untuk belanja yang aman dan bebas dari pembobolan, kok! Bacaterus akan berbagi panduan untuk menggunakan kartu debit di mesin EDC dan tips agar transaksi Anda selalu aman menggunakan kartu debit.

Mengenal Kartu Debit

Mengenal Kartu Debit Cara Menggunakan Kartu Debit untuk Belanja

Saat Anda ingin mengetahui cara menggunakan kartu debit untuk belanja, Anda harus mengetahui dulu sedikit pengertian tentang kartu debit dan sumber dana dari kartu tersebut.

Pada dasarnya, kartu debit dan kartu ATM adalah satu kartu yang sama. Pihak bank memberikan kemudahan bagi nasabahnya untuk berbelanja di mesin EDC, sebuah mesin kecil untuk bertransaksi belanja di ritel, tanpa perlu menggunakan uang tunai.

Sumber dana dari kartu debit adalah dana yang berada di rekening Anda. Ketika transaksi belanja dengan kartu debit berhasil, maka dana di rekening bank Anda juga akan terpotong sesuai dengan nominal belanja.

Biasanya pihak bank akan bekerja sama dengan VISA atau Mastercard untuk membuat kartu debit Anda bisa dipakai di berbagai jenis mesin EDC (meskipun EDC-nya dari bank yang berbeda dengan penerbit kartu debit).

Dahulu, Bank Central Asia (BCA) tidak bekerja sama dengan VISA atau Mastercard, sehingga kartu debit BCA hanya bisa dipakai di mesin EDC dari BCA saja. Namun, seiring berjalannya waktu, BCA sudah menerbitkan kartu debit dengan jaringan Mastercard agar bisa dipakai untuk berbelanja di luar negeri maupun online.

Proses Pembelian dengan Kartu Debit

Proses Pembelian dengan Kartu Debit

Pada dasarnya, cara menggunakan kartu debit untuk belanja di minimarket, restoran, butik, sampai toko elektronik sama saja. Secara naluriah, Anda yang terbiasa menggunakan kartu ATM pasti bisa memakai kartu debit. Berikut adalah panduan cara menggunakan kartu debit untuk belanja dengan mudah:

  1. Berikan kartu debit kepada petugas toko untuk digesek atau dimasukkan (dip) ke dalam mesin EDC. Petugas akan memasukkan nominal belanja yang harus Anda bayar. Pastikan Anda juga turut mengecek nominalnya di mesin EDC.
  2. Ada dua cara untuk mengesahkan pembelanjaan dengan kartu debit, yakni dengan tanda tangan dan 6 digit pin ATM Anda. Metode pembayaran dengan tanda tangan berarti Anda harus menandatangani struk yang keluar dari mesin EDC. Sementara, jika metode pembayaran dengan pin artinya Anda memasukkan pin terlebih dahulu baru struk keluar dari mesin EDC (tanda bahwa pembayaran sudah diterima).
  3. Segera ambil kembali kartu debit setelah transaksi selesai. Jika Anda memiliki mobile banking atau internet banking, cek mutasi rekening Anda untuk memastikan bahwa saldo berkurang sesuai nominal belanja di mesin EDC tadi.

Hal yang Harus Diwaspadai Saat Menggunakan Kartu Debit

Belanja dengan kartu debit bukan berarti 100% aman. Ada hal-hal yang harus Anda waspadai saat menggunakan kartu kredit agar tidak terjadi penyalahgunaan. Meskipun demikian, kartu debit cenderung lebih aman karena sudah banyak ritel yang mengharuskan pemegang kartu debit berbelanja menggunakan 6 digit pin ATM.

Sementara itu, kartu kredit masih membolehkan penggunanya mengesahkan pembelanjaan dengan tanda tangan. Berikut adalah hal-hal yang harus diwaspadai saat belanja dengan kartu debit:

1. Rawan Penyalahgunaan

Rawan Penyalahgunaan

Kartu debit yang hilang atau dicuri bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka bisa menggunakan kartu tersebut untuk bertransaksi belanja. Apalagi jika otorisasi kartu Anda masih menggunakan tanda tangan, tentu saja lebih mudah bagi orang lain untuk memalsukan tanda tangan ketimbang mengetahui pin kartu debit Anda.

2. Tidak Ada Jaminan dari Bank

Tidak Ada Jaminan dari Bank

Selain untuk berbelanja di ritel yang menyediakan mesin EDC, kartu debit juga bisa dipakai untuk belanja online. Cara menggunakan kartu debit untuk belanja online adalah memasukkan informasi lengkap di situs belanja online dan 3 kode CVV (3 digit angka rahasia di belakang kartu).

Namun, ketika terjadi penipuan yang dilakukan oleh penjual, pihak bank tidak akan bertanggung jawab terhadap dana Anda yang hilang karena sumber dana berasal dari saldo rekening Anda.


Kontras sekali dengan kartu kredit yang sumber dananya berasal dari bank penerbit kartu kredit tersebut. Anda bisa melaporkan tindak penipuan online kepada pihak bank penerbit kartu kredit dan tidak membayarkan tagihan kartu kredit terlebih dahulu sampai permasalahan Anda diselesaikan oleh pihak bank.

3. Ada Biaya Tambahan

Ada Biaya Tambahan

Beberapa ritel membebankan biaya tambahan saat berbelanja dengan kartu debit kepada penggunanya. Biaya tambahan ini bervariasi menurut kebijakan ritel tersebut. Bahkan, jika kartu debit yang Anda pakai berbeda dengan bank yang menyediakan mesin EDC di sebuah ritel, bisa jadi ritel mengenakan biaya tambahan.

4. Tidak Bisa Dipakai di Semua Tempat

Tidak Bisa Dipakai di Semua Tempat

Kartu debit saya dari jaringan VISA/Mastercard, tapi kok tidak bisa dipakai di semua mesin EDC?” Kartu debit memang memiliki keterbatasan, terutama jika dipakai di luar negeri. Ada beberapa tenant di luar negeri yang tidak menerima pembayaran dengan kartu debit VISA/Mastercard, tapi menerima kartu kredit dengan jaringan VISA/Mastercard.

5. Perhatikan Limit Hariannya

Perhatikan Limit Hariannya

Berbelanja dengan kartu debit memang asyik karena kita tidak perlu mengisi dompet dengan uang tunai yang terlalu banyak. Akan tetapi, Anda juga harus memperhatikan limit harian kartu debit Anda. Tanyakan kepada pihak bank jika Anda tidak mengetahui limit kartu debit Anda.

Tips Aman Belanja dengan Kartu Debit

Tips Aman Belanja dengan Kartu Debit

Setiap hal pasti ada risikonya, termasuk berbelanja dengan kartu debit. Namun, meskipun ada beberapa risiko dari penggunaan kartu debit toh kartu tersebut masih sering dipakai untuk belanja. Berikut adalah tips aman untuk belanja dengan kartu debit:

  • Selalu gunakan PIN sebanyak 6 digit, hindari penggunaan tanda tangan saat otorisasi pembayaran.
  • Tutup jari Anda dengan tangan yang satunya saat Anda memasukkan PIN di mesin EDC.
  • Perhatikan nominal belanja yang dimasukkan oleh petugas, jangan sampai nominalnya terlalu banyak karena proses pengembalian dananya cukup sulit dan memakan waktu lama.
  • Simpan kartu debit Anda baik-baik jangan sampai dipinjamkan ke orang lain.
  • Tutup 3 digit kode CVV di belakang kartu dengan stiker.

Nah, itulah tips dan cara menggunakan kartu debit untuk belanja yang aman. Menggunakan kartu debit tidak selalu buruk, kok. Bahkan, Anda bisa memanfaatkan sejumlah promo yang tersedia dengan berbelanja menggunakan kartu debit.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram