Bacaterus / Food and Recipe / Makanan dan Minuman / 10 Cara Mengawetkan Makanan agar Tidak Cepat Basi

10 Cara Mengawetkan Makanan agar Tidak Cepat Basi

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 November 2018

Sering menyimpan makanan di kulkas agar tidak cepat basi? Hal yang Anda lakukan adalah cara mengawetkan makanan secara sederhana. Meskipun demikian, menyimpan makanan di dalam kulkas hanya membuat makanan bertahan selama beberapa hari atau minggu saja. Jika ingin mengawetkan makanan secara tahunan, Anda memerlukan metode pengawetan makanan lainnya.

Ingin membuat makanan lebih tahan lama dan bisa disimpan berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun? Bacaterus akan mengajak Anda untuk mengenal 10 cara mengawetkan makanan yang paling umum digunakan oleh masyarakat dari seluruh dunia.

10 Cara Mengawetkan Makanan

1. Pendinginan

Cara Mencairkan Daging Beku

Cara mengawetkan makanan yang satu ini sudah pasti pernah Anda lakukan. Ya, mengawetkan makanan dengan cara menyimpannya di dalam lemari es pasti pernah Anda lakukan atau mungkin Anda memang melakukannya setiap hari.

Suhu dingin dari lemari es atau freezer dipercaya dapat membunuh bakteri yang dapat mempercepat pembusukan pada makanan. Akan tetapi, untuk beberapa jenis bahan makanan, seperti daging atau ayam, bisa disimpan di freezer hingga berbulan-bulan jika Anda sudah menggunakan cara yang tepat. Sementara itu, untuk makanan jadi biasanya hanya bisa awet sampai 1-2 minggu jika disimpan di dalam freezer.

2. Pengalengan

Pengalengan Cara Mengawetkan Makanan

Suka menyantap sarden atau kornet kalengan? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa makanan-makanan yang dijual di dalam kaleng bisa tahan hingga bertahun-tahun meskipun disimpan di suhu ruang? Jawabannya adalah makanan tersebut memang sengaja diawetkan. Metode pengawetan makanan dengan pengalengan menggabungkan teknik kimia dan fisika.

Jadi, makanan yang akan dikalengkan sebelumnya akan ditambahkan dengan zat-zat pengawet. Kemudian, makanan dikemas dengan kaleng aluminium yang hampa udara. Beberapa jenis makanan yang biasa diawetkan dengan metode pengalengan adalah daging olahan, ikan, buah, sayur, kopi, susu, teh, dan masih banyak lagi.

3. Pengasapan

Pengasapan

Metode mengawetkan makanan dengan cara pengasapan juga cukup populer. Jenis makanan yang paling sering diawetkan dengan metode pengasapan adalah ikan. Namun, daging sapi dan daging babi juga bisa diasapi hingga menjadi bacon. Makanan akan diletakkan dalam sebuah tempat, lalu diasapi dari bawah.

Terbukti bahwa metode pengasapan ini bisa membuat makanan jadi awet hingga bertahun-tahun. Selain itu, aroma asap yang masih melekat pada makanan justru membuat cita rasa makanan tersebut jadi semakin sedap.

4. Pengeringan

Pengeringan

Pada zaman dahulu, cara mengawetkan makanan dengan metode pengalengan belum ditemukan. Nenek moyang kita menyimpan makanan dengan cara menjemur makanan tersebut hingga benar-benar kering. Metode pengawetan makanan ini bernama pengeringan.

Teknik ini mengacu pada prinsip bahwa mikroorganisme penyebab pembusukan makanan dapat berkembang dalam tempat yang lembab, basah, dan memiliki kadar air yang tinggi.

Oleh karena itu, makanan akan dijemur sampai kering sehingga mikroorganisme yang terdapat pada makanan akan mati. Alhasil, makanan akan jauh lebih awet. Jenis makanan yang biasa diawetkan dengan cara dikeringkan adalah kerupuk dan beberapa jenis ikan.

5. Pemanasan

Pemanasan

* sumber: ciptasenaprima.com

Ada cara mengawetkan makanan dengan metode pendinginan, ada pula metode pemanasan. Teknik pemanasan dilakukan untuk mengurangi mikroorganisme yang dapat mempercepat proses pembusukan makanan. Perlu Anda ketahui bahwa ada 2 jenis teknik pemanasan makanan, yakni pasteurisasi, blansing, dan sterilisasi.

Pasteurisasi adalah pemberian panas ringan pada makanan dan minuman untuk mengurangi bakteri pathogen yang tidak tahan terhadap suhu panas. Jenis minuman yang diawetkan dengan cara pasteurisasi adalah susu.

Sementara itu, teknik blansing dilakukan dengan cara memberikan panas pada makanan dengan media air panas atau uap panas. Misalnya, sayuran dan buah akan dicelupkan ke dalam air mendidih selama 5 menit.

Teknik pemanasan yang terakhir adalah sterilisasi. Ini adalah teknik yang dilakukan dengan cara memanaskan makanan dan minuman hingga mencapai suhu 121oC sehingga bakteri dan aktivitas enzim di dalam makanan mati. Dengan teknik sterilisasi, makanan dan minuman bisa bertahan hingga 6 bulan.

6. Pengasinan

Pengasinan

Apakah Anda pernah memikirkan bagaimana ikan asin yang dibeli pada bulan lalu masih layak dikonsumsi sekarang meskipun tidak disimpan di dalam kulkas? Hal tersebut karena sebelumnya ikan sudah melalui proses pengawetan dengan metode pengasinan. Media yang dipakai untuk mengawetkan makanan adalah garam dapur.

Garam memiliki kandungan zat yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme bakteri penyebab pembusukan makanan. Masyarakat yang tinggal di tepi pantai biasanya menggunakan metode pengawetan ini untuk membuat ikan asin. Meskipun metode pengasinan pada ikan ini harus dikombinasikan dengan metode pengeringan dan pengasapan.

7. Pemanisan

Pemanisan

Selain metode pengasinan, ternyata kita juga bisa mengawetkan makanan dengan cara pemanisan, lho. Tanpa Anda sadari, cara mengawetkan makanan dengan metode pemanisan ini bisa kita temukan pada manisan buah yang biasa kita makan.  Usut punya usut, ternyata cara mengawetkan makanan yang satu ini menggunakan media gula.

Makanan akan dicampur dengan zat yang mengandung gula dengan kadar konsentrasi 40 persen untuk menurunkan mikroorganisme. Namun, konsentrasi gula ini tidak boleh mencapai 70 persen karena bisa merusak makanan yang hendak diawetkan. Selain manisan buah, makanan lain yang diawetkan dengan cara ini antara lain adalah susu, agar-agar, dan lain-lain.

8. Penguburan

Penguburan

“Hah? Benarkah kita bisa mengawetkan makanan dengan cara dikubur?” Mungkin terdengar sedikit seram bagi Anda. Akan tetapi, teknik mengubur makanan untuk diawetkan ini sangat populer di Korea. Nenek moyang dari negeri ginseng mengajarkan metode penguburan ini secara turun temurun untuk membuat Kimchi.

Proses pembuatan kimchi dimulai dari  mempersiapkan tanah yang dipakai untuk mengubur kimchi dengan cara memberi garam pada tanah tersebut. Selanjutnya kimchi yang sudah dibumbui dimasukkan ke dalam gentong dan dikubur hingga berbulan-bulan.

Meskipun saat ini kita tidak perlu menggunakan cara ini untuk membuat kimchi, tapi sebagian besar masyarakat Korea masih mempertahankan budaya membuat kimchi dengan metode penguburan ini.

9. Pengasaman

Pengasaman

Tak banyak yang mengetahui bahwa ada cara mengawetkan makanan dengan metode pengasaman. Dasar dari teknik ini adalah menurunkan tingkat keasaman (pH) sehingga pertumbuhan bakteri penyebab pembusukan akan terhambat.

Untuk mengasamkan makanan secara alami biasanya menggunakan tomat. Namun, untuk mengasamkan makanan dengan zat kimia biasanya memakai cuka atau asam sitrat. Dewasa ini, pembuatan acar atau kimchi lebih banyak menggunakan metode pengasaman ini. Cuka adalah media pengasaman yang paling sering digunakan.

10. Fermentasi

Fermentasi

* sumber: lokalkarya.com

Fermentasi merupakan proses pembuatan bahan pangan dengan cara mengubah karbohidrat menjadi alkohol dan asam amino organik dengan menggunakan bakteri, ragi, atau fungi. Makanan yang diproses secara fermentasi biasanya jauh lebih awet dibanding makanan biasa.

Fermentasi juga mengubah rasa dan aroma makanan maupun minuman menjadi lebih enak. Beberapa jenis makanan yang melalui proses fermentasi adalah tape, yoghurt, bir, dan kecap.

Tidak semua cara mengawetkan makanan di atas bisa Anda pakai untuk mengawetkan makanan sehari-hari. Sebaiknya sesuaikan metode pengawetan yang Anda pilih dengan jenis makanan yang akan diawetkan.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment