Bacaterus / Serba Serbi / Tanaman / 7 Cara Mengawetkan Bunga dengan Mudah dan Praktis

7 Cara Mengawetkan Bunga dengan Mudah dan Praktis

Bunga segar memang nampak luar biasa indah, apalagi jika bunga tersebut masih merekah dengan indah. Namun, bunga segar yang diletakkan di dalam vas berisi air akan tetap layu dalam waktu beberapa hari ke depan. Jika ingin mempertahankan keindahan bunga tersebut, Anda harus mencari cara untuk mengawetkannya.

Agar tidak layu dan bisa disimpan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, bunga harus diawetkan dengan bahan-bahan khusus. Bacaterus akan memberikan informasi mengenai cara mengawetkan bunga dengan 7 bahan-bahan khusus. Yuk, cari tahu apa saja bahan-bahannya!

7 Cara Mengawetkan Bunga dengan Mudah

1. Gliserin

Gliserin Cara Mengawetkan Bunga

Ada begitu banyak bahan yang bisa dipakai untuk mengawetkan bunga. Namun, gliserin adalah salah satu bahan yang paling populer. Gliserin merupakan bahan kimia yang dapat menyerap air dan udara. Oleh karena itu, bahan kimia ini akan menyerap kelembaban di dalam bunga untuk mencegah terjadinya pembusukan.

Cara mengawetkan bunga dengan gliserin cukup mudah, Anda hanya perlu melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Potong bunga segar di pagi hari dengan panjang tangkai minimal 15 cm (lebih panjang lebih baik).
  2. Buka posisi kelopak bunga agar tampak bagus saat dikeringkan.
  3. Ketuk ujung batang bunga dengan palu untuk memaksimalkan bunga dalam menyerap gliserin.
  4. Buat larutan air dengan glisering (perbandingan air 2:1 gliserin), rebus larutan ini sampai gliserin tercampur dengan air.
  5. Tuang larutan gliserin ke dalam sebuah wadah dan tunggu sampai larutan tersebut agak dingin.
  6. Rendam batang bunga di dalam larutan gliserin, setidaknya 6 inci dari bagian tangkai terendam gliserin. Tambahkan larutan gliserin jika berkurang karena diserap bunga.
  7. Proses perendaman bunga di dalam gliserin kurang lebih 6 minggu. Setelah 6 minggu, gantung bunga secara terbalik agar kelopak bunga dapat menyerap gliserin.

Setelah larutan gliserin terserap sempurna oleh bunga, potong bagian ujung tangkai yang tadi diketuk palu. Selanjutnya, pajang bunga yang sudah diawetkan ini dimana saja karena bunga tersebut sudah tidak bisa layu.

2. Hairspray

Hairspray

Usia bunga segar yang diletakkan di dalam vas berisi air biasanya mencapai 3-5 hari saja. Jika ingin memperpanjang usia bunga segar lebih lama lagi, Anda bisa menggunakan hairspray yang biasa dipakai untuk membentuk tatanan rambut. Hairspray dapat memperpanjang kesegaran bunga meskipun tidak selama Anda menggunakan gliserin.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat bunga segar jadi lebih awet dengan menggunakan hairspray:

  1. Letakkan bunga segar secara tegak (bisa dibiarkan di dalam vas saja).
  2. Semprotkan hairspray pada kelopak bunga dengan jarak beberapa sentimeter. Jangan terlalu dekat karena bahan kimia pada hairspray dapat merusak bunga.
  3. Gantung bunga di tempat yang berangin agar sisa-sisa hairspray-nya mengering.

Anda bisa melakukan cara ini setiap beberapa hari sekali untuk menjaga tampilan bunga agar tetap segar. Meskipun demikian, harispray tidak dapat mencegah timbulnya warna kecoklatan pada kelopak bunga yang disebabkan karena bunga semakin kering dan layu setiap harinya.

3. Metode Pengeringan Bunga dengan Microwave

Metode Pengeringan Bunga dengan Microwave

Cara mengawetkan bunga sejatinya bisa dilakukan dengan bantuan microwave di tempat Anda. Pengeringan ini bisa dilakukan pada bunga mawar, bunga krisan, atau jenis-jenis bunga lainnya yang memiliki kelopak bunga yang indah.

  1. Pilih bunga dengan kelopak yang tebal. Hindari pemilihan bunga dengan kelopak yang nampak rapuh.
  2. Untuk membuat bunga terlihat tegak, ikat batang bunganya dengan menggunakan kawat secara spiral.
  3. Masukkan bunga yang akan dikeringkan ke dalam bahan penyerap lembab (boleh menggunakan gel silika). Selain menggunakan gel silika, Anda juga bisa memilih cat litter, penampung urin dan kotoran kucing. Namun, pastikan bahwa cat litter yang dipakai masih baru dan belum pernah digunakan kucing Anda.
  4. Biarkan bunga di dalam gel silika beberapa waktu untuk mengeringkan bagian dalam bunga yang masih lembab.
  5. Letakkan secangkir air di dalam microwave (fungsi air untuk mencegah suhu di dalam microwave jadi memanas dan membakar bunga).
  6. Masukkan bunga bersama bahan penyerap kelembabannya ke dalam microwave dan panaskan dengan suhu rendah selama 2 menit.
  7. Keluarkan bunga dari dalam microwave dan biarkan di suhu ruang selama 1×24 jam untuk mendinginkan bunga. Selanjutnya, bersihkan sisa-sisa gel silika yang masih menempel di kelopak bunga.

Bunga yang diawetkan dengan cara mengeringkan di dalam microwave ini memang akan menjadi awet hingga berminggu-minggu. Bahkan, bunganya masih nampak segar seperti pertama kali dipotong jika Anda melakukan metode pengeringan bunga ini.

4. Air Soda

Air Soda

Kabar gembira bagi Anda yang sedang mencari cara mengawetkan bunga, tapi kesulitan menemukan bahan-bahan yang kami sebutkan di atas, seperti gliserin atau microwave. Anda bisa menggunakan air soda untuk mengawetkan bunga.

Dengan catatan, air soda yang digunakan adalah soda putih yang bening (yang biasa dipakai membuat minuman Soda Gembira), bukan air soda yang sudah ditambahkan perasa dan pewarna.

Air Soda mengandung zat asam, air, gula, dan soda. Keempat bahan-bahan ini dapat menjadi pengawet bunga yang cukup lama. Jika bunga biasa bertahan hanya 3-5 hari di dalam air, bunga yang direndam di dalam air soda bisa bertahan sampai 12 hari. Namun, ingatlah bahwa Anda hanya perlu merendam tangkainya saja, bukan kelopak bunganya.

5. Gula

Gula

Gula juga bisa membuat bunga bertahan lebih lama, terutama bunga mawar. Boleh dibilang bahwa gula adalah pupuk alami meskipun jika dipakai berkali-kali bisa menimbulkan jamur pada bunga.

Cara menggunakan gula sebagai pengawet bunga alami adalah tambahkan ¼ sendok teh gula ke dalam vas berisi air dan bunga. Jika ingin mengganti air bunga, ganti saja dan tambahkan lagi ¼ sendok teh gula ke dalam vas tersebut. Cara membuat bunga agar awet dengan gula ini cukup ampuh dan murah karena bunga bisa bertahan hingga 9 hari dengan metode ini.

6. Cuka

Cuka

Satu lagi bahan alami yang dapat mengawetkan bunga, yakni cuka. Konon, cuka dapat membunuh bakteri yang menyebabkan pembusukan pada bunga. Namun, dalam memberi cuka sebaiknya tidak terlalu banyak agar bunga tidak layu.

Tambahkan ¼ sendok teh cuka ke dalam vas berisi air dan bunga. Anda bisa mengganti air di dalam vas setelah beberapa hari dan kembali menambahkan cuka ke dalamnya. Cara ini bisa membuat bunga awet di dalam vas selama 8 hari.

7. Pemutih

Pemutih

Punya pemutih pakaian di rumah? Anda bisa memanfaatkan sedikit pemutih pakaian untuk mengawetkan bunga, lho. Caranya adalah dengan menambahkan ¼ sendok teh pemutih ke dalam vas berisi air dan bunga. Tak perlu khawatir karena pemutih tidak akan mengubah warna bunga. Bahkan, jenis mawar merah bisa bertahan 8-9 hari jika diawetkan dengan pemutih pakaian ini.

Itulah beragam cara mengawetkan bunga yang bisa langsung Anda coba di rumah. Jika ingin mengawetkan bunga untuk jangka panjang, Anda memang disarankan untuk menggunakan gliserin atau metode pengeringan bunga dengan menggunakan microwave.

Itulah beberapa tips dan cara mengawetkan bunga dengan mudah dan praktis. Anda punya cara lainnya? Langsung tuliskan di kolom komentar ya! Dan jika Anda ingin mencari inspirasi untuk menghias rumah dengan tanaman rambat yang berbunga terus, maka Anda bisa cek daftar tanaman bunga rambat yang bagus di sini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment