Bacaterus / Bersalin / Ini 9 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Ini 9 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 September 2019

Wanita akan mengalami banyak perubahan pada tubuhnya pasca melahirkan. Salah satu perubahan yang kerap kali membuat wanita merasa khawatir adalah pembengkakan di area kaki atau yang juga dikenal dengan nama edema tungkai. Kondisi ini sebenarnya normal dan tidak mengkhawatirkan. Namun, tetap saja kaki bengkak ini akan mengurangi rasa percaya diri karena mengganggu penampilan.

Tubuh yang mengalami pembengkakan setelah melahirkan ternyata tidak hanya terjadi di area kaki saja. Kadang-kadang bagian tangan dan wajah juga turut bengkak pasca bersalin. Lantas, apa sih penyebab kaki bengkak setelah melahirkan? Bagaimana cara mengatasinya? Temukan jawaban selengkapnya dari Bacaterus di sini.

Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

* sumber: www.honestdocs.id

Tubuh akan menghasilkan darah dan cairan 50% lebih banyak saat kehamilan. Kondisi ini terjadi agar janin di dalam kandungan dapat berkembang dengan baik. Pasca melahirkan, tidak semua darah dan cairan ini ikut keluar dari tubuh. Alhasil, kelebihan darah dan cairan ini akan berubah menjadi hormon dan retensi cairan yang menimbulkan bengkak di bagian tubuh.

Ada sejumlah faktor yang semakin menunjang risiko kaki menjadi bengkak setelah melahirkan, beberapa di antaranya adalah:

  • Pembesaran Rahim

Selama kehamilan, ukuran rahim akan semakin membesar dan berpotensi menekan pembuluh vena di kaki. Kondisi ini menyebabkan aliran darah balik di bagian tubuh jadi terhambat dan berimbas pada kaki bengkak. Bengkak ini akan menetap meskipun Anda sudah melalui proses persalinan.

  • Cairan Infus

Ketika proses persalinan berlangsung, beberapa kondisi mengharuskan wanita hamil mendapatkan cairan infus. Biasanya tindakan ini dilakukan ketika Anda memilih persalinan caesar. Cairan infus menyebabkan cairan tubuh ikut bertambah dan berkumpul pada satu area tubuh sehingga terjadi pembengkakan.

  • Ligamen Tubuh Melonggar

Tanpa Anda sadari, ligamen tubuh atau jaringan ikat akan menjadi lebih longgar selama kehamilan. Bukan hanya ukuran baju saja yang jadi lebih besar, ukuran kaki pun jadi lebih besar. Hal tersebut dikarenakan jaringan ikat di sekitar kaki turut melonggar dan membuat kaki jadi ikut membengkak.

Pada umumnya, pembengkakan di area kaki setelah melahirkan akan mengempis dengan sendirinya. Mengingat kondisi ini tidak berbahaya, maka Anda tidak perlu khawatir jika kaki jadi membengkak setelah bersalin.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Walaupun pembengkakan di kaki dapat mengecil dengan sendirinya, tetapi Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mempercepat proses pengempisan bengkak di kaki. Berikut adalah cara mengatasi kaki bengkak pasca melahirkan:

1. Lakukan Peregangan

Lakukan Peregangan

* sumber: www.dbs.com

Pembengkakan di area kaki setelah melahirkan ini umumnya tidak disertai dengan rasa sakit. Anda masih bebas beraktivitas seperti biasa. Justru jika Anda ingin mengempiskan kaki yang bengkak, Anda tidak harus selalu duduk atau tiduran terus menerus.

Sesekali lakukan peregangan dan berdiri atau jalan-jalan santai di sekitar rumah. Peregangan seperti ini akan membantu melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh sehingga jadi lebih lancar.

2. Rendam Kaki di Air Hangat

Rendam Kaki di Air Hangat

* sumber: www.1health.id

Air hangat dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mencegah varises. Manfaatkan air hangat ini untuk merendam kaki yang bengkak. Untuk memberikan efek relaksasi yang lebih kuat, tambahkan minyak aromatherapy ke dalam air hangat tersebut. Pilih aroma lavender atau chamomile untuk memberikan rasa nyaman.

3. Pakai Alas Kaki yang Nyaman

Pakai Alas Kaki yang Nyaman

* sumber: www.self.com

Selama kaki masih bengkak sebaiknya hindari penggunaan sepatu hak tinggi atau alas kaki yang dasarnya terlalu keras. Utamakan alas kaki yang dasarnya empuk dan nyaman di kaki Anda.

Penggunaan sepatu hak tinggi atau yang ukurannya terlalu sempit hanya akan menghambat sirkulasi darah di area kaki. Bacaterus menyarankan Anda untuk memakai sandal yang empuk atau sneakers dengan ukuran yang tepat.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Perbanyak Minum Air Putih

* sumber: www.mirror.co.uk

Percayakah Anda bahwa hal-hal sederhana dapat mengurangi bengkak di area kaki setelah melahirkan? Ya, salah satu hal sederhana yang bisa Anda lakukan adalah memperbanyak minum air putih. Mungkin Anda bertanya-tanya mengenai hubungan air putih dan kaki bengkak. Konsumsi air putih dapat membantu ginjal mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh.

Sebagaimana yang kita ketahui, kaki bengkak disebabkan karena banyaknya cairan saat masa kehamilan yang tidak seluruhnya dikeluarkan oleh tubuh saat bersalin. Jadi, bantu ginjal mengeluarkan cairan tersebut dengan minum air putih lebih banyak.

5. Hindari Menyilangkan Kaki Saat Duduk

Hindari Menyilangkan Kaki Saat Duduk

* sumber: beritagar.id

Sebagian orang merasa nyaman ketika menyilangkan kaki saat duduk. Bahkan, mungkin Anda juga menyukai posisi duduk bersila. Sayangnya, Anda harus menghindari kebiasaan menyilangkan kaki ketika mengalami edema.

Carilah posisi duduk yang nyaman dan usahakan kedua kaki lurus. Menyilangkan kaki hanya akan memperburuk kondisi pembengkakan lantaran aliran darah jadi terhambat akibat posisi duduk tersebut.

6. Pijat Kaki

Pijat Kaki

* sumber: www.lullaby-spa.com

Pemijatan dapat memberikan efek relaksasi yang bantu melancarkan sirkulasi darah. Ketika Anda mengalami pembengkakan di area kaki, mintalah pasangan atau terapis untuk memijat kaki Anda. Tidak perlu memijat terlalu keras, cukup beri pijatan ringan saja.

Mintalah pasangan atau terapis memijat dari kaki bagian bawah hingga ke bagian atas secara lembut. Hindari penggunaan minyak aromatherapy ketika memijat dan pilih minyak dasar, seperti minyak zaitun atau minyak kayu putih saja.

Bila perlu, kunjungi tempat pijat untuk wanita hamil dan setelah melahirkan agar Anda mendapatkan pemijatan yang lebih baik dari terapis profesional.

7. Konsumsi Makanan Sehat

Konsumsi Makanan Sehat

* sumber: www.well.org

Ada sejumlah makanan sehat yang dapat Anda konsumsi untuk mengempiskan pembengkakan di area kaki. Konsumsi makanan dengan kandungan protein dan karbohidrat kompleks yang seimbang. Di samping itu, konsumsi makanan yang mengandung kalium untuk meringankan pembengkakan di kaki.

Ketika Anda sudah berkomitmen untuk mengonsumsi makanan sehat, maka Anda harus menghindari makanan asin atau yang menggunakan pengawet. Makanan asin hanya akan memperparah pembengkakan di area kaki.

8. Olahraga Ringan

Olahraga Ringan

Saat mendapati kaki yang bengkak pasca bersalin, Anda mungkin akan merasa khawatir dan cenderung memilih istirahat setiap hari dengan harapan bengkak tersebut akan mengempis dengan sendirinya. Namun, istirahat yang terlalu lama justru tidak akan mengempiskan pembengkakan di kaki. Anda tetap harus melakukan olahraga ringan untuk mengempiskan pembengkakan.

Olahraga adalah cara terbaik untuk mengeluarkan kelebihan cairan melalui keringat. Jadi, Anda bisa memilih olahraga ringan yang paling nyaman, entah itu jogging, senam, atau yoga. Merawat bayi juga bisa menjadi salah satu ‘olahraga’ sederhana yang membantu Anda mengeluarkan keringat, lho.

9. Hindari Berdiri Terlalu Lama

Hindari Berdiri Terlalu Lama

* sumber: www.irishtimes.com

Mengurus bayi yang baru lahir dapat membuat Anda bekerja terlalu keras. Anda akan berdiri ketika menyusui, menggendong, bahkan menidurkan bayi. Walaupun hal tersebut memang merupakan tugas Anda, tapi jangan lupakan kesehatan diri sendiri, ya!

Berdiri terlalu lama bisa membuat kaki bengkak bertambah parah. Sempatkan duduk atau melakukan peregangan di sela-sela aktivitas Anda mengurus bayi yang baru lahir.

Moms, inilah beberapa usaha sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kaki bengkak pasca melahirkan. Semoga cara-cara di atas bisa segera mengempiskan kaki Anda yang bengkak, ya! Jangan lupa untuk turut membaca artikel pantangan setelah melahirkan ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar