Bacaterus / Bayi / 10 Cara Ampuh Mengatasi Bayi yang Rewel Saat Malam Hari

10 Cara Ampuh Mengatasi Bayi yang Rewel Saat Malam Hari

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sebagai orang tua baru, Anda harus siap terhadap risiko begadang di malam hari. Namun, begadang kali ini bukan karena nonton sepak bola atau sekadar kumpul bersama teman-teman, tetapi karena mengurus bayi yang bisa saja tiba-tiba rewel di malam hari.

Bayi rewel di malam hari bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari lapar, kedinginan, buang air, atau memang karena terbangun saja. Nah, sudah menjadi tugas Anda untuk menenangkan si kecil yang rewel di saat semua orang sedang terlelap tidur. Yuk, simak beberapa cara dari Bacaterus berikut ini!

1. Cek Popok Bayi

Cek Popok Bayi

* sumber: www.busyparents.guide

Penyebab utama bayi yang terbangun dan rewel saat malam adalah buang air kecil atau besar. Cek dulu popok si kecil ketika ia menangis. Pasalnya, popok yang basah karena air seni atau feses menyebabkan kulit bayi jadi tidak nyaman sehingga ia pun menjadi rewel.

Jika terbukti si kecil rewel karena buang air kecil atau besar, segera buka popoknya, bersihkan kulit di sekitar anus maupun alat kelaminnya, dan pakaikan popok bersih. Apabila si bayi sudah merasa nyaman setelah popoknya diganti, ia akan kembali terlelap dengan nyenyak.

2. Berikan ASI atau Susu Formula

Berikan ASI atau Susu Formula

* sumber: www.romper.com

Selain buang air, faktor utama yang menyebabkan bayi rewel saat larut malam adalah lapar. Bayi belum memiliki kemampuan untuk mengatur jam makan seperti anak-anak atau orang dewasa. Ketika ia merasa lapar, ia akan menangis sejadi-jadinya.

Cobalah untuk memberikan ASI atau susu formula saat bayi rewel di malam hari. Pada umumnya, siklus menyusui bayi adalah setiap 2-3 jam sekali sehingga sangat wajar jika bayi akan terbangun pada tengah malam atau dini hari. Bayi akan kembali tenang dan tertidur kembali setelah ia merasa kenyang minum ASI atau susu formula yang Anda berikan.

3. Ganti Pakaian Bayi

Ganti Pakaian Bayi

* sumber: raisingchildren.net.au

Sama seperti orang dewasa, bayi akan merasa kurang nyaman ketika tubuhnya basah oleh keringat atau justru kedinginan karena pakaiannya terlalu terbuka. Namun, mengingat bayi belum bisa bicara untuk mengatakan ketidaknyamanannya, maka cara yang ia lakukan adalah menangis.

Ketika cuaca panas, bayi lebih mudah berkeringat sehingga pakaiannya basah. Sebaiknya segera ganti pakaiannya dengan baju tipis dan nyaman agar ia tak lagi berkeringat. Akan tetapi, ketika cuaca dingin dan pakaiannya terlalu tipis atau terbuka, pertimbangkan untuk memakaikan baju hangat atau dibedong agar bayi tidak kedinginan.

4. Oleskan Minyak Telon

Oleskan Minyak Telon

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Bayi rewel di malam hari bisa disebabkan oleh kolik. Ini merupakan suatu kondisi di mana banyak gas yang tertahan di dalam perut bayi. Bisa dibilang kolik ini sejenis kembung yang pasti akan membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Bayi yang mengalami kolik bisa menangis dalam jangka waktu lama. Bahkan, ada bayi yang menangis selama 3 jam karena kolik. Solusi untuk membuat perut bayi jadi lebih nyaman adalah mengoleskan minyak telon. Kehangatan dari minyak telon akan mengurangi rasa tidak nyaman di area perut.

Minyak telon bukan hanya untuk meredakan gejala kolik saja. Anda tetap bisa mengoleskan minyak telon ke perut bayi saat cuaca dingin agar si kecil merasa hangat.

5. Sesuaikan Suhu Ruangan

Sesuaikan Suhu Ruangan

* sumber: www.babycenter.com

Suhu ruangan kamar tidur bayi sebaiknya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Jadi, apabila Anda suka berada di ruangan dengan suhu AC  sangat rendah, sebaiknya naikkan suhu AC agar si kecil tidak kedinginan. Namun, ketika suhu ruangan sangat panas, pasanglah pendingin untuk menyejukkan ruangan.

Sebagaimana yang sudah dibahas sebelumnya, bayi bisa rewel karena merasa kepanasan atau kedinginan. Anda harus menyesuaikan suhu ruangan agar lebih bisa diterima oleh tubuh si bayi. Apabila si kecil merasa bahwa suhu udara di sekitarnya sudah nyaman bagi tubuhnya, ia akan kembali tidur dengan nyenyak.

6. Gendong Bayi

Gendong Bayi

* sumber: www.healthline.com

Percayalah, cara terampuh ketika bayi rewel bukan karena lapar atau buang air adalah menggendongnya. Bayi yang belum mengantuk atau merasa tidak nyaman dengan tempat tidurnya akan menangis terus menerus jika dibaringkan di atas tempat tidur. Oleh karena itu, gendonglah selama beberapa saat sampai bayi tenang dan tertidur.

Gendonglah bayi Anda sesuai dengan kenyamanannya. Misalnya, ada bayi yang lebih cepat tertidur jika digendong sambil ditepuk pantatnya atau diayun-ayunkan secara perlahan.

7. Beri Dekapan Hangat

Beri Dekapan Hangat

* sumber: www.verywellfamily.com

Apabila dengan menggendong saja tak cukup untuk menenangkan bayi yang rewel di malam hari, cobalah memberi dekapan hangat. Dekapan dari orang tua akan membangkitkan perasaan aman pada diri si bayi sehingga ia dapat tertidur dengan pulas.

Mendekap bayi juga merupakan cara untuk menghangatkan tubuhnya yang kedinginan. Setelah usianya memasuki beberapa bulan, bayi mulai dapat mengenali aroma tubuh, suara, wajah, dan detak jantung orang tuanya. Ketika ia berada dalam dekapan orang tuanya, ia akan merasa nyaman dan tenang.

8. Pindah ke Ayunan

Pindah ke Ayunan

Sebagian besar bayi lebih cepat tertidur ketika diletakkan di atas ayunan. Goyangan lembut yang berasal dari ayunan bisa membuat bayi merasa lebih nyaman dan lama kelamaan tertidur dengan sendirinya. Jika bayi Anda sering rewel saat diletakkan di tempat tidur, cobalah untuk menempatkannya di ayunan bayi.

Ayunan bayi yang tradisional biasa dibuat dari kain yang digantung secara kuat. Akan tetapi, di zaman serba modern ini ada ayunan bayi otomatis yang lebih praktis dan aman. Anda hanya perlu meletakkan bayi di atas ayunan otomatis ini, lalu ayunan tersebut akan memberikan goyangan halus dengan tenaga baterai atau listrik.

9. Cek Suhu Tubuh

Cek Suhu Tubuh

* sumber: www.parentlane.com

Bayi terus menangis hingga larut malam? Waspadalah karena kondisi ini bisa disebabkan oleh demam. Cek suhu tubuh bayi dengan menggunakan termometer. Pasalnya, ketika suhu tubuh bayi naik sedikit dari angka normal, bayi akan merasa tidak nyaman dan menjadi rewel.

Bila sudah terbukti bayi rewel karena demam, berikan obat penurun panas dari dokter. Jika suhu tubuhnya tak kunjung turun, segera bawa si kecil ke dokter atau IGD terdekat sebelum ia mengalami step (demam dan kejang).

10. Nyanyikan Lagu Tidur

Nyanyikan Lagu Tidur

* sumber: www.parents.com

Walaupun terkesan oldschool, tapi cara yang satu ini patut dicoba, lho. Ya, menyanyikan lagu tidur untuk bayi bisa membuatnya tenang ketika rewel saat malam. Nyanyikan lagu tidur dengan tempo pelan sambil menepuk pantat atau pinggang si bayi. Lama kelamaan bayi akan mengantuk dan kembali terlelap.

Berbagai cara untuk mengatasi bayi rewel saat malam hari ini bisa Anda coba. Anda harus mengenali penyebab bayi rewel terlebih dahulu agar bisa memberikan solusi yang tepat.

Tak perlu takut menghadapi bayi rewel di malam hari karena bukan cuma Anda yang mengalaminya. Semua orang tua yang memiliki bayi pasti akan mendapatkan pengalaman begadang atau kurang tidur karena bayi terbangun dan menangis pada saat malam. Bagi new parents, nikmati saja prosesnya dan tetap bersikap tenang agar Anda tidak menjadi stres atau mengalami depresi postpartum.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *