Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Januari 2019

Siapa sih yang senang apabila anaknya mudah menangis, cengeng dan rewel? Pastinya setiap orang tua tidak ingin menyaksikan anaknya rewel dan cengeng. Mereka akan melakukan seribu satu cara untuk menenangkan sang anak agar tidak cengeng dan tidak bandel.

Kali ini Bacaterus akan membahas mengenai cara sabar mengatasi anak cengeng. Tentunya cara-cara ini akan membuat Anda menjadi lebih siap dan sabar dalam mengatasi tantrum pada anak.

10 Cara Mengatasi Anak Cengeng

1. Mencoba Memahami Peran

Mencoba Memahami Peran

* sumber: www.verywellfamily.com

Tentunya memahami peran serta orang tua, anak, kakak bahkan keluarga besar adalah hal yang utama sebelum memecahkan masalah pada anak Anda. Bisa jadi kesalahan dalam peran serta orang tua membuat anak menjadi cengeng dan ingin perhatian lebih.

Misalnya, seorang ibu boleh saja bekerja namun ia juga harus memahami pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga. Jangan serahkan seluruh pekerjaan mengasuh anak kepada babysitter tetapi Anda juga harus mengambil peran aktif untuk tumbuh kembang si kecil.

Hal ini perlu dipelajari kembali oleh keluarga inti. Cermati apa sebenarnya masalah yang terjadi dan Anda wajib mengambil peran inti dan mencurahkan perhatian lebih kepada anak.

2. Berbicara dengan Lembut Kepada Anak

Berbicara dengan Lembut Kepada Anak

* sumber: www.momjunction.com

Berbicara dengan lembut kepada anak sangatlah penting apalagi ketika anak mulai rewel. Gunakan perasaan dan logika yang seimbang serta jauhi emosi karena sebenarnya kesabaran adalah hal yang penting untuk menanggapi anak yang tantrum.

Anda harus berbicara dengan nada lirih dan lembut untuk membuat si anak juga mengikuti nada lembut Anda. Yang paling penting Anda harus tetap sabar dan menahan emosi ketika anak sedang cengeng dan rewel.

3. Jangan Marahi Anak di Depan Umum

Jangan Marahi Anak di Depan Umum

* sumber: www.parents.com

Memarahi anak di depan umum adalah hal yang tidak bisa dihindari apabila anak tersebut rewel dan tidak dapat teratasi. Namun, berbicara dengan nada tinggi pada anak di depan umum sangat tidak disarankan.

Anda harus dapat menjaga perasaan anak tersebut dengan mengajaknya ke tempat yang sunyi dan menasehatinya serta memberikan pelukan hangat. Jangan membentaknya terlalu keras, cukup berikan tekanan sedikit kepada kata-kata yang perlu ia ingat.

4. Hindari Kekerasan pada Anak

Hindari Kekerasan pada Anak

* sumber: hilaryakman.com

Ini sangat penting dijauhi oleh orang tua, sekali anak mengalami kekerasan baik verbal maupun tindakan tentunya akan membahayakan masa depan anak tersebut. Hal ini dikarenakan anak-anak memiliki memori yang sangat kuat untuk merekam suasana menakutkan di masa lampau.

Anak-anak akan memiliki kepribadian yang buruk dan jauh dari rasa percaya diri yang tinggi jika mengalami kekerasan. Selain itu, anak-anak yang mengalami kekerasan memiliki risiko untuk melakukan kekerasan kepada orang lain karena pengalaman di masa lampau.

Gunakan sisi positif dari setiap masalah dan usahakan selalu belajar parenting dari berbagai sumber terpercaya agar Anda dapat mengambil sikap terbaik dalam menghadapi berbagai masalah pada anak.

5. Buat Anak Introspeksi Diri

Buat Anak Introspeksi Diri

* sumber: babyandchild.ae

Menjadi orang tua harus siap terhadap apapun yang dilakukan oleh anaknya. Bahkan, orang tua juga harus membuat anak-anaknya dapat introspeksi diri terhadap setiap kesalahan yang mereka lakukan. Hal ini cukup mudah meskipun Anda terus membimbing anak dengan sabar.

Apabila anak mulai cengeng dan tantrum Anda dapat meninggalkan anak sendiri di posisi yang aman dan pantau dari jauh. Berikan pengertian kepada anak untuk merenungkan apa kesalahan yang ia perbuat. Biasanya anak akan cepat tanggap dan paham dengan kesalahan yang mereka buat.

Mereka akan termenung dan panggil ketika anak sudah menyadari kesalahannya. Ajarkan anak untuk meminta maaf ketika terjadi kesalahan. Pun begitu sebaliknya, orang tua juga tidak boleh gengsi meminta maaf kepada anak ketika memang terbukti bahwa orang tua lah yang salah.

6. Minta Bantuan Pasangan

Minta Bantuan Pasangan

* sumber: www.videoblocks.com

Meminta bantuan pasangan untuk bekerja sama dalam membuat anak tenang dan tidak cengeng. Anda dan pasangan harus kompak untuk mengajarkan sesuatu kepada anak, termasuk dalam mengatasi anak yang super cengeng.

Jadilah orang tua yang sigap kepada masalah anak termasuk ketika anak cengeng. Untuk menghentikan kecengengannya, orang tua bisa mengajak anak bermain, belajar dan berbicara bersama. Apabila Anda dan pasangan sama-sama tidak tahu cara mengatasi anak yang cengeng, jangan segan untuk berkonsultasi kepada yang lebih berpengalaman.

7. Berikan Anak Kebebasan Berpendapat

Berikan Anak Kebebasan Berpendapat

* sumber: www.familyeducation.com

Berikan kebebasan anak untuk berpendapat dan keterbukaan dalam setiap diskusi. Jangan biarkan anak merasa sendiri dan dikucilkan. Jadikan anak-anak prioritas utama ketika mereka ingin berpendapat. Kebiasaan ini akan membuat anak bebas mengungkapkan pendapatnya dan sifat cengengnya pun akan berkurang dengan sendirinya.

Perlu Anda ketahui bahwa terkadang anak cengeng karena orang tua kurang dapat menerima pendapat anak dan  lebih egois terhadap pendapatnya sendiri. Sebaiknya, jadilah orang tua yang demokratis dan terbuka.

8. Berikan Reward

Berikan Reward

* sumber: www.daveramsey.com

Memberikan reward kepada anak bukan hanya sebatas hadiah barang melainkan juga berupa apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan oleh anak. Ketika anak cengeng maka tenangkan anak lalu ketika anak sudah tenang maka berikan pujian kepada anak atas cepat tanggapnya untuk tidak rewel.

Anak yang diberikan apresiasi berupa barang dan pujian akan cenderung lebih aktif dan kreatif, hal ini sudah dikatakan oleh berbagai pakar psikologi dan pediatrik. Anak-anak seharusnya diberikan apresiasi atas setiap tindakannya. Namun, jangan menjadikan hal ini sebagai kebiasaan agar anak paham untuk tidak bersikap rewel meskipun tak lagi mendapatkan reward dari orang tuanya.

9. Ajak Anak untuk Meningkatkan Spiritualisme

Ajak Anak untuk Meningkatkan Spiritualisme

* sumber: ngatechurch.org

Mengajak anak mendekatkan diri kepada Tuhan untuk meningkatkan iman adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang tua. Anak yang mengenal ketuhanan dan agama sejak dini cenderung dapat mengontrol dirinya sendiri dan tidak terus menerus bersikap rewel.

Ajak anak untuk beribadah dan berdoa menurut keyakinan masing-masing. Berikan pengertian bahwa ibadah adalah hal yang wajib harus dilakukan oleh setiap orang, termasuk anak-anak. Ketika anak mulai menangis tidak jelas atau bersedih bimbinglah anak untuk berdoa dan memohon kepada Tuhan atas apa yang menjadi masalahnya.

10. Batasi Penggunaan Gadget

Batasi Penggunaan Gadget

* sumber: aptparenting.com

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menghambat perkembangan anak, baik secara pikiran maupun perbuatan. Anak yang ketergantungan terhadap gadget akan bersikap lebih cengeng dibanding anak-anak yang tidak terlalu sering menggunakan gadget. Mengapa bisa begitu?

Sikap cengeng si kecil bisa disebabkan karena kebanyakan konsumsi tayangan di gadget. Orang tua jadi kesulitan mengontrol anak yang ketergantungan gadget. Ketika perangkatnya diambil paksa, otomatis anak akan rewel dan menjadi uring-uringan.

Aturlah waktu bermain gadget anak. Jangan sampai penggunaan perangkat elektronik atau gadget membuat Anda kesulitan mengontrol si kecil. Pastikan juga bahwa penggunaan gadget tidak mengganggu waktu belajarnya. Radiasi pada gadget dapat membuat anak jadi mudah emosi dan tantrum. Bahkan, anak menjadi tidak fokus terhadap apa yang dikerjakan.

Itulah 10 cara mengatasi anak cengeng dengan sabar dan tentunya jadikan setiap waktu Anda sebagai hal yang penting untuk melihat perkembangan anak. Perbanyak membaca buku parenting dan berikan banyak waktu anda untuk si kecil.

Apabila dirasa hal tersebut tidak dapat mengatasi masalah anak maka anda dapat mencoba mengkonsultasikan diri kepada pakarnya, psikiatri atau dokter anak. Kalau buah hati Anda cengeng disertai bandel, sebaiknya baca artikel cara mengatasi anak bandel ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .