Bacaterus / Kecantikan / Tips Kecantikan / 10 Tahap Cara Mencukur Kumis dan Jenggot yang Benar

10 Tahap Cara Mencukur Kumis dan Jenggot yang Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 20 Agustus 2018

Selayaknya rambut untuk wanita, kumis dan jenggot merupakan “mahkota”-nya pria. Tapi, ada waktu di mana para pria harus bercukur. Misalnya, ketika akan masuk kerja atau sekolah. Lalu, ada juga pria yang bercukur ketika akan menikah agar terlihat rapi dan bersih.

Apa pun keperluannya, Anda para pria harus tahu cara mencukur kumis dan jenggot yang benar. Karena, jika Anda cukuran asal-asalan, ketika sedang melakukannya dan sesudahnya pasti Anda akan merasa sakit. Rasa sakitnya bisa bermacam-macam, ada yang perih, luka, bengkak, hingga yang paling parah adalah iritasi. Supaya Anda tahu cara bercukur dengan aman, ikuti langkah yang sudah Bacaterus jabarkan di bawah ini, ya.

Cara Mencukur Kumis dan Jenggot yang Benar

1. Cuci Muka

cara mencukur kumis dan jenggot yang benar Cuci Muka

* sumber: www.telegraph.co.uk

Cara mencukur kumis dan jenggot yang benar adalah membersihkan wajah terlebih dahulu. Setelah seharian beraktivitas tentunya di wajah Anda menempel keringat, debu, asap rokok, asap kendaraan, sisa makanan, dan lain sebagainya. Anda tidak mau, kan, kotoran-kotoran itu masuk ke tubuh Anda melalui pori-pori kulit yang terbuka setelah cukuran?

Untuk itu, Anda harus mencuci muka sebelum melakukan cukuran. Biarpun Anda cukurannya saat baru bangun tidur, Anda harus tetap mencuci muka dulu untuk membersihkan kotoran yang sekiranya menempel dari kasur, bantal, atau mungkin air liur Anda. Makanya ada juga orang yang memilih cukuran saat setelah mandi karena wajah juga pasti ikut dicuci ketika mandi.

2. Basahi

Basahi

* sumber: www.finegroomingstudio.com

Setelah cuci muka, jangan keringkan wajah Anda sampai benar-benar kering. Khususnya untuk bagian kumis dan jenggot yang mau dicukur, lewat saja, jangan dikeringkan. Anda bisa juga mengompres area dagu dan mulut menggunakan handuk panas. Hawa panas dari handuk akan membuka pori-pori wajah, sehingga kumis dan jenggot akan lebih mudah dicukur.

Bulu kumis dan jenggot yang dikompres oleh handuk panas juga akan jadi lebih lembek, sehingga mudah terlepas (gampang dicukur). Jangan pernah Anda langsung mencukur kumis dan jenggot begitu saja tanpa membasahinya terlebih dahulu, atau istilah bekennya adalah dry shave. Ketika Anda sedang buru-buru, dry shave memang terlihat seperti tidak ada masalah. Padahal, dry shave berisiko tinggi melukai kulit Anda.

3. Shaving Cream/Gel

Shaving Cream/Gel

Cara mencukur kumis dan jenggot yang benar ke-3 adalah dengan mengoleskan shaving cream pada area yang diinginkan. Selain krim, produk seperti ini hadir juga dalam bentuk gel, walaupun memang bentuk krim lebih populer. Sama seperti dry shave, mencukur tanpa krim juga berbahaya untuk kulit.

Pilihlah krim atau gel untuk cukuran yang mengandung blue phyto complex, yaitu kandungan yang dapat melembutkan dan menutrisi kulit. Kandungan ini sangat bagus untuk mengobati kulit iritasi seperti kulit di area wajah yang baru dicukur bulunya.

Gunakan produk cukuran ini banyak-banyak hingga menutupi seluruh kumis dan jenggot Anda. Ratakan krim cukur yang rapi agar tidak meluber ke mana-mana. Diamkan dan biarkan krim bekerja selama sekitar 1 – 2 menit sebelum Anda mulai mencukur.

Tips: krim atau gel cukur yang bagus adalah yang tidak berbusa atau yang busanya sedikit. Anda bisa membaca rekomendasi krim cukur yang bagus di artikel ini.

4. Jangan Ditekan Terlalu Keras

Jangan Ditekan Terlalu Keras

* sumber: dermatologyalliancetx.com

Mungkin ada orang yang gemes ketika cukuran, sehingga alat cukur pun ditekan dalam-dalam. Mungkin tujuannya adalah untuk merontokkan bulu hingga ke akarnya. Padahal, cara ini sangatlah salah. Alat cukur sangat tajam. Sedikit tekanan berlebih, maka alat cukur bisa melukai kulit Anda dengan mudah. Maka dari itu, gunakan tekanan biasa saja ketika Anda cukuran, ya.

5. Jangan Mencukur di Tempat yang Sama 2X

Jangan Mencukur di Tempat yang Sama 2X

Pernahkah Anda mencukur di tempat yang sama berkali-kali dengan harapan hasil cukuran Anda jadi lebih bersih? Jika pernah, hentikanlah sekarang juga, karena itu sangat tidak benar. Bukannya mengangkat bulu, yang ada kulit Anda yang terangkat kalau Anda mencukur di tempat yang sama.

6. Bilas

Cuci muka membilas wajah

Sebagian besar shaving cream atau gel memang akan terangkat ketika Anda bercukur. Tapi, tetap saja akan ada sisa-sisa yang menyangkut di wajah Anda. Cara mencukur kumis dan jenggot yang benar selanjutnya adalah dengan membilas wajah Anda dengan air hingga bersih. Disarankan untuk menggunakan air dingin agar pori-pori kulit yang tadi terbuka jadi tertutup kembali.

7. Aftershave

Aftershave

Kebanyakan pria tidak terlalu mengubris perawatan kulit lanjutan. Mereka pikir setelah beres cukuran maka selesai sudah, kulit tidak perlu diapa-apakan lagi, yang penting wajah sudah bersih dan ganteng. Padahal, setelah cukuran kulit Anda berada di fase paling rentan akan iritasi.

So, setelah Anda membilas wajah dari shaving cream, aplikasikan lah produk aftershave. Ada yang bentuknya krim, lotion, gel, dan liquid. Fungsi afteshave adalah untuk menenangkan kulit yang iritasi dan memberikan kelembaban yang hilang setelah kulit terkena ketajaman alat cukur.

8. Pakai Alat Cukur yang Bersih

Pakai Alat Cukur yang Bersih

* sumber: yogayarte.com

Dalam cara mencukur kumis dan jenggot yang benar, Anda harus menggunakan alat yang tepat pula. Mungkin di antara Anda ada yang tipe penyayang, alias suka merasa sayang kalau harus membuang alat cukur sering-sering. Padahal, dalam mencukur, sebaiknya Anda menggunakan alat cukur baru, loh!

Alat cukur tua sudah sering terkena air, krim, gel, sisa kulit yang terangkat, kotoran, debu, bahkan bakteri. Ketika alat cukur yang tua itu mengenai kulit Anda, bisa menimbulkan iritasi dan infeksi. So, selama-lamanya Anda menyimpan alat cukur, setidaknya gantilah setiap satu bulan sekali dengan yang baru. Jangan lupa sterilkan alat cukur jika Anda ingin menggunakannya lagi sebelum dibuang.

9. Beri Jeda

Beri Jeda

* sumber: www.standard.net

Anda tipe orang yang jenggot dan kumisnya cepat panjang hanya dalam hitungan hari saja? Tapi, Anda tidak boleh mencukurnya lagi, loh, kalau baru sebentar. Setidaknya biarkan kulit Anda tenang terlebih dahulu sebelum Anda mencukur kumis dan jenggot lagi. Kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk kulit sembuh dan bulu tumbuh dengan baik adalah sekitar 4 minggu.

10. Jangan Berenang!

Jangan Berenang!

* sumber: www.essentialstyleformen.com

Apakah Anda suka berenang? Sayangnya, setelah cukuran jenggot dan kumis, Anda tidak boleh langsung melakukan kegiatan ini. Air di kolam renang memang terlihat bening dan bersih. Tapi, tentu saja sebenarnya air kolam merupakan tempatnya kuman bersarang! Apalagi kalau kolam renang umum, hiii, pasti kumannya ada triliunan.

Ketika bercukur, pori-pori kulit Anda jadi terbuka dan sedikitnya ada luka di wajah karena kulit ikut terkikis. Ketika kulit Anda sedang dalam kondisi ringkih seperti itu, alangkah bijaksana jika Anda tidak menceburkan diri ke dalam kolam renang yang penuh kuman, bukan?

Dengan 10 tata cara mencukur kumis dan jenggot yang benar di atas, Bacaterus harap dapat memudahkan Anda dalam bercukur, walaupun yang baru pertama kali mencobanya sekalipun. Dan, semoga informasi ini dapat berguna untuk mengurangi terjadinya iritasi setelah bercukur, ya. Jika Anda tahu tips lainnya dalam mencukur kumis dan jenggot, boleh share di kolom komentar di bawah ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment