Bacaterus / Karpet / Cara Mencuci Karpet Tanpa Mesin yang Efektif Hilangkan Apek

Cara Mencuci Karpet Tanpa Mesin yang Efektif Hilangkan Apek

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Membersihkan rumah adalah hal yang sangat menyenangkan bagi orang yang sangat suka menjaga kebersihan. Meskipun begitu ada beberapa kegiatan yang membuat orang rumah malas untuk melakukannya sendiri seperti kegiatan mencuci karpet.

Ya, kegiatan mencuci karpet merupakan sesuatu yang kadang sangat merepotkan. Selain karena ukurannya yang besar. Kesalahan dalam mencuci karpet pun bisa menimbulkan masalah lain yang sangat mengganggu bahkan mungkin berbahaya bagi kesehatan.

Meskipun begitu bukan tanpa solusi. Banyaknya jasa cuci yang khusus untuk membersihkan karpet memang bisa membantu. Hanya saja untuk hal tersebut tentu harus ada budget khusus yang harus dikeluarkan. Nah, bagi kamu yang ingin membersihkan karpet sendiri tanpa menimbulkan masalah lain.

Kali ini Bacaterus akan membahas cara mencuci karpet sendiri tanpa mesin yang efektif hilangkan bau apek. Ingin tahu seperti apa caranya? Kita simak saja dalam ulasan berikut ini ya!

Bahaya Karpet yang Kotor

Bahaya Karpet yang Kotor

Karpet merupakan pelapis lantai yang selalu ada hampir di setiap rumah. Selain karena aplikasinya yang mudah diterapkan. Beragam jenis bahan, ukuran, bentuk serta warna yang dijual memang dapat membuat tampilan rumah lebih indah dan terlihat lebih nyaman.

Meskipun begitu keberadaan karpet juga bisa menjadi masalah bagi kesehatan keluarga bila kebersihannya tidak terjaga dengan baik. Bahaya yang ditimbulkan oleh karpet kotor pun cukup menakutkan dan harus diwaspadai.

Terlebih bila kamu memiliki anggota keluarga yang masih bayi atau balita. Bahaya yang bisa ditimbulkan oleh karpet yang kotor pun cukup beragam diantaranya adalah sebagai berikut:

‌1. Benang halus yang terdapat pada karpet dapat dengan mudah mengikat dan menimbun debu dan kotoran. Tumpukan debu serta kotoran dalam jumlah banyak dapat mengganggu kesehatan dan menyebabkan beberapa penyakit berbahaya seperti, asma, alergi kulit, gatal-gatal, mengganggu sistem pernapasan sampai penyakit kanker.

2. Zat-zat yang mungkin ada dan tertimbun di dalam karpet yang kotor diantaranya adalah merkuri, pestisida, timbal serta zat karsinogen bifenol yang mengandung poliklorin serta hidrokarbon aromatik polisiklik. Zat-zat tersebut berpotensi membahayakan kesehatan keluarga yang ada di rumah.

3. Selain zat-zat berbahaya tersebut. Karpet kotor juga dapat menimbulkan bakteri dam virus pembawa penyakit berbahaya seperti pneumonia dan tuberkulosis atau TBC dan penyakit gangguan pernafasan lainnya.

4. Karpet yang jarang dibersihkan pun dapat menimbulkan kutu yang dapat menyebabkan gangguan kulit seperti gatal, ruam kemerahan bahkan sesak nafas.

5‌. Dan terakhir di dalam karpet kotor juga bisa muncul Escherichia Coli atau E. coli. Bakteri yang biasa ditemukan di dalam usus manusia.

Penyebab Bau Apek Pada Karpet

Penyebab Bau Apek Pada Karpet

Selain dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Salah satu masalah lain yang kerap mengganggu akibat karpet adalah bau apek. Bau apek memang umum dirasakan oleh masyarakat. Salah satu penyebab munculnya bau apek pada karpet adalah karena bakteri yang tumbuh dan berkembang biak dengan cepat di karpet yang lembab.

Oleh karena itu masyarakat banyak yang enggan mencuci karpetnya sendiri karena bila melakukan kesalahan saat proses pencucian dapat menimbulkan bau yang sangat menyengat pada karpet. Kesalahan tersebut biasanya akibat proses pengeringan karpet yang terlalu lama tanpa sinar matahari.

Hal tersebut tentu menjadi dilema mengingat mencuci karpet dengan menggunakan jasa pencucian membutuhkan usaha tidak hanya waktu tapi juga biaya. Bagi orang-orang yang sedang berhemat tentu merupakan sebuah masalah.

Cara Merawat Karpet Agar Tetap Bersih

Cara Merawat Karpet Agar Tetap Bersih

Setelah kamu mengetahui permasalahan yang dapat ditimbulkan akibat karpet kotor. Inilah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan karpet yang ada di rumah.

‌1. Letakan karpet jauh dari benda berdebu

Benang-benang halus yang ada pada karpet sangat rentan terkena debu. Oleh karena itu letakan karpet jauh dari benda-benda yang rentan terkena debu seperti rak sepatu. Kamu juga bisa menempatkan karpet di kamar, ruang kerja, atau ruang keluarga.

‌2. Bersihkan bila terkena noda

Bila karpet yang kamu miliki terkena noda. Kamu harus segera membersihkannya secara langsung. Bila kamu memiliki mesin uap. Kamu juga bisa membersihkan dengan mesin tersebut. Jangan biarkan noda didiamkan lama karena akan membuat noda semakin sulit dihilangkan. Usahanya tidak menggosok karpet karena hal tersebut dapat menyebabkan noda menyebar atau bahkan merusak kain.

‌3. Bersihkan dengan vaccum cleaner

Bila kamu memiliki vaccum cleaner di rumah. Kamu bisa menggunakan vakum untuk menyedot debu secara berkala. Kamu juga bisa melakukan hal tersebut setiap hari untuk memastikan rumah kamu bebas dari penyakit yang disebabkan debu atau kutu yang biasa bersembunyi dalam karpet.

‌4. Mencuci Karpet

Untuk menjaga kebersihan karpet. Kamu pun harus melakukan pencucian secara rutin. Umumnya karpet dicuci minimal dua kali dalam setahun. Pilihlah waktu mencuci ketika sinar matahari terik agar karpet yang telah dicuci bisa kering sempurna dan tidak menyebabkan bau apek atau bau tak sedap.

Tips Mencuci Karpet Sendiri

Tips Mencuci Karpet Sendiri

Banyaknya penjual jasa yang menawarkan untuk mencuci karpet memang sangat membantu. Meskipun pada akhirnya kamu juga harus mempertimbangkan cost yang harus kamu keluarkan untuk itu. Akan tetapi bila kamu ingin membersihkannya sendiri, kamu bisa melakukan cara-cara seperti berikut:

1. Sebelum kamu mencuci karpet. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetahui ukuran karpet. Dengan mengetahui ukuran karpet kamu bisa menentukan apakah karpet tersebut bisa dicuci sendiri atau membutuhkan mesin atau jasa pencucian. Bila ukuran karpet kamu di bawah 2 x 3 meter. Kamu bisa mencucinya sendiri di rumah. Bila ukurannya lebih dari itu. Maka kamu memerlukan jasa pencucian karpet.

2. Setelah melakukan pengukuran kamu harus menyediakan tempat untuk memberitahukan dan mengeringkan. Karena ukuran karpet yang besar. Maka kamu memerlukan space yang cukup luas untuk proses pencucian. Hal itu untuk memudahkan kamu saat proses mencuci. Kamu bisa menggunakan halaman rumah atau garasi rumah.

3. Setelah itu gantungkan karpet di pagar atau tempat menggantung pakaian yang cukup kuat. Siram karpet dengan air menggunakan selang seraya menyikat karpet agar kotoran yang menempel pada karpet ikut terbawa oleh air.

4. Setelah selesai menyiram dan menyikat dengan air. Gunakan sabun khusus untuk mencuci karpet. Bila tidak memiliki sabut khusus untuk karpet. Kamu bisa juga menggunakan sabun cuci piring. Jangan gunakan sabun untuk pakaian. Karena hal itu untuk mencegah kain cepat rusak. Gosok semua bagian karpet menggunakan sabun sampai rata.

5. Setelah itu bilas karpet hingga bersih dan tidak meninggalkan sabun. Untuk mengetahui karpet kamu sudah bersih atau tidak. Kamu bisa melihat dari buih yang ada pada air. Bila karpet masih banyak mengeluarkan busa. Itu artinya masih belum bersih. Lakukan hingga air yang mengalir jernih.

6. Setelah proses pembersihan menggunakan sabun selesai. Kamu bisa semprotkan anti septik atau kaporit pada karpet secara merata. Hal ini dilakukan untuk membunuh kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit dan bau.

7. Setelah proses tersebut selesai. Bilas kembali karpet dengan air bersih. Kemudian jemur karpet di bawah sinar matahari yang terik supaya karpet kering dengan sempurna.

Itulah cara mencuci karpet sendiri tanpa mesin yang efektif hilangkan bau apek yang berhasil Bacaterus rangkum. Semoga informasi ini bisa bermanfaat ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *