Bacaterus / Peralatan Bayi / Inilah 10 Cara Mencuci Dot Bayi yang Benar Supaya Steril

Inilah 10 Cara Mencuci Dot Bayi yang Benar Supaya Steril

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ketika memiliki bayi, menjaganya supaya aman dari penyakit adalah prioritas utama bagi orangtua. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memastikan apa pun yang terjadi pada mulut bayi supaya tetap bersih. Nah, salah satu alat yang biasa digunakan bayi adalah dot.

Jika kamu baru saja membelinya atau memang bayimu sudah lama menggunakannya, apakah kamu sudah tahu cara mencuci dot bayi yang benar? Mengapa mencuci dot dengan benar itu penting? Karena mensterilkan dot bayi itu penting untuk membantu melindungi kesehatan bayi.

Tidak hanya itu, karena mungkin saja sewaktu-waktu dot tersebut jatuh di lantai, tergeletak di di suatu tempat atau bahkan tidak sengaja terjilat oleh hewan peliharaan. Karena dot bayi dirancang untuk masuk ke mulut, pembersihan secara teratur jelas penting.

Mencuci dot bayi secara efektif tidak jauh berbeda dari mencuci botol. Mempelajari cara membersihkan dot itu mudah lho! Berikut beberapa cara mencuci dot bayi yang harus kamu ketahui.

1. Menyiapkan Peralatan yang Dibutukan

Menyiapkan Peralatan yang Dibutukan

Apa pun cara mencuci dot yang akan kamu praktekkan nanti, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan peralatan khusus yang dibutuhkan. Ada beberapa peralatan khusus dot bayi yang kamu butuhkan yaitu sabun cuci piring khusus bayi, spons baru, panci, alat strerilisasi atau microwave sterilisasi, handuk kecil dan tisu bersih.

Peralatan-peralatan tersebut tentunya akan sangat dibutuhkan  jika kamu ingin benar-benar memastikan dot bayimu selalu bersih dan terhindar dari penyakit.

2. Merebus Dot Bayi

Merebus Dot Bayi

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=UjMZagSO1bQ

Kamu juga bisa membersihkan dot bayi dengan air mendidih di atas kompor. Dengan menyiapkan panci dan rebus air hingga mendidih, letakkan dot ke dalam air rebus selama dua menit. Jika sudah, gunakan sepasang penjepit untuk mengambil dot sekaligus meniriskan airnya.

Ini adalah cara mensterilkan dot yang paling banyak digunakan karena air mendidih mampu membunuh bakteri di dalam dot. Setelah dot dibersihkan dan dikeluarkan dari panci, kemudian bilas dengan air dingin dan diamkan hingga mengering.

3. Bersihkan dengan Mulutmu Saat Keadaan Mendesak

Bersihkan dengan Mulutmu Saat Keadaan Mendesak

* sumber: doctordaliah.wordpress.com

Jika kamu sedang bepergian keluar dan tidak sengaja menjatuhkan dot bayi, kamu bisa menggunakan cara yang satu ini. Terutama jika tidak ada air di tempat tersebut, kamu tidak perlu khawatir, karena kamu tetap bisa membersihkan dot sendiri. Kamu bisa mencuci dot tersebut dengan mulutmu.

Mungkin terdengar sedikit aneh dan menjijikkan bagi sebagian orang, tetapi cara ini bisa dilakukan jika sedang terdesak. Salah satu studi menunjukkan bahwa anak-anak dari orang tua yang membersihkan dot dengan mulut mereka sendiri terhindari dari risiko gejala asma dan eksim.

Karena mikroorganisme di mulut orang tua akan memberikan perlindungan pada bayi. Tapi hal ini tidak boleh dilakukan jika kamu sedang sakit pada saat itu.

4. Mencuci dengan Air Panas dan Sabun

Mencuci dengan Air Panas dan Sabun

* sumber: thewirecutter.com

Selain menggunakan air mendidih, kamu juga bisa menggunakan air panas dan sabun untuk mencuci dot bayi. Gunakan sabun cuci piring khusus bayi atau sabun cuci yang ringan. Walaupun menggunakan sabun cuci yang berbahan ringan, kandungannya tetap mampu untuk menghilangkan bakteri dan noda untuk membersihkan dot.

Supaya cara ini benar-benar efektif, penting untuk membersihkan dapur atau wastafel terlebih dahulu. Atau kamu juga bisa menggunakan baskom atau mangkuk plastik yang diisi dengan air panas dan sabun. Setelah dot dicuci, tiriskan, bilas, kemudian keringkan.

5. Menggunakan Cuka dan Air

Menggunakan Cuka dan Air

* sumber: www.hgtv.com

Karena cuka merupakan salah satu bahan alami yang mampu untuk membersihkan, kamu juga bisa menggunakan cuka dan air untuk mencuci dot. Caranya, rendam dot dalam gelas yang sudah diisi cuka dan air. Cara mengukur takarannya gunakan perbandingan 50 persen air dan 50 persen cuka di dalam gelas. Setelah itu peras dot dan bilas dengan air bersih.

6. Gunakan Air Mengalir

Gunakan Air Mengalir

* sumber: erbaviva.com

Sebelum kamu memasukkannya ke dalam alat sterilisasi, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan dot bayi telah dicuci dengan baik dengan air. Isi wastafel bersih dengan air dan sabun cuci khusus bayi.

Jika wastafel dapur kamu masih dalam keadaan kotor atau belum sempat dibersihkan, kamu bisa menggunakan mangkuk yang bersih dan isi dengan air sabun sebagai gantinya. Lebih baik menggunakan wadah mangkuk supaya dot bayi tidak berisiko terkena kuman dari wastafel.

Saat kamu mencuci dot, pastikan menggunakan lap yang bersih. Jika kamu ingin menggunakan spons untuk mencuci piring, pastikan spons yang kamu gunakan itu bersih, lebih baik jika sponsnya masih baru. Karena jika menggunakan spons yang biasa dipakai, spons tersebut sudah dipenuhi bakteri yang mengendap.

7. Sterilkan dalam Mesin Microwave

Sterilkan dalam Mesin Microwave

* sumber: www.hgtv.com

Selain merebus dot dengan kompor, kamu juga bisa membersihkan dot bayi dengan microwave lho! Ini adalah salah satu cara yang mudah untuk mensterilkan dot bayi. Caranya gunakan mangkuk atau wadah kaca dan isi dengan air hingga dot terendam. Masukkan dalam microwave dan atur waktunya selama dua menit.

Saat kamu mengangkat dotnya, berhati-hatilah, karena air yang terperangkap dalam plastik dot masih akan sangat panas. Sebaiknya biarkan dingin dan tuangkan sedikit ke tangan kamu sebelum memberikan dot pada bayi. Caranya  peras cairan ke pergelangan tangan untuk memeriksa suhunya.

8. Perhatikan Kondisi Dot

Perhatikan Kondisi Dot

* sumber: www.motherforlife.com

Salah satu bagian dari mencuci dot adalah memperhatikan kondisi dot tersebut. Karena dot menjadi alat yang digunakan sehari-hari, tidak dipungkiri bahwa dot tersebut bisa saja sering terjatuh, dilempar, digigit dan lain-lain. Karena umumnya dot terbuat dari plastik, sehingga mudah sobek atau pecah dan rusak.

Setelah semua dot dicuci, kamu harus jeli memperhatikan kondisi dot tersebut. Periksa apakah ada bagian atas dot yang potong atau rusak. Jika kondisi dot sudah tidak bagus, maka dot tersebut sudah tidak layak digunakan lagi untuk bayi. Selain itu, jika mulut dot terasa lengket, itu berarti bahan yang digunakan pada dot tersebut sudah mulai rusak. Sebaiknya jangan digunakan lagi.

9. Keringkan dan Diinginkan

Keringkan dan Diinginkan

Jika kamu menggunakan sterilisasi listrik atau microwave untuk mencuci dot, mungkin ada alat pengeringan bawaan yang dapat kamu gunakan. Namun, jika tidak ada, kamu bisa langsung meletakkannya pada handuk yang bersih dan kering untuk mendinginkan suhu dot.

Pada tahap ini, goyangkan perlahan untuk memastikan tidak ada air yang masih mengendap. Pastikan untuk mengerikan dot terlebih dahulu sebelum memberikan pada bayi supaya menjaga kualitas bahan dot dan mencegahnya dari paparan air yang masih panas.

10. Simpan pada Tempat yang Aman

Simpan pada Tempat yang Aman

* sumber: www.pinterest.com

Setelah kamu mencuci dan mensterilkan dot bayi, langsung simpan di tempat yang terhindar dari  bakteri. Jika kamu tidak punya wadah khusus untuk menyimpan dot bayi, kamu bisa menggunakan wadah steril atau kantong plastik ritsleting sekali pakai. Benda tersebut adalah pilihan yang baik untuk menjaga dot bebas dari kotoran dan kuman.

Mencuci dot untuk bayi tidak sulit bukan? Karena dot merupakan benda yang bersentuhan langsung dengan mulut bayi, jadi pastikan kamu mencucinya sesering mungkin untuk menghilangkan kuman. Seberapa sering kamu mencucinya tergantung pada seberapa sering bayimu menggunakan dot.

Selalu sterilkan dot bayi sebelum digunakan untuk pertama kalinya. Jika kamu punya cara mencuci dot bayi lainnya, silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar. Yuk, baca juga artikel merk dot bayi yang bagus ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *