Bacaterus / Peralatan Bayi / Panduan Cara Mencuci Clodi Agar Higienis dan Terawat

Panduan Cara Mencuci Clodi Agar Higienis dan Terawat

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Juli 2019

Para orang tua atau calon orang tua sekarang pasti sedikit banyak tahu tentang clodi. Clodi atau cloth diapers adalah salah satu pilihan jenis popok yang ramah lingkungan karena bisa dipakai berkali-kali dan juga terbuat dari bahan-bahan yang aman untuk bayi. Agar clodi Bunda dapat bertahan lama dan tidak menimbulkan ruam popok pada bayi saat dipakai, clodi harus dicuci dengan cara yang tepat.

Sebelum membahas cara mencuci clodi yang tepat, ada baiknya kita bahas dulu bagian-bagian clodi dan apa saja yang harus disiapkan untuk mencuci clodi. Yuk, simak pembahasan dari Bacaterus berikut ini.

Bagian-bagian Clodi

Sebelum memasuki bahasan inti soal mencuci clodi, sebaiknya Anda ketahui bagian-bagian clodi agar mempermudah Anda dalam mencuci clodi.

1. Outer

Outer

Outer merupakan lapisan terluar clodi yang menyatu dengan cover. Biasanya outer terbuat polyurethane laminated (PUL) yang bersifat anti air. Perlu diperhatikan bahwa clodi tidak boleh disetrika karena panas dari setrika akan merusak lapisan outer ini. Outer ini merupakan penampilan terluar clodi, ada yang polos maupun bermotif, sesuai dengan clodi pilihan Bunda.

2. Inner

inner

Saat Anda membuka clodi, maka tampaklah lapisan dalam clodi yang dinamakan inner. Inner biasanya terbuat dari suede, microfleece, atau bamboo.

3. Insert/Soaker

Insert atau Soaker

Insert atau soaker merupakan sebuah bagian yang nantinya akan menyerap urin. Disebut insert jika diselipkan ke dalam kantung yang terletak di antara outer dan inner, dan disebut soaker jika diletakkan di atas inner. Insert dan soaker ini harus dirawat baik-baik, ya, Bunda, karena jika tidak berhati-hati dan sering terpapar krim untuk mencegah ruam popok, insert/soaker bisa kehilangan daya serapnya.

4. Liner

Liner

Liner merupakan lapisan yang diletakkan di atas inner atau di atas soaker dan nantinya akan langsung bersentuhan dengan kulit bayi. Biasanya liner terbuat dari bahan microfleece maupun bamboo. Liner berfungsi untuk melindungi insert atau soaker agar tidak terlalu kotor, atau melindungi insert/soaker jika bayi sedang memakai krim khusus yang melindungi bayi dari ruam popok.

Hal-hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Mencuci Clodi

Hal-hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Mencuci Clodi

  • Deterjen yang recommended untuk clodi atau sabun mandi cair merek apapun. Pilihlah deterjen yang bebas pewangi, pelembut, dan pemutih.
  • Soda kue atau air lemon.
  • Ember dengan penutup.

Khusus Clodi Baru: Lakukan Pre-wash

Khusus Clodi Baru

Sebelum dipakai, semua produk clodi (termasuk bagian insert dan liner) wajib dicuci minimal tiga kali. Mencuci di sini berarti dicuci dan dikeringkan sebanyak tiga kali berturut-turut. Pre-wash bertujuan untuk memaksimalkan daya serap clodi serta membersihkan sisa-sisa debu dan beragam material asing lainnya sebelum clodi dipakaikan pada bayi.

Berikut ini langkah-langkah saat melakukan pre-wash clodi:

  • Lepaskan insert dari covernya, atau jika menggunakan soaker, pisahkan soaker dari clodi.
  • Pada clodi model snap/kancing, lepaskan semua kancing sebelum dicuci. Untuk clodi model velcro/clodi dengan perekat, pastikan perekat terpasang pada laudndry-tab yang tersedia agar perekat tidak tersangkut pada clodi lainnya.
  • Clodi baru ini bisa dicuci dengan menggunakan tangan atau mesin cuci.
  • Saat mengeringkan clodi, tidak dianjurkan menggunakan pengering mesin cuci ataupun dryer lainnya.
  • Saat mencuci, pastikan tidak memakai sabun atau deterjen terlalu banyak. Takaran deterjen yang digunakan cukup ¼ dari takaran normal. Jika perlu, pilihlah deterjen khusus clodi dan ikuti takaran yang disediakan pada kemasan.
  • Pastikan tidak ada bau sabun yang tertinggal saat clodi selesai dicuci.
  • Saat mengeringkan clodi, dianjurkan untuk menjemur clodi dengan posisi inner menghadap ke atas dan posisi outer menghadap ke bawah. Kenapa? Ini dilakukan agar outer yang rentan terhadap panas terhindar dari sinar matahari langsung.
  • Baik insert, soaker, maupun liner cukup dijemur di tempat yang teduh. Ketiga lapisan ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung.
  • Ulangi proses dari langkah satu hingga tujuh minimal sebanyak tiga kali sebelum dipakai.
  • Setelah minimal tiga kali pencucian, clodi boleh langsung dipakai. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, clodi tidak perlu disetrika karena akan merusak permukaan outer maupun insert.

Cara Mencuci Clodi Setelah Digunakan

Cara Mencuci Clodi Setelah Digunakan

Berikut ini langkah-langkah mencuci clodi yang kotor:

  • Pisahkan insert ataupun soaker dari cover. Buang kotoran dengan menggunakan air mengalir, baik dengan menggunakan semprotan air, kucuran air keran, maupun gayung. Bilas sebersih mungkin kotoran yang menempel.
  • Jika Bunda masih menemukan noda pada inner maupun soaker atau insert, kucek pelan-pelan dengan tangan. Jangan menggunakan sikat karena akan merusak serat kain clodi.
  • Setelah dibersihkan dari kotoran, clodi harus disimpan (sebelum dicuci).
  • Jika menggunakan metode penyimpanan basah, clodi kemudian direndam dengan air di dalam ember, tanpa deterjen. Jika ingin menghilangkan bau atau noda, tambahkan soda kue (baking soda) secukupnya. Rendam clodi sampai tiba waktu Bunda mencuci. Disarankan agar clodi tidak direndam terlalu lama karena akan menimbulkan bintik-bintik hitam.
  • Jika menggunakan metode penyimpanan kering, clodi yang tadi dibersihkan (langkah 3), diperas pelan-pelan dan disimpan di ember dengan penutup. Taburkan soda kue secukupnya agar bau dan noda membandel hilang saat proses pencucian nanti. Sama dengan metode basah, clodi jangan disimpan terlalu lama karena akan menimbulkan bintik hitam pada clodi.
  • Saat tiba jadwal mencuci, pastikan insert maupun soaker memang sudah dipisahkan dari cover.
  • Sama seperti mencuci dengan pre-wash, pastikan kancing pada clodi snap sudah dilepas dan jika clodinya berupa clodi velcro, pastikan perekat/velcro-nya sudah dipasang pada laundry tab.
  • Jika mencuci dengan tangan, cuci clodi dengan takaran deterjen yang sama saat seperti mencuci pre-wash, yaitu ¼ takaran normal. Kucek dengan secukupnya, bilas hingga bersih sampai tidak ada bau kotoran maupun bau sabun yang tertinggal.
  • Jika mencuci dengan mesin cuci, pisahkan clodi dan pakaian bayi lainnya. Masukkan clodi yang cover dan insert-nya sudah dipisah secukupnya ke dalam tabung mesin cuci, jangan sampai berjejalan. Dengan takaran deterjen yang sama seperti pre-wash, ¼ takaran deterjen normal, cuci clodi sampai tidak ada bau kotoran maupun bau sabun yang tertinggal.
  • Keringkan clodi dengan metode yang sama saat pre-wash, yaitu bagian inner diletakkan secara horizontal di bagian yang menghadap sinar matahari dan bagian outer di bawah. Serta jangan lupa untuk menjemur insert, soaker, maupun liner di tempat yang teduh dan tidak terpapar sinar matahari langsung.

Stripping Clodi

Stripping Clodi

Stripping adalah cara untuk menghilangkan sisa timbunan deterjen atau sabun pada clodi yang dapat menyebabkan bau dan menurunkan kualitas clodi. Stripping dilakukan sebulan sekali sebagai perawatan agar clodi awet dan tahan lama serta bersih dan higinies.

Untuk melakukan stripping, caranya adalah dengan dicuci dan dibilas dengan air bersih tanpa deterjen, sampai tidak muncul busa. Setelah itu, lakukan proses pengeringan seperti yang telah dijelaskan pada proses pencucian clodi di atas.

Jika clodi berbau atau terdapat noda membandel, tambahkan baking soda pada pembilasan awal. Boleh juga ditambahkan ½ cangkir air lemon agar noda membandel bisa hilang.

Nah, itu dia cara mencuci clodi yang tepat agar clodi bersih dan awet terawat. Jangan lupa untuk mengganti clodi setiap 2-4 jam sekali, ya, Bunda, untuk mencegah kebocoran maupun ruam popok pada buah hati Bunda. Apabila ada tips seputar cara mencuci clodi, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar.

Oh iya, jika Anda bingung memilih pampers yang bagus untuk si kecil, Anda bisa cari rekomendasi terbaiknya melalui artikel 10 Merk Pampers yang Bagus ini, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar