Bacaterus / Kesehatan / Ini Dia 10 Cara Mencegah Gigi Keropos dengan Mudah

Ini Dia 10 Cara Mencegah Gigi Keropos dengan Mudah

Enamel atau email membantu melindungi gigi dari kegiatan sehari-hari seperti mengunyah, menggigit, menghancurkan, dan menggiling makanan. Enamel juga melindungi gigi dari suhu dan bahan kimia yang berpotensi dapat “menyakiti” gigi. Meskipun enamel adalah pelindung gigi yang kuat, dia bisa retak dan rusak juga, loh!

Ketika enamel gigi rusak, maka gigi Anda akan rentan terhadap penyakit, lebih mudah keropos dan berlubang, serta masalah gigi lainnya. Tidak sama seperti tulang di dalam tubuh yang bisa memperbaiki dirinya sendiri, jika enamel gigi rusak, maka gigi akan rusak selamanya. Hal ini dikarenakan enamel tidak memiliki sel hidup.

Jadi, cara mencegah gigi keropos adalah dengan menjaga enamel gigi Anda. Sebelum Bacaterus membahas bagaimana cara-caranya, mari kenali terlebih dahulu penyebab gigi keropos.

Penyebab Gigi Keropos

Penyebab Gigi Keropos

* sumber: www.webmd.com

Apakah yang menyebabkan erosi enamel gigi? Rusaknya email gigi disebabkan oleh zat asam yang melunturkan email tersebut. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerusakan email gigi:

  • Minuman ringan (soda). Semua ini karena kandungan kadar asam fosfat dan sitrat yang tinggi di dalam soda.
  • Minuman sari buah. Walaupun alami, ternyata ada beberapa sari buah yang memiliki kandungan asam yang lebih erosif daripada asam baterai!
  • Diet (tinggi gula dan pati).
  • Mulut kering atau aliran saliva rendah (xerostomia).
  • Penyakit asam lambung/refluks asam (GERD).
  • Obat-obatan (aspirin, antihistamin).
  • Genetika (kondisi yang diwariskan).

Selain itu, faktor lingkungan (gesekan, keausan, tekanan, dan korosi) juga bisa memengaruhi kerusakan enamel gigi. Contohnya, ketika Anda tak sadar menggesekkan gigi saat tidur, menyikat gigi terlalu kencang, flossing (membersihkan sela gigi menggunakan benang gigi) secara tidak tepat, menggigit benda keras seperti kuku atau tutup pena, dan mengunyah tembakau.

Ciri-Ciri Gigi Keropos

Ciri-Ciri Gigi Keropos

* sumber: www.trortho.com

Apakah tanda-tanda erosi enamel gigi? Tanda-tanda erosi enamel bisa bervariasi, tergantung tingkatan kerusakannya. Akan tetapi, inilah beberapa cirinya yang mungkin terjadi:

  • Sensitif. Jika gigi Anda terasa sakit ketika mengonsumsi makanan/minuman yang manis atau yang suhunya panas/dingin, maka itu adalah tahap awal erosi enamel.
  • Perubahan warna. Semakin email gigi terkikis, maka semakin banyak pula dentin yang terpapar. Itulah yang menyebabkan gigi jadi berwarna kuning.
  • Gigi retak bahkan patah. Enamel gigi Anda sudah rusak parah jika tepi gigi jadi kasar, bergerigi, tidak beraturan, retak, apalagi kalau gigi sampai patah.
  • Super sensitif. Ketika enamel gigi sudah sangat rusak, bukan hanya makanan/minuman manis dan suhu makanan/minuman yang dingin atau panas saja yang jadi musuh Anda, bahkan ketika Anda menarik napas dari mulut pun gigi bisa terasa ngilu.
  • Cupping. Munculnya lekukan di gigi.

Nah, itulah beberapa ciri-ciri dari gigi keropos akibat menghilangnya enamel gigi. Sekarang, bagaimana cara mencegah hal ini terjadi? Berikut adalah 10 cara mencegah gigi keropos yang telah Bacaterus rangkum untuk Anda lakukan.

Cara Mencegah Gigi Keropos

1. Menyikat Gigi

Menyikat Gigi

Cara mencegah gigi keropos yang pertama adalah dengan rutin menyikat gigi, minimal dua kali sehari. Lakukan setiap pagi sebelum beraktivitas dan malam hari sebelum Anda tidur.

2. Gunakan Pasta Gigi Ber-Fluoride

Pasta Gigi Ber-Fluoride

Jangan asal sikat gigi saja, Anda perlu memperhatikan pasta gigi yang Anda gunakan. Pakailah pasta gigi yang mengandung fluoride. Kegunaan utama fluorida adalah untuk memproduksi hidrogen fluorida dan fluorokarbon. Fluorida dibutuhkan oleh gigi, gusi, dan rongga mulut kita. Akan tetapi, asupan fluorida kita sering kali kurang.

Untuk itu, Anda membutuhkan setidaknya pasta gigi yang mengandung fluorida. Pasta gigi ber-fluorida akan menguatkan enamel beserta keseluruhan gigi Anda. Selain pasta gigi, flourida bisa didapatkan juga pada gel gigi atau larutan obat kumur.

3. Dental Floss

Dental Floss cara mencegah gigi keropos

Dental floss adalah benang gigi. Pembersihan gigi tahap selanjutnya ini memang jarang dilakukan oleh semua orang. Padahal membersihkan gigi menggunakan dental floss dapat membuat gigi jadi lebih bersih dan kuat. Anda dapat membeli benang gigi dalam berbagai bentuk dan merk di Lazada melalui link ini atau di Bukalapak melalui link ini.

4. Pakai Mouthwash

Obat Kumur cara menghilangkan bau pete

Sempurnakan pembersihan gigi Anda dengan mouthwash alias obat kumur. Dengan menggunakan agen antibakteri setiap sehabis sikat gigi, maka gigi Anda akan jadi lebih kuat dan sehat. Obat kumur dapat mencegah bakteri di mulut berkembang biak, mencegah terjadinya plak, dan dapat membuat gusi tetap sehat.

Biasanya obat kumur mengandung flouride juga, sehingga gigi Anda akan mendapatkan flourida dalam jumlah yang lebih banyak daripada hanya dengan menyikat gigi saja. Belum tahu merk mouthwash yang bagus? Baca di artikel Rekomendasi Obat Kumur yang Bagus, ya.

5. Kunyah Permen Karet Bebas Gula

Permen Karet Bebas Gula

Daripada ngemil makanan yang bisa berpotensi merusak gigi, mending kunyah permen karet bebas gula saja! Sugar-free gum bagus dimakan di antara waktu makan siang dan makan malam. Jadi, jika Anda biasa makan jam 12 siang, maka kunyah lah permen karet sekitar jam 9 atau 10. Lalu, jika Anda biasa makan malam jam 7, Anda bisa mengunyah permen karet sekitar jam 4.

Kenapa mengunyah permen karet adalah hal yang baik? Permen karet dapat mendorong produksi air liur hingga 10X lipat lebih banyak daripada biasanya. Air liur mengandung mineral penting yang akan membantu menguatkan gigi. Pilihlah permen karet bebas gula yang mengandung xylitol, karena xylitol berguna untuk mengurangi zat asam di mulut dari makanan dan minuman yang telah Anda konsumsi.

6. Perhatikan Pola Makan

Ternyata mengatur pola makan termasuk dalam cara mencegah gigi keropos juga, loh, lebih tepatnya pada frekuensi makan. Jika Anda makan makanan berat, makanan yang mengandung karbohidrat, dan minuman asam atau manis, usahakan untuk langsung membersihkan mulut Anda. Semua ini karena makanan-minuman tersebut diam lebih lama di mulut daripada makanan dan minuman lainnya.

Lalu, di sela-sela waktu Anda ketika tidak sedang makan berat, usahakan untuk tidak ngemil. Biasanya orang Indonesia hobi ngemil gorengan, donat, kue basah, keripik, serta makanan manis dan gurih lainnya. Jika Anda tidak memberi waktu jeda, maka akan semakin banyak zat sisa makanan yang menumpuk di mulut.

Jika mulut Anda “sebal” karena tidak makan dalam waktu tertentu, kunyah saja permen karet bebas gula. Jika bisa, selalu sikat gigi setelah makan, atau minimal kumur-kumur mulut Anda dengan air bersih.

7. Hindari Makanan Ber-Karbo dan Minuman Asam

Makanan/Minuman Asam

Makanan berat (yang mengandung karbohidrat) seperti nasi, ubi goreng, donat, dan keripik kentang, lalu makanan/minuman asam (jus buah asli maupun minuman kemasan) akan menempel di mulut dalam jangka waktu yang lebih lama daripada makanan/minuman lainnya.

Dalam waktu tersebut, pecahan karbohidrat akan hidrolisis (berubah) menjadi gula. Nah, gula adalah sumber makanan bakteri asidogenik di dalam mulut kita. Jadi, Anda sekarang tahu kenapa gula merupakan musuhnya gigi, kan?

Dan, jika Anda sudah ada tanda-tanda gigi keropos, mending jauhi semua makanan dan minuman yang asam. Contohnya adalah jus buah nanas, lemonade, hingga soda. Atau, Anda bisa mengunakan sedotan ketika meminum minuman yang asam. Sedotan akan mendorong minuman ke bagian belakang mulut tanpa mengenai gigi, jadi gigi Anda terhindar dari menempelnya zat asam tersebut.

8. Minum Air yang Cukup

Minum Air yang Cukup

Cara mencegah gigi keropos yang selanjutnya adalah dengan minum air putih yang cukup. Terdengar klise memang, untuk setiap masalah kesehatan yang dianjurkan adalah minum air putih. Tapi, memang benar, kok, air putih bisa membantu mencegah kerusakan gigi.

Normalnya setiap orang butuh 2 liter air (sekitar 8 gelas) per harinya. Air putih membuat tubuh terhidrasi dengan baik dan begitu pula dengan produksi air liur. Perlu diketahui, air liur berfungsi sebagai penetral kondisi rongga mulut dari asam. Jika air liur Anda terproduksi dengan lancar, maka gigi Anda bisa bersih dari sisa-sisa makanan dan minuman yang telah Anda konsumsi.

9. Rutin ke Dokter Gigi

Rutin ke Dokter Gigi

Anda pasti sering mendengar iklan di televisi atau radio yang mengingatkan kita untuk rutin periksa gigi setiap enam bulan sekali. Kata-kata ini bukan hanya untuk didengarkan saja, tapi memang harus Anda laksanakan. Kita tidak bisa tahu dan mengerti apa yang terjadi pada gigi dan mulut kita. Untuk itu, seminimal-minimalnya adalah enam bulan sekali, Anda harus periksa dan lakukan pembersihan gigi rutin di dokter gigi.

Apalagi jika Anda sudah merasa ada tanda-tanda gigi keropos, maka segeralah mengunjungi dokter gigi. Soalnya, Anda tidak akan tahu langkah yang paling tepat untuk mengobati gigi Anda, hanya dokterlah yang lebih tahu.

10. Perawatan Alami

Perawatan Alami cara mencegah gigi keropos

Ada juga cara mencegah gigi keropos menggunakan bahan-bahan alami. Misalnya dengan minyak kelapa. Selain bisa dipakai untuk kecantikan kulit dan rambut, minyak kelapa juga bisa menjaga kesehatan gigi, loh. Minyak kelapa yang sebaiknya digunakan adalah minyak kelapa murni (VCO). Caranya, oleskan minyak pada gigi yang keropos. Anda bisa mengaplikasikan minyak menggunakan jari, cotton bud, atau pun kapas.

Selain minyak kelapa murni, Anda bisa juga menggunakan bawang putih atau bawang merah. Bawang-bawangan ini dapat memperbaiki gigi yang sudah keropos agar tidak jadi lebih parah. Dan, Anda bisa menggunakannya juga sebagai pencegahan. Caranya, oleskan bawang ke gigi keropos perlahan-lahan. Anda mungkin tidak suka dengan baunya, tapi cara ini benar-benar bekerja, kok.

Nah, itulah penyebab, ciri-ciri, dan sepuluh cara mencegah gigi keropos dari Bacaterus. Jaga kesehatan gigi Anda agar Anda tidak mengalami yang namanya gigi keropos, berlubang, apalagi patah. Karena, selain menyakitkan, penampilan juga jadi terganggu, kan?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Syuri
Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment