Bacaterus / Lifestyle / 10 Cara Mencegah Bullying pada Anak-anak dan Remaja

10 Cara Mencegah Bullying pada Anak-anak dan Remaja

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 November 2018

Bullying merupakan tindakan menyakiti, mengontrol, atau mendesak orang lain dengan menggunakan kekerasan fisik maupun psikis. Tidak hanya terjadi di dunia nyata saja, di era digital ini bullying juga bisa terjadi dalam dunia maya. Bahkan, korban bullying yang tertekan dan putus asa bisa berpotensi untuk mengakhiri hidupnya sendiri dengan bunuh diri.

Perlu Anda ketahui bahwa bullying bukan masalah sepele. Bullying adalah permasalahan serius karena dapat merusak psikologi seseorang dan mengakibatkan korban jiwa. Bagi Anda para orang tua yang memiliki buah hati yang masih anak-anak maupun remaja, cobalah melakukan cara mencegah bullying dari Bacaterus ini agar buah hati Anda tidak menjadi korban bullying.

10 Cara Mencegah Bullying

1. Edukasi Anak Mengenai Bullying

Edukasi Anak Mengenai Bullying Cara Mencegah Bullying

Memberikan pengetahuan mengenai bullying kepada anak adalah salah satu cara mencegah bullying yang paling ampuh. Sejak dini, Anda harus memberitahu anak mengenai pengertian, bahaya, dan dampak bullying.

Berikan mereka pengertian bahwa bullying adalah suatu tindakan yang salah dan hanya dilakukan oleh pecundang. Pengetahuan yang diberikan sejak dini akan mencegah anak menjadi pelaku maupun korban bullying.

2. Minta Anak untuk Berbicara Soal Bullying Kepada Anda

Minta Anak untuk Berbicara Soal Bullying Kepada Anda

Kebanyakan korban bullying tidak berani mengatakan bahwa dirinya sedang menjadi korban penindasan baik secara fisik maupun psikis. Mereka akan menyimpannya sendiri sehingga risiko depresi atau bunuh diri semakin besar.

Sebagai orang tua, Anda harus mengatakan kepada anak bahwa mereka harus berani berbicara mengenai bullying kepada Anda maupun orang lain yang bisa ia percaya. Support seperti ini akan mencegah anak menjadi korban bullying yang depresi. Ketika Anda mengetahui bahwa anak menjadi korban bullying, Anda bisa memberikan support agar mereka tidak menjadi down dan bangkit dari penindasan ini.

Mintalah anak untuk lebih peka terhadap kasus bullying yang ada di sekitarnya. Jadi, si anak akan memiliki kepedulian terhadap kawan atau orang lain di sekitarnya yang menjadi korban bullying. Setidaknya, anak akan bercerita kepada Anda mengenai bullying yang terjadi di sekitarnya. Dengan begitu, Anda pun bisa menolong korban bullying lainnya secara cepat.

3. Jalin Komunikasi yang Baik dengan Anak

Jalin Komunikasi yang Baik dengan Anak

Salah satu hal yang membuat anak diam ketika mereka menjadi korban bullying adalah karena takut untuk mengatakannya kepada orang tua dan keluarganya. Oleh karena itu, Anda harus menjalin komunikasi yang baik agar anak selalu terbuka kepada Anda

Ketika anak menjadi korban bullying, ia akan bercerita kepada Anda. Apabila anak sudah bercerita kepada Anda bahwa ia menjadi korban bully, segera ambil tindakan dengan berbicara kepada guru atau orang tua si pelaku bullying.

4. Bangun Karakter Anak Sejak Dini

Bangun Karakter Anak Sejak Dini

Cara mencegah bullying pada anak-anak dan remaja adalah membangun karakter mereka sejak dini. Korban bullying biasanya adalah sosok tertutup, pemalu, dan kurang pandai bergaul.

Sedari kecil, Anda harus mengajarkan sosialisasi pada anak agar mereka pandai bergaul. Mulailah mengajak anak berjalan-jalan di sekitar kompleks agar ia bisa bertemu dengan anak-anak seusianya dan menjalin pertemanan.

Karakter anak akan terbentuk sejak kecil. Apabila si anak pandai bergaul dan beradaptasi terhadap lingkungan yang baru, percayalah mereka tidak akan menjadi korban bully.

5. Tidak Melakukan Kekerasan Terhadap Anak

Tidak Melakukan Kekerasan Terhadap Anak

Kekerasan bukan hanya menyakiti secara fisik. Terkadang kata-kata kita yang keras dan cenderung kasar saat memarahi anak, bisa membuat dirinya menjadi pelaku bullying. Sebagai orang tua, sudah saatnya Anda memberikan contoh yang baik kepada anak. Apabila anak salah, tegur dia secara baik-baik, bukan dengan berteriak apalagi memukul fisiknya.

Bentuk sebuah keluarga yang tidak selalu menggunakan kekerasan. Kehangatan dan keharmonisan keluarga akan mencegah anak menjadi pelaku bully. Kehangatan yang ia peroleh di dalam keluarganya akan membentuk karakter dirinya saat bersosialisasi terhadap orang lain.

6. Berikan Perhatian Kepada Anak

Berikan Perhatian kepada Anak

Kasus bullying yang terjadi akhir-akhir ini biasanya dilakukan oleh anak-anak yang kurang perhatian dan tidak pernah merasakan keharmonisan keluarga. Pelaku bully akan mencari perhatian dan merasa kuat apabila sudah berhasil menindas orang lain.

Untuk mencegah anak terhindar dari aktivitas bully, orang tua harus memberikan perhatian kepada anak. Beberapa orang tua mungkin memiliki pekerjaan yang membuat mereka kurang memberikan perhatian kepada anak.

Oleh karena itu, orang tua wajib meluangkan waktunya untuk memberikan perhatiannya setiap hari. Jangan sampai anak merasa kehilangan perhatian dari orang tuanya dan mencari perhatian dengan membully orang lain.

7. Ajari Anak untuk Membela Diri

Ajari Anak untuk Membela Diri

Apakah saat ini anak Anda menjadi korban bully di sekolah atau lingkungannya? Belum terlambat bagi Anda untuk mengajarkan anak membela dirinya sendiri. Self defense atau pertahanan diri bisa berupa perlawanan apabila diri kita menjadi korban bully.

Setidaknya, ajarkan anak untuk tidak diam saja ketika dibully. Minimal ia harus memberitahukan orang terdekatnya atas perilaku bully yang ia terima. Cara mencegah bullying pada anak ini akan membuat anak jadi lebih berani bertindak dan tidak pasrah ketika dibully. Pelaku bully akan menyerah jika korbannya melawan dan tidak tinggal diam ketika ditindas.

8. Terbuka Kepada Anak

Terbuka Kepada Anak

Orang tua sering meminta anaknya untuk bercerita mengenai apapun tentang diri mereka, tetapi mereka sendiri selalu tertutup kepada anak dan menganggap mereka anak kecil yang tidak perlu tahu urusan orang dewasa.

Apabila anak Anda sudah cukup umur untuk mendengar permasalahan keluarga, tak ada salahnya jika Anda lebih terbuka kepada anak. Ajak mereka untuk terlibat saat harus memecahkan masalah keluarga. Keterbukaan Anda kepada anak akan membuat anak, khususnya para remaja, juga ikut terbuka kepada Anda, termasuk ketika ia menjadi korban penindasan di sekolah atau lingkungannya.

9. Jalin Relasi dengan Guru dan Teman Anak

Jalin Relasi dengan Guru dan Teman Anak

Cara mencegah bullying yang paling efektif adalah Anda harus menjalin relasi kepada guru dan teman-teman anak Anda. Setidaknya, jika anak tidak mau bercerita kepada Anda bahwa dia menjadi korban bully, guru atau teman-temannya yang mengetahui hal tersebut bisa memberitahu Anda.

Cara ini cukup efektif untuk mencegah dampak buruk dari bullying. Anda tidak akan terlambat mengetahui kabar ketika anak menjadi pelaku atau korban bully.

10. Tanamkan Jiwa Pemberani yang Benar

Tanamkan Jiwa Pemberani yang Benar

Adalah tugas orang tua untuk mendidik anaknya agar menjadi pemberani. Namun, perlu Anda garis bawahi bahwa berani yang dimaksud di sini adalah berani apabila kita tidak salah atau melanggar peraturan.

Didik anak agar menjadi berani sejak kecil, dimulai dari berani tampil di depan banyak orang, berani mengemukakan pendapat, sampai berani melawan penindasan. Dengan demikian, anak akan lebih berani melawan bully yang ia alami atau membantu korban bully lain yang ada di sekitarnya.

10 cara mencegah bullying pada anak-anak dan remaja ini bisa dilakukan oleh orang tua. Pastikan anak kita tidak menjadi pelaku atau korban bully. Apabila buah hati Anda sudah terlanjur menjadi korban bully, ajarkan anak untuk melawan rasa takutnya dengan 10 cara menghadapi bully di artikel ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment