Bacaterus / Food and Recipe / Tips Dapur / Inilah Cara Memutihkan Beras yang Jelek & Berkualitas Rendah

Inilah Cara Memutihkan Beras yang Jelek & Berkualitas Rendah

Ditulis oleh

Semakin murah beras, berarti semakin buruk kualitasnya. Untuk warga yang kurang mampu, tidak punya banyak pilihan melainkan membeli raskin. Beras raskin berbeda dengan beras berkualitas baik yang kekuningan alami, walaupun warnanya sama-sama kuning kusam.

Ciri-ciri raskin adalah bulirnya tidak utuh (bahkan banyak yang sudah bubuk), warnanya kekuningan, dan rasanya tawar. Tapi, bukan berarti raskin tidak layak, ya. Kualitas raskin adalah beras medium, kalau beras yang mahal berkualitas super. Jadi, bukan urusan memenuhi standar atau tidaknya, melainkan berbeda pada kualitas saja.

Tapi, masih ada orang yang beranggapan raskin itu beras jelek karena warnanya tidak seperti beras kebanyakan, yaitu putih bersih. Sehingga orang-orang pun berpikir, kiranya adakah cara memutihkan beras yang jelek? Sebenarnya ada, dan Bacaterus akan membahasnya sekarang. Tapi, sebelum itu, ketahuilah kenapa beras yang ada di pasaran umumnya berwarna putih.

Proses Mendapatkan Beras Putih

Proses Mendapatkan Beras Putih

* sumber: www.lampost.co

Pada dasarnya, semua beras itu tidak ada yang berwarna putih. Beras kita dapatkan dari padi. Proses penggilingan padi dimulai dari seed cleaner yang berfungsi untuk membersihkan gabah dari kotoran dan memisahkan gabah yang kosong (gabuk—tidak ada isinya). Selanjutnya, gabah akan melalui husker (mesin pemecah kulit). Di sini gabah akan dipisahkan dari kulitnya (sekam).

Setelah itu, hasil gilingan gabah tadi masuk ke separator (saringan) untuk memisahkan gabah yang belum terkelupas dengan yang sudah bersih. Gabah yang belum bersih akan dimasukkan kembali ke mesin hingga kulitnya terkelupas semua.

Nah, proses yang terakhir inilah yang membuat beras menjadi berwarna putih, yaitu polisher. Langkah ini berguna untuk membersihkan beras hasil pecah kulit dari kotoran/kulit arinya (dedak). Tingkat kebersihan beras bisa diatur sesuai standar pabrik/perusahaan yang mengelola. Sesudah melalui proses polish, beras pun siap dipasarkan.

Jadi, beras putih pada awalnya berwarna kekuningan, walaupun ada juga yang kemerahan/kecoklatan, tergantung bibitnya. Tapi, rata-rata bulir beras berwarna kekuningan. Sebenarnya beras yang seperti ini lebih banyak mengandung serat, mineral, dan vitamin daripada yang sudah dibersihkan (diputihkan). Tapi, mungkin karena telah terbiasa dengan tampilan beras yang putih bersih, orang jadi merasa kalau beras kuning itu kurang baik.

Biasanya, beras yang kekuningan ini tidak digiling oleh mesin, melainkan dengan cara tradisional, sehingga tidak melalui proses pemutihan. Mau bagaimanapun juga bentuk dan warnanya, beras adalah bakal nasi yang merupakan makanan pokok orang Indonesia. Beras yang paling umum dan laku dipasaran adalah beras putih, tapi ketahuilah kalau beras memiliki kualitas dan harga yang berbeda-beda.

Itulah kenapa ada beras yang harganya mahal dan ada yang murah, bahkan murah sekali seperti raskin. Mungkin beras raskin inilah yang digolongkan beras jelek oleh orang-orang, karena memang ketika di masak nasinya tidak terlalu pulen dan rasanya hambar.

Kira-kira, bagaimana caranya mengakali beras kekuningan supaya terasa nikmat dimakan? Pertama-tama, Anda perlu membeli beras dengan kualitas sedang. Untuk beras yang kualitasnya rendah seperti raskin tentu tidak akan senikmat beras mahal.

Tapi, jika masalahnya terletak pada warna beras yang kuning kusam, sebenarnya ada cara mudah untuk memutihkan beras. Namun, sebelum itu, mari kita simak dulu beberapa manfaat beras untuk tubuh.

Manfaat Beras

1. Bagus untuk Tulang dan Gigi

Bagus untuk Tulang dan Gigi

* sumber: nutrucation.com

Beruntunglah orang Indonesia karena makanan pokok kita adalah nasi. Soalnya, beras sangat bagus untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Beras yang sudah dimasak jadi nasi cocok dan bagus dikonsumsi oleh semua usia, terutama anak-anak. Beras mengandung kalsium, sehingga dapat mencegah osteoporosis serta menguatkan tulang dan gigi.

2. Mencegah Penyakit Saraf dan Otak

Mencegah Penyakit Saraf dan Otak

Penyakit saraf dan otak sangat berbahaya, sebut saja parkinson, epilepsi, alzheimer, demensia, dan masih banyak lagi. Dengan rutin mengonsumsi nasi, Anda bisa menurunkan risiko terkena penyakit-penyakit tersebut. Tentu saja Anda juga harus mengiringinya dengan mengonsumsi aneka makanan dan buah-buahan.

3. Mencegah Penggumpalan Darah

 Mencegah Penggumpalan Darah

Kebaikan beras yang selanjutnya adalah menjaga tingkat keenceran darah supaya tidak menggumpal/membeku. Sebagaimana telah diketahui secara umum, penggumpalan darah dapat menyebabkan banyak penyakit berbahaya. Darah yang menggumpal akan menghambat oksigen dan sari-sari makanan menyebar ke seluruh tubuh yang akhirnya dapat berubah menjadi penyakit berat seperti hipertensi dan jantung.

4. Mencerahkan Kulit

Memutihkan Kulit

Tidak hanya bermanfaat buat kesehatan tubuh, beras juga bagus untuk kulit. Salah satu manfaatnya adalah untuk mencerahkan kulit. Pastinya banyak banget orang yang mendambakan punya kulit putih dan cerah.

Daripada Anda melakukan perawatan di salon atau menggunakan produk pabrikan yang mengandung bahan kimia, lebih baik pakai cara alami saja. Anda bisa membuat lulur dan masker wajah dari beras. Artikel ini membahas cara membuat lulur secara alami.

5. Mengecilkan Pori-pori Kulit

Mengecilkan Pori-pori Kulit cara memutihkan beras yang jelek

* sumber: drsiew.com

Manfaat beras yang terakhir masih bersinggungan dengan kulit. Selain dapat mencerahkan, ternyata beras juga mampu mengatasi masalah pori-pori kulit wajah yang besar. Masalah pori-pori besar dapat sangat mengganggu, apalagi kalau Anda sangat peduli dengan penampilan wajah.

Ada berbagai cara untuk mengecilkan pori-pori wajah secara alami, mulai dari menggunakan tomat, pisang, dan bahan-bahan dari alam lainnya. Anda bisa juga melakukan eksfoliasi wajah dengan lulur yang dibuat dari beras. Sering membilas wajah dengan air cucian beras juga dapat membuat pori-pori mengecil sekaligus mencerahkan kulit wajah, loh.

Nah, itulah beberapa manfaat dan kegunaan beras. Sekarang, kembali ke pembahasan inti, yaitu cara memutihkan beras yang jelek. Cara yang akan Bacaterus share ini menggunakan bahan alami, sehingga dijamin aman dan tidak akan merusak beras. Karena bagaimanapun juga berasnya nanti akan Anda konsumsi, bukan?

Cara Memutihkan Beras yang Jelek

1. Cuci dengan Jeruk Nipis

Cara memutihkan beras yang jelek yang pertama adalah dengan mencucinya pakai jeruk nipis. Ketika Anda menuangkan air untuk mencuci beras, peras jeruk nipis ke dalamnya juga. Cucilah beras seperti yang biasa Anda lakukan. Langkah ini bisa dilakukan berulang hingga beras terlihat lebih putih.

2. Rendam dengan Jeruk Nipis

Rendam dengan Jeruk Nipis

* sumber: recipeland.com

Kalau cara memutihkan beras yang jelek ini memerlukan waktu “perendaman”. Tapi, medianya masih sama, yaitu air dan perasan jeruk nipis. Tuang air pada beras yang mau dimasak, tapi jangan terlalu banyak. Jumlah airnya tidak boleh sampai merendam air.

Setelah itu, tuang perasan jeruk nipis pada beras, lalu aduk rata. Diamkan beras selama 15 menit sebelum Anda bilas dan cuci berasnya hingga bersih. Jika sudah, maka beras pun siap Anda masak.

3. Tambahkan Jeruk Nipis saat Mengaroni Beras

Cara memutihkan beras yang jelek yang terakhir masih menggunakan jeruk nipis. Kali ini jeruk nipisnya akan kita tambahkan saat beras diaroni. Untuk Anda yang tidak mengerti, mengaroni beras berarti memasak beras terlebih dahulu di panci sebelum mengukusnya. Ini merupakan cara tradisional untuk memasak nasi (tidak pakai rice cooker).

Pada saat Anda mengaduk-aduk beras dan air, tambahkan pula perasan jeruk nipis ke dalamnya. Anda bisa melihat perbedaan warnanya ketika nasi tanak nanti. Selain menggunakan jeruk nipis, Anda bisa juga pakai lemon karena kedua buah itu sama-sama memiliki agen pemutih dan pencerah alami.

Ya, itulah pengetahuan singkat darimana beras putih berasal, manfaat beras, dan cara memutihkan beras yang jelek. Semoga informasi yang Bacaterus bagikan ini dapat menambah wawasan Anda. Jika Anda tahu trik lainnya untuk memutihkan beras, jangan ragu untuk share di kolom komentar, ya.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Syuri
Syuri, ’94 liner, make up enthusiast, smeraldo flower admirer, calico cat snuggler.

Leave A Comment