Bacaterus / Kucing / Inilah Tata Cara Memotong Kuku Kucing Sendiri di Rumah

Inilah Tata Cara Memotong Kuku Kucing Sendiri di Rumah

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kucing menggunakan kukunya untuk berbagai kegiatan. Contohnya seperti memanjat, menggaruk, menandai wilayah, mencabik makanan.. Tapi, kita tidak selalu bisa melihat kuku kucing, karena itu bisa ‘ditarik’ masuk ke dalam paws mereka yang lucu. Karena kuku-kuku itu disembunyikan sampai ketika sang kucing perlu menggunakannya, kadang orang tua kucing jadi kurang memerhatikannya.

Padahal, kuku kucing terus tumbuh, jadi kalau dibiarkan nanti akan kepanjangan. Selain mengganggu si meong beraktivitas, kuku yang terlalu panjang bisa patah lalu infeksi. Ada yang membedakan kucing rumahan dan kucing liar.

Kucing yang hidup di luar rumah bisa ‘memotong’ kuku mereka sendiri dengan menggaruk atau memanjat pohon. Tapi, buat kucing homey akan membutuhkan alat spesial seperti tiang garukkan kucing, yang tidak semua orang tua kucing miliki.

Kenapa Harus Potong Kuku Kucing?

* sumber: www.petful.com

Tapi, semua kucing, terutama kucing dalam ruangan, harus sesekali diperiksa kukunya untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat. Pentingnya memotong kuku kucing secara teratur adalah untuk mencegah kuku mereka tumbuh berlebihan.

Karena, kalau terlalu panjang, kuku kucing akan melengkung sehingga kalau ‘ditarik’ ke dalam tidak bisa seutuhnya. Hal ini menyebabkan kuku mereka bisa menyangkut di karpet, kasur, atau permukaan lunak lainnya.

Untuk itu, kamu, sebagai orang tua yang baik, harus perhatian dengan anakmu, ya! Sekarang, Bacaterus mau share cara memotong kuku kucing sendiri di rumah tanpa perlu ke pet shop untuk grooming. Sebenarnya caranya tidak sulit, tapi buat beberapa orang mungkin akan takut duluan karena khawatir si meong balik mencakar.

Cara Memotong Kuku Kucing dengan Benar

Sekarang kita masuk ke pembahasan utama, yaitu cara meni-pedi kuku kucing yang baik. Kalau kucingmu bisa langsung kooperatif dalam percobaan pertama, berarti kamu beruntung.

Tapi, ada juga kasus di mana kucing memberontak dan menunjukkan tanda-tanda stres, yang membuat kamu ikut pusing. Untuk itu, dari jauh-jauh hari, ada hal yang perlu kamu lakukan supaya mereka tidak kabur saat melihat gunting kuku.

1. Biasakan Menyentuh Kakinya

*Sumber: https://www.pinterest.ch/pin/387520742935250610/

Kamu harus sering menyentuh kakinya supaya si miaw terbiasa. Caranya, dengan lembut, ambil salah satu paw kucing dengan jari-jari kamu. Pijat-pijat kaki mereka (tidak lebih dari tiga detik). Kalau si kucing menarik kakinya, jangan ditahan, ikuti saja gerakannya.

Jika ia masih ‘memberikan kepercayaan’ dengan tanda kakinya masih menempel dengan tanganmu, pijat-pijat lagi tapi sambil agak ditekan ujungnya untuk mengeluarkan kuku mereka. Lakukan beberapa kali, lalu lepaskan kakinya dan beri dia pujian dan hadiah (bisa snack, makanan, minuman, apapun itu terserah kamu).

2. Siapkan Nail Trimmer

Tentunya, untuk memotong kuku kucing, kamu harus sudah punya nail trimmer. Yang membuat pusing, ada banyak sekali tipe gunting kuku hewan di pasaran. Ada scissor-type trimmer yang bentuknya seperti gunting, biasanya digunakan pada hewan berukuran kecil. Terus, ada gunting kuku khusus kucing dan anjing. Ini merupakan gunting kuku profesional seperti yang digunakan oleh dokter hewan.

Lalu, ada ada gunting kuku guillotine-style yang dianggap sebagai clipper kelas pro, tapi mudah digunakan juga seperti gunting kuku lainnya. Sedangkan clipper bernama dremel kurang disarankan karena ini menciptakan bunyi dan ada sensasi getarannya, yang mana banyak kucing tidak menyukai alat yang berisik dan bergetar.

Gunting kuku manusia juga bisa digunakan, kok. Kelebihannya adalah kamu sudah terbiasa menggunakannya, jadi tidak awkward lagi.

3. Biasakan Kucing dengan Clippers

* sumber: www.petmd.com

Biasakan juga memperlihatkan bentuk, suara, dan cara kerja gunting kuku pada kucing sebelum melakukannya. Jadi, jangan langsung terjun praktik, ya! Ada cara unik untuk membiasakan si meong dengan gunting kuku, nih. Kamu akan membutuhkan spageti mentah. Kalau belum dimasak, spageti kan keras dan panjang, teksturnya kurang lebih mirip dengan kuku mereka.

Jadi, kamu pangku kucing, lalu pegang kaki mereka dan pijat-pijat seperti biasa. Nah, terus keluarkan spageti mentah (tidak perlu panjang, secukupnya saja) lalu pegang di samping kaki kucing. Kamu guntingin, deh, spagetinya.

Nanti si kucing jadi terbiasa dengan gerak-gerik kamu, bentuk gunting kuku, dan suara yang dihasilkan. Psst, akan lebih baik kalau kamu membiasakan hal ini sejak mereka masih kecil, jadi pas sudah besar tidak takut lagi.

Langkah-Langkah Memotong Kuku

Setelah membiasakan kucing dengan gelagat memotong kuku, sekarang waktunya kamu praktik betulan. Yuk, mari memotong kuku kucingmu ditemani Bacaterus!

1. Atur Mood Kucing

Selalu, inilah yang harus menjadi patokan awal, yaitu mood kucing. Kalau si bola bulu sedang bad mood, jangankan memotong kuku, kamu memanggilnya saja paling dipelototin. Pilih kursi/sofa yang nyaman di ruangan yang tenang. Atau, tempat kamu biasa duduk-duduk bersama si miaw.

Harus di dalam ruangan, ya, jangan di luar rumah. Jangan sampai ada sesuatu yang mendistraksi kucing seperti burung terbang, motor lewat, dll yang bisa membuat meong tiba-tiba bangkit saat kamu sedang memotong kukunya.

Pokoknya buat kucing relax bahkan mengantuk akan lebih baik lagi. Hafalkan jam-jam tidur siang kucingmu, ya. Tenang saja, kucing sering tidur siang, kok, sampai berkali-kali. Biasanya mereka mengantuk setelah makan gitu, genks..

2. Tenangkan Kucing

* sumber: www.pinterest.ch

Menjaga kucing tetap tenang akan menjadi tantangan kamu yang selanjutnya. Kalau kucingmu tipe kucing yang pasrah dan legowo, mau diapain juga tak pernah komplain, kamu tinggal baringkan saja ia dipangkuan. Angkat satu per satu kaki kucing yang kukunya mau dipotong.

Kalau si meong ‘aktif’, kamu bisa memanfaatkan handuk tebal, bantal, atau mungkin kardus! Gunakan untuk membungkus kucing agar mereka tak bisa bergerak (tapi, jangan terlalu erat juga, ya). Bungkus kucing dengan handuk mandi yang tebal. Tapi, sisakan kaki-kakinya atau keluarkan saja satu kaki yang kukunya mau diguntingi. Ini akan menenangkan mereka sekaligus memudahkan kamu.

Metode dua orang juga bakal sangat membantu, loh. Misalnya kucingnya kamu baringkan di meja, satu orang memegangi leher kucing dan kamu memotong kukunya.

3. Jangan Potong Terlalu Dalam

* sumber: bowwowinsurance.com.au

Kuku kucing memang terlihat sangat panjang karena melengkung, tapi bukan berarti kamu bisa memotong semuanya hingga habis, loh! Ada bagian yang bernama quick yang berwarna pink, itu adalah tempat pembuluh darah dan saraf. Jadi, JANGAN potong area ini! Gunting kuku mereka yang berwarna putih saja, yang menonjol keluar dari cakar.

Ingat, lebih baik kamu potongnya kurang panjang daripada kependekan. Jika kamu tidak sengaja mengenai quick, pendarahan bisa dihentikan dengan antihemorrhagic, yaitu agen/zat yang memicu hemostasis (penghentian pendarahan). Jadi, siapkan dulu produk antihemorrhagic seperti Styptic Pencil, Kwik Stop, dll di dekatmu saat mau menggunting kuku kucing.

Tapi, kalau kamu memotong kukunya kependekan dan ada sedikit darah, sebenarnya itu bisa berhenti sendiri dalam beberapa menit. Jadi, kamu tidak perlu terlalu khawatir. Yang harus kamu rasakan adalah rasa bersalah.

Kalau si kucing kaget dan kabur (itu wajar, maklumi saja) misalnya ke kolong kasur, ya sudah biarkan saja. Selain kaget, kucingmu pasti merasa sakit, bete, dan marah. Jangan paksa ia keluar, tunggu saja biar keluar sendiri kalau sudah tidak pundung.

4. Apa yang Sebaiknya Tidak Dilakukan

* sumber: grubbycat.com

Jangan memaksakan. Jika semua ini tidak berjalan lancar, tunggu lah beberapa saat atau besok-besoknya lagi saja. Jangan marahi kucing ketika ia bertindak defensif. Ini juga berlaku untuk kamu. Kalau kamu sedang terburu-buru, ikut terbawa tidak mood karena si meong kabur-kaburan, sudah itu alamat tidak benar.

Oh ya, ada satu hal yang terdengar seperti kemudahan untuk kamu tapi malapetaka untuk kucing, yaitu declaw. Ini adalah metode amputasi kuku alias cakar kucing. Ini sangat berbahaya buat kesehatan kucing, loh! Jadi, janganlah kamu bahkan untuk berpikir sekalipun men-declaw kuku kucingmu, ya.

5. Atur Jadwal Potong Kuku

* sumber: www.123petsoftware.com

Jadi, seberapa sering kamu harus memotong kuku kucing? Sekiranya setiap 10 hari-2 minggu, atau 6-8 minggu sekali, kuku kucing harus dipotong.

Tapi, jika kucing yang sudah tua atau penyakitan biasanya kukunya tidak terlalu cepat panjang, sehingga bisa dicek dua bulan sekali saja dan hanya potong kuku mereka jika diperlukan. Kucing yang rematik atau lebih tua harus diperiksa kucingnya setiap 2 bulan dan dipangkas jika perlu.

Memotong kuku kucing di rumah membutuhkan kucing yang mau (sukarela) dan orang tua kucing yang sabar serta telaten. Jika kucing kamu menolak, carilah bantuan groomer atau dokter hewan. Namun, perlu dijadikan pertimbangan juga kalau tempat groomer atau lingkungan dokter hewan berbeda dengan rumahmu.

Jadi, perilaku kucing di dokter hewan mungkin tidak sama dengan yang terjadi di rumahmu. Ada kucing yang lebih takut di dokter hewan, tapi ada juga yang lebih jinak. Jadi, tentukan mana yang terbaik buat kucingmu saja, ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *