Bacaterus / Telur / Cara Memisahkan Kuning Telur dengan Mudah dan Simpel

Cara Memisahkan Kuning Telur dengan Mudah dan Simpel

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Telur, kita tidak bisa memisahkannya dari kehidupan. Sarapan? Goreng telur. Buat kue? Kita butuh telur. Selain kita akan selalu membutuhkannya, telur mudah ditemukan dan harganya murah. Bagian terbaiknya, rasa telur sangatlah enak.

Dalam beberapa resep, terkadang kita tidak membutuhkan seluruh bagian telur. Ada yang cuma pakai putihnya saja dan ada juga yang butuh kuningnya saja. Dan, seringkali orang bingung bagaimana cara memisahkan antara kuning dan putih telur. Pada kesempatan ini, Bacaterus mau berbagi tips dan cara jitu untuk memisahkan putih dan kuning telur. Yuk, disimak!

Cara Memisahkan Kuning Telur

Ada banyak cara memisahkan kuning telur dan putih telur, bisa pakai cara manual pakai tangan dan ada juga menggunakan alat. Bagaimana caranya? Simak ulasan berikut ini.

1. Dinginkan Telur

Ini opsional, tapi lebih baik Anda mendinginkan telur lebih dulu jika berniat untuk memisahkan putih dan kuningnya. Mendinginkan telur akan membuat kuningnya lebih “tetap” dibandingkan dengan telur yang dibiarkan di suhu ruangan, karena telur yang hangat lebih runny.

2. Siapkan Dua Mangkuk atau Lebih

Mungkin orang-orang berpikir akan membutuhkan dua mangkuk saja, yaitu untuk putih dan kuning telur. Tapi idealnya, Anda akan membutuhkan tiga mangkuk. Ya, terlihat banyak tapi inilah jumlah yang tepat. Satu mangkuk untuk kuning telur, satu untuk putih telur, satu untuk kuning telur yang pecah (gagal, kuning dan putihnya sudah tercampur dan tidak bisa dipisah lagi).

Anda bisa juga menyediakan satu mangkuk lagi untuk cangkang telur, tapi jika itu berlebihan untuk Anda, ya tidak usah. Anda selalu bisa langsung membuang cangkang telur ke tempat sampah. Jadi, sebelum memulai memecahkan telur, pastikan sudah ada tiga mangkuk di depan Anda (untuk putih telur usahakan mangkuknya lebih besar).

3. Pecahkah Telur

* sumber: www.today.com

Saatnya memecahkan telur! Pecahkan telur seperti biasa, di tengahnya. Untuk mencegah retakan telur agar tidak berantakan dan pecahan cangkangnya masuk ke dalam telur, pecahkanlah telur dengan lembut. Anda bisa juga memecahkannya menggunakan sudut meja dapur alih-alih ke mangkuk, karena sudut meja lebih tajam, jadi akan memberikan retakan yang rapi.

4. Memisahkan Telur dengan Tangan

* sumber: thepioneerwoman.com

Sekarang kita sudah memasuki metode memisahkan kuning telur. Cara yang pertama adalah memisahkan kuning telur dengan tangan. Pastikan tangan Anda bersih, ya. Cuci tangan dulu pakai air hangat atau air mengalir dan sabun tanpa parfum, ya, karena aromanya bisa menempel di tangan dan nanti berpindah ke telur.

Selain untuk menghilangkan bakteri dan kotoran, mencuci tangan juga akan menghilangkan minyak yang pasti selalu ada di kulit Anda. FYI, minyak dapat membuat putih telur menggumpal. Jadi, mencuci tangan sangatlah penting dalam metode ini. Pecahkan telur lalu taruh di telapak tangan Anda yang sudah bersih. Biarkan putih telurnya menetes melalui sela jari Anda ke dalam mangkuk.

Jika sudah bersih, maksudnya semua putih telur sudah mengalir ke mangkuk, pindahkan kuning telur ke mangkuk lainnya. Anda bisa juga memecahkan telur ke dalam mangkuk, lalu ambil kuning telurnya dengan hati-hati.

Metode ini memerlukan tiga mangkuk, yaitu mangkuk untuk memecahkan telur pertama kali, mangkuk untuk kuning telur dan mangkuk untuk putih telur. Dengan metode ini, Anda akan mendapatkan kuning telur yang bundar sempurna. Cara ini juga merupakan yang tercepat, loh!

5. Memisahkan Telur dengan Cangkangnya

* sumber: thepioneerwoman.com

Ini merupakan cara emak-emak memisahkan kuning telur, betul tidak? Memisahkan putih dan kuning telur menggunakan cangkang agak ribet, tapi entah kenapa lebih sering dipilih orang-orang. Pertama-tama Anda harus memecahkan telur tepat di tengah, dan pastikan retakannya sempurna (lurus tidak bengkok-bengkok terlalu banyak).

Buang sedikit putih telur ke mangkuk. Ketika dirasa kuning telurnya mau jatuh, pindahkan ke cangkang telur satunya lagi, lakukan berulang-ulang sambil membuang putih telurnya ke mangkuk. Anda akan membutuhkan beberapa kali bolak-balik untuk mendapatkan kuning telurnya saja.

Hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk metode ini: waktu. Membolak-balikkan telur ke cangkang satu lalu pindah lagi ke cangkang lainnya memakan waktu lama. Lalu, retakan telur juga bisa merusak kuning telur dan membuatnya pecah.

Dan lagi, yang terpenting, cara ini paling tidak higienis. Praktisi kesehatan di Amerika Serikat dan Australia menyarankan untuk menghindari cara ini, karena bakteri di cangkang telur seperti salmonella dapat berpindah ke telur.

Cara mengatasinya, Anda bisa memasak telur (baik kuningnya dan putihnya) yang telah melalui metode ini hingga matang agar bakteri mati. Jika Anda berencana memakannya mentah atau setengah matang, sebaiknya hindari metode pemisahan kuning telur ini.

6. Memisahkan Telur dengan Egg Separator

* sumber: thepioneerwoman.com

Egg separator adalah alat yang memudahkan untuk memisahkan kuning telur. Alat ini tersedia di toko serba ada, supermarket, toko peralatan dapur dan juga di toko online. Egg separator ada berbagai macam bentuknya, tapi bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu yang berbentuk “cangkir” berlubang dan alat pengisap.

Untuk cangkir berlubang juga ada bermacam-macam bentuk dan bahan, ada yang dari plastik dan ada juga yang dari stainless steel. Cara menggunakannya sangat mudah, Anda tinggal memecahkan telur ke dalam egg separator (pastikan di bawahnya sudah ada mangkuk), lalu tunggu hingga putih telurnya jatuh semua.

Untuk alat penghisap biasanya berbentuk lucu-lucu, ada yang bentuk ikan, bulatan biasa, semua dengan corong yang besar untuk “melahap” kuning telur. Cara menggunakannya agak membuat deg-degan. Pecahkan telur ke dalam piring, lalu tekan alat pengisap agar tak ada udara di dalamnya.

Posisikan alat di depan kuning telur, dan lepaskan alatnya agar dia menghisap kuning telur. Untuk mengeluarkan kuning telurnya jangan pencet lagi alatnya, nanti telurnya pecah! Cukup tuangkan saja ke mangkuk nanti telurnya keluar sendiri (karena lubang mulutnya besar).

7. Memisahkan Telur dengan Botol Plastik

Cara ini sangat mirip dengan egg separator yang berbentuk ikan. Well, cara kerjanya sama hanya alatnya saja yang berbeda, yang ini lebih sederhana dan tidak perlu Anda sengaja beli, hehe. Tata caranya pun sama, pecahkan telur ke piring, lalu sedot kuning telur dengan sedikit menekan botol plastik lalu lepaskan. Nanti kuning telurnya bakal masuk ke dalam botol.

Metode ini lebih murah meriah karena Anda bisa menggunakan botol bekas (asal bersih). Lalu, Anda bisa mengambil banyak kuning telur secara bersamaan tanpa takut pecah. Kalau pakai egg separator belum tentu bisa, karena biasanya egg separator berukuran kecil, jadi kalau ditumpuk dengan kuning telur lainnya takutnya pecah. Apalagi Anda harus sedikit memencet alatnya ketika menyedot kuning telur, bukan?

8. Memisahkan Telur dengan Corong

* sumber: thriftstorecowgirl.wordpress.com

Anda tak perlu membeli alat khusus untuk memisahkan kuning telur, memanfaatkan barang-barang di dapur pun bisa menjadi solusi. Di rumah Anda ada corong plastik yang biasa dipakai untuk membantu memasukkan cairan ke plastik atau ke botol? Nah, Anda bisa memanfaatkannya untuk memisahkan putih dan kuning telur!

9. Memisahkan Telur dengan Sudip Berlubang

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=9yR1sFp7yzA

Kurang lebih metodenya sama dengan cara di atas, yaitu memanfaatkan barang dari dapur. Kali ini Anda akan membutuhkan sudip berlubang (lihat gambar di atas).

Menyimpan Sisa Telur

* sumber: thepioneerwoman.com

Kadang ada sisa telur yang tak terpakai karena tidak ada di resep, biasanya itu adalah putih telurnya. Lalu, akan diapakan si putih telur sisa ini?

Putih telur dapat didinginkan selama beberapa di lemari es, tapi lebih baik jika dibekukan di freezer. Caranya, tuang putih telur ke dalam ice tray (nampan es batu).

Setelah beku, keluarkan dari ice tray dan simpan putih telur beku di freezer bag (lebih kuat dari zip-top plastic, jadi cocok dibekukan). Beri label di setiap bungkusnya supaya Anda tahu kapan telurnya jadi tidak bagus lagi. Jangan lupa thaw atau cairkan dulu telur sebelum dimasak, ya.

Lalu, bagaimana dengan kuning telur? Sebenarnya bagian ini harus segera dikonsumsi setelah dipisah dengan putihnya. Tapi, kalau mau disimpan juga bisa, sih, bertahan di kulkas selama beberapa hari. Untuk menyimpannya, beri sedikit air untuk mencegah kuning telur mengering.

Ya, itulah tadi berbagai macam cara memisahkan kuning telur dari putih telur. Kalau Anda punya cara lainnya yang lebih efektif, bisa ceritakan pengalamannya di kolom komentar, ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *