Bacaterus / Buah / 8 Cara Memilih Semangka yang Manis dan Sudah Matang

8 Cara Memilih Semangka yang Manis dan Sudah Matang

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 Januari 2019

Anda pasti setuju kalau kami mengatakan bahwa semangka adalah buah yang segar dan banyak peminatnya. Ya, semangka adalah buah dengan kandungan air yang sangat banyak. Makan beberapa potong buah semangka saja bisa melepas dahaga karena air di dalam semangka bisa menyegarkan tenggorokan.

Agar semakin puas saat menyantap semangka, cobalah untuk membeli semangka utuh sendiri. Saat ini, bukan cuma semangka merah saja yang dijual di pasaran, tapi ada juga semangka kuning (semangka dengan daging buah berwarna kuning) dan semangka inul (semangka pepaya hibrida yang bentuknya lonjong). Anda bisa memilih jenis semangka yang Anda sukai.

Supaya tidak salah dalam memilih semangka, Bacaterus punya tips dan cara memilih semangka yang manis dan matang. Yuk, langsung saja kita bahas cara-caranya satu persatu.

8 Cara Memilih Semangka yang Manis

1. Bercak Kuning pada Kulit

Bercak Kuning pada Kulit Cara Memilih Semangka yang Manis

Sebagian orang mengira bahwa cara memilih semangka yang manis adalah dengan memilih semangka berwarna hijau tua yang cenderung gelap. Mereka berpikir bahwa semakin gelap warna kulit semangka, maka itulah ciri-ciri semangka matang. Padahal, semangka yang manis adalah yang di kulitnya terdapat bercak atau spot berwarna kuning.

Bagian berwarna kuning ini adalah petunjuk bahwa semangka matang di atas tanah. Ingat, warna bercak tersebut harus kuning, bukan orange atau putih.

2. Tanda Jaring Coklat di Kulit

Tanda Jaring Coklat di Kulit

Ketika sedang mengamati semangka, seringkali kita menemukan tanda jaring yang tampak melekat cukup dalam pada semangka. Jika menemukan semangka dengan kulit yang seperti ini, banyak orang yang langsung mengembalikan semangka dan memilih semangka yang berkulit mulus. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tanda jaring coklat di kulit semangka adalah pertanda bahwa daging buahnya manis?

Tanda jaring coklat pada kulit semangka berasal dari penyerbukan lebah pada semangka. Semakin banyak penyerbukan di semangka, maka semakin manis rasa semangka tersebut. Jadi, kalau Anda menemukan semangka dengan tanda jaring coklat di kulitnya, bisa dipastikan bahwa semangka tersebut rasanya manis.

3. Amati Bentuk Semangka

Amati Bentuk Semangka

Semangka Inul alias semangka pepaya hibrida memiliki kadar air yang lebih banyak dibanding semangka bulat. Akan tetapi, rasa Semangka Inul tidak lebih manis dibanding semangka yang bentuknya bulat. Semangka berbentuk bulat diklaim memiliki kandungan air yang tidak lebih banyak dari semangka lonjong, tapi rasa manisnya lebih terasa.

Para petani semangka juga memberikan julukan pada semangka berdasarkan bentuknya. Semangka yang lonjong disebut sebagai semangka laki-laki, sedangkan semangka bulat disebut sebagai semangka perempuan. Nah, kalau Anda lebih suka semangka “laki-laki” atau “perempuan”, nih?

4. Tangkai Kering Tanda Semangka Sudah Matang

Tangkai Kering Tanda Semangka Sudah Matang

Buah semangka memiliki tangkai di bagian atasnya. Cara memilih semangka yang manis dan matang ternyata bisa dilakukan dengan mengamati bagian tangkainya. Tangkai yang tampak kering artinya semangkanya suda matang. Sebaliknya, jika tangkai masih hijau kemungkinan besar semangka terlalu cepat dipanen sehingga tidak matang saat berada di pohon.

Jika memungkinkan, Anda bisa menilai kematangan semangka dengan mencabut tangkai. Apabila tangkai semangka bisa dicabut dengan mudah, artinya semangka sudah matang. Kalau tangkai semangka sulit dicabut, semangka tersebut belum matang sempurna dan tidak manis jika langsung dikonsumsi saat itu juga.

5. Hindari Semangka dengan Bercak Putih

Hindari Semangka dengan Bercak Putih

Jika bercak kuning di kulit semangka adalah pertanda bahwa semangka memiliki rasa manis dan kematangan yang baik, maka semangka dengan bercak putih adalah tanda bahwa buah tidak memperoleh sinar matahari yang cukup saat ditanam.

Kalau semangka tidak memperoleh sinar matahari yang cukup, kemungkinan besar semangka belum sepenuhnya matang dan keburu dicabut. Semangka yang belum sepenuhnya matang tidak akan memberikan rasa manis yang sempurna meskipun kandungan air di dalamnya cukup tinggi.

6. Tepuk-Tepuk Buah Semangka

Tepuk-Tepuk Buah Semangka

Masih ingat dengan cara memilih kelapa muda yang bagus? Kali ini, Bacaterus akan memberikan cara memilih semangka yang manis dan matang. Cara yang digunakan hampir sama ketika Anda memilih kelapa muda. Ambil sebuah semangka utuh, lalu tepuk-tepuk seluruh bagian luar semangka.

Ketika menepuk semangka dan bunyinya tidak terlalu nyaring, artinya semangka tersebut sudah matang dan memiliki kadar air yang cukup banyak. Sedangkan apabila saat ditepuk Anda merasakan bagian dalamnya nyaring dan bergetar, itu adalah ciri semangka yang terlalu muda.

Jika saat menepuk semangka Anda mendengar suara “puk puk” yang cukup keras, itu artinya semangka sudah terlalu matang sehingga rasa manisnya pun berkurang.

7. Pilih Semangka dengan Garis Hijau Tua

Pilih Semangka dengan Garis Hijau Tua

Selain melihat apakah di kulit semangka terdapat bercak kuning atau tidak, Anda juga harus mencermati warna garis pada semangka. Ciri-ciri semangka matang bisa dilihat dari warna garis di kulit semangka. Semakin gelap dan tajam warna garis tersebut, artinya semangka itu memiliki rasa yang manis.

Garis pada kulit semangka yang berwarna hijau tua juga merupakan tanda bahwa daging semangka berwarna merah cerah. Jadi, pilihlah semangka yang sudah matang agar saat dimakan rasanya terasa manis dan segar.

8. Ukuran Besar atau Kecil Tidak Menjamin Rasa Manis

Ukuran Besar atau Kecil Tidak Menjamin Rasa Manis

Apakah Anda sering memilih semangka dengan ukuran terbesar sembari berharap memperoleh semangka yang manis? Tinggalkan kebiasaan tersebut karena rasa manis yang terkandung di dalam semangka tidak ada hubungannya dengan ukuran semangka.

Sebaiknya, pilih semangka dengan ukuran rata-rata. Walaupun cara ini tidak menjamin Anda benar-benar mengetahui rasa manis di daging buahnya, tetapi tak ada salahnya untuk mencoba cara ini, bukan?

Cara Menyimpan Semangka yang Benar

Cara Menyimpan Semangka yang Benar

Setelah mengetahui cara memilih semangka yang manis dan matang, Bacaterus akan memberikan informasi mengenai cara menyimpan buah yang benar, khususnya untuk buah semangka. Kadang-kadang setelah memotong beberapa bagian semangka ternyata masih ada bagian yang tersisa. Bagian yang tersisa ini biasanya segera disimpan di kulkas.

Nah, untuk menjaga agar semangka tetap segar dan nikmat saat dimakan, simak beberapa petunjuk penyimpanan semangka yang benar berikut ini:

  • Hindari Suhu yang Terlalu Dingin

Hindari menyimpan semangka di bawah suhu 4oC di dalam kulkas (freezer). Suhu ini terlalu rendah sehingga dapat membuat daging semangka menjadi kering dan lama kelamaan bisa rusak.

  • Simpan Semangka yang Belum Matang di Suhu Ruang

Semangka yang belum dipotong bisa disimpan di dalam suhu ruang saja. Apalagi jika semangka tersebut belum matang di pohonnya. Simpan saja di suhu ruangan selama beberapa hari karena semangka tersebut akan matang secara alami.

  • Bungkus Semangka

Bungkus semangka yang sudah dipotong dengan plastic wrap sebelum disimpan di kulkas. Pasalnya, semangka adalah buah yang mudah terkontaminasi dengan aroma bahan makanan lain di dalam lemari es. Untuk menjaga cita rasa dan aroma semangka, bungkus saja semangka yang sudah dipotong dengan plastic wrap.

Itulah serba-serbi cara memilih semangka yang manis dan matang. Cara ini bisa dipakai untuk memilih semangka tanpa biji atau semangka kuning. Dapatkan semangka yang rasanya manis agar lebih nikmat saat dimakan. Ingat, pilih sendiri buah semangka Anda untuk memperoleh semangka yang terbaik.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar