bacaterus web banner retina
Bacaterus / Makanan / Buah-Buahan / Begini 9 Cara Memilih Kurma Agar Awet Disimpan Lama

Begini 9 Cara Memilih Kurma Agar Awet Disimpan Lama

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 30 Maret 2021

Saat Ramadhan tiba, kurma menjadi makanan primadona. Buah yang identik dengan negara Arab ini kerap diburu oleh pelanggan. Tak jarang ada pelanggan yang membeli kurma dalam jumlah yang banyak untuk disimpan sebagai persediaan selama Ramadhan. Sebenarnya kurma bukanlah buah musiman. Pasalnya kurma bisa kita temukan kapan saja. Hanya saja harganya memang berbeda. 

Mempunyai stok kurma di rumah memang memudahkan, tetapi penyimpanannya harus diperhatikan. Cara menyimpan kurma agar awet bergantung pada jenis kurma yang kita beli. Jenis kurma ada yang berkualitas baik ada pula yang kualitasnya rendah. Ini dia cara-cara memilih kurma yang benar agar awet disimpan dalam waktu beberapa lama.

1. Ketahui Jenis-Jenis Kurma

Buah kurma terdiri dari tiga jenis. Ada kurma kering, kurma basah dan kurma mengkal yang baru setengah matang. Masing-masing kurma ini mempunyai umur penyimpanan yang berbeda-beda. Tempat penyimpanannya pun mempengaruhi daya tahan kurma.

Kurma yang masuk ke dalam kategori kurma basah biasanya berasal dari jenis sukari dan turnish. Masa penyimpananannya tidak begitu lama.

Jika disimpan di chiller, kurma basah bisa bertahan kurang lebih selama satu bulan. Namun, jika disimpan di dalam freezer, umur penyimpanannya bisa lebih lama, yaitu bisa mencapai enam bulan.

Kurma kering mempunyai masa penyimpanan yang lebih lama, yakni bisa sampai satu tahun. Asal cara dan wadah penyimpanannya tepat, kurma bisa awet.

Nah, jika kamu akan menyimpan kurma, sebaiknya jangan satukan kurma yang berbeda jenis di dalam wadah yang sama. Ini menyebabkan kurma yang semestinya awet bisa jadi cepat berjamur karena kurma lain yang tidak bisa disimpan lama.

2. Kenali Tampilan Fisik Kurma

Hal selanjutnya yang harus kamu ketahui dari kurma ketika akan menyimpannya adalah memperhatikan tampilan fisik kurma. Jenis kurma basah biasanya lebih lengket karena ada cairan gula dan sirup yang membalut buah kurma. Namun, permukaan kurma tidak menjadi keras.

Hindari membeli kurma yang kulitnya sudah mengkerut. Kerutan yang banyak pada bagian kulit kurma menandakan kurma telah lama disimpan.

Jika kamu menemukan buah kurma yang sudah mengkerut kulitnya, sebaiknya tidak kamu jadikan sebagai persediaan makanan di rumah. Kurma seperti ini sebaiknya kamu konsumsi langsung.

Namun, jika kamu mencari kurma untuk persediaan, pilih kurma dengan kulit ari yang masih menempel dengan baik. Itu menandakan kondisi kurma yang masih segar. Kurma itulah yang harus kamu pilih.

3. Perhatikan Warna Kulit Kurma

Kurma pada umumnya mempunyai warna merah, kuning dan cokelat kehitaman. Ciri dari warna kurma berkualitas baik biasanya mempunyai warna yang merata dan tidak ada bagian buah yang rusak.

Apabila kamu menemukan kurma dengan ciri warna seperti yang telah disebutkan di atas, itu tandanya kurma tersebut masih segar.

Ada pula kurma yang memang warnanya gelap kehitaman. Jika kamu menemukan warna kurma seperti ini kamu bisa perhatikan bentuk kulitnya. Kurma yang masih segar ditandai dengan kulit ari yang utuh dan tidak keras meskipun warna asli kurmanya memang gelap.

4. Perhatikan Kristal Gula pada Kurma

Kurma biasanya dijual setelah melalui proses pengeringan. Oleh sebab itu, kurma mengandung kadar gula yang tinggi. Kadar gula dalam kurma yang sudah diproses ini ditandai dengan bercak putih yang berasal dari gula yang mengkristal.

Kurma yang masih segar dan bagus hanya memiliki sedikit bercak berwarna putih di bagian permukaan kulitnya. Apabila bercak tersebut tidak begitu kentara, kurma masih segar dan belum disimpan lama.

Namun, jika kamu menemukan banyak bercak putih di antara kristal kulit kurma dan kulitnya sudah mengeras itu tandanya kurma sudah lama tersimpan. Buah kurma yang seperti ini tidak akan baik jika disimpan lebih lama lagi.

Ini sangat penting diperhatikan terlebih ketika kamu membeli kurma curah. Sebaiknya hindari membeli kurma yang mempunyai kulit keras.

Jenis kurma yang mempunyai kulit berlapis gula adalah kurma sukari atau kurma raja. Kurma ini mempunyai rasa yang nikmat dan daging buahnya yang empuk. Kulit buahnya pun tidak keras sama sekali.

5. Perhatikan Tekstur kurma

Ciri dari buah kurma yang masih segar adalah buahnya yang kenyal dan ukurannya yang besar. Namun, jika ada buah kurma yang berkerut dan daging buahnya masih kenyal, itu menandakan buah kurma masih segar.

Kurma yang berkualitas baik akan terlihat solid dan warnanya masih segar mengkilap. Salah satu jenis kurma yang memiliki ciri-ciri seperti itu adalah kurma jenis khalas. Kurma khalas diproduksi oleh Date Crown. Kurma merek ini beredar luas di pasaran.

Baca juga: Ini Dia Cara Konsumsi Sari Kurma yang Benar dan Berkhasiat

6. Perhatikan Aroma Kurma

Buah yang dikeringkan yang kondisinya masih bagus biasanya mempunyai aroma yang segar dan enak ketika dicium. Termasuk buah kurma. Buah kurma memiliki aroma yang sedap. Dan buah yang masih segar akan mengeluarkan aroma manis yang segar dan tidak menusuk.

Jika kurma berbau asam menyengat itu tandanya kurma sudah tidak segar dan kualitasnya sudah tidak bagus lagi. Ini bisa diaplikasikan saat kamu membeli kurma curah. Hindari membeli kurma yang terlalu asam. Kurma seperti ini mempunyai kualitas yang rendah.

7. Simpan di Dalam Wadah Kedap Udara

Sejatinya buah kurma dari jenis kurma kering adalah buah yang bisa disimpan lama. Masa penyimpanannya bisa mencapai tiga bulan asal kamu menggunakan wadah yang tertutup rapat.

Jadi, jika kamu akan menyimpan kurma, simpan pada wadah kedap udara agar kurma tidak teroksidasi udara dan cepat busuk. Hindarkan kurma dari air agar kurma tidak busuk dan berjamur. Ini demi menjaga tekstur dan rasanya tetap lezat.

8. Simpan di Lemari Es

Menyimpan makanan di suhu dingin adalah salah satu cara agar makanan tersebut tidak cepat basi atau busuk. Cara ini bisa kamu terapkan pada kurma yang ingin kamu simpan sebagai persediaan makanan.

Dengan membekukan kurma di dalam freezer, tekstur, rasa dan warna tidak akan berubah. Kurma yang dibekukan tidak akan terkena jamur yang bisa memicu pembusukan.

Jika kamu ingin menyantap kurma yang telah dibekukan, kamu bisa hangatkan terlebih dahulu dengan cara merendam dalam air hangat agar daging buah kurma empuk.

9. Perhatikan Tanggal Kadaluarsa

Yang paling penting dari semuanya adalah perhatikan tanggal kadaluarsa dari kurma yang kamu beli. Periksa tanggal kadaluarsa sebelum kamu membeli. Tanggal kadaluarsa biasanya tertera pada kemasan kurma.

Pastikan tanggal kadaluarsa kurma masih cukup lama agar kamu bisa menyimpannya lebih lama. Tanyakan kepada pedagang tanggal kadaluarsa kurmanya. Namun, kamu juga perlu mengenal ciri-ciri kurma yang masih segar yang bisa disimpan lama agar terhindar dari penipuan.

Nah, itulah beberapa cara memilih kurma agar awet disimpan. Kurma memang buah yang identik dengan bulan puasa dan bulan haji, namun buah ini bisa kamu dapatkan sepanjang musim. Jadi, kalau kamu mengkonsumsi kurma setiap hari kamu tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya. Buah kurma kaya manfaat, di antaranya adalah mampu menangkal radikal bebas.

Saat bulan puasa, buah kurma baik dikonsumsi sebagai menu takjil berbuka. Kandungan glukosa di dalamnya membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Selain itu, kurma mampu menjaga kesehatan jantung. Bagi penderita diabetes, buah kurma aman dikonsumsi. Jadi, pilih kurma terbaik dan simpan kurma di tempat yang tepat agar bisa dikonsumsi kapan pun kamu butuhkan.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram