Bacaterus / Kuliah / 10 Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Potensi

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat Sesuai Potensi

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ketika duduk di bangku kelas 12 SMA, kesibukanmu jadi bertambah. Di samping harus mempersiapkan diri untuk ujian nasional, Kamu juga harus memikirkan masa depan setelah lulus. Jika ingin melanjutkan kuliah, maka Kamu harus mempertimbangkan beberapa hal. Jangan sampai Kamu memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan sahabatmu saja.

Jurusan kuliah menentukan masa depanmu. Bukan hanya sekedar belajar, materi yang diberikan saat kuliah bisa menjadi bekal penting saat bekerja nanti. Nah, buat Kamu yang sampai saat ini masih kesulitan menentukan jurusan kuliah, Bacaterus akan memberikan 10 cara memilih jurusan kuliah yang tepat.

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

1. Bidang yang Diminati

Bidang yang diminati Cara Memilih Jurusan Kuliah

Saat belajar di bangku SD dan SMP, Kamu tidak bisa memilih mata pelajaran yang Kamu sukai. Baru ketika duduk di bangku SMA Kamu bisa memilih penjurusan yang sesuai minat, entah itu IPA, IPS, atau bahasa. Namun, ketika hendak kuliah Kamu harus bergelut dengan materi yang nyaris sama setiap harinya.

Jadi, Kamu harus tahu bidang yang benar-benar Kamu minati. Misalnya, Kamu memiliki minat terhadap desain interior. Saat Kamu memilih jurusan desain interior, maka Kamu akan lebih banyak mempelajari materi yang berkaitan dengan desain interior. Kalau Kamu suka dengan bidangnya, kamu pasti bisa menerima materinya dengan mudah.

2. Tentukan Pilihan dari Beberapa Opsi

Tentukan pilihan dari beberapa opsi

“Saya berminat masuk ke jurusan sastra Inggris, tetapi di satu sisi saya juga berminat kuliah di jurusan psikologi dan perhotelan.” Wajar saja kok bila Kamu punya beberapa opsi jurusan kuliah. Sayangnya, Kamu tidak bisa memilih semua jurusan yang Kamu inginkan. Tentukan satu jurusan yang benar-benar Kamu minati.

Untuk menentukan jurusan yang Kamu inginkan, cermati nilai-nilai pelajaranmu sejak kelas 10 SMA. Melalui hasil belajarmu selama di SMA, Kamu bisa mengetahui jurusan yang memang benar-benar sesuai untukmu. Jika nilai Bahasa Inggris-mu lebih bagus dibanding pelajaran lainnya, maka jatuhkan pilihan ke jurusan sastra Inggris agar Kamu lebih mudah menerima materi saat kuliah.

3. Cari Kekurangan dan Kelebihan Masing-Masing Jurusan

Cari kekurangan dan kelebihan masing-masing jurusan

Cara memilih jurusan kuliah yang paling sederhana sebenarnya sangat mudah. Kamu hanya perlu mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jurusan yang sudah dipilih. Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya Kamu harus melakukan research melalui internet atau bertanya langsung pada orang yang berkuliah di jurusan tersebut.

Meskipun ada satu jurusan yang benar-benar Kamu sukai tapi Kamu tidak yakin bisa mengatasi berbagai minus dari jurusan tersebut, sebaiknya pikirkan kembali dan jangan terburu-buru membuat keputusan.

4. Pikirkan Nilai-Nilai yang Ingin Dipertahankan

Pikirkan nilai-nilai yang ingin dipertahankan

Selain menentukan jurusan berdasarkan minat, cara memilih jurusan kuliah yang lebih mudah adalah memikirkan nilai-nilai yang selama ini ingin Kamu pertahankan. Apabila Kamu memiliki keinginan untuk membantu sesama yang sakit, jangan ragu untuk memilih fakultas kedokteran.

Selain itu, kalau Kamu memiliki keinginan untuk mengabdikan diri menjaga kelestarian lingkungan, tak ada salahnya untuk memilih jurusan ilmu kehutanan. Nilai-nilai yang ingin Kamu pertahankan inilah yang nantinya membantu Kamu bersemangat saat belajar di bangku kuliah.

5. Jadilah Orang yang Penuh Komitmen

Jadilah orang yang penuh komitmen

Hari ini ingin kuliah di jurusan akuntansi, tapi keesokan harinya tiba-tiba ingin melanjutkan studi di jurusan teknik industri. Nah, Kamu nggak bisa main-main saat menentukan jurusan kuliah. Jadilah orang yang berkomitmen terhadap keputusanmu sendiri.

Jangan menjadi orang yang mudah goyah keyakinannya. Kalau Kamu tidak bisa berkomitmen pada satu jurusan saja, hal ini bisa membuatmu putus kuliah hanya karena bosan atau Kamu tidak bisa mengikuti materi yang diberikan. Tentukan jurusan yang benar-benar Kamu inginkan melalui hati kecilmu sendiri.

6. Peluang Masa Depan

Peluang masa depan

Memilih jurusan kuliah memang harus berdasarkan minat, tapi Kamu juga harus mempertimbangkan peluang masa depan dari jurusan yang Kamu pilih. Kamu harus tahu pekerjaan yang tersedia dari jurusan kuliah yang Kamu pilih.

Sesudah itu, Kamu harus melakukan penelitian mengenai lapangan kerja dari jurusan yang akan dipilih. Jika memang peluang masa depannya menjanjikan, maka tetapkan pilihanmu pada jurusan tersebut.

Tak dapat dipungkiri bahwa lapangan kerja yang tersedia untuk jurusan yang Kamu pilih itu sangat penting untuk masa depanmu. Namun, hal tersebut juga kembali pada kegigihanmu dalam bekerja kelak. Jika prestasimu selama kuliah nanti bagus, tak sulit untuk memperoleh pekerjaan dengan penghasilan yang lumayan.

7. Lokasi Kampus Jurusan yang Dipilih

Lokasi kampus jurusan yang dipilih

Hal yang satu ini juga wajib menjadi pertimbangan dalam memilih jurusan. Kamu harus tahu kampus-kampus mana saja yang menyediakan jurusan yang Kamu pilih. Pilih lokasi yang terdekat untuk menghemat biaya transportasi.

Bagaimana jika jurusan yang Kamu inginkan berada di kampus yang letaknya jauh dari tempat tinggal? Bicarakan hal ini dengan keluargamu. Apabila keluarga tidak keberatan bila Kamu kost, jangan ragu untuk memilih kampus di luar kota. Hitung-hitung Kamu bisa belajar lebih mandiri, lho!

8. Perhitungkan Biaya

Perhitungkan biaya

Sejatinya, cara memilih jurusan kuliah memang harus berdasarkan minatmu. Namun, Kamu juga harus memperhitungkan biaya kuliah di jurusan yang Kamu pilih dengan dana yang tersedia. Ketika Kamu ingin melanjutkan studi di fakultas kedokteran yang notabene membutuhkan biaya besar, Kamu harus membicarakan hal ini dengan orang tua.

Jika orang tua mampu menyediakan dananya maka hal tersebut tak jadi soal. Akan tetapi, bagaimana jika dana yang tersedia tidak cukup untuk kuliah di jurusan yang Kamu pilih? Jangan memaksakan diri. Kamu bisa mempertimbangkan opsi jurusan kedua dan ketiga yang sudah Kamu buat sebelumnya.

9. Konsultasi dengan yang Berpengalaman

Konsultasi dengan yang berpengalaman

Ketika Kamu masih belum bisa menentukan jurusan yang Kamu inginkan, saatnya berkonsultasi dengan orang yang berpengalaman, entah itu gurumu, kakakmu, atau orang tuamu.

Utarakan keinginanmu untuk melanjutkan studi di beberapa jurusan dan mintalah saran dari mereka mengenai jurusan yang paling tepat untukmu. Saran dari orang lain akan berguna bagimu dalam mengambil keputusan.

10. Kenali Lebih Dalam Jurusan yang Kamu Pilih

Kenali lebih dalam jurusan yang kamu pilih

* sumber: suara.um.ac.id

Menjelang kelulusan SMA, beberapa universitas akan melakukan promosi besar-besaran untuk menjaring calon mahasiswa sebanyak-banyaknya. Promosi ini bisa berupa pameran pendidikan atau school visit (universitas mengunjungi sekolah-sekolah untuk presentasi).

Manfaatkan hal tersebut untuk mengenali jurusan yang Kamu pilih secara lebih dalam. Kamu bisa bertanya kepada mahasiswa dari universitas yang menyediakan jurusan pilihanmu. Dengan begitu Kamu jadi lebih mengetahui tentang seluk beluk jurusan yang sudah dipilih. Jangan sampai Kamu menyesal karena Kamu kurang mengenal jurusan kuliah.

Serba-serbi 10 cara memilih jurusan kuliah ini bisa menjadi panduan bagi Kamu yang saat ini sudah duduk di bangku kelas 12 SMA. Jurusan kuliah dapat menentukan masa depanmu nanti. So, pikirkan kembali sebelum mengambil keputusan. Jangan sampai kuliahmu berhenti di tengah jalan atau Kamu gagal menjadi mahasiswa berprestasi hanya karena Kamu memilih jurusan yang salah.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *