Bacaterus / Mainan Anak / 8 Cara Terbaik Memilih Hot Wheels Bagi Kolektor Pemula

8 Cara Terbaik Memilih Hot Wheels Bagi Kolektor Pemula

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mungkin kamu sudah mendengar benda ini, tahu wujudnya, tapi belum benar-benar mengenalnya. Jadi, akan Bacaterus jelaskan sedikit, Hot Wheels itu mainan mobil-mobilan (berbahan metal) yang diproduksi oleh Mattel Inc., yang juga memproduksi boneka Barbie dan mobil-mobilan lainnya dengan merk Matchbox.

Mainan asal Amerika Serikat ini sudah dipasarkan sejak tahun 1968, lama sekali, ya? Jadi wajar kalau ayah, paman, kakek, atau mungkin perempuan dewasa di keluargamu juga ada yang mengoleksinya.

Sebenarnya harga Hot Wheels tidak terlalu mahal, dibandingkan dengan produk Mattel yang lain. Hot Wheels yang paling murah itu sekitar Rp 25.000 – 30.000 harganya.

Tapi, jangan salah. Ada istilah “A man’s most expensive hobby starts with 97 cents” yang berarti hobi termahal seseorang bisa dimulai dari harga yang super murah sekalipun. Dan, itu benar adanya. Rata-rata hobi ini dimulai sejak kecil, di mana anak lelaki bermain dengan mobil-mobilan, walaupun mungkin ada juga anak perempuan yang menyukai Hot Wheels.

Hobi ini biasanya terhenti saat remaja karena di usia segitu kita lebih menyukai hal-hal yang berbau dewasa, dan tentunya bermain dengan mobil-mobilan bukan sesuatu yang mencerminkan kedewasaan.

Tapi, anehnya, di atas 20 tahunan atau ketika orang-orang sudah memiliki uang sendiri, hobi mengoleksi Hot Wheels kembali lagi (bahkan lebih parah dari sebelumnya). Ada yang seperti ini juga ceritanya?

Apalagi dengan adanya Hot Wheels di mini market, ketika kita berencana membeli keperluan sehari-hari, adikmu yang melihat Hot Wheels di sana bisa meminta kamu untuk membelikannya. Atau, bisa juga kamu yang mau membelinya, hihi. Mengoleksi Hot Wheels juga ada berbagai tujuan.

Ada yang cuma karena suka saja, ada yang membalas dendam karena waktu kecil tidak bisa memiliki banyak Hot Wheels, ada juga yang menjadikannya investasi untuk menghasilkan keuntungan finansial di masa depan.

Buat kamu yang masih pemula mungkin bingung bagaimana cara memilih Hot Wheels yang terbaik, tanpa takut tertipu atau pun merasa rugi di kemudian hari. Berikut adalah tips yang sudah Bacaterus siapkan buat kamu.

1. Research Dulu

* sumber: www.tokopedia.com

Sebelum membeli, lakukan research terlebih dahulu. Misalnya tahun ini Hot Wheels merilis mobil tipe apa. Karena, cara terbaik untuk mengoleksi adalah dengan membeli secara berurutan. Soalnya, kalau membeli secara acak, nanti kamu pusing mana yang sudah terbeli dan mana yang belum.

Terus, jika kamu baru memulai hobi ini, hal pertama yang perlu dilakukan adalah membaca tentang sejarah dan perkembangan Hot Wheels selama bertahun-tahun.

Dari research, kamu akan belajar tentang series yang dikeluarkan Hot Wheels. Dan, serunya, dari setiap mobil Hot Wheels yang dirilis itu mencerminkan periode budaya dan sejarah yang terjadi di dunia, tapi mostly di Amerika Serikat, sih.

Pengetahuan ini akan menjadi dasar dari tema koleksi kamu. Misalnya kamu mau koleksi yang tema mana dulu, atau hanya tema itu saja, jadi lebih terstruktur. Tapi, kamu bisa juga membeli Hot Wheels secara acak, yang manapun kamu suka terlebih dahulu, no biggie.

2. Pilih Series

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=dcAsMfB3H8I

Setelah browsing, kamu bisa pilih mau koleksi seri Hot Wheels yang mana dulu. Selama lebih dari 50 tahun, tentu saja Mattel telah merilis sangat banyak seri Hot Wheels.

Salah satu yang paling terkenal dan banyak dicari adalah seri “The Treasure Hunt” yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995. Seri ini dapat dikenali dari gambar lingkaran api yang ada di dekat pintu mobil atau juga di spoiler mobil.

Ada juga “Super Treasure Hunt” series yang hanya diproduksi dalam jumlah yang lebih sedikit dari “Treasure Hunt”. Mobil-mobil Super ini bisa dikenali dengan adanya logo ‘TH’ di area body-nya.

Mattel juga sering ‘merilis ulang’ mobil-mobil lama mereka yang seri biasa dengan warna dan motif yang lebih menarik. Bahkan mereka juga suka mengganti ban mobilnya jadi Real Riders alias menggunakan roda karet, bukannya plastik seperti mobil Hot Wheels yang basic banget.

Nggak sampai di situ saja, Mattel juga punya seri yang terkenal lainnya seperti “Formula One” series. Ini merupakan hasil kolaborasi Mattel dengan 5 tim dari Formula Satu.

Dari seri ini, di antaranya ada “The Beatles” yang tampilannya funky, lalu ada “Japanese Historics” dan “Planet Micro”. Namun secara umum, seri “The Treasure Hunt” lebih sulit ditemukan dan masing-masing mobilnya memiliki nilai yang lebih besar.

3. Pilih Tema & Warna

* sumber: www.bigw.com.au

Hot Wheels memiliki mobil dalam berbagai tema dan warna, dalam satu series saja pilihannya bisa berbeda-beda. Memilih warna mungkin merupakan hal yang paling sederhana, tapi bukan cara yang jelek untuk memulai koleksi kamu, kok. Jika kamu punya ketertarikan pada warna tertentu, ya kamu bisa saja koleksi Hot Wheels yang warnanya seragam itu saja.

Begitu pula dengan temanya, misalnya kamu menyukai tema yang penuh semangat, koleksi yang tema Hot Wheels-nya serupa dulu saja. Jangan memaksakan “Aku harus punya semua warna dan tema A, B, C.”. Yang penting kamu senang dan enjoy melakukan hobi ini, tak ada paksaan.

Contohnya Redlines (garis merah). Ini merupakan salah satu tema yang menjadi daya tarik bagi banyak kolektor Hot Wheels. Ciri-cirinya ada garis merah pada ban mobil. Tema ini dirilis pada tahun 1977. Sudah lama juga, ya? Pasti susah mendapatkannya, deh.

4. Perhatikan Packaging

* sumber: www.amazon.co.uk

Ada perdebatan yang menyebar di kalangan kolektor Hot Wheels. Tapi sebenarnya hal ini juga diperbincangkan dalam kancah kolektor mainan secara keseluruhan, bukan cuma mobil-mobilan mini ini saja. Adalah pentingnya packaging.

Sebagian orang beranggapan kalau mainan itu untuk dinikmati dan dimainkan. Namun, ada juga yang berpendapat kalau mainan itu lebih baik terlindung di dalam cangkangnya sehingga terhindar dari marabahaya seperti kerusakan, cat lecet, dan sebagainya.

Jika tujuanmu mengoleksi adalah untuk menjualnya suatu hari nanti, maka sebaiknya mobil-mobil Hot Wheels disimpan di dalam kemasannya saja. Atau, kalau mau dipajang pun, sebaiknya di lemari atau etalase kaca, tapi kardusnya tetap disimpan dengan baik.

Soalnya, jika Hot Wheels dijual tanpa kardusnya, maka bisa dicurigai keasliannya. Jadi, kalau menurut saran saya, sebaiknya kardusnya tetap tidak dibuang, mau Hot Wheelsnya dipajang atau pun dimainkan.

5. Perhatikan Error

* sumber: blog.hobbydb.com

Error. Ada dua jenis orang mengenai error dalam Hot Wheels. Ada yang menghindarinya, tapi malah ada yang sangat menginginkannya. Bagi orang yang ke-2, error adalah kesempatan tak ternilai, karena biasanya produk error tidak akan ada lagi yang sama.

Tiap error atau kesalahan dianggap menciptakan koleksi yang unik, menarik, dan lebih mahal. Kalau kamu, tipe orang yang nggak mau Hot Wheels-nya ada cacat atau justru sengaja mencari yang error?

6. Cari Penjual Official & Gabung Komunitas

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=wNrGDn9FYA4&app=desktop

Kamu harus tahu tempat Hot Wheels yang asli dijual. Memang, Hot Wheels tersedia di mini market Alfamart dan toko mainan di mall seperti Kidz Station, misalnya.

Dan, keasliannya tidak diragukan lagi, tentu saja, kalau kamu membelinya di tempat-tempat seperti tadi. Namun, tak bisa dipungkiri, kamu bisa menemukan Hot Wheels yang lebih istimewa di toko kecil atau toko online.

Untuk itu, bergabunglah dengan komunitas atau forum penggemar Hot Wheels, seperti hotwheelscollectors.com, misalnya. Mengobrol dengan sesama penyuka Hot Wheels akan memudahkan kamu mendapatkan informasi terbaru serta tips dan trik.

Kalau mau menjadi kolektor memang tidak bisa sendiri karena keindahan menjadi kolektor adalah kebersamaan dan menemukan orang yang memiliki kesukaan yang sama denganmu, bukan?

7. Cek Harga

* sumber: www.pxhobbies.com

Sebenarnya jika kamu dig deeper, kamu akan menemukan bahwa penjualan Hot Wheels itu tidak main-main. Selain dijual di toko official, ada banyak toko-toko kecil, kolektor, dan calo juga, loh!

Bahkan, ada orang jahat yang disebut scalper, alias membeli untuk menjual kembali dengan harga yang tidak masuk akal. Jadi, berhati-hatilah untuk selalu mencari tahu harga sesungguhnya dari Hot Wheels incaran kamu.

8. Jika Sudah Pro, Koleksi Berdasarkan Tahun Produksi

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=jmrt8kvMRoM

Setelah kamu merasa pro, atau sudah ada cukup banyak koleksi di rumahmu, boleh nih kamu mulai merapikan koleksimu. Beli mobil-mobil Hot Wheels secara berurutan dari tahun produksinya, misalnya.

Atau, koleksi dari yang tahunnya ikonik dulu. Seperti Hot Wheels peluncuran tahun 1968, yaitu waktu pertama kalinya Mattel memasarkan Hot Wheels. Pada tahun tersebut pula, Mattel membuat 16 casting mobil yang dikenal juga sebagai “The Original Sweet Sixteen”.

Mereka adalah Beatnick Bandit, Deora, Ford J Car, Hot Heap, Python, Silhouette, Custom Barracuda, Custom Camaro, Custom Corvette, Custom Cougar, Custom El dorado, Custom Firebird, Custom Fleetside, Custom Mustang, Custom Thunderbird, Custom Volkswagen. Semua ini sulit dicari dan harganya mahal-mahal sekarang!

Ya, itulah beberapa tips untuk calon kolektor Hot Wheels. Memang, lebih enak mengoleksi secara terstruktur. Tapi, kamu selalu bisa mencari tema, tahun, model, dan warna tertentu, apapun yang kamu suka. Nggak bakal ada yang nge-judge kamu walaupun koleksimu ‘berantakan’, kok.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *