Bacaterus / Seafood / 7 Cara Memilih dan Membersihkan Kepiting yang Benar

7 Cara Memilih dan Membersihkan Kepiting yang Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Januari 2019

Kepiting adalah makanan yang sudah tidak asing bagi pecinta seafood. Siapa yang tidak tergoda akan kenikmatan daging kepiting? Rasa kepiting yang gurih dan manis disertai daging tebal membuat siapa saja tergoda untuk menyantapnya. Walaupun makanan satu ini dibalut dengan cangkang yang keras, kepiting tetap menjadi primadona di antara pecinta seafood.

Nikmatnya daging kepiting membuat kita ingin terus menyantap makhluk bercangkang tebal ini. Namun, untuk menikmati kepiting di sebuah restoran atau tempat makan maka harga yang ditawarkan cukup tinggi dan cukup menguras dompet.

Nah, untuk menghindari pengeluaran yang berlebih hanya untuk menyantap nikmatnya daging kepiting sebaiknya kamu mengolah sendiri kepiting di rumah. Tapi, sebelum mengolah kepiting tentunya kamu harus memilih dan membersihkan kepitingnya terlebih dahulu. Yuk, simak lebih lanjut cara memilih dan membersikan kepiting pada artikel di bawah ini.

7 Cara Memilih dan Membersihkan Kepiting

1. Pilihlah Kepiting yang Masih Hidup

Pilihlah Kepiting yang Masih Hidup

* sumber: ieatishootipost.sg

Cara yang paling mudah untuk memilih kepiting yaitu, mencari kepiting yang masih hidup atau yang masih segar.  Lalu bagaimana cara agar kita mengetahui bahwa kepiting tersebut masih hidup?

Mudah saja, cukup dengan cara memastikan kepiting tersebut masih bergerak atau tidak. Jika, kepiting masih bergerak maka kepiting tersebut masih hidup. Jika, kepiting dijual dalam keadaan terikat maka lihat gerakan mata kepiting. Mata kepiting yang masih hidup akan berkedip ketika disentuh.

Mengapa kita harus memilih kepiting yang hidup? Karena, kepiting yang masih segar biasanya memiliki rasa yang lebih  manis dan enak jika dibandingkan dengan kepiting yang sudah mati.

2. Periksa Berat Kepiting

Periksa Berat Kepiting

* sumber: kemanaajaboleeh.com

Setelah kamu memastikan bahwa kepiting masih hidup, selanjutnya kamu dapat memeriksa isi kepiting. Kepiting yang memiliki daging padat biasanya akan terasa berat ketika diangkat. Kalau kamu masih bingung, kamu bisa membandingkan berat kepiting satu dengan yang lainnya.

Apakah kamu masih kesulitan mengukur berat kepiting? Jika iya, ada cara lain yang dapat kamu lakukan yakni mengetuk bagian cangkang kepiting. Ketika kamu mengetuk cangkang kepiting, dengarkan dengan seksama suara yang keluar. Jika suara ketukan terdengar nyaring maka kemungkinan berat kepiting tersebut kopong dan sudah tidak segar.

Untuk mendapatkan kepiting yang masih segar, maka pilihlah kepiting yang menghasilkan suara ketukan yang berat. Selain masih segar, biasanya kepiting dengan suara ketukan yang berat memiliki daging yang padat.

3. Memilih Kepiting Ikat atau Kepiting di Dalam Wadah Air

* sumber: www.dfw.state.or.us

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika kepiting yang segar adalah kepiting yang terbaik. Jika dilihat dari cara menjual, ada berbagai macam cara menjual kepiting. Ada kepiting yang sudah diikat dan ditempatkan pada tempat kering dan ada juga kepiting yang masih berada dalam wadah air.

Kepiting yang berada di dalam wadah air mungkin terlihat lebih segar dibandingkan dengan kepiting yang telah diikat. Namun asumsi tersebut kurang tepat, karena faktanya kepiting ikat lebih baik dibandingkan dengan kepiting yang masih di dalam wadah air. Mengapa begitu? Kepiting yang berada dalam wadah biasanya banyak bergerak sehingga membuat massa daging mereka menjadi lebih sedikit.

Selain banyak bergerak, ternyata kepiting yang berada dalam wadah air menyerap air lebih banyak sehingga daging kepiting akan terasa lebih lembek. Maka dari itu, carilah kepiting yang disimpan dalam wadah kering dan masih segar.

4. Masukan Kepiting ke Dalam Air Mendidih

Masukan Kepiting ke Dalam Air Mendidih

* sumber: www.chowhound.com

Ketika kamu sudah selesai membeli dan memilih kepiting maka hal selanjutnya adalah membersihkan kepiting. Membersihkan kepiting sangat dianjurkan untuk mengeluarkan berbagai kotoran yang ada dalam cangkang kepiting.

Sebelum kamu membersihkan kepiting maka pastikan terlebih dahulu kita telah mematikan kepiting. Ketika membersihkan kepiting saat masih hidup maka akan sangat sulit dilakukan bagi pemula karena kepiting akan bergerak ke sana ke mari. Maka dari itu, kepiting tersebut harus mati terlebih dahulu.

Hal pertama yang dapat kamu lakukan ialah mendidihkan air. Lalu masukan kepiting ke dalam air mendidih untuk beberapa saat. Jangan sampai kepiting matang, cukup masukan kepiting 1-2 menit hingga kepiting mati. Setelah kepiting mati maka kamu dapat mengangkatnya dan membersihkan kotoran kepiting.

5. Membelah Kepiting

Membelah Kepiting

* sumber: www.fishfiles.com.au

Jika kamu memiliki keberanian lebih maka kamu dapat langsung mematikan kepiting dengan cara membelah tubuh kepiting. Caranya cukup mudah, cukup dengan membalikan tubuh kepiting dengan posisi kaki berada di atas, lalu tusuk bagian segitiga kepiting dan belah tubuh kepiting menjadi dua bagian.

Setelah itu kamu dapat langsung membersihkan kotoran yang ada di dalam kepiting dengan air mengalir. Setelah bersih, maka kamu bisa mengolah kepiting sesuai dengan keinginan mu.

6. Membersihkan Kotoran Kepiting

Membersihkan Kotoran Kepiting

* sumber: australianflavours.com.au

Lanjut pada proses pembersihan kepiting, proses kali ini adalah cara bagaimana kamu membersihkan kotoran yang di dalam kepiting. Jika kamu mematikan kepiting dengan cara memasukan ke dalam air mendidih, maka untuk membersihkannya kamu dapat membuka cangkang kepiting.

Cara membuka cangkang kepiting ialah membuka bagian segitiga yang ada pada perut kepiting lalu memisahkan bagian cangkang dan tubuh kepiting hingga terbelah dua. Bersihkan kotoran yang ada, biasanya berupa pasir, kotoran, dan insang kepiting.

Pada bagian tengah kepiting biasanya terdapat kotoran yang harus kamu hilangkan di bawah air mengalir. Hal ini sangat perlu untuk diperhatikan, karena dengan membersihkannya di bawah air mengalir maka kotoran akan lebih cepat hilang.

Hindari membersikan kepiting dengan cara menrendamnya dalam air karena daging yang terlalu lama terendam dalam air akan menghasilkan tekstur yang lembek. Selain itu, jika kita membersihkan kepiting dengan cara ini akan membuat kotoran sulit hilang karena tercampur bersama air rendaman.

Untuk menghasilkan kepiting yang lebih bersih, kamu dapat menggunakan sikat untuk membersihkan kotoran yang ada pada kepiting. Pastikan kotoran kepiting sudah hilang sepenuhnya karena hal tersebut akan memengaruhi terhadap rasa kepiting.

7. Menghilangkan Bau Amis Kepiting

Menghilangkan Bau Amis Kepiting

* sumber: www.gloriaferrer.com

Setelah selesai membersihkan kepiting, kamu dapat mengolah kepiting sesuai dengan selera mu. Nah, jika kamu merasa kepiting milik mu berbau amis, kamu dapat memanfaatkan lemon atau jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis yang menempel pada kepiting.

Cara menggunakan lemon atau jeruk nipis sangat mudah yaitu cukup balurkan air perasan lemon atau jeruk nipis pada bagian cangkang kepiting. Kamu juga bisa dengan merebus potongan lemon atau jeruk nipis bersama kepiting. Selain menghilangkan bau amis kepiting, lemon dan jeruk nipis ternyata dapat menambah aroma citrus yang segar dalam daging kepiting.

Jika kamu tidak memiliki lemon atau jeruk nipis, bawang putih juga dapat kamu gunakan, lho. Mudah saja, cukup dengan mencingcang bawang putih lalu lumuri pada cangkang kepiting. Karena memiliki aroma yang kuat, bawang putih tentunya dapat menghilangkan bau amis pada kepiting serta menambahkan cita rasa gurih pada daging kepiting.

Tidak sulit, bukan? Ayo coba pilih dan bersihkan sendiri kepiting di rumah. Selain itu, kamu juga dapat menyantapnya dengan berbagai olahan kepiting kesukaan mu. Kamu dapat mencari berbagai macam jenis saus yang dapat kamu padukan dengan kepiting. Atau kamu mau coba masak kepiting saus padang ala resto? Cari tahu resepnya di sini.

Namun, jika kamu memiliki keterbatasan bahan, maka cukup mengolah kepiting dengan cara direbus dan menyantapnya menggunakan saus campuran kecap dan cabe rawit atau sambal khas rumah mu.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar