Bacaterus / Manisan / Cara Membuat Manisan Salak Basah dan Kering yang Segar

Cara Membuat Manisan Salak Basah dan Kering yang Segar

Ditulis oleh - Diperbaharui 20 Desember 2018

Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar buah salak? Tentu akan terbesit bahwa salak merupakan buah dengan ciri khas kulit keras laksana sisik berwarna cokelat kehitaman. Bentuknya tersebut membuat banyak orang asing menyebutnya dengan nama snake fruit atau dalam Bahasa Indonesianya adalah buah ular.

Salak yang memiliki nama ilmiah atau binomial “Salacca Zalacca” tersebut mempunyai daging kekuningan dengan biji keras berwarna cokelat kehitaman. Bagaimana sensasi rasa dari buah salak tersebut? Rasa buah salak cenderung manis, namun agak asam.

Buah unik ini bisa dimakan secara langsung atau Anda juga dapat mengolahnya terlebih dahulu dalam berbagai varian olahan. Buah salak sudah banyak dimanfaatkan untuk membuat aneka ragam olahan seperti koktail, sup buah, dodol, kurma, keripik, manisan, asinan, dan lain sebagainya. Bahkan, mungkin saja Anda bisa membuat inovasi olahan makanan salak sendiri di rumah.

Nah, dalam ulasan kali ini Anda akan disajikan tentang resep membuat salah satu olahan dari daging buah salak, yaitu manisan salak. Cara membuat manisan salak ini cukup mudah dan Anda bisa membuatnya dalam bentuk manisan basah ataupun kering.

Bahan-Bahan

Salak Pondoh

Bahan pokok yang dibutuhkan dalam membuat manisan salak tentu saja buah salak. Anda dapat memilih buah salak salak segar sebanyak 1 kg. Buah salak yang segar serta berkualitas akan sangat menentukan hasil manisan menjadi lebih sempurna, oleh sebab itu jangan memilih buah salak yang tidak berkualitas.

Untuk bahan tambahannya, Anda harus menyediakan gula pasir sekitar 500 gram, 1 liter air, serta garam dapur sebanyak 3 sendok makan. Siapkan juga berbagai peralatan masaknya seperti pisau, telenan, panci, saringan, sendok, dan lainnya.

Cara Membuat Manisan Salak

Langkah-langkah cara membuat manisan salak tersebut sangatlah sederhana. Pertama, kupaslah salak dari kulit sisiknya, kupas juga kulit arinya, kemudian daging buah salak dibelah dua serta dipisahkan dari bijinya. Kedua, kreasikan pottongan daging salak sesuai keinginan Anda kemudian cuci sampai bersih.

Ketiga, rendam daging salak yang sudah dicuci tadi dengan larutan garam dan air selama semalam, lalu cuci bersih lagi dengan air hangat dan tiriskan. Keempat, buatlah sirup dari campuran air dan gula pasir, kemudian masak sampai mendidih.

Kelima, setelah sirup siap dan ditiriskan kedalam sebuah toples lalu masukan daging salak tadi kemudian rendamlah selama satu minggu. Keenam, untuk hasil sempurna dalam pembuatan manisan salak basah, Anda bisa merendamnya dalam larutan asam askorbat sekitar 7 menit.

Di sisi lain, apabila Anda menginginkan manisan salak kering, maka Anda harus merendam selama 15 menit manisan salak tersebut dalam larutan bisulfit. Jangan lupa untuk menaburinya dengan gula pasir agar sensasi manisan salak kering semakin lezat dan istimewa.

Manisan salak tersebut akan lebih segar jika dikonsumsi di siang hari yang terik. Anda juga dapat menyimpannya untuk dimakan di lain waktu karena manisan salak ini cukup tahan lama. Namun ingat, pastikan Anda menyimpannya di tempat yang rapat dan sejuk.

Kandungan dan Manfaat Manisan Salak

cara membuat manisan salak basah dan kering

Buah salak yang merupakan bahan utama dalam pembuatan manisan salak memiliki kandungan dan manfaat yang sangat luar biasa bagi tubuh kita. Pertama, buah salak mengandung beta karoten yang sangat berkhasiat bagi kesehatan dan obat mata.

Kedua, buah salak dapat berkhasiat sebagai obat diare atau mencret yang kadang dapat mengganggu dalam aktivitas harian kita. Hal ini disebabkan karena buah salak tersebut mengandung serat yang dapat bermanfaat dalam melancarkan fungsi pencernaan.

Ketiga, buah salak dapat difungsikan untuk mensukseskan program diet karena dalam buah salak tersebut terkandung zat gizi dan fitonutrien yang telah diteliti dapat membantu program diet Anda. Keempat, kandungan gizi yang terdapat dalam salak juga dipercaya oleh para ahli dapat memberikan asupan gizi seimbang bagi ibu hamil yang sedang mengandung.

Nah itulah cara membuat manisan salak basah dan kering yang segar. Manisan ini sangat cocok disajikan dengan manisan buah lainnya seperti manisan mangga dan pepaya. Silahkan simak ulasan kami mengenai resep manisan mangga muda di sini dan manisan pepaya di sini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar