Bacaterus / Handycraft / Cara Membuat Lampion Sederhana dari Botol Bekas

Cara Membuat Lampion Sederhana dari Botol Bekas

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kelap-kelip lampion biasa kita lihat pada saat Tahun Baru Imlek yang dirayakan oleh saudara-saudara kita dari etnis Tionghoa. Tak dapat dipungkiri, pendar cahaya lampion memang sangat menarik. Sayangnya, harga untuk sebuah lampion cukup mahal, yakni berkisar antara 50 ribu sampai ratusan ribu rupiah.

Namun, tahukah Anda bahwa lampion bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan botol bekas? Sebelum mengulas cara membuat lampion sederhana dari botol bekas, mari kita berkenalan sejenak dengan sejarah lampion, yuk!

Asal Usul Lampion

Lampion mulai banyak terlihat di Indonesia ketika kita memasuki era reformasi. Jika pada masa orde baru masyarakat Indonesia dari etnis Tionghoa merayakan hari rayanya secara tertutup, kini mereka bisa merayakan secara terbuka.

Hal tersebut tak lepas dari peran presiden RI keempat, Bapak K.H. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur, yang meresmikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Semenjak itulah masyarakat Indonesia dari etnis Tionghoa bisa merayakan hari rayanya secara terbuka dan lampion semakin banyak terlihat Indonesia.

Sejak jaman Dinasti Han sekitar 2000 tahun yang lalu, lampion sudah identik dengan perayaan hari atau peristiwa bahagia. Penemuan lampion ini hampir bersamaan dengan teknik pembuatan kertas. Nah, kertas digadang-gadang sebagai bahan utama untuk membuat lampion. Padahal, lampion bisa dibuat dari kain maupun kulit hewan.

cara membuat lampion terbang mini

Lantas, apa makna dari lampion ini? Cahaya lampion memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat keturunan Tionghoa. Warna cahaya lampion yang merah merupakan sebuah simbol pengharapan untuk segala keberuntungan, kebahagiaan, dan rezeki.

Di satu sisi, ada pula sebuah legenda yang menyatakan bahwa lampion dipercaya sebagai pengusir kekuatan dan hal-hal jahat. Oleh karena itu, banyak orang memasang lampion di rumahnya untuk menangkal segala bentuk kejahatan.

Percaya atau tidak, itu merupakan sebuah kepercayaan yang harus dihargai. Terlepas dari segala bentuk makna dan filosofi yang ada, lampion memang dapat mempercantik ruangan atau rumah sekaligus meneranginya dengan cahaya yang indah.

Cara Membuat Lampion Sederhana

cara membuat lampion dari botol bekas

Jika dahulu lampion dibentuk dari kerangka bambu, kini lampion bisa dibentuk dari segala macam benda, salah satunya botol bekas. Jika ingin menerapkan cara membuat lampion dari botol bekas, kumpulkan dahulu alat dan bahan yang dibutuhkan:

  • Pisau atau cutter yang tajam
  • Tang
  • Botol air mineral bekas berukuran 600ml
  • Baterai
  • Lampu LED berdaya baterai dengan bentuk apa saja, tetapi yang paling ideal adalah bentuk lilin
  • Kawat dengan ukuran pendek

Bila semua alat dan bahan sudah lengkap, silakan mengikuti langkah-langkah membuat lampion dari botol bekas berikut ini:

  1. Bilas botol hingga bersih dan lepas label botol tersebut
  2. Potong bagian bawah botol membentuk sebuah celah dengan panjang sekitar 1 ½ inci.
  3. Ratakan agar potongan tersebut lebih halus, karena memotong dengan pisau akan banyak meninggalkan resistensi.
  4. Potong di kedua sisi garis sekitar 1 ½ inci. Potong sedikit saja sehingga potongan tersebut tidak terlihat. Jika Anda memotong semuanya, maka botol tersebut akan berlubang dan jadi tidak menarik.
  5. Bor pada bagian tengah tutup botol. Buat lubang agar kawat bisa masuk.
  6. Masukkan kawat ke dalam lubang. Tekuk bagian atas kawat (agar lampion bisa digantung) dengan tang. Rapatkan tutup botol tersebut agar lampion tidak tergelincir.
  7. Letakkan lampu LED yang sudah diisi dengan baterai di dalam botol. Masukkan lampu melalui celah yang sudah di bawah botol.
  8. Nyalakan lampu LED, tarik kembali tangan Anda dari dalam botol, dan lampion dari botol bekas siap digantung dimana saja!

cara membuat lampion sederhana

Buatlah lampion dari botol bekas ini dalam jumlah banyak. Lampion ini bisa digantungkan di mana saja, seperti pohon, jendela, atau di sepanjang sisi jalan untuk memberi tanda. Gunakan baterai yang ramah lingkungan untuk memberi daya pada lampu LED yang Anda gunakan.

Sekedar informasi, karena lampion identik memiliki cahaya yang merah (karena berasal dari api), sebaiknya gunakan lampu LED berwarna kuning atau temaram. Jika daya baterai lampu LED mati, maka Anda harus segera mengganti baterai tersebut dengan yang baru.

Akan lebih ekonomis jika Anda menggunakan api sebagai cahaya lampion. Namun, lampion dari botol bekas ini tidak bisa menggunakan cahaya api karena material plastik mudah terbakar. Selain itu, ruang yang dimiliki lampion dari botol plastik bekas sangat sempit dan rentan terbakar.

Keuntungannya, lampion dengan lampu LED ini bisa menyala lebih lama dibandingkan dengan api. Anda juga tidak perlu khawatir terjadi kebakaran atau sejenisnya jika lupa mematikan lampion ini karena ketiduran dan sebagainya.

lampion dari botol plastik

Lampion dari botol bekas ini dapat digunakan untuk memeriahkan beberapa acara. Misalnya, acara ulang tahun, pesta pernikahan, dan segala aktivitas lain di ruangan terbuka. Selain itu, apabila Anda dan keluarga berencana melakukan camping di pekarangan rumah, lampion ini bisa menjadi sumber penerangan yang unik, lho!

Di China sendiri, lampion tak hanya digunakan untuk merayakan Tahun Baru Imlek saja. Lampion juga digunakan untuk perayaan Cap Go Meh, yakni hari ke-15 sekaligus hari terakhir Tahun Baru Imlek. Tradisi Cap Go Meh ini dirayakan oleh seluruh masyarakat keturunan Tionghoa yang ada di dunia. Menariknya, di Taiwan Cap Go Meh dirayakan dalam bentuk Festival Lampion.

Nah, apakah Anda tertarik juga untuk memajang lampion di rumah? Tak perlu mengeluarkan dana yang banyak, kok. Cukup ikuti cara membuat lampion sederhana dari botol bekas yang sudah di atas. Anda juga bisa melapisi botol plastik tersebut dengan cat atau kertas minyak berbagai warna.

Selain membuat lampion tersebut, Anda juga dapat mencoba membuat lampion terbang dengan menggunakan kertas minyak sebagai bahan utamanya. Untuk tutorial lengkapnya silahkan simak ulasan kami di artikel ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

6 Responses

  1. FADHILA RIZKI FIKI AMELIA berkata:

    sangat cantik dan kreatif

  2. Mending beli ketimbang buat gw kan sultan haha

  3. Mending beli ketimbang buat gw kan sultan awoawokk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *