Bacaterus / Food and Recipe / Resep Masakan Asia / Cara Membuat Kimchi Korea Yang Enak dan Halal

Cara Membuat Kimchi Korea Yang Enak dan Halal

Anda penggemar drama Korea? Pasti sudah tidak asing mendengar atau melihat kimchi. Kerap kali orang korea mengatakan kata ‘Kimchiiii’ saat akan di foto. Restoran-restoran Korea yang sekarang banyak bermunculan pun kerap menyediakan kimchi sebagai salah satu menu makanan yang ada. Tidak hanya enak, cara membuat Kimchi Korea juga ternyata mudah lho!

Kimchi merupakan salah satu masakan tradisional Korea yang terbuat dari sayuran yang difermentasikan. Kimchi ini merupakan makanan yang dapat dimakan bersamaan dengan nasi putih, makanan lain, atau pun di makan sendiri saja. Kimchi memiliki rasa yang asam, manis, dan juga pedas yang menggugah selera.

Jika Anda pecinta makanan pedas, asam dan manis, maka Anda patut untuk mencobanya. Kimchi jua termasuk kedalam salah satu makanan tersehat karena mengandung serat yang tinggi dan juga rendah kalori. Dan jika Anda sedang menjalankan program diet, kimchi dapat dijadikan sebagai salah satu makanan pendukung diet Anda, karena kimchi merupakan makanan yang  rendah kalori.

Di supermarket yang menyediakan makanan Korea pun kini menjual kemasan kimchi yang siap saji, Anda hanya tinggal memakannya saja. Namun apabila Anda ingin membuatnya sendiri pun mudah, karena bahan-bahannya mudah ditemukan juga di Indonesia. Biasanya kimchi terbuat dari sawi putih, lobak, kol dan juga mentimun.

Cara Membuat Kimchi yang Praktis

Cara Membuat Kimchi korea

Kali ini saya akan membahas cara membuat kimchi Korea yang mudah dan praktis. Walaupun sebenarnya resep kimchi ini ada beberapa versi tergantung selera dan juga daerah asalnya. Namun saya akan membahas dasar dari pembuatan kimchi. Mari simak cara pembuatanny

Bahan-bahan kimchi:

  • 1 buah sawi putih
  • 3 wortel, dipotong korek api / iris tipis
  • 1 buah lobak, dipotong korek api / iris tipis
  • 4 batang daun bawang, dipotong korek api / iris tipis
  • Garam kurang lebih 250 gram

Bahan pasta:

  • 65 gram tepung beras
  • 750 ml air
  • 300 gram cabai bubuk korea (bisa diganti dengan cabai bubuk lokal)
  • 250 ml kecap ikan (jika suka)
  • 125 gram gula pasir
  • 2 sendok makan bawang putih
  • ½ buah bawang Bombay, iris tipis
  • 1 sendok makan jahe dicincang / diparut

Cara membuat pasta:

  1. Siapkan panci, kemudian masukan tepung beras dan juga air.
  2. Aduk-aduk hingga larut dan mengental. Setelah muncul letupan, matikan kompor.
  3. Masukan gula pasir dan aduk hingga bercampur.
  4. Diamkan bubur tepung hingga mendingin.
  5. Setelah dingin, masukan bubur tepung tersebut ke wadah / baskom.
  6. Tambahkan dengan bubuk cabai, kecap ikan, jahe, bawang putih dan juga bawang bombay, aduk hingga merata.
  7. Masukan daun bawang, lobak dan juga wortel, aduk hingga merata.

Cara membuat kimchi:

  1. Cuci sawi hingga bersih dengan air yang mengalir, cuci hingga menyeluruh.
  2. Sawi bisa dipotong menjadi dua bagian, dipotong kotak-kotak atau dibiarkan utuh tergantung selera.
  3. Baluri sawi tersebut dengan garam helai demi helai hingga kebagian batangnya. Pastikan semua bagian terkena garam.
  4. Pindahkan sawi yang telah dibaluri dengan garam kedalam wadah atau baskom.
  5. Diamkan selama 4 jam atau hingga sawi menjadi layu (menyusut) dan akan terdapat genangan air yang banyak.
  6. Kemudian cuci kembali sawi dengan air yang mengalir sampai benar-benar bersih agar tidak ada garam yang tertinggal. Setidaknya dicuci hingga 3 kali.
  7. Kemudian tiriskan sawi.
  8. Jika pasta sudah selesai dibuat, pakailah sarung tangan plastik atau karet untuk menghindari iritasi saat membumbui sawi dengan bumbu pasta.
  9. Ambillah sawi, baluri dengan pasta yang sudah dibuat hingga merata.
  10. Setelah selesai, masukkan sawi ke dalam toples atau wadah kedap udara namun jangan diisi sampai penuh karena pada saat proses fermentasi sawi akan mengeluarkan banyak air.
  11. Diamkan sawi selama 2 hari di suhu ruangan agar terjadi fermentasi. Namun bisa juga dimakan langsung setelah selesai dibuat.
  12. Proses fermentasi berhasil dapat dilihat dari adanya gelembung-gelembung didalam wadah.
  13. Setelah 2 hari kimchi siap disajikan.

Catatan:

  • Jangan masukan kimchi langsung ke dalam lemari es sebelum proses fermentasi.
  • Setelah proses fermentasi selesai baru lah kimchi dimasukkan kedalam lemari es agar dapat bertahan lama.
  • Jika menggunakan cabai bubuk lokal, tampilan kimchi tidak akan se-merah bubuk cabai Korea. Namun rasa dari bubuk cabai lokal lebih pedas dibandingkan dengan bubuk cabai korea.

Cara Membuat Sup Kimchi (Kimchiguk)

Cara Membuat Sup Kimchi

Jika kimchi yang telah Anda buat masih banyak dan Anda mulai bosan memakannya, Anda bisa menjadikan sup kimchi atau di sebut dengan kimchiguk. Sup Kimchi ini juga sangat cocok bagi Anda yang suka makanan berkuah atau kurang suka rasa yang sangat kuat dari Kimchi. Mari kita bahas cara pembuatannya.

Bahan-bahan kimchiguk:

  • Potongan kimchi
  • 100 gram potongan daging sapi khas dalam
  • Tahu secukupnya
  • 2 sendok makan pasta cabai Korea
  • Air 1 liter
  • 2 batang daun bawang cincang
  • 1 sendok teh gula

Cara membuat kimchiguk:

  1. Masukan potongan kimchi, potongan daging, bubuk cabai dan gula kedalam panci.
  2. Masukan air, kemudian masak hingga daging matang dan empuk kurang lebih 30 menit
  3. Kecilkan api, kemudian masukkan potongan tahu.
  4. Didihkan kembali kurang lebih 10 menit.
  5. Aduk sesekali saja agar tahu tidak hancur.
  6. Setelah matang, angkat dan tuangkan kedalam wadah atau mangkuk
  7. Berikan taburan daun bawang.
  8. Sup kimchi siap disajikan.

Bagaimana? Mudah bukan cara membuat kimchi dan juga sup kimchinya? Kedua resep tersebut merupakan yang paling mudah dan sederhana  serta paling pas dengan kebanyakan lidah orang Indonesia. Anda juga dapat memodifikasi kimchi tersebut dengan berbagai bahan lainnya seperti mentimun, kol, wortel, sawi cina, dan masih banyak lagi.

Cara membuat kimchi Korea dan kimchiguk di atas juga dibuat dengan bahan-bahan yang halal bagi umat muslim karena tidak mengandung babi dan yang lainnya. Selain itu, kandungan nutrisi yang dimilikinya juga sangat cocok bagi Anda yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Selamat mencoba dan baca terus resep masakan kami yang lainnya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Mutiara Dwi C.K.
Enjoy RnB and hiphop, sometimes rock. Sports addict, loves cooking, crafting, reading, and spending time to write.

26 Comments

  1. alat bantu pria at - Reply

    terimakasih ya infonya… semoga resepnya bermanfaat bagi orang lain yg ingin membuat kimchi…

  2. delikhalifaturq at - Reply

    Terimakasih ????

  3. Mursyid Achmad at - Reply

    izin share

  4. hikmah at - Reply

    Makasih infonya

  5. vian at - Reply

    Daebak. Kepingin kimchi ????

  6. hikmah at - Reply

    Bisa di coba tuh nanti, bhnya sangat lumrah di indo jd mudah jika ingin membuatnya

  7. nochu at - Reply

    Nanti air hasil fermentasi nya dibuang apa ngga?

    • Mutiara Dwi C.K.
      Mutiara Dwi C.K at - Reply

      Ga usah dibuang. Kalau kimchinya mau dibikin kimchi chigae bisa pake air dari fermentasinya juga. ^^

  8. Hana at - Reply

    Makasih infonya

  9. ncan at - Reply

    Kalo langsunv dimakam gmn? Kira2 klo difrementasi sampai kapan?

  10. Chanheepark at - Reply

    Izin share yaa buat tugas sekolah

  11. Yuliani at - Reply

    Enak banget cara buatnya juga mudah banget

  12. srik at - Reply

    Thanks infonya????

  13. ikezulfa at - Reply

    Bisa gak di tambahin gula?

  14. ikezulfa at - Reply

    Maaf lupa,, ternyata udah di jelasin diatas

  15. danieleverth at - Reply

    emang airnya bisa d pke buat masakan lain kah

  16. Diana at - Reply

    Bagaimana jika bubuk cabenya di ganti sama cabe merah besar yang di blender sampai halus, karena kalau pakai bubuk cabe lokal takutnya terlalu pedas ? apakah tidak akan mengubah rasanya ?

    • Bacaterus
      Bacaterus at - Reply

      hai Diana ^^! ya tidak apa-apa. Memang kalau pakai bubuk cabe lokal akan pedas, tapi bisa saja tetap menggunakan bubuk cabe lokal asal diperkirakan saja jangan terlalu banyak kalau memang tidak suka yang terlalu pedas. Begitu juga jika menggunakan cabe merah besar. Tinggal diperkirakan saja mau seberapa pedas kimchinya. Dan tidak akan merubah rasanya ko ^^

  17. Barmy at - Reply

    Kalo gak pake kecap ikan qda yang berubah gak?

    • Bacaterus
      Bacaterus at - Reply

      Hallo Barmy ????!
      Kalau tidak pake kecap ikan, tidak akan merubah rasa ko. Mungkin lebih ke bau kimchinya akan berbeda sedikit. Karena kalau pakai kecap ikan baunya akan sangat tajam. Kalau tidak ada kecap ikan, tidak pakai pun tidak apa-apa. Selamat mencoba membuat ????

  18. marantika at - Reply

    Sy udh coba buat kimchi ny. Kalo ad gelembung artinya kimchi ny sudah jadi kah?

    • Bacaterus
      Bacaterus at - Reply

      Betul, jika sudah ada gelembung-gelembung maka itu artinya proses fermentasi berhasil. Terima kasih. 🙂

  19. mona ysutika at - Reply

    pernah coba bikin kimchi dirumah tapinya gagal, padahal udah sesuia dengna resefnya.

    • Bacaterus
      Bacaterus at - Reply

      Semoga lain kali berhasil. Terima kasih. 🙂

Leave A Comment