bacaterus web banner retina
Bacaterus / Serba Serbi / Edukasi / Yuk, Intip 7 Cara Membuat Daftar Pustaka dari Internet

Yuk, Intip 7 Cara Membuat Daftar Pustaka dari Internet

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 14 April 2021

Bagi karya tulis, daftar pustaka merupakan bagian yang wajib ada di dalam bagian-bagian yang dilampirkan. Daftar pustaka bisa kamu temukan di halaman akhir sebuah karya tulis. Susunan daftar pustaka berisi rujukan dan sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan karya tulis. Sumber yang digunakan bisa berasal dari koran, majalah, buku atau internet.

Sayangnya, dalam sebuah karya tulis kerap ditemukan kesalahan penulisan daftar pustaka. Baik itu berupa kesalahan penyusunan nama penulis atau tahun terbitnya. Nah, sebelum kamu menulis karya tulis sebaiknya pahami dulu apa itu daftar pustaka dan bagaimana cara membuat daftar pustaka yang benar.

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan sebuah penulisan sumber yang menjadi referensi atau rujukan dalam penulisan karya tulis. Dalam sebuah karya tulis daftar pustaka merupakan bagian penting yang wajib ada.

Tanpa adanya daftar pustaka sebuah karya tulis akan sulit dibuktikan kebenarannya. Dalam mencari sumber rujukan kamu dapat mencarinya dari berbagai media seperti buku, koran, majalan hingga media online yang berasal dari internet.

Daftar pustaka terdiri dari beberapa bagian, seperti nama si penulis, judul karya tulis, penerbit, identitas penerbit buku, dan tahun terbit tulisan. Jika kamu akan membuat makalah atau karya tulis baik itu berupa penelitian atau tugas kuliah, kamu wajib mengetahui cara menulis daftar pustaka.

Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet memang belum ada aturan dan standar resmi yang mengatur tepat atau tidaknya sebuah penyusunan. Namun, tetap saja kamu tidak bisa asal mencantumkan sumber tanpa memperhatikan aturan yang lazim digunakan.

Setidaknya kejelasan penulisan sumber yang kamu gunakan dapat dipertanggung jawabkan dengan cara mencantumkan nama penulis, waktu penulisan, penerbit dan identitas lainnya sehingga kamu tidak perlu khawatir atau takut tidak memiliki kekuatan jika terjadi koreksi atau kritik.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet

Sebagian besar kesalahan penulisan daftar pustaka terletak pada format penulisannya dan sumber yang dikutip tidak cukup akurat. Pada dasarnya penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet sama dengan penulisan daftar pustaka yang media seperti buku dan koran.

Hanya saja kamu perlu mencantumkan URL dan waktu kunjungan ke websiter tersebut. Nah, agar tidak bingung yuk simak uraian berikut ini.

1. Menulis Daftar Pustaka dengan Format APA

Cara penulisan daftar pustaka yang pertama adalah gaya penulisan APA atau American Psychological Association. Standar penulisan ini biasa digunakan untuk penulisan daftar pustaka pada karya tulis di bidang psikologi.

Format penyusunan daftar pustaka yang diadaptasi dari aturan APA terdiri dari nama web atau nama situs, tanggal tulisan dibuat, judul tulisan, waktu mengakses website dan alamat website atau URL lengkap. Contoh penulisan daftar pustaka mengagunakan standar apa adalah sebagai berikut:

Historia.id. (2017, 28 juli). Orang-orang asing yang membantu perjuangan kemerdekaan indonesia. Diakses pada 12 desember 2020, dari https://historia.id/militer/articles/orang-orang-asing-yang-membantu-perjuangan-kemerdekaan-indonesia-dalkz/page/1

2. Menulis Daftar Pustaka dengan Format MLA

Yang kedua adalah cara menulis daftar pustaka mengggunakan format MLA atau Modern Language Association. MLA merupakan sebuah asosiasi professional yang bergerak di bidang bahasa dan sastra. Lembaga internasional tersebut banyak mengkaji mengenai studi dan pembelajaran bahasa secara luas.

Salah satu format yang sering digunakan dalam penulisan daftar pustaka adalah format milik MLA. Formatnya terdiri dari judul tulisan, nama website atau URL. Format URL yang distandarkan dari MLA adalah berupa penulisan yang lengkap, bukan URL garis kecilnya saja. Berikut ini contohnya:

“Orang-Orang Asing Yang Membantu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia”. Historia.id. 28 juli 2017. 11 desember 2020. Https://historia.id/militer/articles/orang-orang-asing-yang-membantu-perjuangan-kemerdekaan-indonesia-dalkz/page/1

3. Menulis Daftar Pustaka dengan Format MHRA

Modern Humanities Research Association atau disingkat MHRA juga punya format penulisan daftar pustaka sendiri. Format daftar pustaka milik lembaga yang bertujuan untuk mempromosikan dan menggugah kajian dan penelitian lebih lanjut mengenai kemanusiaan ini banyak dijadikan rujukan.

Sebagai sumber referensi penulisan daftar pustaka lainnya, kamu dapat mengadaptasi format milik lembag MHRA tersebut.

Format MHRA terdiri dari nama website, judul tulisan, deskripsi website, tanggal pembuatan tulisan, <alamat website/URL>[waktu mengakses website].  Contohnya seperti berikut:

Historia.id, “Orang-Orang Asing Yang Membantu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia”, 28 juli 2017. < https://historia.id/militer/articles/orang-orang-asing-yang-membantu-perjuangan-kemerdekaan-indonesia-dalkz/page/1> [Diakses, 11 desember 2020].

Baca juga: Inilah Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Format yang Benar

4. Menulis Daftar Pustaka dengan Format CSE

Beda lagi format yang digunakan oleh CSE, Council of Science Editor. Lembaga internasional yang awalnya bernama Council Of Biology Editor ini punya format sendiri dalam penyusunan daftar pustaka. Formatnya sebagai berikut.

Nama website, judul tulisan yang diunggah di website, deskripsi website, tanggal artikel di-publish [tanggal akses artikel], URL lengkap. Kamu bisa perhatikan contoh penulisan daftar pustaka lengkapnya ini.

Historia.id. penerbit Historia.  Orang-Orang Asing Yang Membantu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. 28 Juli 2017 (Diakses 11 Desember 2020). Diakses dari https://historia.id/militer/articles/orang-orang-asing-yang-membantu-perjuangan-kemerdekaan-indonesia-DAlKZ/page/1

5. Menulis Daftar Pustaka dengan Format Email

Menulis Daftar Pustaka dengan Format Email

Sumber atau referensi untuk penulisan sebuah karya tulis bisa berasal dari mana pun. Referensi dalam penulisan bisa saja dari buku atau media online seperti website dan blog. Namun, tidak menutup kemungkin kamu mendapat sumber yang berasal dari email.

Itu bisa saja kamu gunakan sebagai referensi penulisan sebuah buku, namun perhatikan formatnya. “Judul tulisan/subjek email”. Alamat email. (tanggal akses). Contoh lengkapnya sebagai berikut:

Orang-Orang Asing Yang Membantu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. [email protected] (11 Desember 2020).

6. Menulis Daftar Pustaka dari Sumber yang Tak Mencantumkan Nama

Sering terjadi ada artikel yang diunggah pada website yang tidak mencantumkan nama penulis dan tanggal terbitnya. Kalau kamu menemukan sumber penulisan karya tulis dari internet yang seperti itu, format penulisannya berbeda. Penulisan format bagi artikel tanpa nama penulis dan tanggal terbit adalah;

“_____”. Orang-Orang Asing Yang Membantu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. https://historia.id/militer/articles/orang-orang-asing-yang-membantu-perjuangan-kemerdekaan-indonesia-DAlKZ/page/1. Diakses pada 11 Desember 2020.

7. Menulis Daftar Pustaka dari Sumber yang Mencantumkan Nama Penulis

Nah kalau seperti ini format penulisannya hampir sama dengan format penulisan pada umumnya, yaitu wajib mencantumkan nama, tahun terbit dan tanggal akses. Ini akan lebih mudah orang mengakses sumber dan mencari penulis aslinya. Seperti contoh berikut ini;

Sitompul, Martin. 2017. “Orang-Orang Asing Yang Membantu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia” https://historia.id/militer/articles/orang-orang-asing-yang-membantu-perjuangan-kemerdekaan-indonesia-DAlKZ/page/1. Diakses pada 11 Desember 2020.

Perhatikan! Pada penulisan nama, tetap memasukan nama lengkap penulis hanya saja terjadi pergantian urutan nama. Nama pertama yang ditulis adalah nama belakang, lalu dilanjutkan dengan menulis nama depan si penulis.

Jangan lupa untuk bubuhkan tanda koma setelah penulisan nama belakang sebelum nama depan. Setelah itu penulisan ditutup dengan tanda titik di belakangnya. Nah itulah beberapa cara membuat daftar pustaka. Format-format tadi akan sangat berguna sebab daftar pustaka adalah bagian dasar yang wajib dan diutamakan dalam sebuah karya tulis. Adanya daftar pustaka yang dilampirkan di halaman terakhir pun menunjukan sebuah penghargaan kepada penulis yang karyanya kita gunakan. Selain itu, karya tulis yang kamu buat pun dapat dibuktikan kebenarannya.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram