Bacaterus / Lowongan Kerja / Inilah Tips dan Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja

Inilah Tips dan Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Mei 2019

Pekerjaan merupakan suatu hal yang banyak dicari atau diinginkan oleh semua orang terlebih jika pekerjaan itu merupakan suatu pekerjaan yang nyaman dan sejalan dengan apa yang kita inginkan.

Akan tetapi, perlu kita ketahui bahwa pekerjaan tidak semata-mata datang menghampiri. Maka dari itu, kita harus rajin dan giat untuk mencari sebuah pekerjaan yang kita inginkan dari berbagai sumber.

Biasanya suatu perusahaan membuka lowongan pekerjaan dengan cara melakukan advertising pada suatu platform agar diketahui orang banyak dan membuka peluang besar untuk mendapatkan para pekerja yang terbaik.

Tentu saja kita tidak bisa sembarangan dalam melamar pekerjaan yang diumumkan perusahaan karena biasanya perusahaan memiliki suatu kualifikasi tertentu juga persyaratan yang dibutuhkan. Salah satu persyaratan yang sering diminta oleh perusahaan adalah CV atau Curriculum Vitae yaitu sebuah resume mengenai riwayat hidup para pelamar kerja.

Jika kamu seorang fresh graduate yang masih belum paham mengenai CV dan bagaimana cara membuatnya, maka di bawah ini akan kami paparkan cara membuat CV yang baik dan benar agar HRD tertarik dan membuka peluang besar untuk diterima pada suatu perusahaan yang kamu inginkan. Simak informasi dari Bacaterus ini!

1. Cari Pekerjaan dan Ketahui Profil Perusahaan

Cari Pekerjaan dan Ketahui Profil Perusahaan

* sumber: www.haloresearch.ca

Sebelum membuat CV, tentu saja kamu harus melakukan job research atau mencari pekerjaan terlebih dahulu. Kamu bisa mendapatkan info lowongan pekerjaan di berbagai sumber seperti koran, media sosial, sekolah, pengumuman resmi dari perusahaan, atau dari orang terdekatmu.

Setelah kamu mendapatkan sebuah info lowongan pekerjaan, kamu harus mengetahui terlebih dahulu profil perusahaan tersebut. Beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang perusahaan tersebut diantaranya bidang pekerjaan, bentuk badan usaha, dan lain sebagainya.

Hal tersebut wajib kamu ketahui kejelasannya agar tidak terjadi suatu hal yang merugikan. Selain itu, mengetahui profil perusahaan merupakan hal yang sangat penting agar CV yang kamu buat dapat disesuaikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

2. Pahami Lebih dalam Tentang CV

Pahami Lebih dalam Tentang CV

* sumber: jempolkaki.com

Setelah mendapatkan sebuah lowongan pekerjaan dan kamu sudah mantap untuk melamar pekerjaan tersebut, langkah selanjutnya adalah memenuhi persyaratan yang diminta yang salah satunya dapat berupa CV.

Untuk dapat membuat CV, maka kamu harus tahu secara mendalam tentang CV dimulai dari pengertian hingga apa saja yang biasanya dimasukkan ke dalam CV tersebut. Hal itu sangat diperlukan agar CV yang kamu buat menjadi sebuah CV yang benar dan menarik.

CV atau Curriculum Vitae merupakan sebuah dokumen yang memuat suatu pengalaman atau riwayat hidup seseorang secara singkat dan jelas. Biasanya CV memuat riwayat pendidikan, pengalaman, prestasi, dan biodata seseorang secara singkat seperti nama lengkap dan alamat.

3. Mulai Membuat CV

Mulai Membuat CV

* sumber: www.shopback.co.id

Tahapan selanjutnya jika kamu telah mengetahui mengenai CV yaitu mulai membuat CV. Kamu bisa menggunakan beberapa media untuk membuat CV seperti misalnya pada aplikasi “Ms. World” atau aplikasi bernama “Canva” yang bisa kamu unduh melalui smartphone atau PC.

Membuat CV ini bisa kamu mulai dengan menuliskan biodatamu secara singkat dan jelas mulai dari nama lengkap, jenis kelamin, alamat, No. Telepon, alamat email atau social media, dan foto terbaru milikmu.

Setelah biodata diisi dengan benar, selanjutnya kamu bisa mulai menuliskan daftar riwayat pendidikan yang pernah kamu tempuh dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga SMA atau bahkan perkuliahan. Caranya dengan menuliskan nama sekolah dan diiringi dengan tahun pendidikan.

Contoh:

TK ANAK BANGSA (2004-2005)

SDN MEGASARI (2006-2012)

Setelah menuliskan riwayat pendidikan, kamu bisa menuliskan daftar prestasi atau pencapaian yang pernah kamu dapatkan dilengkapi dengan lampiran sertifikat sebagai buktinya.

Menuliskan prestasi atau pencapaian ini bertujuan agar kamu mendapat nilai lebih dari HRD dan membuka peluang lebih besar untuk diterima.

Selanjutnya yaitu kamu harus mencantumkan skill atau keahlian yang kamu miliki. Pastikanlah keahlian tersebut sesuai dengan posisi yang sedang kamu lamar dan merupakan skill yang sedang dicari oleh perusahaan. Di bawah ini contoh dari keahlian atau skill:

Dapat mengoperasikan komputer

Fasih berbicara bahasa inggris

Dapat melakukan pencatatan dan pembukuan

Yang terakhir, bagi kamu yang telah memiliki pengalaman bekerja kamu dapat mencantumkan experience atau pengalamanmu pada CV dengan cara menuliskan nama perusahaannya, posisi yang kamu tempati, serta berapa lama kamu bekerja dilengkapi dengan bukti tertentu.

4. Baca Ulang CV yang Telah Dibuat

Baca Ulang CV yang Telah Dibuat

* sumber: id.pinterest.com

Setelah semua data dirimu ditulis dengan baik, maka kamu harus membaca ulang CV tersebut. Pastikanlah CV yang kamu buat menggunakan kata yang baik dan benar sesuai kaidah dan bahasa yang sopan agar tidak menyinggung perasaan seseorang.

Selain itu, pastikan juga bahwa tulisanmu tidak ambigu karena kesalahan penulisan atau yang biasa dikenal dengan istilah typo.

5. Tentukan Desain CV

Tentukan Desain CV

* sumber: www.templatemonster.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa CV harus dibuat dengan sebaik mungkin agar HRD yang membacanya dapat tertarik dan membuka peluang besar agar kamu diterima pada perusahaan tersebut. Salah satu cara membuat CV yang menarik adalah dengan cara memilih desain.

Kamu bisa memilih desain mulai dari warna background, jenis font, hingga menambahkan beberapa icon menarik. Namun, untuk desain ini kamu harus menyesuaikan dengan jenis perusahaan yang kamu lamar pekerjaannya.

Jangan sampai salah dalam menentukan desain, ya. Pilihlah desain yang menarik namun tidak terlalu heboh agar terkesan simple, rapi, dan mudah dibaca. Terlebih jika kamu melamar pada suatu instansi pemerintahan, maka desain CV yang diperbolehkan adalah desain yang simple dan mudah dibaca.

6. Edit CV Agar Proporsional

Edit CV Agar Proporsional

* sumber: daily.oktagon.co.id

Selanjutnya, yaitu editlah CV-mu sebaik mungkin dengan cara menempatkan data yang telah kamu tulis tadi secara proporsional agar rapi dan enak dilihat.

Pisahkanlah beberapa bagian dari isi CV dengan suatu garis atau icon pembatas agar tidak bercampur antara satu sama lain. Contohnya riwayat pendidikan dengan pengalaman berkarir.

7. Evaluasi CV

Evaluasi CV

* sumber: www.shopback.co.id

Menuju step terakhir, tahapan ini adalah tahapan finishing yaitu mengevaluasi CV yang telah kamu buat. Evaluasi ini bertujuan agar CV-mu selesai dengan baik dan sempurna sesuai keinginan juga sesuai aturan. Kamu bisa mengevaluasi CV-mu oleh dirimu sendiri atau dengan bantuan pihak lain dengan cara meminta penilaian terhadap CV yang telah kamu buat.

Setelah evaluasi dengan beberapa pertimbangan khusus dan kamu sudah merasa yakin akan CV tersebut, maka langkah selanjutnya mengirimkan CV berbarengan dengan persyaratan lainnya  kepada perusahaan yang dituju.

Itu dia beberapa tahapan cara membuat CV dari awal hingga CV tersebut selesai dan siap untuk dikirimkan pada perusahaan yang kamu apply. Semoga tahapan-tahapan tersebut dapat memberikan wawasan lebih bagi kamu yang masih dibuat bingung tentang bagaimana cara membuat CV yang baik dan benar.

Semoga informasi mengenai “cara membuat CV” sebagaimana yang telah kami paparkan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi kamu yang hendak membuat CV sebagai persyaratan berkas lamaran pekerjaan.

Tak lupa semoga HRD dapat tertarik akan CV yang kamu buat dan menjadi jalan untukmu diterima pada perusahaan yang kamu inginkan tersebut, ya! Untuk saran dan masukkannya, silahkan tulis pada kolom komentar di bawah ini. Kunjungi juga artikel tips mengikuti job fair ini agar kamu sukses melamar pekerjaan.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar