Bacaterus / Lantai / 7 Cara Membersihkan Keramik yang Kasar dengan Mudah

7 Cara Membersihkan Keramik yang Kasar dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Keramik merupakan material untuk melapisi lantai dan dinding. Jenis dan motif keramik pun berbeda-beda dan bisa dipilih sesuai dengan selera Anda. Namun terkadang, keramik yang baru dipasang akan terasa kasar karena noda semen, kotoran, atau berbagai hal lainnya. Adakah cara membersihkan keramik yang kasar tanpa perlu merusak keramik tersebut?

Tidak sulit untuk mencari cara membersihkan keramik yang kasar agar permukaannya menjadi lebih halus dan mengkilap. Bacaterus memiliki sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan keramik yang kasar. Yuk, langsung saja simak cara-caranya berikut ini.

7 Cara Membersihkan Keramik yang Kasar

1. Gosok Secara Berkala

Gosok Secara Berkala Cara Membersihkan Keramik yang Kasar

Salah satu cara membersihkan keramik yang kasar agar permukaannya menjadi halus dan bersih adalah dengan menggosoknya setiap hari secara berkala. Keramik yang berkerak dan kasar ini harus digosok setiap hari atau minimal tiga kali dalam seminggu. Gunakan sikat berbahan nylon saat menggosok keramik kasar.

Bila perlu, tambahkan cairan pembersih keramik ketika Anda menggosok permukaan keramik tersebut. Namun, jika Anda menggunakan pembersih keramik sebaiknya pastikan Anda tidak meninggalkan sisa pembersih di tepi atau sudut keramik. Segera bilas keramik dengan air bersih setelah Anda menggosoknya secara berkala.

2. Sering Menyapu Keramik

Sering Menyapu Keramik

Tahukah Anda bahwa kotoran juga berpotensi untuk membuat keramik kasar? Kotoran yang mengering justru akan meninggalkan noda yang membuat permukaan keramik jadi tidak halus lagi. Selain itu, pasir yang berada di atas lantai bisa menggores keramik sehingga teksturnya jadi semakin kasar.

Bila lantai di rumah Anda menggunakan jenis keramik yang kasar, tak ada salahnya Anda menyapu lantai setiap hari atau setiap ada kotoran. Usaha ini akan membuat keramik tidak tertutup kotoran yang menyebabkan permukaannya jadi semakin kasar.

3. Mengepel Lantai Setiap Hari

Mengepel Lantai Setiap Hari

Sebagian dari Anda mungkin tidak mengepel lantai setiap hari karena alasan capek atau ingin menghemat penggunaan air dan cairan pembersih lantai. Akan tetapi, salah satu cara membersihkan keramik yang kasar adalah dengan mengepelnya setiap hari.

Saat mengepel lantai yang kasar sebaiknya Anda tidak menggunakan cairan pembersih lantai. Pasalnya, cairan pembersih lantai dapat meninggalkan kesan lengket yang membuat kotoran jadi menempel dengan lebih mudah. Gunakan saja kain pel dengan daya serap tinggi agar proses mengepel keramik kasar bisa menjadi lebih efisien.

4. Pilih Kain yang Lembut

Pilih Kain yang Lembut

Ketika hendak membersihkan keramik kasar di lantai maupun dinding, gunakan kain yang lembut dan tidak bersifat abrasive. Kain yang kasar justru akan menggores keramik lebih dalam sehingga permukaannya jadi semakin kasar bila disentuh.

Kalaupun Anda terpaksa menggunakan kain yang kasar, jangan berikan tekanan saat Anda mengelap lantai maupun dinding keramik yang kasar. Tekanan hanya akan menggores permukaan keramik lebih dalam. Namun memang lebih disarankan untuk menggunakan kain yang lembut sehingga tidak merusak permukaan keramik.

5. Hindari Penggunaan Cairan Pembersih dengan Kandungan Asam yang Tinggi

Hindari Penggunaan Cairan Pembersih dengan Kandungan Asam yang Tinggi

Penggunaan cairan pembersih keramik memang cukup membantu untuk membersihkan dan mengkilapkan keramik. Sayangnya, keramik kasar tidak bisa dibersihkan dengan cairan yang kandungan asamnya sangat tinggi.

Kandungan asam pada cairan pembersih keramik justru akan mengikis lapisan glazur keramik sehingga penampilan keramik jadi tampak kusam. Selain itu, penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam juga akan membuat permukaan keramik yang sudah kasar menjadi bertambah kasar lagi.

6. Segera Bersihkan Noda di Keramik

Segera Bersihkan Noda di Keramik

Berbagai macam noda dan kotoran bisa saja menempel pada keramik di dinding maupun lantai. Anda harus segera membersihkan noda yang melekat pada keramik, baik itu di dinding maupun di lantai. Noda yang mengering akan membekas atau meninggalkan kerak sehingga membuat permukaan keramik jadi lebih kasar.

Jangan menunda proses pembersihan noda pada keramik, lakukan sesegera mungkin sebelum noda tersebut meninggalkan bekas. Tak hanya itu saja, Anda pun harus segera mengeringkan keramik yang baru saja dibersihkan. Noda air juga dapat membuat permukaan keramik yang kasar jadi semakin kasar dan terlihat kusam.

7. Sering Mengganti Air untuk Mengepel Lantai

Sering Mengganti Air untuk Mengepel Lantai

Saat mengepel lantai, Anda mungkin melupakan kebiasaan untuk lebih sering mengganti air yang dipakai untuk mengepel. Penggantian air pel secara teratur berfungsi agar air tetap bersih ketika dipakai untuk mengepel ruangan lain. Air pel yang kotor akan membuat keramik lainnya tercemar sehingga teksturnya pun menjadi lebih kasar.

Jadi, usahakan untuk mengganti air pel-pelan setiap hendak berpindah ke ruangan yang berbeda. Kebiasaan mengganti air pel saat mengepel lantai yang kasar akan membuat lantai menjadi bersih maksimal dan bebas dari kotoran atau noda yang membuat permukaan lantai semakin kasar.

Panduan Membersihkan Keramik yang Kasar

Panduan Membersihkan Keramik yang Kasar

Keramik bisa ditempatkan di dalam maupun luar ruangan. Beda penempatan, beda pula cara merawatnya. Anda harus melakukan pembersihan keramik secara teratur agar permukaannya tetap halus dan bebas dari noda yang membuat keramik terasa kasar. Berikut adalah cara membersihkan keramik yang kasar di dalam ruangan dengan cara yang mudah:

  • Bersihkan kotoran pada keramik dengan menggunakan sapu. Pada keramik yang menempel di dinding Anda dapat menggunakan kemoceng.
  • Campurkan cairan pembersih lantai dengan kandungan asam yang rendah ke dalam satu ember air. Apabila tidak memiliki cairan pembersih lantai, Anda dapat menambahkan sedikit cairan pencuci piring.
  • Celupkan kain pel ke dalam larutan air dan cairan pembersih lantai, lalu mulailah mengepel seluruh bagian lantai.
  • Setelah itu, bilas lantai dengan cara mengepel kembali dengan kain pel yang dicelupkan ke dalam air bersih tanpa campuran cairan pembersih lantai.

Jika keramik terlalu kasar akibat kotoran yang menumpuk, gosok keramik dengan sikat sebelum Anda mengepel lantai. Langkah-langkah di atas juga berlaku untuk membersihkan keramik pada dinding rumah Anda.

Keramik Luar Ruangan Cara Membersihkan Keramik yang Kasar

Sementara keramik yang dipasang di bagian luar rumah tentu lebih kotor dibanding yang berada di dalam rumah. Paparan sinar matahari terus menerus juga dapat membuat keramik terasa lebih kasar. Ikuti cara membersihkan keramik yang kasar di luar ruangan ini untuk membuat keramik jadi lebih bersih dan sedap dipandang:

  • Bersihkan kotoran pada keramik dengan menggunakan sapu.
  • Larutkan cairan pembersih lantai pada dua ember air hangat.
  • Gunakan kain pel untuk mengepel lantai keramik di luar rumah. Akan tetapi, jika tekstur keramiknya memang kasar Anda dapat menggunakan sapu dorong untuk menggosok keramik tersebut.
  • Siapkan selang air, lalu semprot keramik dengan air bersih untuk menghilangkan sisa cairan pembersih lantai.
  • Keringkan lantai dengan sapu kerok dan kain kering yang bersih.

Nah, dengan sejumlah cara membersihkan keramik yang kasar ini Anda bisa membuat keramik jadi lebih mengkilap dan halus. Jika tekstur keramik memang kasar, maka Anda tidak bisa menghaluskan keramik tersebut. Ingin membuat lantai granit di rumah Anda mengkilap? Cari tahu rahasianya di sini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *