Bacaterus / Membasmi Hama / Cara Membasmi Belatung yang Mengganggu dan Menjijikan

Cara Membasmi Belatung yang Mengganggu dan Menjijikan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Belatung adalah serangga yang selalu mengerumuni makanan busuk atau bangkai. Hewan ini memiliki bentuk seperti ulat dengan ukuran yang berbeda-beda. Ada belatung yang ukurannya kecil seperti cacing, tetapi ada juga yang besar dan gemuk sebesar ulat bulu. Bagaimana pun bentuk dan ukurannya, keberadaan belatung memang sangat mengganggu dan membuat kita jijik.

Dari mana sebenarnya asal-usul belatung? Apakah hewan ini bisa dibasmi agar tidak berkeliaran di sekitar tempat tinggal kita? Bacaterus akan memberikan informasi seputar cara membasmi belatung yang mengganggu. Kami juga akan memberikan pembahasan singkat mengenai asal-usul belatung.

Asal-usul Belatung

Asal-usul Belatung

Belatung termasuk salah satu jenis hama yang keberadaannya cukup mengganggu. Meskipun hewan ini ditemukan pada makanan busuk atau bangkai, tetapi kadang-kadang belatung juga hinggap di makanan segar, seperti sayuran, buah, atau daging. Dari mana sebenarnya belatung ini berasal?

Perlu Anda ketahui bahwa belatung adalah larva atau bayi lalat. Belatung merupakan fase yang harus dilalui bayi lalat sebelum tumbuh menjadi lalat dewasa. Perkawinan yang terjadi antara lalat jantan dewasa dengan lalat betina dewasa akan menghasilkan telur. Selama beberapa waktu lalat betina akan membawa telur-telurnya terbang sampai akhirnya menetas di dalam perutnya.

Setelah telur-telur di dalam perut lalat betina menetas, maka si lalat betina ini akan membuang bayi-bayi lalat ini ke berbagai tempat. Tempat yang paling sering dipilih lalat betina untuk membuang larvanya adalah tempat yang lembab dan kotor.

Ketika larva lalat ini diletakkan di tempat yang lembab dan kotor, larva ini akan melahap apa saja yang menjadi nutrisi untuk melangsungkan hidup. Larva lalat yang juga dikenal sebagai belatung ini akan terus memakan apa saja yang di dekatnya sampai mereka tumbuh menjadi lalat dewasa yang memiliki sayap untuk terbang.

Itulah sebabnya mengapa belatung sering ditemukan pada bangkai hewan atau manusia yang mulai membusuk. Pasalnya, bangkai atau mayat yang membusuk adalah tempat ideal bagi belatung untuk hidup dan memperoleh nutrisi.

Cara Membasmi Belatung

Sebagai hama yang sangat mengganggu dan menjijikkan, Anda memang harus segera mencari cara membasmi belatung yang berada di makanan atau tempat sampah di rumah. Pembasmian belatung adalah cara untuk menghentikan penyebaran populasi belatung di tempat tinggal Anda. Berikut adalah cara membasmi belatung di berbagai tempat yang ada di sekitar Anda:

  • Pada Makanan

Pada makanan Cara Membasmi Belatung

Makanan yang sudah terkontaminasi dengan belatung berarti sudah tidak layak dikonsumsi. Segera buang makanan tersebut dan jangan dimakan sedikit pun. Sebelum membuang makanan, basmi belatung yang masih berkeliaran di sekitar makanan itu.

Caranya cukup mudah, Anda bisa menyemprot makanan yang dipenuhi belatung itu dengan obat nyamuk semprot. Selain itu, Anda pun dapat membakar makanan itu agar belatung-belatung di sekitarnya ikut mati.

  • Pada Tempat Sampah

Pada tempat sampah

Tempat sampah yang lembab dan kotor adalah tempat yang sesuai untuk populasi belatung. Apalagi belatung bisa memakan sampah-sampah yang Anda buang. Jika tempat sampah Anda dipenuhi belatung, kosongkan tempat sampah terlebih dahulu (buang kantong sampah dan isi tempat sampah itu ke tempat pembuangan akhir.)

Rebuslah air dan cuka dengan perbandingan 1:1 sampai mendidih. Bilas tempat sampah dengan air, lalu siramkan air rebusan cuka yang masih sangat panas ini bagian dalam dan luar tempat sampah.

Setelah membuang air rebusan cuka ke saluran pembuangan air, bilas dengan air lalu gosok tempat sampah dengan minyak mint atau minyak serai. Keringkan tempat sampah di bawah sinar matahari sebelum digunakan kembali.

  • Pada Karpet

Pada karpet

Cara membasmi belatung di karpet ini agak sedikit menjijikkan karena Anda harus mengumpulkan belatung-belatung tersebut menjadi satu dan dimasukkan ke dalam plastik rapat. Jangan lupa memakai sarung tangan saat mengumpulkan belatung.

Bekukan plastik berisi belatung di dalam freezer karena belatung akan mati di suhu yang sangat dingin. Setelah itu, taburkan asam borat ke karpet. Gunakan alat pembersih uap (bisa disewa) dan campurkan insektisida ke dalamnya. Bersihkan karpet dengan pembersih uap itu untuk memastikan bahwa belatung yang masih ada di karpet mati.

  • Gunakan Campuran Air dan Shampoo Hewan Peliharaan

Gunakan campuran air dan shampoo hewan peliharaan

Beberapa jenis shampoo hewan peliharaan memang diformulasikan untuk membasmi kutu. Shampoo hewan ini tentu bisa dipakai untuk membasmi belatung. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu mencampur air dengan shampoo hewan peliharaan.

Masukkan larutan shampoo ini ke dalam botol semprot, lalu semprotkan di tempat-tempat yang disinggahi belatung. Setelah belatung mati, kumpulkan dan masukkan ke dalam plastik. Kemudian, buang plastik berisi bangkai belatung di tempat sampah di depan rumah.

Cara Mencegah Serangan Belatung

Ketika Anda berhasil membasmi belatung, itu bukan berarti Anda akan bebas dari serangan belatung di kemudian hari. Lakukan pencegahan untuk mencegah pertumbuhan belatung di tempat tinggal Anda.

Ingat, belatung berasal dari lalat yang membuang bayi-bayinya (larva) di tempat-tempat yang lembab, sehingga selalu ada potensi untuk mendapatkan serangan berikutnya dari belatung-belatung. Berikut adalah cara pencegahan serangan belatung yang bisa Anda lakukan di tempat tinggal Anda:

1. Gunakan Tempat Sampah yang Bisa Menutup Otomatis

Gunakan tempat sampah yang bisa menutup otomatis

Tempat sampah yang terbuka dapat mengundang lalat untuk menjatuhkan larva ke dalamnya. Oleh karena itu, gunakan tempat sampah yang bisa menutup secara otomatis sehingga lalat tidak bisa membuang larvanya ke dalam tempat sampah Anda.

2. Pasang Lem Lalat di Sekitar Rumah

Pasang lem lalat di sekitar rumah

Keberadaan lalat memang cukup mengganggu karena ketika mereka hinggap di makanan, kita bisa terkena penyakit pencernaan, seperti diare atau disentri. Cara terbaik untuk membasmi belatung adalah membasmi lalat yang merupakan induk dari belatung.

Pasanglah lem lalat di sekitar rumah, terutama di dekat makanan atau tempat sampah. Lalat yang terperangkap pada lem ini akan mati secara perlahan.

3. Pasang Kain Kasa di Pintu dan Jendela

Pasang kain kasa di pintu dan jendela

Cara terbaik untuk mencegah lalat masuk ke rumah adalah menutup semua jendela dan pintu. Akan tetapi, hal ini bisa membuat udara di dalam rumah jadi pengap dan panas. Pasang saja kain kasa di pintu dan jendela agar udara tetap bisa masuk ke dalam rumah sedangkan lalat dan nyamuk tidak bisa masuk.

4. Bersihkan Tempat Sampah Setiap Hari

Bersihkan tempat sampah setiap hari

Tempat sampah adalah tempat yang paling rentan dihinggapi lalat untuk membuang larvanya. Bersihkan tempat sampah di dalam rumah setiap hari dengan cara membilasnya dengan air, lalu mengeringkannya sebelum dipasang kantong sampah. Sementara itu, untuk tempat sampah yang berada di luar rumah bisa dibersihkan dengan cara disiram dengan air panas dan cuka.

Serba-serbi cara membasmi belatung ini bisa Anda coba jika ada serangan belatung di tempat tinggal Anda. Namun, jika kebersihan rumah dan tempat sampah sudah terjaga dengan baik maka bisa dipastikan bahwa rumah Anda bebas dari serangan belatung yang mengganggu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *