Bacaterus / Bayi / Ibu Harus Tahu, Ini 10 Cara Membangunkan Bayi untuk Menyusu

Ibu Harus Tahu, Ini 10 Cara Membangunkan Bayi untuk Menyusu

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Perlukah seorang ibu membangunkan bayinya agar mau menyusu? Pertanyaan itu barangkali pernah muncul dalam benak Anda. Mungkin sebagian ibu memiliki perasaan tidak tega saat membangunkan bayi atau sengaja membiarkan bayinya tidur lebih lama agar bisa beristirahat sejenak. Namun tahukah Anda bahwa bayi harus diberi ASI secara teratur?

Terlebih jika bayi Anda baru lahir, ia harus diberi ASI setidaknya 2 atau 3 jam sekali. Tujuannya agar bayi merasa kenyang dan cukup ASI. Karena bayi belum menerima nutrisi dan gizi dari makanan lain selain dari ASI.

Bayi pada umumnya memang akan tersadar bahkan terbangun ketika merasa lapar. Hal ini ditandai dengan ia melakukan gerakan buka tutup pada mulut kecilnya, menghisap kepalan tangan atau menggerakkan kepalanya ke arah kanan dan kiri seperti mencari sesuatu.

Namun ada pula beberapa bayi yang belum terbiasa menyusu sehingga sulit untuk bangun dari tidur lelapnya. Nah, pada kasus seperti ini Anda lah sebagai ibunya yang harus aktif dalam menyusui Si Kecil. Berikut kami bagikan beberapa cara untuk membangunkan bayi yang tertidur lelap agar ia bisa dan mau menyusu. Mari simak bersama.

1. Bangunkan Saat Waktu yang Tepat

Bangunkan Saat Waktu yang Tepat

* sumber: www.babycenter.com

Pilih waktu yang tepat untuk membangunkannya. Disarankan untuk membangunkan bayi pada saat bayi berada dalam fase REM sleep. REM (Rapid Eye Movement) sleep adalah tahapan tidur yang ditandai dengan kelopak mata yang bergerak dengan cepat saat tidur. Tanda lainnya juga terlihat pada tangan bayi yang terkepal dan gerakan tidak teratur pada anggota tubuh lainnya.

Tahapan tidur yang lebih ringan ini biasanya berlangsung setelah 90 menit bayi tertidur, dan berjalan selama sekitar 10 menit. Pada bayi, 50% waktu tidurnya merupakan tahapan REM sleep. Saat berada dalam fase tidur ini, otak bekerja secara aktif. Maka dari itu bayi lebih mudah terbangun dari tidurnya.

2. Buka Selimutnya

Buka Selimutnya

* sumber: www.potterybarnkids.com

Untuk membangunkan bayi, cobalah untuk membuka selimut atau kain bedong yang menutupi tubuh bayi. Biasanya selimut digunakan oleh para orangtua untuk menjaga bayi agar tidak merasa kedinginan saat tertidur akibat terpaan angin

Membuka selimut bayi bisa membuat bayi merasakan udara sekitar ruangan dan cenderung membuatnya menjadi tidak nyaman. Namun, ketahuilah bahwa suhu tubuh bayi dapat menurun dengan cepat. Pastikan ruangan berada dalam suhu normal dan tidak terlalu dingin.

3. Berikan Sentuhan Lembut

Berikan Sentuhan Lembut

* sumber: depositphotos.com

Bayi dapat mengetahui sentuhan ibunya sejak ada di dalam kandungan pada usia 7-8 minggu kehamilan. Sentuhan ibu terhadap bayi memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembangnya. Itulah mengapa bayi yang baru lahir disarankan untuk diletakkan di atas dada ibunya.

Memberikan sentuhan pada bayi bisa membangunkan bayi yang sedang tertidur. Mulailah dengan memberikan sentuhan pada kulitnya dengan lembut. Lihatlah respon apa yang ia berikan. Lakukan terus menerus sampai ia terbangun dari tidurnya.

4. Gelitik Pipi dan Telapak Kakinya

Gelitik Pipi dan Telapak Kakinya

Menggelitik bayi dapat memperkuat ikatan ibu dengan bayinya. Cara ini juga dapat melatih kemampuan sensorinya sehingga bayi juga belajar bagaimana memberi respon menggunakan gerakan tubuhnya. Respon yang diberikan bayi adalah tanda bahwa ia merupakan bayi yang sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik.

Jika dengan memberi sentuhan lembut pada kulit bayi tidak berhasil membangunkannya, coba gelitik pipi dan juga telapak kakinya pelan-pelan. Anda hanya perlu menggelitik jangan menyentuh secara berlebihan dan melakukannya berulang-ulang. Menggelitik secara berulang bisa membuat bayi tidak nyaman mudah menangis.

5. Luruskan Badannya dan Rentangkan Tangannya

Luruskan Badannya dan Rentangkan Tangannya

* sumber: www.happiestbaby.com

Untuk membuat bayi Anda bangun, cobalah untuk meluruskan badan bayi dan merentangkan tangannya. Harapannya agar bayi bisa bergerak menggeliat dan terbangun karena perubahan posisi tidurnya. Selain itu sentuhan ibu juga bisa membuatnya tersadar dari lelapnya.

6. Sentuhkan Bibirnya pada Puting

Sentuhkan Bibirnya pada Puting

* sumber: thebridgehead.ca

Untuk membangunkan bayi agar menyusui, Anda bisa langsung memancingnya dengan cara menyentuhkan puting payudara Anda ke bagian bibir bawah bayi. Dengan demikian bayi akan tersadar dan langsung meminum ASI dari payudara Anda.

Cara lain yang juga bisa Anda lakukan yaitu dengan mengeluarkan sedikit ASI, kemudian oleskan pada bibir bayi. Atau posisikan payudara Anda di dekat kepalanya, perah sedikit ASI dari payudara hingga langsung menetes ke bibir Si Kecil. Perhatikan pula posisi payudara agar tidak menekan bagian kepala bayi.

7. Lakukan Skin-To-Skin Contact

Lakukan Skin-To-Skin Contact

* sumber: www.unicef.org.uk

Skin-to-skin contact adalah keadaan saat bayi yang hanya menggunakan popok, didekap diatas ibu atau ayahnya yang bertelanjang dada. Biasanya skin-to-skin contact dilakukan ketika bayi baru dilahirkan. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari skin-to-skin contact ini, baik bagi bayi maupun bagi orangtuanya.

Salah satunya adalah membangun ikatan emosional antara orangtua dan bayi. Anda juga bisa melakukan ini untuk membangunkan bayi agar menyusu. Selain menyadarkan bayi karena membuat suhu tubuh bayi menjadi lebih hangat, skin-to-skin contact juga bisa menstimulasi produksi ASI.

8. Ajak Bayi Berinteraksi

Ajak Bayi Berinteraksi

* sumber: parentpundit.com

Karena bayi mengenali ibu dari bau, sentuhan dan juga suaranya, maka mengajak bicara bayi juga bisa digunakan sebagai cara untuk membangunkannya. Anda bisa mulai dengan memanggil namanya. Selain mengajak bicara, Anda juga bisa mengajak bayi berinteraksi dengan cara lain seperti bernyanyi.

9. Ganti Posisi Menyusui

Ganti Posisi Menyusui

* sumber: www.parents.com

Beberapa ibu yang baru memiliki anak mungkin mengalami kebingungan saat menyusui bayinya. Mencari posisi yang tepat serta nyaman baik bagi ibu maupun bagi bayi bukanlah hal yang mudah. Maka dari itu dianjurkan untuk ibu mengganti posisi saat akan menyusui bayinya sampai menemukan posisi yang dirasa nyaman dan tepat.

Selain itu mengganti posisi menyusui juga bisa dilakukan guna membangunkan bayi yang tertidur. Anda bisa coba beberapa posisi untuk menyusui sampai Anda menemukan posisi ternyaman. Diantara posisi menyusui tersebut ialah menyusui sambil berbaring dan menyusui bayi di dalam pangkuan Anda.

10. Letakkan Washcloth di Dahinya

Letakkan Washcloth di dahinya

* sumber: www.webmd.com

Jika semua cara diatas sudah Anda lakukan dan belum berhasil, ini adalah cara terakhir yang bisa dikatakan paling ampuh membangunkan bayi untuk menyusui. Letakkan washcloth yang sudah dibasahi dengan air bertemperatur sedang di dahi bayi. Dengan merasakan kain basah atau tetesan air, bayi otomatis akan terbangun dari tidurnya.

Itulah 10 cara yang bisa Anda coba ketika akan membangunkan bayi untuk menyusu. Sebenarnya bayi tidak perlu sepenuhnya bangun untuk menyusu. Saat setengah bangun pun bayi bisa menerima asupan ASI dengan baik.

Saat Anda menyusui, bantulah bayi Anda untuk bisa menghisap dengan baik dengan cara sedikit menekan payudara. Hal ini dapat meningkatkan jumlah ASI yang keluar sehingga bayi Anda cukup ASI. Nah, apabila Anda punya cara lain yang biasa digunakan untuk membangunkan bayi untuk menyusu, jangan ragu untuk membagikan tipsnya pada kolom komentar. Singgah juga di artikel cara mengatasi bayi rewel di malam hari ini, yuk!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *