Bacaterus / Lifestyle / 10 Tips dan Cara Membangun Kepercayaan Diri dengan Mudah

10 Tips dan Cara Membangun Kepercayaan Diri dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 November 2018

Kadang-kadang, di dalam beberapa kesempatan, kita suka merasa rendah diri. Karena alasan-alasan yang kita buat sendiri, kita kehilangan kepercayaan diri. Sesuatu yang agak berbahaya karena berpeluang untuk mendatangkan kerugian bagi kita.

Kita bisa kehilangan kesempatan baik karena itu. Kita juga bisa terhambat dalam berproses karena itu. Kalau sudah terjadi, nggak ada hal lain yang akan datang selain penyesalan. Makanya, penting bagi kita mengetahui cara-cara membangun kepercayaan diri.

10 Cara Membangun Kepercayaan Diri

1. Bersikap Baik

* sumber: unsplash.com

Memperbanyak berbuat baik berarti menumbuhkan kebaikan dari dalam. Pelan tapi pasti hal itu akan membentuk persepsi positif atas diri sendiri. Membangun percaya diri tidak bisa satu hari, perlu menjadi kebiasaan. Itu sebabnya kita harus berusaha bersikap baik setiap hari, dari sana kepercayaan diri akan tumbuh sendiri.

Kita perlu melapisi diri dengan hal-hal baik supaya kepercayaan yang sempat hilang itu tumbuh lagi. Setelah kita nyaman dengan itu, berbuat baik akan menjadi kebiasaan, seolah-olah memang itulah yang seharusnya kita lakukan dan kita akan merasa nyaman dengan sendirinya. Kepercayaan diri akan tumbuh dari sana, ketika kita merasa cukup nyaman dengan diri sendiri.

2. Menggali Potensi Diri

* sumber: unsplash.com

Sekilas, kita merasa kurang percaya diri karena selalu merasa ada yang kurang. Pikiran negatif itu umumnya muncul karena persepsi orang-orang yang memandang kita sekilas saja. Mereka cuma tahu luaran kita saja.

Untuk itu kita harus belajar menggali ke dalam. Di sanalah kita akan mengetahui bahwa mereka belum cukup dalam untuk menyimpulkan kita dalam segi apapun. Pasti ada hal-hal yang luput tetapi sebenarnya ada. Maka mulai bangun kepercayaan diri dengan menggali potensi yang sebelumnya tersembunyi.

3. Mengapresiasi Diri Sendiri

* sumber: unsplash.com

Biasanya, ini terjadi karena ekspektasi terlalu tinggi. Entah itu karena kita melihat orang lain yang jauh lebih tinggi atau kita terlalu percaya kepada orang yang membebani kita dengan ekspektasi yang terlalu tinggi.

Semuanya bisa berawal dari ucapan sederhana. Ketika kita senang karena berhasil mendapat angka 7, tetapi kemudian kita tahu orang-orang mendapat angka 8. Angka 7 tidak bisa lagi kita hargai, malah angka itu menjatuhkan kepercayaan diri. Seolah menjelaskan kalau kita tidak sebaik itu.

Kalau sudah begitu, maka kamu bisa membangun kepercayaan diri dengan mengapresiasi diri sendiri. Sekecil apapun hal yang kamu raih terima itu sebagai hasil terbaik yang kamu raih. Jangan sampai apresiasi itu memudar hanya karena tuntutan dari luar yang bahkan tidak terlalu peduli kepadamu.

4. Menggeser Batas

* sumber: unsplash.com

Sebelumnya kita punya batas ketika melakukan sesuatu. Katakanlah kamu cuma mampu berolahraga satu kali dalam seminggu. Coba geser batas itu pelan-pelan menjadi dua kali, kemudian tiga kali, kemudian empat kali.

Ada kesenangan waktu kita berhasil menggeser batas itu pelan-pelan. Seolah-olah kita berhasil membangun jembatan untuk jarak yang sebelumnya memisahkan. Kesenangan itu akan membangun kepercayaan diri. Kita menikmati kenyataan bahwa ternyata kita bisa melakukan hal yang sebelumnya tidak kita lakukan dan itu baik.

5. Kurangi Membenci

* sumber: unsplash.com

Hal terburuk dari kebencian adalah batasan. Dengan membenci berarti kita membatasi diri kita sendiri. Seandainya kita membenci seseorang, kita tidak akan pernah mau terlibat terlalu jauh dengan orang itu. Artinya, kita otomatis kehilangan kesempatan-kesempatan baik yang mungkin datang dari orang itu.

Tanpa disadari, kalau sedang didasari rasa benci maka kita kehilangan kontrol terhadap diri sendiri. Kita merasa tidak nyaman dan tidak aman. Akhirnya, kita melakukan hal-hal yang tidak perlu kita lakukan karena itu. Kalau bahasa gaulnya, insecure.

Mengubah rasa benci menjadi cinta memang tidak mudah. Kita tahu sama-sama tahu kalau ada sebagian manusia yang memang layak dibenci karena beberapa alasan. Namun, kalau ingin membangun kepercayaan diri kita bisa mencoba dengan harapan kita bisa menghadapi mereka tanpa kebencian, sampai kita bisa merasa nyaman ketika berhadapan dengan mereka tanpa harus merasa terancam atau insecure.

6. Mengubah Sudut Pandang

Lihat masalah dari berbagai sudut pandang

Semuanya berawal dari kata-kata. Kalimat sederhana yang seringkali terucap tanpa sengaja. Misalkan, kamu menginginkan sesuatu lalu gagal mendapatkan itu karena harganya terlalu mahal. Kemudian, kamu merasa miskin, lalu otomatis kehilangan kepercayaan diri karena kenyataan kamu yang terlalu miskin untuk memiliki benda itu.

Kata-kata bisa berdampak sepanjang itu, untuk diri sendiri juga untuk orang lain. Mengubah kenyataan butuh proses yang panjang. Maka kita bisa mulai membangun kepercayaan diri dengan mengubah sudut pandang. Seperti mengganti kata ‘mahal’ dengan ‘belum mampu’. Pergantian kata itu akan mengarahkan kamu untuk berbuat lebih. Dengan begitu, kepercayaan diri akan terpupuk sendiri bahkan tanpa kamu sadari.

7. Mendengarkan

Mendengarkan Intruksi dengan Seksama

Kadang, ada orang-orang yang tidak kamu dengarkan karena suaranya terlalu redup. Kamu lebih memilih untuk mendengarkan suara-suara lantang yang sebenarnya menjatuhkan kamu pelan-pelan.

Kamu lebih sering membuang waktu untuk mendengar hal-hal buruk tentang kamu sementara di waktu yang sama ada hal-hal baik yang dikatakan orang tetapi kamu abaikan. Suara yang sedang memuji tetapi tertutupi oleh suara-suara yang sedang menghina.

Sudah waktunya kamu mencoba membuka ruang dengar lebih besar. Mungkin benar ada banyak orang yang berusaha menjatuhkan kamu, mengikis kepercayaan dirimu. Tetapi, di waktu yang sama juga ada suara bisikan yang sedang memujimu. Cobalah dengarkan itu supaya kepercayaan dirimu utuh kembali.

8. Mencari Lingkungan yang Tepat

Mencari Lingkungan yang Tepat

* sumber: unsplash.com

Sering terjadi kalau orang-orang yang membuat kita kehilangan kepercayaan diri adalah orang-orang terdekat. Bisa jadi orang tua, teman biasa, sampai sahabat. Kalau itu sudah terjadi jangan ragu untuk mencari lingkungan baru.

Kamu tidak perlu sungkan untuk meninggalkan lingkungan yang merugikan. Sejatinya, kamu butuh lingkungan yang mengakrabkan kamu dengan segala kebaikan-kebaikanmu. Wajar kok kalau kamu harus mengganti ruang gaulmu.

9. Bersikap Bodo Amat

Bersikap Bodo Amat

* sumber: unsplash.com

Ini sulit, tetapi masih bisa diusahakan. Hal-hal yang membunuh kepercayaan diri kebanyakan datang dari luar. Salah satu cara paling ampuh untuk menangkalnya adalah dengan bersikap bodo amat. Dengan bersikap demikian, hal-hal yang semula menjatuhkan kamu tidak akan benar-benar masuk ke dalam diri kamu. Kepercayaan dirimu tetap terjaga tanpa harus terkikis karena mereka.

10. Tidak Menghakimi

* sumber: unsplash.com

Entah itu kepada diri sendiri atau kepada orang lain. Kita biasanya menghakimi dengan kata-kata kasar meski cuma di dalam hati. Kamu bisa mengatasi itu dengan mengontrol kata-kata. Seringkali, kita secara nggak sadar menghakimi diri sendiri, itulah yang pelan-pelan membuat kita kehilangan kepercayaan diri.

Kamu menggerutu karena hal-hal yang kamu pikir buruk. Betapa bodohnya kamu, betapa jeleknya kamu, betapa miskinnya kamu. Cobalah untuk tidak menghakimi terlalu dini. Terima dulu semua keburukan itu dengan terbuka supaya kamu bisa memikirkan apa yang bisa dilakukan. Lalu mulai mengusahakan dan kepercayaan diri akan tumbuh sendiri kemudian.

Kalau kamu punya cara untuk membangun kepercayaan diri yang belum tertulis di sini, jangan sungkan untuk berbagi, kolom komentar akan selalu terbuka lebar. Mungkin cara-cara yang kamu tuliskan bisa jadi referensi tambahan yang memudahkan untuk para pembaca sekalian.

Namun, bagi kamu yang merasa kurang semangat dalam menjalani hidup, coba untuk melakukan 10 Cara Motivasi Diri agar hidupmu lebih semangat dan banyak bersyukur.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

I’m not a good writer, I just trying so hard to be.

Leave A Comment