Bacaterus / Serba Serbi / Edukasi / 10 Cara Membangkitkan Semangat Kerja yang Mulai Kendur

10 Cara Membangkitkan Semangat Kerja yang Mulai Kendur

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 September 2018

Walaupun saat ini Anda berhasil memperoleh pekerjaan yang Anda inginkan, pasti Anda pernah mengalami satu titik jenuh dimana Anda rasanya malas melakukan apapun dan ingin berhenti kerja. Rasa malas ini bisa menjadi “racun” bagi diri sendiri jika tidak segera disingkirkan. Ya, Anda harus segera bangkit dan mengobarkan semangat kerja lagi.

Ketika rasa malas, jenuh, dan lelah datang, tentu saja kita akan kehilangan semangat kerja. Bisakah kita memiliki semangat kerja lagi agar tidak meninggalkan profesi yang kita peroleh dengan susah payah? Bisa, coba 10 cara membangkitkan semangat kerja dari Bacaterus berikut ini, yuk!

10 Cara Membangkitkan Semangat Kerja

1. Nikmati Secangkir Kopi

Nikmati Secangkir Kopi Cara Membangkitkan Semangat Kerja

Saat Anda merasa malas bangun pagi, malas berangkat ke kantor, dan malas menyelesaikan pekerjaan Anda, nikmati dulu secangkir kopi atau teh di pagi hari atau saat Anda sedang bekerja. Kafein di dalam kopi maupun teh dapat membangkitkan mood dan suasana hati Anda. Tubuh yang lesu dan mata yang ngantuk juga menjadi lebih segar ketika kopi atau teh hangat membasahi tenggorokan Anda.

Apabila Anda merasa penat, teh hijau adalah minuman yang tepat untuk Anda. Selain itu, Anda juga dapat membuat teh hitam yang dicampur dengan lemon dan madu. Aroma lemon dan madu bisa menenangkan pikiran Anda yang sedang suntuk.

2. Miliki Target dalam Bekerja

Miliki Target dalam Bekerja

Target setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang memiliki target harus memiliki rumah tahun ini, ada juga yang ingin menikahi pujaan hatinya tahun depan. Sekarang tanyakan pada diri Anda sendiri: “Apa target di dalam hidup Anda?”

Buatlah sebuah target dalam bekerja. Ketika Anda mengingat target yang ingin Anda capai, maka semangat dalam diri Anda akan terbakar dengan sendirinya. Target yang Anda miliki adalah penyemangat alami ketika Anda sedang malas bekerja atau justru ingin berhenti bekerja.

3. Pikirkan untuk Siapa Anda Bekerja

Pikirkan untuk Siapa Anda Bekerja

Cara membangkitkan semangat kerja yang sudah mulai pupus adalah mengingat orang-orang yang menjadi alasan bagi Anda untuk bekerja. Misalnya, ingat anak, pasangan, dan orang tua Anda yang masih butuh dinafkahi. Jika tidak memiliki siapapun untuk menjadi penyemangat bekerja, pikirkan diri Anda sendiri. Setidaknya Anda masih membutuhkan uang untuk melanjutkan hidup, bukan?

Jadi, tak ada alasan untuk menyerah terhadap pekerjaan yang Anda miliki saat ini. Kerjakan dengan sepenuh hati agar Anda bisa lebih ikhlas dalam menjalani profesi Anda sekarang.

4. Ingat Tagihan yang Harus Dibayar

Ingat Tagihan yang Harus Dibayar

Tidak ada yang akan membayar semua tagihan pribadi Anda. Jadi, Anda memang harus bekerja keras untuk membayar tagihan listrik, air, asuransi, kartu kredit, dan lain-lain. Uang tidak akan jatuh sendirinya dari langit, jadi Anda harus bersemangat bekerja untuk mencari uang.

Di samping itu, kebutuhan sehari-hari Anda tidak gratis. Bahkan, untuk mengisi perut saja Anda memerlukan uang untuk membeli beras dan makanan. Ketika rasa malas itu datang, bangkitkan semangat kerja Anda dengan mengingat tagihan dan kebutuhan Anda yang harus dibayar menggunakan uang.

5. Bergaul dengan Para Pekerja Keras

Bergaul dengan Para Pekerja Keras

Ingatlah bahwa teman-teman atau komunitas yang Anda miliki saat ini bisa mempengaruhi kepribadian dan cara berpikir Anda. Salah satu cara membangkitkan semangat kerja adalah bergaul dengan orang-orang yang juga pekerja keras. Contoh semangat dan jerih payah mereka dalam bekerja.

Hindari bergaul dengan orang-orang malas yang hanya akan membawa dampak negatif bagi diri Anda sendiri. Orang-orang pekerja keras biasanya selalu on fire, sehingga ketika bergaul dengan mereka Anda pun jadi turut bersemangat dan tidak mudah putus asa.

6. Banyak Pengangguran yang Menginginkan Profesi Anda

Banyak Pengangguran yang Menginginkan Profesi Anda

Ketika Anda mulai malas-malasan bekerja atau justru sudah memiliki pikiran untuk resign, ingatlah masih ada ribuan atau jutaan pengangguran yang setiap hari bersusah payah mencari kerja. Mereka mendambakan profesi yang Anda miliki saat ini.

Intinya, Anda harus bersyukur dengan pencapaian yang sudah Anda miliki sampai saat ini. Jangan sampai rasa malas membuat Anda mengeluh terus menerus dan menuntut lebih dari apa yang Anda miliki sekarang.

Bersyukurlah karena seburuk apapun pekerjaan Anda saat ini, Anda masih memiliki pekerjaan yang menghasilkan uang. Sementara di luar sana banyak pengangguran yang sulit untuk makan sehari-hari karena mereka tidak memiliki penghasilan.

7. Biasakan Berpikir Positif

Biasakan Diri Berpikir Positif

Untuk membangkitkan semangat kerja, Anda harus sering berpikir positif. Misalnya, ketika Anda merasa bahwa pekerjaan Anda berat dan tidak sanggup untuk diselesaikan, berpikirlah positif dan percaya terhadap kemampuan diri Anda sendiri. Yakinlah bahwa Anda bisa menyelesaikan pekerjaan Anda.

Berpikir positif juga dapat mempengaruhi suasana hati Anda. Jika sebelumnya Anda merasa penat dan yakin ingin mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini, maka pikiran positif Anda akan membuat Anda lebih bersemangat dan mengurungkan niat untuk resign. Kalau ada pekerjaan yang dirasa sulit, mintalah bantuan kepada rekan kerja Anda lainnya atau kerjakan dengan sepenuh hati dan tidak terburu-buru.

8. Pikirkan Hal yang Lebih Penting

Pikirkan Hal yang Lebih Penting

Sebagian orang ingin berhenti bekerja karena merasa tidak sanggup mengerjakan tugas yang diberikan oleh atasan, merasa pekerjaan tidak sesuai dengan passion, atau lingkungan kerja tidak menyenangkan.

Cara membangkitkan semangat kerja adalah memikirkan hal yang lebih penting ketimbang hal-hal yang menyebabkan Anda ingin berhenti kerja. Contohnya pikirkan keluarga yang harus dinafkahi, pikirkan cita-cita yang ingin segera diwujudkan, dan pikirkan diri Anda sendiri yang masih membutuhkan uang.

9. Belajar Mencintai Pekerjaan dan Lingkungannya

Belajar Mencintai Pekerjaan dan Lingkungannya

Ingin resign karena tidak suka dengan pekerjaan dan orang-orang yang ada di lingkungan pekerjaan Anda? Jangan menyerah begitu saja. Cintai pekerjaan dan lingkungannya, maka Anda akan lebih legowo dalam menjalani pekerjaan Anda saat ini. Ketika ada teman-teman kantor yang membully Anda, tinggal mereka dan coba bergaul dengan teman lain yang lebih menyenangkan.

Lantas, bagaimana jika pekerjaan dirasa terlalu berat? Tidak ada pekerjaan yang sempurna. Jadikan pekerjaan tersebut sebagai motivasi untuk dapat memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Sementara waktu Anda harus bersabar dan menjalani pekerjaan yang sudah ada.

10. Miliki Hiburan yang Menyenangkan

Miliki Hiburan yang Menyenangkan

Perasaan lesu dan tidak bersemangat dalam bekerja dapat disebabkan karena Anda jenuh dengan suasana di tempat kerja atau lelah karena mengerjakan pekerjaan yang menurut Anda membosankan.

Cobalah untuk memperoleh hiburan yang menyenangkan. Lakukan hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia dan melupakan sejenak pekerjaan Anda. Kalau perlu Anda bisa cuti untuk sementara waktu untuk berganti suasana.

10 cara membangkitkan semangat kerja ini bisa Anda coba jika mulai merasa bosan dengan pekerjaan saat ini atau justru ingin segera berhenti bekerja. Motivasi diri Anda sendiri untuk semangat dalam menjalani suatu pekerjaan. Ingat, pekerjaan juga merupakan bentuk ibadah, lho. Selama pekerjaan Anda positif, jalani saja sambil mencari-cari pekerjaan baru yang sesuai dengan passion Anda.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a full-time writer. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for some Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Rexona, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, Berrykitchen, AsmaraKu, Carisinyal, Keluyuran, and Kamini.She also writes about Travelling, Culinary, Health, Lifestyle Tips, Romance, Mystery, and many mores.

Leave A Comment