Bacaterus / Serba Serbi / Tanaman / Cara Mematangkan Durian yang Masih Mentah dengan Cepat

Cara Mematangkan Durian yang Masih Mentah dengan Cepat

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Apapun jenis buahnya tentu akan lebih enak jika buah tersebut sudah matang di pohon, termasuk buah durian. Proses pematangan buah secara alami tentu saja akan menghasilkan daging buah yang lebih legit dan enak. Sayangnya, ada oknum pedagang buah yang menjual buah yang belum matang, salah satunya adalah buah durian. Pembeli yang tidak pandai memilih durian matang sudah pasti akan tertipu oleh oknum pedagang tersebut.

Apabila saat ini Anda sudah terlanjur membeli durian yang mentah, Anda bisa melakukan sejumlah cara mematangkan durian yang akan Bacaterus berikan ini. Namun, perlu Anda ingat bahwa rasa buah durian yang matang dengan proses ini tidak akan selezat rasa durian yang masak pohon. Jadi, tak perlu kecewa dengan hasil yang akan Anda peroleh nanti.

3 Cara Mematangkan Durian

1. Peram Durian di Dalam Beras

Durian Mentah Cara Mematangkan Durian

* sumber: nugrainna.wordpress.com

Durian adalah buah yang dapat matang secara alami meskipun tidak dipanen dalam keadaan matang. Namun, jika Anda tidak sabar menunggu proses pematangan durian secara alami, Anda bisa menggunakan cara mematangkan durian secara cepat berikut ini.

Kali ini, Bacaterus akan mengajak Anda mengenal metode pematangan durian dengan menggunakan beras. Ya, beras adalah bahan alami yang aman untuk mematangkan beras. Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan:

  • Isi baskom dengan beras baru.
  • Masukkan durian ke dalam baskom. Pastikan seluruh bagian durian terendam di dalam beras.
  • Tutup bagian atas baskom untuk mempersempit ruang udara di dalam baskom sehingga dapat meningkatkan suhu panas.
  • Biarkan durian terendam di dalam beras selama 1×24 jam.

Setelah 24 jam, angkat durian dari dalam baskom dan segera belah durian untuk mengecek apakah bagian dalamnya sudah matang atau belum. Cara ini sebenarnya tidak benar-benar menjamin durian bisa matang tepat waktu. Pasalnya, proses peram durian di dalam beras ini dapat menghasilkan dua kemungkinan selain durian yang Anda belah memiliki daging yang sudah matang, yakni belum sepenuhnya matang atau justru terlalu matang (hampir busuk).

2. Simpan Durian dalam Wadah Kedap Udara

Durian

* sumber: santaialam.blogspot.com

Suhu panas memang berperan penting untuk mematangkan berbagai jenis buah, termasuk durian. Anda bisa menggunakan cara mematangkan durian dengan metode meningkatkan suhu panas. Akan tetapi, kenali dulu jenis durian yang akan dimatangkan. Pasalnya, beda varietas durian, beda pula waktu pematangannya.

Sebagai contoh, durian chanee dapat matang dengan sendirinya dalam waktu dua hari setelah panen, meskipun dipetik dalam keadaan mentah. Sementara durian montong memerlukan waktu hampir satu minggu lebih agar bisa matang secara alami.

Cara mematangkan durian dengan suhu panas adalah menyimpan durian dalam wadah kedap udara. Suhu panas dan karbon dioksida yang tinggi akan mempercepat proses pematangan durian. Setelah 24 jam disimpan dalam wadah kedap udara, cek durian tersebut dari aromanya.

Kalau durian mengeluarkan aroma yang harum dan manis, kemungkinan besar durian tersebut sudah matang. Namun, jika tidak ada bau yang tercium oleh hidung Anda kemungkinan durian belum matang dan bisa disimpan kembali di dalam wadah kedap udara selama 1-2 hari ke depan sambil terus dicek secara berkala.

3. Penggunaan Karbit untuk Mematangkan Durian

Karbit

Tips mematangkan durian yang satu ini biasa dilakukan oleh oknum pedagang durian “nakal” yang ingin mengubah durian mentah agar nampak seperti durian matang. Tentu saja rasa durian matang di pohon akan sangat berbeda dengan rasa durian yang dimatangkan dengan karbit.

Apabila Anda ingin mencoba cara ini, siapkan karbit terlebih dahulu. Karbit bisa dibeli di toko bahan bangunan dengan harga yang sangat terjangkau. Setelah mendapatkan karbitnya, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Masukkan durian ke dalam sebuah wadah yang bisa tertutup.
  • Bungkus karbit dengan kain setengah basah, lalu letakkan bungkusan karbit ini di dalam wadah yang sama dengan yang Anda pakai untuk menyimpan durian.
  • Setelah itu, tutup rapat wadah penyimpanan selama 2-3 hari.
  • Apabila sudah 2 hari, buka wadah dan cium aroma durian yang disimpan dengan karbit. Kalau aroma durian sudah harum, itu tandanya durian sudah matang.

Penggunaan karbit untuk mematangkan durian ini tidak memengaruhi kandungan gizi durian tersebut. Bahkan, sampai saat ini tidak ditemukan dampak pematangan durian karbit pada kesehatan orang yang mengonsumsinya. Hanya saja, para ahli gizi sangat mengecam cara dengan karbit ini.

Di samping itu, pematangan dengan karbit sudah jelas memengaruhi cita rasa durian. Rasa manis durian yang dimatangkan dengan menggunakan karbit jelas tidak sama dengan durian yang sudah matang di pohon. Kalau Anda pecinta durian sejati, Anda pasti tahu perbedaan rasa durian matang pohon dan durian matang dengan karbit karena perbedaanya sangat mencolok.

Bagaimana Proses Karbit Bisa Mematangkan Durian?

Bagaimana Proses Karbit Bisa Mematangkan Durian

Anda pasti bertanya-tanya mengenai cara kerja karbit dalam mematangkan durian dan buah-buahan lainnya. Karbit adalah kalsium karbida (CaC2) yang jika terkena air atau uap akan menghasilkan gas asetilin yang menghasilkan suhu panas yang sama untuk menggantikan peran gas etilin, zat alami yang berperan dalam proses pematangan buah.

Itulah sebabnya karbit dapat mematangkan durian dan buah-buahan lainnya secara cepat. Secara ilmiah, zat atau kandungan di dalam karbit tidak akan memengaruhi kualitas dan nutrisi buah. Hanya saja proses pematangan buah dengan cara yang sedikit memaksa ini memang akan berpengaruh pada cita rasa buah.

Proses Pematangan Alami VS Buatan

Durian Matang

3 cara mematangkan durian di atas memang bisa membantu Anda untuk membuat durian jadi lebih cepat matang. Hanya saja, jangan berharap rasa buah akan sama manis dan lezatnya dengan buah yang matang secara alami atau masak pohon.

Daripada menggunakan metode pematangan durian secara buatan, alangkah lebih baik jika Anda sabar menunggu durian sampai matang secara alami. Hindari membelah durian saat masih mentah karena cita rasa buahnya pasti menjadi sangat tidak enak ketika sudah matang. Proses pembelahan durian juga dapat membuat durian jadi cepat busuk.

Saran kami, tunggu saja durian matang dengan sendirinya. Jika terpaksa harus mempercepat prosesnya, pilih cara mematangkan durian dengan memendamnya di dalam beras atau menutup di dalam wadah kedap udara.

Agar Anda tidak kecewa membeli durian yang masih mentah, kenali cara yang benar untuk memilih durian yang matang dan enak. Baca artikel cara memilih durian yang matang dan enak ini sebagai panduan yang tepat sebelum membeli durian. Tapi, Anda juga harus tahu beberapa jenis durian terenak, silakan baca selengkapnya di 10 Durian Terenak ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment