Bacaterus / Nasi / Cara Memasak Beras Merah Agar Empuk dan Tidak Keras

Cara Memasak Beras Merah Agar Empuk dan Tidak Keras

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Banyak literatur menyebutkan bahwa beras merah memiliki kandungan serat lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih. Kadarnya ada di angka 1,6%; lebih banyak dari beras putih yang hanya 0,3%. Oleh karena itu, beras merah baik untuk melancarkan pencernaan serta membuang racun atau lemak di tubuh yang berdiam mengendap di bagian usus besar dan perut.

Kandungan kalori yang rendah juga membuat beras merah lebih memudahkan tubuh untuk mengolahnya menjadi energi sehingga tidak banyak tersisa sebagai lemak. Sangat cocok untuk dikonsumsi oleh Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan.

Sebab kandungan kalori yang rendah, beras merah pun aman dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Ia mampu mengontrol gula darah serta kolesterol.

Selain itu, beras merah juga mengandung Vit B yang bermanfaat membentuk sel darah merah. Mineral serta zat besi pada beras ini pun bagus untuk membuat stamina tubuh meningkat.

Bukan hanya tinggi serat dan rendah kalori, beras merah juga kaya akan kalsium serta magnesium. Dua zat tersebut berperan penting untuk menjaga kesehatan gigi, tulang dan mencegahnya dari pengeroposan.

Kandungan lain dari beras merah adalah zat besi, zat antosianin dan mangan yang merupakan sumber antioksidan alami. Manfaat dari zat-zat tersebut adalah tubuh dapat terlindungi dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Perlu diketahui juga bahwa beras merah termasuk produk biji-bijian utuh. Yaitu biji yang tidak mengalami proses penggilingan. Biji-bijian utuh tersebut dipercaya dapat bantu mencegah terjadinya penyakit jantung.

Pasalnya di dalam biji-bijian tersebut terkandung senyawa lignan yang bermanfaat menurunkan lemak darah, peredangan pada bagian arteri dan menurunkan tekanan darah. Segudang manfaat tersebut adalah keunggulan beras merah. Sedang kekurangannya adalah beras ini lebih membutuhkan trik khusus saat mengolahnya.

Beras merah akan cenderung menghasilkan nasi yang keras. Tidak lembut atau pulen seperti beras putih. Belum lagi rasanya juga hambar. Namun, jangan khawatir! Ada beberapa cara memasak beras merah agar dapat lebih lezat disantap.  Apa sajakah itu? Berikut cara memasak beras merah dan tipsnya!

Cara Memasak Beras Merah

Di bawah ini adalah beberapa cara memasak beras merah yang bisa Anda lakukan agar hasilnya lebih enak disantap:

1. Memasak dengan Cara Manual

Memasak dengan Cara Manual

Memasak beras merah menggunakan cara manual, dipercaya dapat menghasilkan nasi yang lebih lembut dibandingkan dengan menanaknya di penanak nasi. Alasannya mudah saja, karena melalui proses manual, beras merah dimasak sebanyak dua kali. Pertama saat mengaroninya, kedua saat menanaknya.

Caranya sama seperti saat Anda memasak beras putih. Pertama, cuci maksimal dua kali bilas agar kandungan nutrisi dalam beras merah tidak hilang. Kemudian masukkan beras ke dalam panci, beri air dengan perbandingan 4:1, yaitu 4 gelas air untuk 1 gelas beras.

Masak hingga api menyusut dan beras merah Anda mulai mengembang. Gunakan api kecil agar tidak gosong. Jangan lupa pakai tutup panci agar uap panas tidak keluar. Setelah air benar-benar mengering, matikan kompor lalu angkat. Selanjutnya, siapkan dandang untuk mengukus.

Tunggu hingga air kukusan mendidih baru masukkan beras merah yang sudah diaroni tadi. Tunggu sekitar 30-45 menit hingga nasi merah Anda matang. Sajikan.

2. Menumis Beras Lebih Dulu

Menumis Beras Lebih Dulu

* sumber: www.sahabatnestle.co.id

Cara ini lagi-lagi pasti terdengar asing. Tetapi tidak ada salahnya mencoba, kan? Meski tidak signifikan mengubah tekstur nasi beras merah, menggunakan cara ini bisa membuat nasi Anda beraroma lebih wangi.

Untuk menumis beras merah, Anda bisa menggunakan minyak zaitun. Pertama tuang minyak zaitun ke dalam wajan, lalu masukkan beras. Jangan lupa tambahkan air dan aduk hingga tercium harum. Setelah itu, baru beras merah boleh dimasak seperti biasa atau seperti pada langkah a.

3. Mencampurnya dengan Beras Putih

Mencampurnya dengan Beras Putih

* sumber: www.klikdokter.com

Cara memasak beras merah selanjutnya agar menghasilkan nasi yang lembut adalah mencampurnya dengan sedikit beras putih. Takarannya disesuaikan dengan keinginan. Hanya, lebih baik porsi beras putih tetap harus lebih sedikit.

Sebagai contoh, jika Anda memasak satu gelas beras merah, campurkan ¼ atau sepertiga gelas beras putih. Penggunaan beras putih hanya untuk bantu melunakkan tekstur beras merah. Bukan untuk yang lain. Apalagi jika sampai mengganggu kandungan nutrisi beras merah itu sendiri.

Caranya, campur satu gelas beras merah dan ¼ beras putih kemudian cuci sebanyak dua kali bilasan. Setelah bersih, Anda bisa memasaknya menggunakan cara manual atau bantuan rice cooker.

Baca juga: 5 Perbedaan Beras Merah dan Beras Putih

4. Mendiamkannya Lebih Dulu Setelah Matang

Mendiamkannya Lebih Dulu Setelah Matang

* sumber: kumparan.com

Sesaat setelah beras merah Anda matang jangan langsung membuka tutup rice cooker atau dandang. Diamkan dulu selama kurang lebih beberapa menit agar uap panas di bagian dalam lebih mematangkan nasi merah Anda. Uap tersebut dapat bantu membuat tekstur nasi jadi lebih empuk dan mengembang.

Setelah didiamkan beberapa menit, Anda boleh mengaduknya sebentar lalu tutup  dan tunggu beberapa menit lagi sebelum nasi benar-benar bisa dikonsumsi. Hasilnya, nasi merah akan lebih empuk.

Tips Memasak Beras Merah

Setelah mengetahui cara memasak beras merah agar menghasilkan nasi yang lebih enak disantap, berikut ini adalah tips memasaknya, termasuk bagaimana menyimpan beras merah yang baik.

  • Jangan Cuci Beras Terlalu Sering
Jangan Cuci Beras Terlalu Sering

* sumber: m.timessingapore.com

Sama seperti saat menanak beras putih, memasak beras merah juga harus dicuci lebih dulu. Tidak usah sering-sering; cukup 1-2 kali bilas saja. Jika mencuci beras lebih dari itu, khawatir kandungan di dalamnya dapat hilang dan terbuang. Apalagi jika yang Anda pilih adalah beras merah organik.

  • Rendam Beras Lebih Dahulu
Rendam Beras Lebih Dahulu

* sumber: originalindiantable.com

Setelah dicuci, langkah selanjutnya untuk mendapat nasi merah yang lembut adalah jangan langsung memasaknya, melainkan rendam beras lebih dulu. Rendam beras merah Anda setidaknya 30 menit sebelum dimasak.

Beras merah yang direndam lebih dulu sebelum dimasak, akan menghasilkan nasi yang teksturnya lebih lembut, lunak dan tidak keras. Anda tidak akan mengalami masalah saat memakannya nanti.

  • Penggunaan Air adalah Kunci
Penggunaan Air adalah Kunci

* sumber: hot-thai-kitchen.com

Banyaknya air yang digunakan untuk menanak beras merah boleh jadi adalah kunci terpenting dalam menghasilkan nasi merah yang pulen, lembut dan tidak terlalu keras. Agar lebih memudahkan, gunakan takaran gelas saat memasak.

Perbandingan penggunaan air untuk memasak beras merah setidaknya 3:1. Yaitu 3 gelas air untuk 1 gelas beras merah. Takaran ini bisa Anda terapkan saat memasak beras merah menggunakan penanak nasi listrik. Namun, jika memasaknya menggunakan cara manual, tambahkan 1 gelas air lagi. Sehingga perbandingannya menjadi 4:1.

  • Simpan Beras Merah dalam Kulkas
Simpan Beras Merah dalam Kulkas

* sumber: hellosehat.com

Cara yang satu ini pasti cukup asing. Bagaimana ceritanya menyimpan beras di kulkas? Kulkas yang bisa digunakan untuk menyimpan buah, sayur dan ikan agar segar lebih lama juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan beras.

Beras merah yang disimpan dalam kulkas pada waktu beberapa bulan akan menghasilkan rasa lebih baik. Sebelumnya pindahkan beras ke dalam sebuah wadah tertutup dan kedap terhadap udara. Simpan di kotak bagian bawah yang ada pada lemari pendingin Anda. Ambil per gelas saat akan dimasak saja.

  • Jangan Terlalu Lama Menyimpan Beras
Jangan Terlalu Lama Menyimpan Beras

* sumber: sultantv.co

Beras apa pun sebenarnya, tidak baik jika disimpan terlalu lama. Karena kualitasnya akan menurun. Khusus beras merah, jika ia disimpan dalam kurun waktu lebih dari satu tahun, beras akan menghasilkan nasi yang pahit sebab kandungan minyak di dalam beras akan keluar.

Agar lebih aman, sebaiknya beli beras merah kemasan sedang yang sekiranya bisa habis hanya dalam waktu dua atau tiga bulan. Apalagi jika Anda hanya mengonsumsinya seorang diri.

  • Pilih Beras Merah Kualitas Bagus
Pilih Beras Merah Kualitas Bagus

* sumber: healthyliving.natureloc.com

Tips ini merupakan tips paling dasar dalam membeli apa pun. Termasuk beras merah. Anda tidak bisa mendapatkan nasi yang pulen dan lembut jika kualitas berasnya juga jelek. Karena, berbagai cara atau trik tidak dapat menolongnya atau mengubah kualitas nasi yang dihasilkan.

Jadi, sebelum membeli beras merah, perhatikan lebih dulu kualitasnya. Harga lebih mahal sedikit rasanya tidak masalah jika nasi yang dihasilkan juga lezat dan sehat.

Cara memasak beras merah yang lebih merepotkan ini sebanding dengan banyaknya manfaat dan keuntungan yang ia miliki. Tidak masalah bukan repot sebentar untuk asupan gizi yang lebih baik? Jangan lupa sajikan nasi merah Anda dengan lauk-lauk bergizi seperti sayur dan ikan agar manfaatnya lebih optimal.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *