Bacaterus / Kucing / 10 Langkah Cara Memandikan Kucing yang Baik dan Benar

10 Langkah Cara Memandikan Kucing yang Baik dan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar kucing tidak perlu mandi. Hal tersebut adalah wajar, karena kucing dapat merawat dirinya secara alami, yaitu dengan menjilati tubuhnya. Tetapi, kadang kucing juga perlu dimandikan, terutama untuk ras kucing yang berbulu lebat dan panjang.

Apalagi saat kucingmu menjadi sangat kotor atau bau. Selain itu, semakin tua kucing maka mereka akan semakin sulit merawat dirinya sendiri. Tetapi mandi bisa membuat kucing menjadi stres karena kucing takut dengan air. Maka dari itu, sebelum memandikannya ajak kucingmu bermain dan pastikan kucingmu akan nurut dan tidak merasa gugup atau takut lagi.

Nah, supaya kamu bisa memandikan kucingmu, ketahui dulu beberapa cara aman dan benar melakukannya di bawah ini.

1. Perhatikan Waktu yang Tepat

Jam Dinding

Waktu adalah hal terpenting dalam urusan memandikan kucing. Jika kamu memiliki kucing yang masih kecil (baca cara merawatnya di sini), pertimbangkan untuk memandikan kucing tersebut setelah kucingmu banyak bermain.

Namun, jika kamu memiliki kucing yang lebih dewasa, disarankan untuk membuat kucingmu tidur siang terlebih dahulu. Dan ketika bangun, kucingmu akan menjadi lebih tenang.

Ingatlah untuk melakukan semua persiapan mandi sebelum waktu bermain atau tidur siang. Jika tidak, kucingmu akan merasa tidak siap. Jadwalkan mandi saat kucing kamu sedang nurut ya!

2. Potong Kukunya Supaya Tidak Mencakarmu

potong kuku kucing

* sumber: 1mhowto.com

Karena kucing takut dengan air, bisa saja kucingmu akan mencakar karena menolak saat kamu memandikannya. Jadi, sebaiknya potong kukunya dengan potong kuku khusus kucing.

Jangan lupa pakai sarung tangan karet atau sarung tangan kedap air untuk melindungi tangan kamu jika sewaktu-waktu kucingmu memberontak.

Tujuan memotong kuku kucing tidak hanya untuk menghilangkan cakarnya, tetapi juga untuk mengurangi risiko kerusakan pada barang-barangmu di rumah.

Ada juga manfaat kesehatan memotong kuku bagi kucing, yaitu supaya membantunya menghindari rasa sakit karena cakar yang patah. Karena biasanya kuku kucing yang patah dan tajam akan membuatnya tersangkut di karpet atau benda-benda lain di sekitar rumah.

3. Persiapkan Peralatan Mandinya

Persiapkan Peralatan Mandi

* sumber: www.catster.com

Area mandi kucing harus dalam keadaan hangat dan bebas dari banyak barang. Sebaiknya gunakan bak mandi yang dangkal supaya kucingmu lebih nyaman. Atau alternatif lainnya adalah kamu bisa memadikannya di wastafel. Saat akan memandikannya, pindahkan semua barang pecah belah dari jangkauan.

Hindari apa pun yang berpotensi menakuti kucing, sehingga kucing akan merasa nyaman saat mandi. Pastikan wastafel, baskom, atau baknya memiliki dasar anti selip. Karena kemungkinan kucingmu akan mencoba kabur, jadi kamu harus menghindarinya supaya tidak tergelincir.

Pastikan kamu sudah menyiapkan semuanya untuk memandikan kucing, mulai dari sarung tangan karet, kain kecil untuk membersihkan wajahnya, sikat mandi, sampo kucing, sisir, handuk, bola kapas untuk membersihkan telinga, dan wadah lain untuk membilasnya.

4. Kontrol Aliran Air

Kontrol Aliran Air

* sumber: www.kittycat.co.za

Saat memandikan kucingmu, kontrol aliran air dan percikannya. Kamu dapat menggunakan gayung untuk menuangkan air ke punggung dan ekornya, tetapi jangan menuangkan air ke kepalanya. Percikan air ke dekat kepalanya akan membuat kucing kamu merasa kesal.

Sebaiknya buatlah air untuk mandi kucing dalam suhu yang hangat. Karena jika airnya dingin, akan membuat kucing lebih sensitif karena kulitnya lebih tipis daripada manusia.

Atau kamu bisa menggunakan gunakan selang air atau shower untuk membasahi kucingmu secara menyeluruh. Tapi ingat, berhati-hatilah agar tidak menyemprot langsung ke telinga, mata, dan hidungnya.

5. Gunakan Sampo Khusus Kucing

Sampo Khusus Kucing

* sumber: www.ebay.com

Selalu gunakan sampo yang dibuat khusus untuk kucing dan memiliki busa yang baik. Hindari menggunakan sampo untuk manusia yang dibuat untuk rambut kita. Karena kulit kucing itu lebih sensitif daripada kulit manusia.

Jika tidak menemukan sampo kucing, kamu bisa menggunakan sampo yang memiliki kandungan yang ringan seperti sampo bayi. Tetapi sampo bayi pun dapat membuat kulit kucingmu menjadi kering.

Untuk kucing yang memiliki kulit kering, cobalah gunakan sampo kucing untuk pembersih dan penghilang bau yang diformulasikan dengan bahan-bahan alami. Selain itu, kucingmu juga tidak boleh menggunakan sampo penghilang kutu yang dirancang untuk anjing karena dapat berbahaya bagi kesehatannya.

Disarankan untuk kamu pemilik hewan peliharaan, selalu periksa label setiap produk hewan peliharaan yang akan dibeli. Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa produk tersebut aman untuk spesies hewan peliharaanmu.

6. Gosok Tubuh Kucing

Gosok Tubuh Kucing

* sumber: www.vetstreet.com

Saat bak mandinya sudah terisi, gunakan tanganmu untuk membasahi sedikit air ke kucing dengan lembut, lalu perlahan basahi ke seluruh bulunya. Mulailah dari bagian atas kepalanya dan ke arah ekornya, tambahkan air sampai bulunya basah. Sambil menggosok perlahan tubuhnya, oleskan sedikit sampo dan buatlah menjadi busa.

Mulailah perlahan, sikat seluruh tubuhnya dengan sikat khusus yang lembut. Termasuk bagian kaki belakang, belakang lengan, dan area lain yang mungkin sulit dijangkau. Jika kucingmu menolak untuk disikat, jangan coba-coba memaksanya. Lebih baik, kamu mencoba menyikat hanya satu bagian tubuhnya pada waktu yang berbeda.

7. Berikan Mainan yang Mengambang di Air

Berikan Mainan

* sumber: www.catster.com

Sebagian kucing akan senang dengan aktivitas mandinya, sedangkan kucing yang lainnya tidak menyukai mandi. Tetapi kamu harus tetap sabar dan jangan memarahi kucing saat mandi. Jika kucing kamu benar-benar tidak suka mandi, cobalah berikan pujian, minta bantuan, atau bilas dan coba lagi.

Jika kamu merasa sulit memandikan kucing di rumah, cobalah menggunakan trik dengan mengapungkan mainan kucing yang menarik untuk diletakkan di dalam air. Hal itu supaya kamu bisa membujuk kucing untuk mencoba ‘memancing’nya agar mau mandi.

8. Bilas Tubuhnya

Bilas Tubuhnya

* sumber: kittentoob.com

Untuk membilas kucingmu, isi bak mandi dengan air hangat serta tutup mata dan telinga kucing saat kamu membilas tubuhnya dengan lembut. Kamu bisa menambahkan kondisioner khusus kucing.

Pastikan kamu membilas sampo dan kondisioner dengan benar, jangan sampai kucingmu tidak sengaja tertelan residu sampo saat kamu membersihkannya.

Bilas sampo dengan hati-hati dan perlahan. Karena jika masih ada sisa sampo, maka dapat mengiritasi kulit kucing. Saat sedang membilasnya, gunakan kain lap basah untuk menyeka wajahnya.

9. Keringkan Tubuhnya

Keringkan Tubuhnya

* sumber: en.thecatsociety.org

Setelah seluruh tubuh kucingmu basah, pastikan kamu segera mengeringkan tubuhnya. Dengan hati-hati, peras kelebihan air dari bulunya dan gosok perlahan dengan handuk besar, hingga kering.

Jika kucing kamu memiliki jenis bulu yang panjang, kamu bisa mengeringkan bulunya dengan hairdryer. Tetapi sebaiknya nyalakan hairdryer dengan angin yang rendah. Karena sebagian besar kucing tidak suka dengan suara angin hairdryer yang berisik.

10. Manjakan Kucing Kamu

Manjakan Kucing

* sumber: www.staynplaypetranch.com

Setelah mandi, sebaiknya perlakukan kucing secara baik dengan memanjakannya. Jadi, begitu mandi selesai, kamu bisa memberikan hadiah kepada kucing misalnya dengan memijat tubuhnya.

Berikan sugesti yang positif padanya supaya dapat membuat kucingmu menyukai aktivitas mandinya. Selain itu, sisir bulu-bulu kucingmu supaya terlihat halus dan lembut, atau kamu bisa merias kucingmu.

Jika kamu masih merasa tidak bisa memandikan kucing sendiri, kamu bisa meminta bantuan teman atau kerabat dekat untuk membantu memegangi kucing saat mandi. Atau kamu juga bisa pertimbangkan perawatan kucing profesional. Karena sebenarnya, mandi adalah sesuatu yang tidak perlu sering dilakukan pada kucing.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *