Bacaterus / Burung Hantu / Mengenal 7 Jenis Burung Hantu Terbesar yang Hidup di Dunia

Mengenal 7 Jenis Burung Hantu Terbesar yang Hidup di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Siapa yang tidak kenal dengan burung hantu yang sering berkicau ditengah malam. Burung hantu adalah  burung nokturnal, yang bergerak mencari mangsa di saat kita tertidur lelap. Mereka juga termasuk dalam burung predator yang misterius. Sebagian dari burung hantu memiliki ukuran yang sangat besar. Berikut ini adalah ulasan tentang burung hantu dengan ukuran yang mengesankan.

1. Burung Hantu Blakiston Fish – Bubo blakistoni (EN – Endangered)

Burung Hantu Blakiston Fish

* sumber: www.oiseaux.net

Burung hantu Blakiston mendiami negara Rusia, China dan juga Jepang tepatnya di daerah Hokkaido. Selain ukuran yang besar ras burung hantu Blakiston termasuk dalam ras burung hantu yang langka. Kegundulan hutan dan langkanya sumber makanan adalah yang mengancam keberadaan mereka.

Burung besar ini memiliki berat badan sekitar 2,95  sampai dengan 3,6 kg untuk jantan , sedangkan pada betina sekitar 2,95 sampai dengan 4,6 kg. Panjang burung ini diperkirakan 60 sampai dengan 42 cm  dan bentang sayap yang dimilikinya sekitar 178 cm sampai dengan 190 cm.

Burung ini hidup di daerah yang banyak pohon besar dan dekat sumber air yang tidak membeku di musim dingin. Nama Blakiston merupakan nama dari seorang naturalis asal Inggris bernama Thomas Blakiston yang mengumpulakn spesimen dari burung ini di Jepang di Hakodate dan Hokkaido.

2. Burung Hantu Elang Eurasia – Bubo bubo (LC – Least Concern)

Burung Hantu Elang Eurasia

* sumber: fineartamerica.com

Burung hantu besar ini adalah burung yang mendiami daerah Eropa, Asia, dan juga Afrika Utara. Burung hantu ini dapat kamu temukan di beragam habitat, bahkan di kota sekalipun, selama ada tempat untuk membuat sarang dan terdapat sumber makanan tersedia di tempat burung ini tinggal.

Burung hantu ini memiliki kemampuan yang bahkan lebih besar dari pada kemampuan burung hantu yang lainnya dalam memangsa hewan. Tetapi mereka juga akan memangsa hewan mamalia kecil jika sumber daya makanan itulah yang tersedia di alam, dengan ukuran hewan sekitar 100 gr.

Ada penampilan yang khas dari burung ini jika dibandingkan dengan burung hantu dari burung hantu besar dari lainnya. Selain ukurannya yang besar dan tambun, burung ini tampak seperti sebuah tong dengan jumbai pada telinganya. Ciri  yang paling khas adalah matanya yang berwarna oranye.

3. Burung Hantu Great Gray – Strix nebulosa (LC – Least Concern)

Burung Hantu Great Gray

* sumber: www.flickr.com

Burung hantu Great Grey merupakan burung yang terbesar yang mendiami didaerah utara disekitar daerah Quebec sampai ke pantai Pasifik, dan Alaska. Selain itu mereka juga ada di benua Eropa yaitu di Finlandia dan Estonia. Mereka juga ada di daerah Asia sebelah utara.

Burung ini memiliki ciri khas yang menonjol pada wajahnya yaitu, wajahnya yang berbentuk bulat dan besar berwarna abu-abu. Bentuknya wajahnya yang besar dan bulunya yang tebal membuat orang menyangka bahwa tubuhnya berat, sesungguhnya beratnya hanya 0,5 sampai dengan 1,9 kg.

Bentangan sayapnya  bisa mencapai 152 cm, dan panjang tubuhnya rata-rata sekitar  72 cm untuk betina dan 67 cm untuk jantan. Mereka memiliki pendengaran yang luar biasa hingga dapat mendeteksi mangsa yang berada  berada sekitar 60 cm di dalam salju.

4. Burung Hantu Snowy – Bubo scandiacus (VU – Vunerable)

Burung Hantu Snowy

* sumber: pixels.com

Burung hantu snowy atau salju ini merupakan burung asli dari daerah Arktik di daerah Amerika Utara dan Eurasia.  Burung ini termasuk spesies burung nomaden, di saat musim dingin mereka akan bermigrasi ke daerah Kanada dan Amerika Serikat di sebelah utara.

Burung ini memiliki warna putih yang indah yang tak hanya berfungsi untuk menghangatkan tubuhnya dari cuaca dingin tapi dapat dijadikan kamuflase untuk menangkap mangsanya.  Ada perbedaan pola pada bulunya untuk burung jantan dan betina.

Pada burung jantan bulunya didominasi warna putih dengan bercak berwarna hitam, sedangkan pada betina polanya tampak seperti sebuah garis diseluruh tubuhnya. Burung ini memiliki berat sekitar 2 kg, dan bentangan sayapnya sekitar 146 cm, serta panjang sekitar 52 – 71 cm.

5. Burung Great Horned – Bubo virginianus (LC – Least Concern)

Burung Great Horned

* sumber: adlayasanimals.wordpress.com

Burung hantu jenis ini banyak menghuni daerah disekitar Amerika Utara dan juga Amerika Tengah, serta beberapa di Amerika Selatan. Burung ini memiliki toleransi terhadap iklim dan habitat yang sangat beragam, dari dataran tinggi hingga tempat di dataran rendah.

Burung ini memiliki bulu dengan warna abu kecoklatan dan terdapat pola kota-kotak pada sayapnya, serta garis yang halus pada bagian bawahnya. Burung ini memiliki ukuran panjang sekitar 45 – 63 cm, dan bentangan sayapnya sekitar 127 – 152 cm serta beratnya sekitar 1,1 – 1,7 kg.

Burung hantu jenis ini adalah seorang pemburu yang sangat handal, mereka juga terkadang melawan burung pemangsa yang lain. Mangsa dari burung ini sangat beragam dari yang ukuran kecil sampai dengan ukuran sedang, dari reptil, amphibi, juga burung, selama ada dalam jangkauannya.

6. Burung Hantu Brown Fish – Ketupa zeylonensis (LC – Least Concern)

Burung Hantu Brown Fish

* sumber: www.flickr.com

Burung jenis ini merupakan burung asli dari daerah Asia Selatan, Tenggara dan juga Turki. Satu hal yang menonjol dari burung hantu ini adalah adanya bagian yang mencuat dari atas kepalanya seperti telinga. Ukuran tubuhnya sekitar 48 – 61 cm dan memiliki bentangan sayap dari 125 – 140 cm.

Hutan-hutan yang berbatasan dengan daerah yang memiliki aliran seperti danau dan persawahan merupakan tempat yang bisanya menjadi habitat dari burung jenis ini. Mereka biasanya mendiami  daerah di dataran rendah dari hutan yang lebat sampai hutan terbuka dan daerah perkebunan.

Burung hantu ini merupakan burung yang tidak hanya aktif di malam hari, terkadang mereka pun berburu di siang hari di saat cuaca yang berawan. Mereka biasanya memangsa ikan sebagai makanan utamanya. Selain itu, mereka juga makan kepiting, tikus, burung, dan juga kumbang besar.

7. Burung Hantu Barred – Strix varia (LC – Least Concern)

Burung Hantu Barred

Burung hantu Barred adalah burung asli dari daerah Amerika Utara dan kini merek telah menyebar hingga ke Pantai Barat dari Amerika Utara. Mereka senang mendiami daerah hutan dengan pohon yang besar di dataran tinggi hingga rawa-rawa di dataran rendah.

Burung hantu Barred memiliki wajah seperti cakram dengan warna putih keabu-abuan, atau kecokelatan, matanya berwarna coklat kehitaman dengan paruh yang berwarna kuning. Burung hantu ini memiliki panjang sekitar 43 –  60 cm, dan bentangan sayap sekitar 101,6 – 127 cm.

Nama Barred sendiri diambil dari pola pada bulu bagian perut yang membentuk garis-garis vertikal berwarna coklat. Sedangkan bulu pada bagian lehernya memiliki pola garis-garis berwarna cokelat yang horizontal. Jika sepintas burung ini akan terlihat seperti burung hantu spotted.

Burung hantu adalah burung yang unik, salah satunya adalah kemampuannya berburu mangsa yang lebih besar dari tubuh mereka sendiri. Burung besar ini sesungguhnya adalah burung predator, burung pemakan daging atau karnivora yang lebih sering mencari mangsanya di malam hari. Besarnya ukuran mereka memperlihatkan bahwa mereka sebenar termasuk hewan yang buas. Baca juga artikel jenis-jenis burung hantu di dunia ini, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *