Bacaterus / Bunga / Percantik Rumahmu Dengan 10 Bunga yang Hidup di Air Ini

Percantik Rumahmu Dengan 10 Bunga yang Hidup di Air Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 Desember 2018

Percantik rumah Anda dengan bunga air, yuk! Bunga air termasuk dalam aquatic plants yang populer dijadikan tanaman untuk di dalam rumah. Anda bisa menyimpan bunga air di mangkuk, gelas, vas, pot, akuarium, hingga kolam ikan yang ada di pekarangan.

Berikut telah Bacaterus kumpulkan sepuluh bunga yang hidup di air yang bisa Anda temukan di Indonesia maupun dari luar negeri. Bunga-bunga ini hidup di air tawar seperti sungai, danau, dan kolam, jadi Anda bisa merawatnya juga di rumah.

Fungsi bunga air adalah untuk mempercantik ruangan atau pekarangan, memberi makan ikan (jika ditaruh di dalam kolam/akuarium), dan sekaligus membersihkan air, loh! Tanpa basa-basi lagi, ini lah sepuluh jenis bunga yang hidup di air untuk mempercantik rumah Anda:

10 Macam Bunga Yang Hidup di Air

1. Amazon Lily (Eucharis amazonica)

Amazon Lily (Eucharis amazonica)

* sumber: www.dutchbulbs.co.uk

Bunga yang hidup di air pertama ada Amazon Lily. Bunga bernama Latin Eucharis amazonica ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Bunga ini dapat ditemukan juga di Meksiko, Hindia Barat, dan daerah tropis lainnya. Bunga Amazon Lily ini menguarkan wangi yang enak. Warnanya terdiri dari putih dan ada juga yang terarsir pink.

Bunga bakung (lily) Amazon ini ukurannya cukup besar. Jika bunganya sudah lumayan besar, maka daun dan batang bunga ini lebih besar lagi. Maka dari itu, Anda harus menanamnya di kolam besar di pekarangan rumah. Tempatkan bunga Amazon Lily di tempat yang terkena sinar matahari penuh dengan ruangan yang cukup untuk dirinya menyebar (jangan di kolam yang sempit).

2. Eceng Gondok / Water Hyacinth (Eichhornia crassipes)

Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

* sumber: www.flowgrow.de

Siapa yang tidak tahu eceng gondok di Indonesia? Walaupun dianggap sebagai hama di sebagian tempat, khususnya di daerah petani, eceng gondok ini sejatinya adalah tanaman hias.

Eceng gondok datang dari Brasil, orang Brasil memperkenalkan tanaman ini sebagai tanaman hias untuk di kolam. Di tempat-tempat yang “dipenuhi” oleh eceng gondok biasanya menjadikan tanaman ini sebagai pakan ternak dan bahan kerajinan.

Tapi, kalau mau digunakan sebagai hiasan rumah, Anda cukup membawa sedikit saja. Kenapa? Karena tanaman ini dapat berkembang biak dengan sangat cepat, jadi Anda tidak perlu beli banyak-banyak. Daya tarik eceng gondok adalah karena memiliki bunga berwarna ungu muda yang sangat indah dan dapat bertahan lama (tidak mudah layu).

3. Lotus (Nelumbo nucifera)

Lotus (Nelumbo nucifera)

* sumber: www.cpreecenvis.nic.in

Orang Indonesia pasti familiar sekali dengan bunga yang hidup di air yang satu ini, lotus. Tanaman ini tentu hidup di air, tidak bisa jika bukan di air. Biasanya tanaman ini ditaruh di pekarangan rumah di dalam pot tanah liat besar dan tinggi.

Ketika mekar, lotus akan terlihat sangat besar, lebar, dan cantik. Lotus juga memiliki daun yang lebar dan besar, tapi ada juga beberapa jenis lotus yang daunnya kecil. Tangkai bunga lotus bisa mencapai 1 meter lebih, loh! Jadi, bunga lotus tidak akan “menempel” di permukaan air, tapi bentuknya menjulang tinggi ke atas.

4. Arrowhead (Sagittaria sagittifolia)

Arrowhead / Sagittaria

* sumber: commons.wikimedia.org

Bukan, ini bukan bunga kangkung! Bunga yang hidup di air ini bernama Arrowhead atau nama Latinnya adalah Sagittaria sagittifolia. Kenapa diberi nama Arrowhead, mungkin karena bentuk daunnya yang lancip menyerupai mata panah. Ada juga yang menyebut tanaman ini sebagai Duck Potato.

Tanaman ini menghasilkan umbi yang dapat dimakan, loh! Selain bunganya cantik, Anda juga bisa mendapatkan bahan pakan gratis jika merawat bunga ini.

5. Kala Lili (Zantedeschia aethiopica)

Kala Lili (Zantedeschia aethiopica)

* sumber: wilsonrosegarden.com

Kala Lili yang memiliki nama Latin Zantedeschia aethiopica ini merupakan tanaman yang memiliki akar umbi. Asal bunga ini dari Afrika Tengah dan Asia Selatan, namun sekarang Anda bisa dengan mudah menemukannya di daerah Mediterania juga.

Seperti namanya, Kala lili berbentuk menyerupai bunga lili pada umumnya, dengan bentuk seperti corong. Warna bunga ini biasanya putih dengan bagian dalam agak pink, sedangkan warna putiknya adalah kuning cerah. Bunga ini dapat tumbuh tinggi sekali, asal jangan ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Psst, bunga ini mengeluarkan wangi subtle yang harum, loh!

6. Blue Pickerel Weed (Pontederia cordata)

Blue Pickerel Weed (Pontederia cordata)

Pontederia cordata memiliki bahasa Inggris, yaitu Blue Pickerel Weed atau Pickerel Weed. Tanaman air ini biasa ditemukan di benua Amerika dan Eropa. Pickerel Weed mirip seperti bunga Lavender, tapi yang satu ini hidupnya di air, bukan di tanah.

7. Marsh Marigold (Caltha palustris)

Marsh Marigold (Caltha palustris)

* sumber: www.crocus.co.uk

Bunga yang hidup di air selanjutnya adalah bunga mungil warna kuning ini. Namanya adalah Marsh Marigold (Caltha palustris). Ada juga yang menyebut bunga ini sebagai King Cup. Bunga ini ukurannya kisaran kecil hingga sedang. Bunga ini biasa hidup di rawa dan hutan basah.

8. Teratai / Water Lily (Nyamphaea)

Teratai / Water Lily (Nyamphaea)

Hayo, siapa yang suka keliru antara lotus dan teratai? Jika dilihat sekilas kedua tanaman ini memang mirip. TAPI, tentu saja merupakan tanaman yang berbeda. Kelopak bunga lotus lebih lebar dan bentuknya tidak teratur, berbanding terbalik dengan teratai yang bentuknya teratur dan berujung lancip. Lalu, lotus memiliki biji, sedangkan teratai tidak. Mungkin itu perbedaan yang paling mudah diingat.

Perbedaan tempat tumbuh pun cukup kentara, lotus tumbuh di lumpur dan batangnya tumbuh tinggi melebihi permukaan air. Sedangkan teratai daunnya “menempel” di permukaan air, dan batang bunganya pun tidak terlalu tinggi.

Teratai memiliki bunga yang sangat cantik. Ketika sedang mekar, ukuran bunga teratai bisa mencapai 45 – 90 cm, wow! Apakah Anda sudah punya bunga teratai untuk menghias pekarangan rumah?

9. Powdery Thalia (Thalia dealbata)

bunga yang hidup di air Powdery Thalia (Thalia dealbata)

* sumber: photoplusbyritasim.wordpress.com

Di daftar bunga yang hidup di air yang ke-9 ada Powdery Thalia dengan naman Latin: Thalia dealbata. Bunga ini memiliki tekstur yang unik, karena pada bunganya terdapat bubuk putih seperti bedak. Makanya bunga ini disebut “Powdery” Thalia.

10. Melati Air (Echinodorus palaefolius)

Melati Air (Echinodorus palaefolius)

* sumber: anislutfiati.blogspot.co.id

Di list yang terakhir ada Melati Air. Tanaman ini sangat populer di Indonesia. Saking populernya, vendor wedding dan event organizer sering menyetok bunga ini sebagai hiasan. Melati air ini bunganya berwarna putih dan tumbuh berderet pada tangkainya yang panjang. Kalau Anda mau menanam bunga ini di rumah, siapkan media air berlumpur, ya.

Nah, itulah sepuluh bunga yang hidup di air yang bisa Anda tanam di rumah. Bacaterus telah mengumpulkannya sebagai reverensi untuk dekorasi rumah Anda. Tanaman yang hidup di air cenderung lebih tahan lama dan tidak memerlukan banyak perawatan, sehingga sangat recommended dijadikan tanaman di rumah. Diantara kesepuluh tanaman ini, mana yang jadi favorit Anda?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *