Bacaterus / Tanaman Hias / 10 Tanaman Bunga yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah

10 Tanaman Bunga yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah

Ditulis oleh - Diperbaharui 1 Januari 2019

Membangun rumah yang indah adalah impian semua orang. Membangun rumah pastinya tidak bisa terlepas dari bagaimana Anda menata rumah dan pekarangan dengan sedemikian rupa supaya tampak asri.

Tidak hanya dalam memilih interior, furniture, dan dekorasi rumah saja. Memilih tanaman untuk ditanam dijalankan rumah pun harus dipilih dengan tepat sesuai luas halaman, jenis tanaman yang tepat sesuai kondisi cuaca di kota atau negara yang Anda tinggali, dan lain sebagainya.

Memilih bunga yang cocok ditanam di halaman rumah Anda tidak terlalu sulit. Anda harus memahami jenis tanaman tersebut, cara menanamnya, cara merawatnya, dan tempat yang tepat untuk menanamnya. Karena tidak semua tanaman harus terkena matahari langsung, dan juga ada yang tidak harus sering disiram. Berikut ini beberapa bunga yang cocok ditanam di halaman rumah.

1. Bunga Petunia

bunga petunia

* sumber: www.amazon.com

Bunga Petunia bisa tumbuh antara 16–30 cm. Bunganya ada yang bermahkota tunggal dan ada pula yang bermahkota ganda. Bunga Petunia memiliki warna yang bervariasi seperti merah, putih, kuning pucat, biru, dan ungu tua.

Tanaman ini memiliki umur yang pendek, dengan masa berbunga hanya sekali saja selama hidupnya, maka setelah itu Anda harus mengganti dengan tanaman yang baru. Untuk mengganti tanaman ini cukup mudah, Anda hanya perlu menyemaikan biji-bijinya saja.

Media tanamnya harus subur dan porous, sehingga air dapat mengalir dengan lancar dan tidak tergenang saat disiram. Media tanam yang umum digunakan adalah campuran tanah dan kompos sekam, atau tanah, cocopeat, dan arang sekam. Kalau tak ada tanah bisa memakai gambut, cocopeat, arang sekam.

Sebaiknya menggunakan pupuk NPK dengan perbandingan 8-8-8, 10-10-10, atau 15-15-15.  Jika ingin memberikan pupuk cair, Anda cukup menyemprotnya  seminggu sekali. Cascadia dan Surfinia merupakan bunga jenis tanaman Petunia terbaik yang dapat menjadi pilihan Anda.

2. Bunga Kamboja

bunga kamboja

* sumber: smallbusinesswithbestmarketing.blogspot.co.id

Bunga Kamboja berasal dari Amerika Tengah. Bunga Kamboja memiliki mahkota yang bertumpuk, di Indonesia biasanya sering dijumpai tanaman Kamboja berwarna putih dengan bagian tengah kuning. Tapi ada juga yang berwarna ungu dan merah. Bunganya cukup harum. Stek batang merupakan cara menanam kembali atau cara untuk memperbanyak tanaman Kamboja ini.

Penyiraman bunga Kamboja ini hanya perlu secukupnya setiap hari. Tanaman Kamboja ini bisa ditanam langsung ditanam atau dalam pot. Sebagian orang terkadang menanam tanaman Kamboja ini dalam bentuk bonsai.

Pilihlah media tanam porous yang tidak mudah memadat dan tidak gampang menyerap air. Media tanam dari bahan organik seperti kompos, pecahan arang dan pasir Malang kasar dengan pembagian perbandingan 1:1:1. Untuk pasirnya alangkah baiknya dicuci terlebih dahulu sampai bersih dari tanah dan lumpur sebelum Anda gunakan.

3. Bunga Kembang Sepatu

bunga kembang sepatu

* sumber: homeguides.sfgate.com

Pada umumnya tinggi tanaman Kembang Sepatu ini bisa tumbuh sekitar 2 sampai 5 meter. Memiliki daun dengan bentuk bulat telur yang lebar atau bulat telur yang sempit dengan ujung daun yang meruncing.

Di daerah tropis atau di rumah kaca tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun, sedangkan di daerah subtropis dapat berbunga mulai dari musim panas hingga musim gugur. Tanaman ini berdaun mahkota berlapis, ada yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

Bunga Kembang Sepatu ini berbentuk terompet dengan diameter bunga sekitar 6 cm hingga 20 cm. Putiknya menjulur ke luar dari dasar bunga. Tanaman ini dapat berkembang biak dengan cara stek, pencangkokan, dan penempelan. Bunga kembang sepatu pun sangat kuat terhadap cuaca yang sangat panas.

Penyiramannya rutin setiap hari tapi jangan sampai basah kuyup. Jangan ditempatkan di daerah yang terlalu terkena sinar matahari, karena tanaman ini mudah kering dan mati. Berikan pula pupuk kompos atau pupuk NPK secara berkala.

4. Bunga Kertas atau Bougenville

bunga kertas

* sumber: victorraseisenheim.deviantart.com

Bunga Kertas atau Bougenville sangat pupoler dalam dunia tanaman hias. Bentuknya kecil dan agak sedikit susah untuk tegak. Keindahan bunga ini berasal dari bunga yang berwarna cerah.

Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna. Bunganya pun tumbuh dengan rimbun, seludang pada bunga ini sering kali dianggap sebagai salah satu bagian dari bunganya.

Perawatannya cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu yang banyak. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan diarea yang terkena sinar matahari yang cukup.  Sehingga tanaman ini sangat cocok tumbuh di wilayah dengan iklim tropis. Pekarangan rumah bisa menjadi tempat yang sangat cocok untuk menanam bunga kertas ini.

5. Bunga Pentas

bunga pentas

* sumber: m.sunshinecoastdaily.com.au

Bunga Pentas sangat rajin berbunga, karena dalam setahun bisa berbunga hingga 4 kali.  Cara menanamnya juga mudah, Anda memerlukan media tanam awal bibit seperti 70% sekam, pupuk organik yang di campur dengan tanah subur sebanyak 30%. Penyiramannya  sehari satu kali, dan pemupukan dilakukan sebulan sekali. Lebih bagus jika pupuk yang digunakan adalah pupuk organik.

Media tanam juga sebaiknya diganti setiap 6 bulan sekali. Meskipun tanaman ini sangat tahan panas, namun tidak terlalu suka dengan terik matahari yang berlebihan karena tangkai dan daunnya  yang mudah terbakar.

6. Bunga Saliara

bunga saliara

* sumber: plants.ces.ncsu.edu

Bunga Saliara atau Lantana Camara memang memilika aroma yang kurang sedap. Warna bunganya merupakan perpaduan antara warna krem, jingga dan merah muda. Tanaman ini bisa tumbuh hingga mencapai 2 meter.

Menanam bunga Saliara bisa di dalam pot yang memiliki lubang-lubang drainase yang baik. Masukan sepertiga media tanam kedalam pot lalu masukan tanaman Saliara dengan sedikit tanah yang masih menempel diakar. Supaya tanaman tidak stress ketika beradaptasi dengan media tanam yang baru.

Media tanamnya menggunakan sepertiga pasir, sepertiga tanah, dan sepertiga pupuk kandang. Tanaman disiram setiap hari sekali sekitar jam 7-10 pagi, jangan sampai terlalu basah ya. Tanaman ini termasuk kedalam jenis tanaman semak, sehingga sangat mudah ditemukan di daerah pegunungan.

Apabila ingin menghasilkan paduan warna yang unik dari bunga ini, bisa dilakukan dengan cara menyambungkan dengan beragam jenis warna dalam satu pohon. Maka akan menghasilkan bunga Saliara atau Lantana Camara yang indah dengan perpaduan warna yang unik.

7. Bunga Melati

bunga melati

* sumber: www.flowermeaning.com

Bunga melati merupakan tanaman bunga hias perdu berbatang tegak yang bisa hidup menahun. Bunga ini mengeluarkan aroma wangi yang menyenangkan. Biasanya bunga melati dipakai dalam campuran teh, minyak wangi, pengharum ruangan dan masih banyak yang lainnya.

Di Indonesia, kebanyakan melati yang ditanam di halaman rumah adalah jenis melati putih atau Jasminum Sambac, melati jenis ini merupakan salah satu jenis melati yang dijadikan sebagai “Puspa Bangsa” atau simbol nasional.

Hampir semua jenis melati membutuhkan sinar matahari penuh. Media tanamnya berupa tanah dan pupuk kompos. Untuk memperbanyak tanaman bunga melati, Anda bisa memotong batang dan menanamnya langsung dalam pot yang sudah diisi dengan tanah dan pupuk kompos.

8. Bunga Jengger Ayam

bunga jengger ayam

* sumber: www.theflowerexpert.com

Bunga Jengger Ayam atau Celosia bentuk bunganya menyerupai daging merah yang tumbuh dibagian kepala ayam jantan. Tanaman semusim ini dapat tumbuh tegak dengan tinggi antara 60-90 cm. Pada umumnya tidak tumbuh liar melainkan ditanam di taman-taman atau halaman rumah sebagai tanaman hias dan tempat-tempat lain hingga ketinggian 1000 m di atas permukaan laut.

Media tanam bunga Jengger Ayam ini adalah sekam dan tanah di campur dengan pupuk organik. Tanaman ini juga sebaiknya disiram sehari sekali gan diberi pupuk setiap sebulan sekali.

Ada banyak warna yang dimiliki oleh tanaman dengan nama latin Celosia cristala ini, antara lain merah, kuning, dan oranye. Bunga Jengger ayam merupakan tanaman yang tahan terhadap panas matahari dengan masa berbunga beberapa kali dalam satu bulan.

9. Bunga Tabebuya

bunga tabebuya

* sumber: m.ebay.com

Bunga Tabebuya atau Chrysotricha adalah pohon besar yang berasal dari Brasil. Pada umumnya orang-orang menyebutnya dengan nama tanaman Sakura karena bunganya yang mirip dengan bunga Sakura.

Pohon hias yang telah populer di berbagai belahan dunia ini bisa tumbuh di segala jenis tanah dan kondisi lingkungan di daerah subtropis dan tropis. Bunga Tabebuya ada yang berwarna putih, merah muda, kuning, oranye, magenta, dan merah.

Tanaman bunga Tabebuya ini bisa tumbuh sampai 8 meter. Penyiraman dilakukan 1 hari 1 kali, dan jangan lupa diberi pupuk sebulan sekali. Bu ga Tabebuya biasanya bermekaran pada pertengahan sampai akhir musim penghujan.

10. Bunga Euphorbia

bunga euphorbia

* sumber: en.m.wikipedia.org

Bunga Euphorbia sebaiknya ditanam pada media tanam yang bersifat porous, mampu menyimpan unsur hara, mudah ditembus oleh akar, dan bebas dari hama atau penyakit. Media tanamnya bisa berupa campuran sekam bakar, cocpeat, dan pasir dengan perbandingan 3 : 1 : 1. Bunga Euphorbia ini dapat dikembang biakan dengan cara stek yaitu dengan stek batang atau pemisahan tunas dari akar.

Penyiraman dilakukan sekali dalam sehari. Dan untuk pemupukan dilakukan setiap 1 hingga 1,5 bulan sekali. Tanaman ini tumbuh pada kisaran temperatur 4-40° Celsius. Tanaman ini juga dapat tumbuh dilahan terbuka yang cukup terkena sinar matahari dan juga toleran berada dilokasi yang sedikit ternaung.

Nah, 10 tanaman tadi bisa jadi pilihan Anda untuk menghias dan mempercantik rumah Anda. Anda punya koleksi lain di halaman rumah Anda? Yuk berbagi dengan kami di kolom komentar!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar