Bacaterus / Bunga / Inilah Bunga Terkecil di Dunia yang Mungil Namun Bermanfaat

Inilah Bunga Terkecil di Dunia yang Mungil Namun Bermanfaat

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Desember 2018

Sebagian besar dari kita mungkin telah mengenal rekor untuk bunga terbesar di dunia, yaitu rafflesia arnoldii atau bunga padma raksasa. Bunga yang katanya memiliki bau tidak sedap itu (penulis belum pernah menciumnya) dapat ditemukan di hutan hujan pulau Sumatera dan menjadi tumbuhan endemik dan salah satu bunga langka di dunia.

Namun, terkait bunga terkecil di dunia, apakah pembaca Bacaterus di sini sudah mengetahuinya? Jika ada bunga terbesar, pasti ada bunga terkecil. Dan ternyata tanaman yang memiliki bunga paling kecil itu dapat kita temukan dalam lingkungan kita loh. Lalu, apa bunga terkecil di dunia itu? Jawabannya bisa kamu temukan di bawah ini. Jadi, baca sampai tuntas, ya.

Bunga Terkecil di Dunia

Kolam dengan Wolffia Globosa

Kolam dengan Wolffia Globosa sumber: pixabay.com

Rekor bunga terkecil di dunia yang diketahui saat ini adalah milik tanaman berbunga yang disebut dengan wolffia. Tanaman ini memiliki ukuran yang sangat kecil dengan diameter kira-kira 1 mm. Nama lain dari tanaman berbunga ini adalah watermeal atau duckweed.

Dari belasan spesies wolffia yang terpilih, ukuran yang terkecil jatuh pada wolffia globosa yang memiliki diameter sekitar 0,1 hingga 0,2 mm. Sebelum jenis yang ini, Guinness Book of World Records mencatat bahwa wolffia jenis angusta adalah tanaman berbunga terkecil di dunia dengan ukuran panjang 0,6 mm dan lebar 0,33 mm.

Bagian Bawah Wolffia Globosa

Bagian Bawah Wolffia Globosa sumber: www.flickr.com

Dilansir dari Telegraph, tanaman berbunga terkecil di dunia itu telah mekar di Kebun Botani Tsukuba di Jepang. Wolffia globosa lebih dikenal sebagai watermeal dari Asia. Tanaman dan bunganya yang sedang mekar tidak bisa kamu lihat dengan mata telanjang karena ukurannya yang sangat kecil.

Disebutkan juga bahwa watermeal ini dapat ditemukan di sungai atau kolam yang berair tenang. Kurator di Kebun Botani Tsukuba mengatakan bahwa tanaman tersebut sangat jarang berbunga dan bahkan tidak berbunga sama sekali dalam kurun waktu sekitar 15 tahun. Wolffia globosa dapat ditemukan di Asia, Australia, dan sebagian wilayah Amerika.

Peran Wolffia dalam Kehidupan

Kolam Wolffia dengan Burung

Kolam Wolffia dengan Burung sumber: pixabay.com

Wolffia dikategorikan sebagai tanaman air karena mereka hidup mengambang di atas air. Wolffia dapat ditemukan di banyak tempat di planet ini dan mereka umumnya berwarna hijau cerah atau kuning-hijau. Kamu bisa menemukan wolffia dia danau-danau air tawar, sungai, serta rawa-rawa.

Tanaman yang merupakan bagian dari keluarga lemnaceae ini tidak memiliki akar dan jarang berbunga. Bunga-bunga wolffia tumbuh dalam sebuah lekukan pada bagian atas tubuh tanaman tersebut dan mereka memiliki satu benang sari dan satu putik.

Disebutkan juga bahwa spesies-spesies wolffia yang berjumlah sebelas bisa dijadikan sumber makanan potensial bagi manusia karena memiliki kandungan protein yang tinggi. Saat tanaman itu dikeringkan, mereka terdiri dari 40% protein yang hampir sama dengan kacang kedelai.

Walaupun tanaman wolffia berukuran sangat kecil, namun mereka tetap memiliki peran yang baik dalam kehidupan di bumi. Menurut Asosiasi Lemna Internasional atau ILA, wolffia atau duckweed merupakan jenis tanaman air yang mampu tumbuh cepat dan berkelanjutan dengan berbagai kegunaan.

Bebek Berenang di Kumpulan Wolffia

Bebek Berenang di Kumpulan Wolffia sumber: commons.wikimedia.org

Tanaman ini adalah makanan bagi sebagian hewan seperti bebek dan binatang sejenisnya, ikan nila, dan bahkan bisa menjadi sumber pangan bagi ayam serta sapi. Menurut seorang penulis di situs web The Charms of Duckweed yang bernama John W. Cross, tanaman wolffia ini dapat menyerap mineral yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan dengan cepat beserta nutrisi organik lainnya yang mengapung di atas air.

Duckweed juga mampu mengeluarkan fosfat dan nitrogen dari air yang merupakan dua zat yang perlu dibuang selama pengolahan limbah dan dari limpasan pertanian. Saat duckweed tumbuh di atas limbah atau kotoran hewan, mereka biasanya tidak menyimpa racun, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai pakan dan penyubur tanaman.

ILA lebih lanjut mengatakan bahwa duckweed juga memiliki nilai komersil lain seperti bisa menjadi sumber bahan bakar terbarukan dan berkelanjutan untuk menggantikan baham bakar fosil. Selain itu, karena kandungan protein mereka yang tinggi, duckweed juga dapat digunakan untuk membuat bioplastik yang dapat dengan mudah terdegradasi baik melalui serangan mikroorganisme maupun oleh cuaca.

Beberapa Spesies Tanaman Air Berbunga Wolffia

1. Wolffia Angusta

Wolffia

* sumber: commons.wikimedia.org

Wolffia angusta adalah satu spesies wolffia terkecil di dunia. Sebelum ukurannya dikalahkan oleh wolffia globosa, tanaman ini adalah tanaman berbunga paling kecil di dunia dalam catatan Guinness Book of World Records. Kamu pernah menggunakan jarum jahit ukuran standar? Lubang jarum tersebut bisa diisi oleh empat wolffia angusta loh. Jadi, kamu bisa mengira-ngira secara kasar ukuran dari tanaman ini.

2. Wolffia Arrhiza

WolffiaArrhiza2

* sumber: en.wikipedia.org

Wolffia jenis ini dikenal sebagai tanaman vaskular atau tanaman berpembuluh terkecil di dunia. Wolffia arrhiza dapat ditemukan di benua Eropa, benua Afrika, dan sebagain benua Asia. Perairan yang tenang adalah tempat yang disenangi oleh spesies wolffia ini untuk tumbuh.

3. Wolffia Borealis

Wolffia Borealis

* sumber: www.flickr.com

Spesies wolffia yang ini dikenal dengan nama lain watermeal utara karena mereka umumnya ditemukan di wilayah Amerika Utara termasuk bagian Kanada dan Amerika Serikat. Permukaan air yang tenang adalah tempat mereka berkembang. Panjang tanaman ini bisa mencapai 1,2 mm dengan satu ujung yang bulat dan satu ujung yang runcing.

4. Wolffia Brasiliensis

Wolffia Brasiliensis

Nama lain dari wolffia brasiliensis watermeal Brasil. Spesies wolffia ini berasal dari wilayah Amerika Utara dan Amerika Selatan. Mereka dapat tumbuh hingga panjang 1,2 mm dengan permukaan tubuh yang datar dan terdapat benjolan di tengahnya.

5. Wolffia Globosa

Wolffia Globosa

* sumber: www.flickr.com

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ini adalah jenis wolffia terkecil di dunia yang pernah tercatat dalam sejarah. Wolffia jenis ini lebih dikenal dengan watermeal Asia karena mereka berasal dari Asia. Namun, tanaman ini juga ditemukan di sebagian wilayah Amerika yang kemungkinannya adalah asli dari sana atau naturalisasi.

Sama seperti jenis wolffia lain pada umumnya, watermeal Asia ini tumbuh di permukaan air yang tenang seperti di kolam, danau, atau rawa. Tubuh wolffia globosa berbentuk oval dengan daun berwarna hijau transparan. Ukuran mereka kurang dari satu milimeter dan yang terkecil berdiameter 01  hingga 0,2 mm. Di Thailand, wolffia jenis ini dikenal dengan nama Pham dan merupakan sebuah bahan makanan yang populer bagi masakan-masakan Thailand.

Itulah sebagian spesies dari tanaman berbunga terkecil di dunia wolffia. Spesies-spesies lainnya antara lain wolffia australiana, wolffia columbiana, wolffia cylindracea, wolffia elongata, wolffia microscopica, dan wolffia neglecta. Spesiesnya mungkin masih ada lagi karena beberapa sumber memberikan data yang berbeda. Sisa tidak disebutkan di sini karena kurangnya informasi rujukan mengenai wolffia-wolffia yang tadi.

Bagi yang punya kolam di kampung pasti pernah berinteraksi dengan salah satu jenis tanaman ini. Karena kurangnya informasi, kita menyangka kalau wolffia tidak bisa dimakan karena terlihat menjijikan (bagi sebagian orang), tapi kini sudah tahu bahwa beberapa jenis wolffia dapat dikonsumsi dan berprotein tinggi.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar