Bacaterus / Bunga / 6 Bunga Terbesar di Dunia, Salah Satunya Berukuran Raksasa

6 Bunga Terbesar di Dunia, Salah Satunya Berukuran Raksasa

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 Desember 2018

Banyak orang menyukai bunga selain karena wanginya juga karena keindahannya. Beragam jenis bunga tumbuh dan berkembang seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tiap jenis bunga memiliki karakteristik dan keunikannya tersendiri. Mereka tumbuh dalam berbagai warna dan ukuran, ada yang kecil namun ada juga yang berukuran raksasa.

Tentu masih ingat bunga Rafflesia Arnoldii? Ya, itu adalah contoh salah satu bunga yang memiliki ukuran yang super besar. Apakah hanya bunga Rafflesia saja yang berukuran super besar? Jika kamu penasaran, simak informasi dari Bacaterus berikut.

6 Bunga Terbesar di Dunia

1. Amorphophallus Titanium

Amorphophallus Titanium

* sumber: www.edenproject.com

Titan Arum” adalah nama lain untuk bunga bangkai raksasa, suweg raksasa, atau Amorphophallus Titanium. Bunga ini merupakan salah satu bunga terbesar di dunia dengan diameter 1,2 meter. Bunganya nampaknya seperti kelopak raksasa dan bau yang keluar dari bunga ini sangat menyengat mirip bau  daging busuk. Karena baunya itu, maka bunga ini kenal dengan bunga bangkai.

Tinggi bunga bisa mencapai sekitar 20 kaki atau 3 meter. Berbeda dengan Rafflesia Arnoldii, bunga besar ini bukan bunga tunggal. Bunga bangkai terdiri dari ratusan tunas kecil pada satu tangkai. Titan Arum mekar setiap 7 sampai 10 tahun sementara beberapa di antaranya ada yang tidak mekar.

Seperti hal nya semua tanaman arum dan calla, bunga titan arum memiliki struktur yang terdiri dari spathe, yaitu sebuah penutup khas yang terbentuk dari satu gagang dan daun, yang nampak seperti kerah tinggi, kaku, membalut spadix yang berbentuk runcing.

Bunga titan arum merupakan kumpulan, atau gabungan sejumlah bunga, dan ada pita di tiap-tiap bunga betina dan jantan di bagian bawah spadix, yang dilindungi oleh spathe.

Spathe pada bunga Amorphophallus Titanium bentuknya seperti lonceng terbalik yang bergelombang, di luar berwarna hijau berbintik-bintik dan di dalam berwarna merah keunguan. Keseluruhan bunga arum titan mencapai 3 meter meskipun tangkainya hanya sekitar 30 cm.

Titan arum hanya memunculkan satu daun pada satu kurun waktu. Daun berukuran besar tersebut memiliki lebar sekitar 4,5 meter dan panjang sekitar 6 meter. Umbi yang berbentuk bulat yang dimiliki oleh bunga titan arum merupakan umbi tanaman paling besar. Berat umbi tersebut lebih dari 70 kilogram.

Bunga bangkai ini bisa hidup sampai beberapa tahun tanpa memiliki bunga. Setelah itu akan muncul kuncup besar di dasar hutan. Bunga tersebut akan tumbuh dengan cepat, sekitar 10 sentimeter per harinya.

Bunga titan arum akan terbuka untuk pertama kali pada malam hari, dan menjadi sangat panas sampai akhirnya menguap. Bau busuk yang sangat luar biasa akan muncul setelah bunga sepenuhnya terbuka. Bau inilah yang akan menarik lebah kecil dari kejauhan. Lebah ini kemudian masuk ke dalam spathe, membawa bersamanya serbuk sari dan terjebaklah mereka di dalamnya.

Kekuatan bunga titan arum hanya bertahan sekitar tiga hari sebelum akhirnya bunga tersebut runtuh dan memutar di daerah pangkal yang melindungi buah di dalamnya.

Karena banyaknya penebangan hutan hujan di daerah Sumatera yang dilakukan untuk membuat jalan bagi perkebunan kelapa sawit, keberadaan bunga titan arum pun menjadi terancam. Penebangan ini mengancam habitat  beragam spesies hewan dan tanaman di Sumatera.

Terbukti sangat sulit untuk membudidayakan bunga titan arum di luar habitatnya. Hanya beberapa saja yang bisa tumbuh dan dapat dilihat di kebun botani yang dikhususkan untuk tanaman unik dan langka yang salah satunya adalah Kebun Botani di Sydney dan Melbourne, Australia.

2. Rafflesia Arnoldii

Rafflesia Arnoldii

* sumber: worldoffloweringplants.com

Rafflesia Arnoldii adalah jenis bunga besar lainnya yang memiliki aroma busuk seperti titan arum atau bunga bangkai. Bunga Rafflesia Arnoldi merupakan salah satu bunga nasional Indonesia. Berat bunga ini mencapai sekitar 24 kilogram dengan diameter sekitar 1 meter. Rafflesia Arnoldii hanya dapat tumbuh dan berkembang di  di hutan hujan primer.

Seperti halnya titan arum, Rafflesia atau Padma raksasa juga dikenal karena baunya. Karena baunya tersebut orang sering tertukar dengan bunga titan arum dan menyebutnya bunga bangkai. Meskipun keduanya sama-sama memiliki bau busuk, tapi bunga rafflesia bukan bunga tangkai seperti titan arum, melainkan tanaman parasit.

Terdapat 17 spesies lebih bunga rafflesia. Kesemua bunga tersebut merupakan jenis bunga besar. Salah satu jenis bunga rafflesia tersebut memiliki nama ilmiah Rafflesia arnoldii. Rafflesia Arnoldii merupakan bunga individu terbesar di dunia. Nama rafflesia sendiri diambil dari nama pemimpin ekspedisi hutan hujan pada tahun 1818, yaitu Sir Thomas Stamford Raffles.

Bunga rafflesia arnoldii hanya bisa tumbuh di Indonesia, tepatnya di pulau Sumatera dan Kalimantan. Bunga ini tidak memiliki daun ataupun akar. Hal ini karena sebenarnya rafflesia arnoldii adalah parasit. Jadi artinya bunga ini tumbuh di tumbuhan induk dan mengambil makanan dari tumbuhan tersebut.

Rafflesia adalah tumbuhan parasit yang menempel hanya pada satu tanaman saja, yaitu tetra stigma anggur. Tetra stigma anggur termasuk dalam keluarga anggur yang hanya tumbuh di hutan hujan. Bunga rafflesia hanya bertahan hidup selama 5 atau 6 hari saja.

Bunga rafflesia termasuk spesies bunga langka karena beberapa alasan, yaitu hanya tumbuh pada satu jenis tumbuhan anggur dan hanya ditemukan di habitat tertentu saja. Beberapa spesies bunga ini dikategorikan sebagai bunga rentan punah, jenis lainnya dimasukkan dalam kategori terancam punah sehingga bunga ini dilindungi di beberapa cagar alam.

Selain karena  ancaman alamiah, rafflesia terancam karena terjadi penghancuran hutan hujan Asia Tenggara yang sangat cepat. Selain itu, karena  digunakan dalam pengobatan tradisional, tunas rafflesia juga sering diambil. Padahal sudah dibuktikan melalui penelitian ilmiah bahwa kepercayaan mengenai tunas rafflesia hanya mitos bukan fakta.

Ingin mengetahui jenis bunga langka lainnya di Indonesia? Baca artikel bunga langka di Indonesia ini, yuk!

3. Helianthus Annuus

Helianthus Annuus

* sumber: pixabay.com

Meskipun rata-rata bunga terbesar di dunia umumnya ditemukan di  hutan hujan yang terpencil dan terkadang kebun botani, Helianthus Annuus atau yang dikenal dengan bunga matahari adalah salah satu bunga terbesar yang tumbuh di tempat lebih umum. Disebut bunga matahari mungkin karena bentuk kepalanya yang kepalanya atau ketika mekar bunganya menghadap matahari.

Bunga matahari umumnya memiliki tinggi lebih dari 3, 5 meter. Kepala bunganya cukup besar dan termasuk ke dalam bunga tahunan. Bunga matahari terbesar memiliki tinggi sampai 9,17 meter, yang ditemukan oleh Hans-Peter Schiffer di Jerman pada 28 Agustus tahun 2014.

4. Puya Raimondii

Puya Raimondii

* sumber: commons.wikimedia.org

Spesies bunga ini dikenal juga dengan sebutan “Queen of the Andes”, biasanya Puya raimondii ditemukan di Bolivia dan Peru. Bunga ini ditemukan lagi oleh Alcide d’Orbigny, seorang ilmuwan Perancis  pada tahun 1830. Bunga berujung runcing ini dapat tumbuh sampai setinggi 10 meter.

Diperkirakan butuh 80 sampai 150 tahun bagi tiap tanaman queen of the Andes untuk berbunga. Namun, saat tanaman ini berbunga akan terlihat menakjubkan. Saat berbunga, queen of Andes akan menghasilkan lebih dari 8.000 bunga berwarna putih kehijauan. Ketika usia bunga bertambah, warnanya akan berubah menjadi keunguan.

5. Hydrangea

Hydrangea

* sumber: gardenofeaden.blogspot.com

Hydrangea adalah jenis tumbuhan berbunga yang umum ditemukan di negara-negara Asia, seperti Indonesia, Jepang, Korea, dan Cina. Tumbuhan ini bisa tumbuh dari 1 sampai 3 meter. Kepala bunga hydrangea sangat besar. Bunga ini tumbuh dalam berbagai ukuran, bentuk, dan warna. Hydrangea memiliki beragam warna antara lain, merah muda cerah, biru, ungu, ros, dan putih.

Hydrangea seringnya ditanam sebagai tumbuhan semak walaupun tanaman ini dapat merambat dan memanjat pohon. Kebanyakan bunga ini mekar pada awal musim semi sampai musim gugur.

6. Corypha Umbraculifera

Corypha Umbraculifera

* sumber: www.flickr.com

Lebih dikenal dengan nama “Talipot Palm”, Corypha umbraculifera adalah jenis tanaman berbunga besar dengan bunga yang bercabang. Artinya bunga ini tidak tumbuh dalam satu tangkai melainkan dari cabang-cabang kecil yang menempel pada tangkai utama. Tinggi bunga ini bisa mencapai 25 meter.

Walaupun penampakannya lebih mirip pohon daripada bunga, tapi bunga bercabangnya membuat tanaman ini masuk ke dalam kategori tanaman berbunga. Selama hidupnya, tanaman ini hanya berbunga satu kali saja, yaitu sekitar 30 dan 80 tahun. Setelah berbuah, tanaman ini akan mati.

Umumnya tanaman ini dibudidayakan di daerah Sri Lanka, India Selatan, juga negara-negara Asia Tenggara, seperti, Myanmar, Thailand, dan Kamboja untuk diambil anggur aren dan getahnya.

Walaupun bunga selalu identik dengan aroma yang harum dan penampilannya yang indah, tapi ada bunga-bunga tertentu yang justru memiliki aroma busuk yang menusuk. Semua jenis bunga tersebut memiliki keunikannya tersendiri, contohnya rafflesia dan titan arum. Apakah kamu pernah melihat langsung bunga raksasa yang ada di Indonesia tersebut?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar