Bacaterus / Bunga / 10 Bunga Nasional yang Menjadi Simbol Berbagai Negara

10 Bunga Nasional yang Menjadi Simbol Berbagai Negara

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Februari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bunga nasional merupakan simbol yang mewakili suatu negara. Beberapa bunga nasional mempunyai akar budaya atau agama yang berusia ratusan tahun. Dari macam-macam bunga nasional berbagai negara mungkin kamu sudah mengenal tulip dan sakura. Namun selain kedua bunga tersebut, masih ada bunga-bunga lain yang juga menjadi simbol negara. Berikut ini informasinya. Yuk, simak!

1. Mawar (Amerika Serikat)

Mawar (Amerika Serikat)

* sumber: homegardenandhomestead.com

Pada tahun 1986 mawar ditetapkan sebagai lambang bunga resmi Amerika Serikat. Mawar merupakan simbol cinta dan keindahan, juga perang dan politik, di seluruh dunia. Selama sekitar 35 juta tahun mawar sudah ada dan tumbuh di seluruh Amerika Utara secara alami.

Mawar berwarna merah, putih, merah jambu, atau kuning dan bisa kaya dengan beragam aroma. Sejak zaman kuno kelopak dan dasar bunga mawar dapat dimakan dan sudah digunakan dalam pengobatan.

Rose hip, yaitu buah mawar yang terbentuk di pangkal bunga mawar liar dimakan oleh burung liar dan hewan lainnya di musim dingin. Dari zaman kuno hingga sekarang mawar telah memainkan peran penting dalam mitos, sejarah, dan puisi.

2. Erythrina Cristina Galli (Argentina)

Erythrina Cristina Galli (Argentina)

* sumber: helonational.com

Bunga nasional dari Argentina ini bernama Erythrina Cristina Galli dan pada tanggal 2 Desember 1942 diadopsi sebagai bunga Nasional Argentina. Pada dasarnya Erythrina merupakan pohon Amerika Selatan, dengan bunga merah tua dan batang bengkok yang secara lokal disebut Ceibo, Sebo atau Bucar.

Erythrina hidup secara alami di rawa-rawa, sepanjang aliran air, dan lahan basah, dan bunga ini juga ditanam di lingkungan perkotaan seperti taman dan taman karena keindahan merahnya. Argentina memiliki banyak bunga asli karena memiliki tanah yang diberkati untuk bunga.

Beberapa bunga asli Argentina yang terkenal yaitu Bunga Ancistrophora, Opuntia, Bunga Hamatacantha, Bunga Aurea, Bunga Polyancistra, Bunga Leucantha, Argentina Anserina (Potentilla Anserina), Tubiflora, Hypoxis dan bunga Habranthus.

Gerbera, Aster, Lili Putih, Iris, Mawar Potong dan Anyelir merupakan bunga populer yang dijadikan pilihan pertama oleh masyarakat Argentina untuk dipakai sebagai kado dan ucapan.

3. Iris (Prancis)

Iris

* sumber: www.britannica.com

Disebut juga fleur-de-lis, bunga Iris sejak abad ke-12 secara resmi mewakili negara Prancis sebagai lambang negara dan lambang nasional. Sebelumnya, iris merupakan bunga resmi kelas penguasa Kekaisaran Romawi.

Bunga ini namanya diambil dari kata Yunani untuk “pelangi”, dan memang seperti itulah penampilannya, hadir dalam lebih dari 200 warna berbeda mulai dari putih salju hingga ungu tua. Di desa-desa Prancis rumah-rumahnya kebanyakan memiliki bunga yang tumbuh di sekitar bagian luar rumah mereka.

Dengan banyak sinar matahari Iklim di Gourdon, Prancis sangat ideal. Bunga di sini terlihat berkembang secara alami dengan sentuhan kasih sayang yang lembut. Bunga terkenal yang tumbuh di sini yaitu Cacti Cours Saleya, Rosemary Bush, Gourdon Flowers, Purple Flower, Lilies dan Iris Flowers.

4. Golden Wattle (Australia)

Golden Wattle

* sumber: www.inspirationsstudios.com

Acacia pycnantha yang lebih dikenal dengan nama Golden Wattle merupakan bunga nasional Australia. Di Australia Golden Wattle mekar di musim semi, yaitu mulai September, dengan kepala bunga besar yang berbulu, kuning, dan harum.

Setiap kepala bunga Golden Wattle merupakan kumpulan dari banyak bunga kecil. Bunga-bunga kecil Golden Wattle mempunyai lima kelopak yang sangat kecil, hampir tersembunyi oleh benang sari yang panjang, dan tersusun dalam kelompok padat membulat atau memanjang.

Bunga Golden Wattle berwarna kuning di sebagian besar spesies, beberapa berwarna agak putih, dan banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias. Acacias Autralia bervariasi dalam ukuran tapi mempunyai memiliki warna kuning yang khas.

Selama akhir musim dingin atau awal musim semi sebagian besar spesies berbunga. Golden Wattle, akasia yang paling umum ditemukan di bagian Tenggara Australia, serta iklim yang lebih panas dan lebih kering.

Pohon Golden Wattle adalah semak yang memiliki tinggi sekitar 4-8 meter. Di seluruh dunia ada sekitar 1.300 spesies Akasia, dengan sekitar 950 di antaranya berasal dari Australia. Golden Wattle tampil mencolok pada lambang Australia. Hari Wattle dirayakan di Australia pada tanggal 1 September.

5. Chrysanthemum and Cherry Blossom (Jepang)

Chrysanthemum and Cherry Blossom

* sumber: www.magnoliareporter.com

Satu-satunya yang mengklaim dua bunga nasional adalah negara Jepang. Bunga sakura yang hanya mekar dalam waktu singkat menandakan keindahan hidup yang rapuh. Meskipun sakura adalah bunga nasional Jepang, selama berabad-abad krisan sudah jadi simbol keluarga kerajaan Jepang.

Setiap tahunnya bunga krisan atau chrysanthemum dirayakan selama “Festival of Happiness”. Pertama kali Krisan datang dari Tiongkok ke Jepang pada abad kelima. Di Jepang budidaya krisan dimulai selama periode Nara dan Heian (710-1185) saat bunga ditanam di seluruh Jepang.

Pada periode Edo (1603-1868) bunga ini terus mendapatkan popularitas. Lebih dari 350 jenis dari 200.000 varietas yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Jepang. Saat bunga itu diadopsi untuk Segel Kekaisaran Jepang, beberapa klan juga mulai membudidayakan bunga.

Tujuan dari pembudidayaan itu untuk menunjukkan dukungan dan hubungan baik dengan Keluarga Kekaisaran. Pada bulan Oktober / November Jepang menyelenggarakan festival untuk menghormati krisan di halaman Kuil Yasukuni dan Kuil Meiji karena mewakili kelas bangsawan dan musim gugur.

6. Lotus (India)

Lotus

* sumber: www.viacharacter.org

Teratai pada dasarnya bunga air yang memiliki arti penting dalam sejarah India. Kebanyakan lukisan atau patung menonjolkan keindahan bunga teratai. Bunga suci yang tumbuh di danau dan kolam ini menempati posisi penting dalam mitologi India kuno.

Dalam Bhagavad Gita, kitab suci Hindu, bunga teratai digunakan sebagai metafora untuk melepaskan diri. Ini dikarenakan teratai tumbuh di perairan berlumpur dan tetap tidak tersentuh. Bunga itu juga melambangkan pengetahuan karena Saraswati, Dewi ilmu pengetahuan, digambarkan duduk di atasnya.

7. Protea (Afrika Selatan)

Protea

* sumber: garden.lovetoknow.com

Penampilan yang seperti artichoke membuat bunga protea memiliki keindahan tersendiri. Bunga ini hadir dalam beberapa warna berbeda, tetapi yang paling indah adalah protea berwarna merah muda. Bunga ini dianggap sebagai salah satu tanaman berbunga tertua di planet ini, berusia 300 juta tahun.

Ahli botani Carl Linnaeus, yang juga dikenal sebagai bapak taksonomi, pada 1735 menamai dan mengklasifikasikan protea. Nama protea menandakan Proteus, yang merupakan putra Poseidon.

Proteus diterjemahkan sebagai pengubah bentuk. Itu karena bunga ini ditemukan dalam berbagai bentuk dan warna yang berbeda, jadi nama ini paling cocok bunga tersebut.

8. Carnation “Anyelir” Merah (Spanyol)

Carnation

* sumber: wallpapersafari.com

Dalam bahasa Spanyol biasa dikenal sebagai Clavel, carnation atau anyelir merah sejak Spanyol kuno merupakan bunga nasional yang digunakan untuk mengungkapkan rasa syukur dan perasaan. Para petani biasa menghiasi rumah putih mereka yang indah dengan anyelir merah.

Carnation sudah jadi bagian dari berbagai tradisi dan budaya Spanyol, yang melambangkan pesona dan cinta. Tiap tahun Anyelir merah cerah mekar di bulan Juni selama 6-8 minggu. Orang Spanyol percaya keindahan anyelir merah membantu meredakan depresi, insomnia, kelemahan, dan stres.

9. Ratchaphruek (Thailand)

Ratchaphruek

* sumber: theculturetrip.com

Ratchaphruek baru pada tahun 2001 dinobatkan sebagai bunga nasional Thailand. Bunga ini berupa pohon besar yang berbunga kuning cerah. Ratchaphrueks tumbuh berkelompok dan tampak seperti akan jatuh seperti tetesan air hujan.

Di Thailand, pohon ini berarti pohon kerajaan. Ratchaphruek juga didedikasikan untuk mendiang Raja Thailand, Raja Bhumibol Adulyadej. Raja lahir pada hari Senin, dan warna Senin di Thailand adalah kuning. Karenanya, Ratchaphruek sangat cocok dengan semua skenario ini.

Karena dikenal luas di Thailand, ratchaphruek dipilih sebagai bunga nasional Thailand. Bunga ini juga bisa ditanam dan dilihat di mana saja di seluruh negeri.

10. Rose of Sharon (Korea Selatan)

Rose of Sharon

* sumber: en.wikipedia.org

Nama ilmiahnya adalah Hibiscus syriacus, bunga teritorial Korea Selatan disebut Mugunghwa atau mawar Sharon, yang menggambarkan asalnya, keluarga Hibiscus. Hibiscus Syriacus merupakan bunga nasional Korea Selatan.

Korea dibandingkan dengan bunga ini secara puitis dalam lagu kebangsaan Korea Selatan. Hibiscus syriacus yang melambangkan keabadian adalah bunga tunggal berwarna merah muda-ungu dengan mata magenta gelap.

Bunga ini memiliki banyak jenis, semuanya berwarna sangat mencolok. Salah satu prototipenya, satin biru, adalah bunga kebiruan dengan bagian tengah berwarna merah. Contoh lain adalah minifren yang terdiri dari bunga putih dengan bagian tengah berwarna ungu.

Macam-macam bunga nasional berbagai negara ini memiliki keunikannya tersendiri. Tiap-tiap negara memilih bunga tersebut sebagai bunga nasional karena alasan tertentu yang berhubungan dengan negaranya. Apakah kamu tahu apa bunga nasional Indonesia?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *