Bacaterus / Bunga / Kenali 10 Jenis Bunga Anggrek Langka yang Hampir Punah

Kenali 10 Jenis Bunga Anggrek Langka yang Hampir Punah

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Salah satu bunga yang paling populer dan paling menarik adalah  anggrek. Tumbuhan ini selalu muncul dalam daftar bunga paling mahal dan paling langka di dunia. Hal ini dikarenakan kecantikan dan keunikan yang dimiliki oleh bunga ini. Selain itu, bunga ini juga terkenal karena ada spesies yang sangat langka yang hanya dapat dilihat sekali dalam ratusan tahun.

Anggrek yang memiliki nama latin Orchidaceae adalah salah satu dari dua famili terbesar tanaman berbunga, bersama dengan Asteraceae. Saat ini bunga anggrek memiliki antara 21.950 dan 26.049 spesies. Meskipun merupakan bagian dari keluarga besar, ada banyak anggrek yang benar-benar terancam punah dan jarang terlihat di alam. Berikut ini 10 spesies anggrek langka yang hampir punah.

1. Anggrek Sérapias à Pétales Étroits

Anggrek Sérapias à Pétales Étroits

Ini merupakan jenis anggrek yang adalah tanaman asli Aljazair dan Tunisia. Anggrek ini terancam punah serta populasinya sangat kecil. Hanya ada beberapa tempat di kedua negara tersebut di mana Sérapias à Pétales Étroits tumbuh dan tiap-tiap kelompok diperkirakan punya kurang dari 50 tanaman dewasa.

Anggrek Sérapias à Pétales Étroits total populasinya sekitar 250 tanaman. Sérapias à Pétales Étroits, terancam punah karena terinjak-injak, dimakan hewan ternak dan penghancuran parit pinggir jalan, sebaliknya anggrek langka lain terancam mengalami kepunahan karena perburuan yang berlebihan.

Semua jenis anggrek masuk dalam Lampiran B Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah (CITES) dan dilindungi secara umum. Sayangnya, tidak ada program konservasi tambahan yang melindungi Sérapias à Pétales Étroits.

2. Anggrek Western Underground

Anggrek Western Underground

* sumber: www.ourbreathingplanet.com

Rhizanthella atau anggrek Western Underground ini sangat langka sehingga para ilmuwan percaya bahwa jumlah anggrek ini kurang dari 50 tanaman di dunia. Broom bush scrubland Australia Barat merupakan habitatnya. Selain itu, anggrek ini juga  menghabiskan seluruh hidupnya di bawah tanah.

Western Underground berbunga dari akhir Mei sampai awal Juni. Anggrek ini memiliki lebih dari seratus bunga yang berwarna kemerahan dan berwarna krem sehingga Western Underground memiliki aroma yang kuat.

Anggrek tidak bisa memanfaatkan energi dari matahari sehingga tanaman ini tidak mengandung klorofil. Sebagai gantinya, anggrek memparalit akar broom honey myrtle bush. Anggrek ini menarik nutrisi dari semak ini dengan cara melakukan hubungan simbiosis dengan jamur mikoriza.

3. Anggrek Yellow Lady’s Slipper (Sandal Wanita)

Anggrek Yellow Lady’s Slipper

* sumber: fineartamerica.com

Tanaman ini termasuk ke dalam salah satu bunga paling langka dan mungkin tercantik di Inggris juga di seluruh dunia. Anggrek sandal wanita atau nama latinnya Cypripedium calceolus mendapatkan namanya dari kantong bunganya yang cantik yang terlihat seperti  sandal atau sepatu.

Tampaknya bunga ini juga merupakan salah satu tanaman yang paling lambat tumbuh. Untuk bisa melihat bunga dari anggrek sandal wanita tumbuh dewasa dan menghasilkan bunga, kita harus menunggu sekitar enam sampai 11 tahun.

Dalam Red List of Great Britain, anggrek sepatu wanita diklasifikasikan sebagai sangat terancam punah. Hal ini tertulis dalam Lampiran II Konvensi Bern dan Lampiran II dan IV dari Petunjuk Habitat, dan Lampiran II CITES.

4. Anggrek Hantu

Anggrek Hantu

* sumber: goorchids.northamericanorchidcenter.org

Anggrek hantu atau anggrek hantu Amerika (Dendrophylax lindenii), tanaman ini juga dikenal dengan nama palm polly dan anggrek katak putih. Anggrek ini adalah tanaman asli di Kuba, Florida, dan Bahama. Saat ini anggrek hantu ada di Appendix II CITES dan sangat dilindungi oleh hukum negara bagian Florida.

Nama untuk spesies anggrek yang terancam punah ini didapat dari warnanya yang putih pucat. Hal ini dikarenakan anggrek ini tidak memiliki klorofil di kuntum dan kurangnya daun. Menariknya, anggrek ini jadi terlihat seperti mengambang di kegelapan.

Pada awalnya tanaman anggrek yang ditemukan pada tahun 1954 di Inggris ini tidak punah sama sekali. Akan tetapi karena perburuan yang berlebihan dan alasan serupa lainnya membuat anggrek hantu berkurang jumlahnya sampai pada titik anggrek ini secara resmi dinyatakan punah di Inggris pada 2010.

5. Anggrek Monyet (Dracula Simia)

Anggrek Monyet

* sumber: www.bazaargadgets.com

Tanaman ini didapati hidup di sisi pegunungan tinggi yang berada di tenggara Peru dan Ekuador pada ketinggian 1.000-2.000 meter. Anggrek Monyet merupakan salah satu anggrek langka favorit. Di kalangan kolektor anggrek, tanaman ini sangat dihargai.

Yang mengejutkan dari bunga anggrek ini adalah bunganya tampak seperti wajah monyet atau babon. Tiap bunga memperlihatkan ekspresi wajah monyet yang berbeda, dari termenung sampai bahagia atau sedih.

Seringkali anggrek ini disebut dengan nama Anggrek Monyet. Secara teknis hal ini tidak benar walaupun hal itu karena bunganya yang terlihat seperti monyet. Nama botani anggrek ini mengacu pada Dracula, yang berarti “naga kecil”.

Orang-orang juga terpikir Count Dracula ketika dia melihat bunga ini karena taji gantungnya nampak seperti taring. Beberapa anggrek Dracula nampak seperti wajah monyet, tapi spesies Simia dan Gigas merupakan yang paling terkenal.

Sekitar 120 spesies dari keluarga Dracula, yang sebagian besarnya ditemukan di Ekuador. Banyak dari anggrek ini bukan bunga musiman dan bisa berbunga kapan saja sepanjang tahun. Anggrek monyet agak sulit untuk dilihat di luar alamnya.

Baca juga12 Jenis Anggrek Paling Terkenal di Dunia

6. Anggrek Thelymitra Jonesii

Anggrek Thelymitra Jonesii

* sumber: www.threatenedspecieslink.tas.gov.au

Thelymitra jonesii merupakan anggota Thelymitra genius yang benar-benar terancam punah yang juga dikenal sebagai “sun orchid”. Nama “sun orchid” diberikan karena anggrek in membuka bunganya hanya ketika airnya hangat.

Thelymitra jonesii yang juga dikenal dengan nama “sky-blue sun orchid” hanya bisa ditemukan di Tasmania. Daun anggrek matahari biru langit tebal, hijau gelap dengan dasar  berwarna kemerahan, dan panjangnya 6 hingga 21 cm. Spesies anggrek ini berbunga mulai Oktober sampai awal Desember.

7. Anggrek Urban’s Paphiopedilum

Anggrek Urban’s Paphiopedilum

* sumber: travaldo.blogspot.com

Anggrek Urban’s Paphiopedilum merupakan anggrek langka lain yang hampir punah di alam liar karena perburuan yang berlebihan. Menurut IUCN Red List, populasi Urban’s Paphiopedilum telah hampir  menipis dan berkurang lebih dari 95% dalam tiga generasi terakhir.

Ancaman terbesar Urban’s Paphiopedilum, selain perburuan liar, termasuk degradasi habitat, perluasan area pemukiman, terinjak-injak, deforestasi, penebangan liar, pertanian tebang-bakar, dan erosi tanah. Saat ini, diperkirakan Urban’s Paphiopedilum yang tersisa di alam liar sekitar 50 tanaman.

8. Anggrek Fairrie’s Paphiopedilum

Anggrek Fairrie’s Paphiopedilum

* sumber: www.inaturalist.org

Tak jauh beda nasibnya dengan anggrek langka lainnya, keindahan Fairrie’s Paphiopedilum merupakan penyebab utama status terancam punah yang disandang anggrek ini. Fairrie’s Paphiopedilum mempunyai kelopak berwarna ungu dan putih yang cerah dan tanda-tanda hijau kekuningan.

Keindahan penampilannya menjadikan Fairrie’s Paphiopedilum sebagai salah satu jenis anggrek yang paling popular untuk dibudidayakan di dunia. Munculnya permintaan yang tinggi untuk anggrek ini menyebabkan Fairrie’s Paphiopedilum telah banyak diburu secara berlebihan di alam.

Dahulu Fairrie’s Paphiopedilum hidup di Bhutan serta India. Sekarang, satu-satunya populasi Fairrie’s Paphiopedilum ada di Himalaya timur ke Assam. Tak lama setelah ditemukan pertama kali pada tahun 1904, Fairrie’s Paphiopedilum punah di Bhutan.

9. Anggrek Coleman’s Coral Root

Anggrek Coleman’s Coral Root

* sumber: goorchids.northamericanorchidcenter.org

Anggrek Coleman’s Coral Root populasinya hanya tinggal tiga. Semuanya berada di Sky Islands of Arizona. Seperti Western Underground, Coleman’s Coral Root menghabiskan sebagian besar hidupnya di bawah tanah jadi tidak menggunakan fotosintesis untuk menghasilkan bahan bakar dari matahari.

Tanaman ini bisa menjajah akar semak dan pohon melalui hubungan simbiosis dengan jamur. Karena hubungan yang saling bergantung ini, gangguan tanah bisa membunuh seluruh koloni. Misalnya, pejalan kaki menginjak-injak secara tidak sengaja membuat tanaman tidak dapat bereproduksi.

Bunga-bunga ini mewakili satu-satunya alat reproduksi tanaman. Penggembalaan ternak, manusia yang secara tidak sengaja menginjak kuntum bunga yang rapuh, dan aktivitas penambangan merupakan ancaman terhadap bunga ini.

10. Anggrek Hawaiian Bog

Anggrek Hawaiian Bog

* sumber: goorchids.northamericanorchidcenter.org

Anggrek Hawaiian Bog merupakan spesies anggrek terlangka yang asalnya dari Hawaii. Hanya ada 33 anggrek Hawaiian Bog yang ditemukan di alam liar selama hitungan terakhir tahun 2011. Semuanya berada di tiga pulau di Hawaii.

Perusakan habitat oleh manusia dan hewan peliharaan dan liar merupakan ancaman terbesar terhadap anggrek Hawaiian Bog. Spesies tanaman non-asli invasif juga merupakan ancaman untuk anggrek langka Hawaii ini.

Sekarang ini ada upaya konservasi yang sedang berlangsung untuk melindungi anggrek Hawaiian Bog yang semakin langka di alam liar. Di beberapa tahun terakhir ini pelestari lingkungan telah menanam bibit anggrek Hawaiian Bog kemudian menanamnya kembali di alam liar.

Itulah sepuluh anggrek langka yang hampir punah. SebagIAn sudah ada usaha untuk melestarikannya agar tetap bisa dinikmati keindahannya oleh generasi mendatang. Ada juga yang susah untuk dilestarikan karena tak bisa hidup di luar alamnya. Pernahkah kamu melihat jenis bunga anggrek langka ini?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *