Bacaterus / Bahan Dapur / 10 Jenis Bumbu Wajib Chinese Food yang Sering Digunakan

10 Jenis Bumbu Wajib Chinese Food yang Sering Digunakan

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Oktober 2019

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kalau kamu pecinta masakan Tionghoa, pasti kamu sudah terbiasa mencium saus dan aromatik yang biasa digunakan dalam masakan tersebut. Namun, apakah kamu tahu apa saja bumbu-bumbu yang digunakan dalam hidangan Tionghoa?

Banyak orang yang masih kurang familiar dengan bumbu-bumbu wajib dalam Chinese food, karena hidangan populer seperti pangsit dan tumis hanya menggunakan garam dan lada sebagai bumbu utamanya.

Masakan-masakan Tionghoa lain yang menggunakan bumbu-bumbu tambahan biasanya memiliki cita rasa yang berbeda. Bumbu-bumbu tersebut juga memiliki kegunaan dalam pengobatan tradisional orang-orang Tionghoa dan khasiatnya dipadukan dalam masakan mereka.

Jika kamu ingin memperluas khasanah masakan Tionghoa di luar tumis atau goreng, baca terus artikel tentang bumbu wajib dalam Chinese food berikut.

1. Lada Sichuan

Lada Sichuan

* sumber: peppercorns.com.au

Dikenal juga dengan nama lada Szechuan atau lada bunga, rempah ini sebenarnya buah beri dari pohon abu berduri, dan merupakan sumber asli rasa pedas dalam masakan Tionghoa sebelum para pedagang Portugis datang membawa cabai di abad ke-16. Lada Sichuan terkenal karena memiliki sensasi “ma” yang mematikan dan memberikan tendangan ekstra untuk hidangan pedas apapun.

Ada rasa sitrus juga sedikit pinus dalam lada ini. Rasa tersebut menghasilkan efek mati rasa ringan di lidah. Ketika garam dan lada ini disatukan, maka akan tercipta bumbu yang lezat untuk masakan makanan laut, daging, mie Asia, hidangan tumis, dan banyak lagi yang lainnya. Hidangan yang menggunakan lada ini termasuk tahu mapo dan mie dandan.

2. Cabai Kering

Cabai Kering

Pasangan untuk lada Sichuan yang memiliki rasa yang mematikan adalah cabai kering. Jika lada Sichuan memberikan “ma”, maka cabai kering memberikan “la”, sensasi panas. Bersama-sama kedua bumbu ini menciptakan rasa “ma la” (mati rasa dan pedas) yang menjadi kekhasan dalam masakan Sichuan.

Jika kamu menyukai makanan pedas, coba buat minyak cabai sendiri yang nantinya bisa kamu gunakan untuk membumbui semuanya, mulai dari pangsit hingga hidangan seperti ayam yang menggoda air liur. Kamu bisa mencoba menggunakan cabai kering untuk menambah sensasi panas pada hidangan, khususnya yang menggunakan lada Sichuan.

3. Saus Tiram

Saus Tiram

Saus tiram biasa digunakan untuk menambahkan sentuhan asin ke dalam hidangan mie dan tumis sayuran. Warnanya yang cokelat tua dan konsistensi sausnya yang lembut memudahkan orang mengenali saus ini. Bahan utama yang digunakan untuk membuat saus ini adalah tiram cincang dan jus yang terkandung di dalamnya. Bahan tambahan lain biasanya termasuk gula dan kecap.

Meskipun saus tiram disenangi karena rasanya yang ramah terhadap makanan laut, namun para ahli merekomendasikan untuk menghindari saus tiram yang dijual dalam botol plastik. Sebaiknya gunakan saus tiram yang dijual dalam botol kaca. Setelah botol dibuka, pastikan untuk menyimpannya di lemari es agar saus tiram bisa bertahan lebih lama.

4. Bubuk Lima Rempah

Bubuk Lima Rempah

Bubuk lima rempah atau dikenal juga dengan nama ngo hiong ini mengandung rasa yang kuat. Bumbu ini memiliki bumbu dasar yang hanya terdiri dari lima bahan, tetapi beberapa dari rempah ini tidak umum dalam kebanyakan masakan Barat. Kamu tidak bisa mendapatkan pengganti bubuk lima rempah ini dengan menggunakan bahan apapun.

Sedikit sentuhan bumbu ini bisa membangkitkan sedikit rasa dalam daging, sayuran, tepung dan buah-buahan. Campuran dasar bumbu ini terdiri dari biji adas, adas bintang, kayu manis (atau cassia), lada Szechuan, dan cengkeh. Beberapa variasi bumbu ini bahkan memasukkan cita rasa Tionghoa umum lainnya, seperti jahe dan bawang putih.

5. Doubanjiang

Doubanjiang

Doubanjiang adalah salah satu jenis pasta cokelat asin yang terbuat dari kacang fava yang difermentasi, kedelai, garam, tepung terigu, dan beberapa bumbu. Doubanjiang merupakan jiwa dalam hidangan Sichuan. Sama halnya seperti saus tiram, bumbu ini membuat hidangan terasa lebih enak dan pedas.

Jika kamu penggemar masakan pedas dan ingin mencoba sesuatu yang berbeda, kamu bisa mencoba mengggunakan doubanjiang. Bumbu ini akan menjadi bumbu pedas alternatif yang baik. Masukan doubanjiang ketika kamu memasak hidangan Tionghoa klasik tahu mapo.

6. Kecap Asin (Soy Sauce)

Kecap Asin

* sumber: dumplingsisters.com

Kecap Tionghoa ini berbeda dengan kecap yang biasa digunakan dalam masakan Indonesia, yang terasa manis dan teksturnya kental. Kita mengenal soy sauce sebagai kecap asin. Ini adalah bumbu dasar dalam masakan Tionghoa dan Asia lainnya. Jenis kecap ini termasuk kecap yang dark, light dan concentrated atau pekat.

Kecap asin yang light atau ringan banyak digunakan karena memiliki warna lebih terang dan lebih asin. Kecap asin dark atau hitam digunakan untuk menambah warna pada hidangan yang dipadukan dengan kecap asin ringan. Untuk kecap pekat, kamu bisa menggunakannya sebagai saus celup yang dipadukan dengan pangsit.

7. Minyak Wijen

Minyak Wijen

Salah satu cita rasa dalam masakan Tionghoa dan Asia yang lebih paling mudah dikenal adalah minyak wijen. Sebagian besar minyak wijen yang kamu lihat di pasaran adalah jenis yang telah dipanggang, sehingga minyaknya berwarna kuning gelap dan kaya aroma. Jika kamu melihat sebotol minyak wijen berwarna bening atau kuning, hampir bisa dipastikan minyak tersebut tidak melalui proses pemanggangan.

Menambahkan sedikit minyak wijen pada tumisan bisa membantu memberikan hidangan rasa Asia yang familiar. Tapi ingat, terlalu banyak menambahkan minyak wijen dapat merusak hidangan karena aromanya bisa terlalu kuat. Jadi, gunakan minyak wijen secukupnya saja.

Minyak wijen biasa digunakan dalam resep makasan Tionghoa dan terkadang disatukan penggunaannya dengan biji wijen. Sebagai contoh adalah sup ayam wijen Taiwan, yang juga menambahkan jahe agar sup dapat menghangatkan tubuh. Resep lainnya yang menggunakan minyak wijen adalah mie wijen dingin versi Shanghai Klasik.

8. Anggur Shaoxing

Anggur Shaoxing

* sumber: www.recipetineats.com

Anggur beras Shaoxing atau anggur Shaoxing adalah jenis anggur beras dari wilayah Shaoxing di Tiongkok. Di sana, khususnya di wilayah Shaoxing, anggur ini kadang dikonsumsi sebagai anggur meja atau anggur yang dihidangkan bersama dengan makanan. Namun, anggur Shaoxing yang dijual di luar Tiongkok biasanya diseduh untuk digunakan saat memasak daripada dikonsumsi sebagai minuman.

Shaoxing atau anggur Shaoxing ada yang dijual dengan versi digarami dan bebas garam. Jika kamu sedang diet terbatas garam, kurangi jumlah garam yang digunakan saat memasak hidangan dengan menambahan anggur Shaoxing. Anggur Shaoxing bisa diganti dengan sherry kering. Sayangnya, belum ditemukan pengganti non-alkohol yang baik untuk anggur Shaoxing.

9. Jahe

rebusan jahe

Bumbu ini mempunyai rasa yang unik dan digunakan dalam hampir sebagian besar resep seafood. Mengkaramelkan irisan jahe dalam minyak akan memberikan cita rasa jahe bakar ke dalam hidangan. Jahe biasa digunakan dalam hidangan seafood seperti udang dan lobster jahe atau ikan kukus utuh yang juga ditambahkan bawang daun.

10. Saus Bawang Putih Kacang Hitam

Saus Bawang Putih Kacang Hitam

Saus bawang putih kacang hitam adalah campuran gurih dan asin khas Asia dari bawang putih dan kacang hitam yang difermentasi (kedelai yang telah diawetkan dalam garam). Bahan-bahan lain dalam saus bawang putih kacang hitam yang dijual dalam kemasan juga mengandung anggur beras, kecap asin, dan saus tiram.

Saus berwarna coklat tua dan agak kental ini banyak digunakan dalam masakan Tionghoa, terutama dalam tumisan, sebagai saus celup untuk pangsit atau lumpia, dan juga sebagai bumbu perendam atau glasir untuk daging atau tahu. Saus ini bisa disimpan di lemari es selama setahun setelah pembukaan tutupnya yang pertama.

Masih banyak bumbu wajib dalam Chinese food lainnya yang bisa digunakan dalam hidangan. 10 bumbu di atas adalah bumbu yang selalu digunakan dalam berbagai jenis masakan Tionghoa. Bumbu mana yang sering kamu gunakan saat memasak Chinese food di rumah?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *