Bacaterus / Buku / 10 Buku Parenting Terbaik untuk Mengatur Pola Asuh Anak

10 Buku Parenting Terbaik untuk Mengatur Pola Asuh Anak

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Melepas masa lajang dan mengarungi pernikahan adalah anugerah terbaik dalam hidup. Momen istimewa tersebut akan lebih indah dengan kehadiran sang buah hati di tengah-tengah keluarga.

Namun sebagai orang tua, tentunya tidak mudah untuk mengurus tumbuh kembang si kecil. Butuh perlakuan terbaik agar anak kesayangan kita menjadi anak yang berbakti dan dapat hidup mandiri ketika dewasa nanti.

Para orang tua mesti pandai dalam menerapkan pola asuh. Orientasi mendidik anak di era modern ini harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Untuk menjawab tantangan tersebut, buku-buku parenting di bawah ini bisa menjadi referensi yang baik saat mengasuh sang buah hati. Jika ingin menjadi orang tua hebat dan bisa dekat dengan kehidupan anak, jangan lewatkan ulasannya di bawah ini.

1. The Awakened Family: A Revolution In Parenting (Shefali Tsabary)

The Awakened Family

Semua orang memiliki kapasitas untuk dapat membesarkan anak-anaknya. Namun, masih banyak yang salah paham akan pola asuh di zaman modern seperti sekarang.

Dalam buku ini, sang penulis menjabarkan sikap kasih sayang dan kebijaksanaan dari orang tua yang dapat diberikan kepada sang buah hati. Sehingga pada akhirnya, para orang tua dapat mendapatkan kedekatan secara emosional terhadap anak-anaknya.

Buku The Awakened Family hadir lewat strategi praktis dengan memberikan contoh kehidupan nyata dari sang penulis sendiri. Shefali Tsabari merupakan seorang psikolog klinis, dan ia membagikan pengalamannya sebagai sosok orang tua dalam bukunya ini.

Jika Anda tertarik dengan cara pengasuhan dari perspektif yang ia tawarkan, maka jangan lupa untuk membeli buku yang satu ini.

2. Adversity Quotient: Agar Anak Tak Gampang Menyerah (Miarti Yoga)

Adversity Quotient

Pada umumnya para orang tua lebih mementingkan kecerdasan intelektual (IQ) daripada kecerdasan beradaptasi (AQ). Namun jika ditelaah lebih mendalam, keduanya ternyata sama-sama penting dalam tumbuh kembang sang anak.

IQ dapat menghasilkan seorang anak yang pintar, sedangkan AQ bisa mendorong sang anak agar mampu berkembang saat memecahkan permasalahan yang dihadapinya.

Anak-anak yang memiliki kecerdesan AQ adalah tipe yang berhasrat tinggi. Ia tidak akan pernah puas dengan prestasinya saat ini, sehingga ia akan terus mencapai prestasinya yang jauh lebih tinggi.

Buku yang satu itu akan membuka wawasan bagaimana cara untuk mencapai kecerdasan AQ tersebut. Maka dari itu, buku ini wajib dimiliki oleh para orang tua jika ingin menyeimbangkan kecerdasan IQ dan AG pada sang anak.

3. The Read – Aloud Handbook (Jim Trelease)

The Read - Aloud Handbook

Membacakan sebuah buku dengan nyaring kepada anak menjadi sarana pembelajaran yang sangat efektif. Cara tersebut dapat menstimulus pembendaharaan kosa kata yang dapat didengarkan oleh sang anak.

Sehingga ketika sudah bisa membaca nantinya, ia akan menghafal kalimat dengan baik. Selain itu juga, ia cepat merespon untuk menulis dari kata-kata yang sering didengarkan saat aktivitas tersebut.

Peran orang tua sebagai pembaca yang baik sangat penting. Maka dari itu, buku ini memberikan pemahaman bagi para ayah dan ibu tentang pentingnya membacakan buku dengan nyaring kepada si kecil.

Selain berfokus terhadap kegiatan tersebut, buku ini pun membahas tentang pembelajaran digital, seperti pengaruh televisi, audio book, perpustakaan masa kini dan bermacam isu parenting lainnya.

4. Mendidik Anak Di Era Digital (Shin Yee-Jin)

Mendidik Anak Di Era Digital

Shin Yee Jin adalah seorang psikiater dan praktisi pendidikan anak yang terkenal di Korea. Dalam bukunya ini, dirinya menerangkan tentang kondisi “matang semu” yang dialami seorang anak saat terbiasa bermain gadget sejak usia dini.

Menurutnya, teknologi digital jika tidak digunakan secara bijak akan sangat berbahaya bagi kesehatan mental anak-anak, dan akan menimbulkan efek sosial yang cukup serius.

Dalam pembahasannya ini, ia menuturkan jika kondisi matang semu menggambarkan sosok anak yang fisiknya berkembang secara baik, tetapi tidak dibarengi dengan perkembangan jiwanya.

Pada akhirnya, sang anak akan menjadi pribadi yang cenderung impulsif, dan tidak tahu sopan santun. Buku ini sangat cocok dimiliki para orang tua yang ingin mendidik anaknya di zaman digital seperti sekarang ini.

5. Parenthink: Karena Hanya Orang Tua Cerdas (Mona Ratuliu)

Parenthink

Buku setebal 178 halaman ini bisa menjadi referensi bagi para orang tua dalam mengasuh anak-anaknya. Sebagai bab pembuka, buku ini diawali lewat kisah hubungan sang penulis itu sendiri (Mona Ratuliu) dengan anaknya yang bernama, Mima.

Saat menginjak usia enam tahun, putri pertamanya itu pernah merasa tidak nyaman dengan ibunya sendiri, dan ia sempat punya pikiran untuk pergi dari rumah. Mona pun mencoba memberikan tips dalam menyikapi perubahan perilaku sang anak.

Ia membagikannya dengan cerita pengalamannya saat mengasuh ketiga anaknya, mulai dari kasus Mima yang ingin keluar dari rumah, sampai masalah Raka yang tidak ingin bersekolah.

Semua penuturan dalam buku ini disampaikan dalam bahasa yang mudah dimengerti, sehingga para orang tua bisa mengaplikasikannya saat sang mengalami permasalahan yang sama.

Jika tertarik akan pengalaman sang penulis dalam mengasuh anaknya, jangan lupa dibeli buku ini ya.

6. Right From The Start (Bunda Hana)

Right From The Start

Dalam buku yang satu ini, Bunda Hana ingin mengajarkan bahwa pendidikan seks sangat perlu untuk diajarkan sejak usia dini. Hal itu bukan sesuatu isu yang harus ditakuti, justru dirinya menekankan untuk para orang tua agar dapat memberikan informasi, arahan dan pemahaman terhadap seks kepada anak-anaknya.

Pada akhirnya, sang anak tidak terjebak dalam dunia yang salah ketika beranjak dewasa nanti. Mengajarkan edukasi tentang seks kepada anak sama halnya seperti memberikan ruang kontrol terhadap dirinya. Maka para orang tua jangan takut untuk memberikan pemahaman tentang informasi tersebut.

Dengan ketidaktahuan sang anak akan hal itu, justru akan mendorongnya untuk melakukan tindakan yang tercela. Jika ingin mengetahui lebih mendalam pembahasan buku ini, jangan lupa untuk membelinya.

7. Happy Little Soul (Retno Hening)

Happy Little Soul

Buku yang berjudul Happy Little Soul ini berisikan tentang cara Retno Hening dalam mengasuh anaknya yang bernama Kirana. Ia membagikan kisahnya dalam mengurus dan mengikuti perkembangan Kirana hingga sampai berusia tiga tahun.

Semuanya diceritakan begitu detail, mulai dari pendekatan parenting yang unik kepada anaknya, hingga tips dan trik ketika berkomunikasi dengan sang buah hati.

Selain itu juga, buku ini membahas tentang perjuangan Retno saat sedang hamil. Dirinya sempat merasakan pilu saat mengalami keguguran. Retno pun harus ditinggal sendiri karena sang suami mesti pergi ke Oman untuk urusan pekerjaan.

Walaupun begitu, ia mampu menumbuhkan karakter kasih sayang kepada Kirana. Semua rasa pengalamannya itu kemudian ia bagikan lewat buku yang colorful ini.

8. Ayah Edy Menjawab Problematika Orang Tua ABG & Remaja (Ayah Edy)

Ayah Edy Menjawab Problematika Orang Tua ABG & Remaja

Bagi para orang tua yang memiliki anak dalam masa remaja, mungkin akan merasa cemas dengan kehidupan pergaulannya. Untuk menjawab rasa khawatir itu, buku yang satu ini akan menjadi pedoman ketika menyikapi problematika kehidupan sosial anak-anak ABG (anak baru gede).

Buku ini ditulis oleh Ayah Edy yang merupakan seorang konsultan parenting dan penggagas Indonesian Strong from Home. Pembahasan buku ini mengupas berbagai polemik yang kerap dihadapi para orang tua saat melihat anaknya beranjak dewasa.

Masalah tersebut kemudian dibahas satu per satu, mulai dari gadget, pendidikan seks, interaksi keluarga serta segudang problematika lainnya. Masih banyak permasalahan khas anak remaja yang diulas oleh Ayah Edy, maka dari itu jangan sampai lupa untuk membaca buku ini.

9. Orang Tua Cermat, Anak Sehat (Dr. Arifianto)

Orang Tua Cermat, Anak Sehat

Adalah hal yang lumrah jika para orang tua merasa cemas melihat kondisi anaknya yang kurang sehat. Maka jalan satu-satunya agar menjadi lebih tenang dengan membawanya ke dokter.

Padahal jika dicermati lebih seksama, ada penyakit yang dapat disembuhkan dengan metode perawatan di rumah saja. Dalam buku ini, solusi tersebut akan dijabarkan agar para orang tua dapat menghemat biaya kesehatan.

Sang penulis yang merupakan seorang dokter ini akan memberikan ilmu kesehatan anak bagi para orang tua. Ia pun membahas tentang panduan merawat anak ketika sakit di rumah sendiri.

Tidak hanya itu, Dr. Arifianto selalu mengulas penyakit-penyakit yang selalu diderita oleh anak-anak serta menambahkan pembahasan mengenai mitos dan fakta tentang penyakit anak yang beredar di masyarakat.

10. Media Moms And Digital Dads: Menjadi Orang Tua Bijak (Yalda T. Uhls, MBA, Ph.D)

Media Moms And Digital Dads

Para orang tua yang ingin mengoptimalkan penggunaan media digital untuk tumbuh kembang anak, maka tidak ada salahnya membaca buku yang satu ini. Perkembangan teknologi membuat beberapa orangtua khawatir akan dampak negatif terhadap pertumbuhan anaknya.

Media Moms and Digital Dads kini hadir dan mencoba menjawab kegelisahan orangtua mengenai pengaruh media digital yang ada sekarang ini. Sang penulis yang bernama Yalda T. Uhls, MBA, Ph.D adalah seorang ahli dalam perkembangan anak dan media.

Dalam bukunya ini, ia memberikan penjelasan tentang cara menghindari dampak negatif dari kehidupan digital generasi muda. Bagaimanakah peran orang tua menemukan keseimbangan dalam penggunaan digital media untuk anak? Jangan lupa membaca buku ini untuk mengetahui jawabannya.

Itu dia buku parenting yang bisa Anda baca sebagai bahan panduan dalam mengurus sang buah hati. Masa-masa mengurus anak sejak usia dini hingga remaja adalah momen yang menyenangkan sekaligus mencemaskan.

Untuk para pasangan yang sedang menanti momongan, semoga buku-buku tersebut dapat membantu menemani dalam proses tumbuh kembang anak Anda kelak ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *