Bacaterus / Novel / Ini Dia 4 Novel Karya Fiersa Besari yang Paling Fenomenal

Ini Dia 4 Novel Karya Fiersa Besari yang Paling Fenomenal

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Fiersa Besari atau yang sering dipanggil Bung  ini merupakan salah satu seniman Indonesia yang memiliki berbagai talenta luar biasa. Pria berusia 35 tahun ini merupakan seniman asal Bandung yang karyanya sudah terkenal di seluruh penjuru Indonesia. Bahkan banyak juga warga di Negara tetangga yang mendambakan karya Bung Fiersa.

Beberapa karyanya telah fenomenal dan terkenal di kalangan remaja hingga dewasa muda. Selain berprofesi menjadi penulis dan sudah menerbitkan 6 buku, ia juga memiliki beberapa album yang sampai saat ini sedang hits di Indonesia.

Bahkan hampir seluruh lagu Fiersa sukses dicover penyanyi Indonesia terkenal maupun warga Internet. Sampai detik ini lagu Fiersa Besari masih masuk dalam daftar lagu yang banyak di putar di Radio, Youtube dan playlist aplikasi penyedia musik.

Tapi di sini Bacaterus akan memberikan informasi ter-update mengenai novel karya Fiersa Besari yang banyak dibaca oleh kaum literasi.

1. Garis Waktu

Garis Waktu

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Buku ini merupakan salah satu karya awal Fiersa Besari yang muncul di publik. Buku ini juga merupakan salah satu ungkapan patah hati seseorang dengan urutan yang epik. Bahkan setiap manusia normal mengalami jenis patah hati seperti ini.

Banyak pembaca yang terbawa perasaan ketika membaca novel Garis Waktu yang diterbitkan pada tahun 2016 ini. Seperti kisahnya yang sendu, buku ini memiliki target pembaca remaja dan dewasa awal yang memang sedang berbunga-bunga dalam hubungan asmara.

Mungkin bagi Anda pembaca buku kelas berat, buku ini memang kurang cocok karena makna yang tersirat begitu mudah dimengerti. Apalagi bagi Anda yang sudah berkeluarga atau berumur memang buku ini tidak begitu membawa perasaan Anda begitu jauh.

Kisah sebuah perkenalan lalu jadian dan patah hati akibat putus terus ditinggal menikah adalah konflik batin yang tercipta dalam Garis Waktu. Beberapa pembaca khususnya saya sendiri merasakan bahwa buku ini sangat sesuai judul. Garis Waktu yang artinya ya setiap orang akan mengalami masa tersebut dan merangkak maju.

Mereka akan alay pada masanya, menjadi budak cinta pada waktunya dan mulai berpikir komitmen apabila memang sudah tepat semuanya.

Kutipan dalam buku ini yang paling banyak di repost oleh netizen Indonesia adalah “Pelajari Sebelum Berasumsi, dengarkan sebelum memaki, mengerti sebelum menghakimi, rasakan sebelum menyakiti, perjuangkan sebelum pergi.” Kutipan ini berada di halaman 133.

Novel Garis Waktu yang rilis 1 September 2016 ini setidaknya terjual hingga 20.000 buku di Book Store Seluruh Indonesia tercatat pada tahun 2016. Bagi Anda yang ingin menikmati fenomenalnya buku Garis Waktu bisa segera langsung mencari di beberapa Online Book Store. 

2. Konspirasi Alam Semesta

Konspirasi Alam Semesta

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Juang dan Ana adalah tokoh utama dalam buku album musik Konspirasi Alam Semesta milik Fiersa Besari. Juang dan Ana merupakan kisah sejoli yang jatuh cinta tanpa sebuah rencana. Kedua sejoli ini dipertemukan dalam keadaan tak terduga, bercerita lalu saling jatuh cinta.

Namun di balik kisah cinta Juang dan Ana ada kisah perjuangan yang luar biasa. Sebelum mereka memutuskan menjalin kasih, Ana sudah memiliki kekasih namun ia dilema karena tiba-tiba tumbuh rasa yang tak terduga untuk Juang.

Pesona Juang yang sungguh manis, kharismatik dan humble menjadi daya tarik tersendiri untuk Ana. Hingga Ana memutuskan untuk berpisah dengan kekasihnya. Tidak berhenti sampai disitu kisah mereka diliputi klimaks yang sangat membuat hati berdebar.

Mengapa tidak, mereka berdua dipisahkan dalam jarak yang cukup jauh dengan komunikasi yang cukup sulit. Juang menjadi seorang jurnalis yang harus bertugas ke Papua dan harus memutuskan LDR (long distance Relationship) bertahun-tahun.

Hingga akhirnya komunikasi mereka terputus dan Ana mencari tahu keberadaan Juang. Kisah pelengkap album ini begitu membuat perasaan pembaca berkecamuk, gemas dan seakan ingin segera tahu kisah akhir dari cerita.

Juang yang merupakan anak seorang ayah mantan tahanan Polisi, membuatnya tak akrab dengan sosok ayah. Hingga akhirnya ia tetap dekat dengan keluarga yaitu ibunya walau hanya beberapa saat saja.

Selain itu yang paling menyayat hati bagi pembaca adalah ketika Ana menderita penyakit ganas, dan juang masih tetap bersama dengan Ana. Haru biru dalam bingkaian kisah romantis penuh dengan kesetiaan dan di akhir cerita mereka hidup berumah tangga.

Konspirasi alam semesta bagi saya adalah kisah perjuangan yang memang sebenarnya kita tak akan tahu apa yang akan terjadinya nantinya. Kehidupan memang bisa kita rencanakan tetapi Tuhan yang menentukan.

3. Catatan Juang

Catatan Juang

* sumber: www.senjamemanggil.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Mimpi adalah suatu hal yang muncul dari mana saja. Salah satunya muncul dari buku Catatan Juang ini. Sosok Kasuarina atau Suar merupakan salah satu tokoh utama yang pada kenyataan adalah sebuah realita dalam kehidupan ini.

Ia datang untuk menggapai mimpinya sebagai seorang Sineas, namun pada akhirnya kehidupan yang keras mengarahkannya sebagai sales asuransi sebuah Bank. Hingga bapaknya sakit dan ia harus membantu dalam pengobatan bapaknya.

Kisahnya berawal dari sebuah buku yang berkisah tentang Juang, ia temukan dalam angkot. Dalam perjalanan ia ingin mencari siapa pemilik buku tersebut, namun ia malah terjebak dalam balutan buku yang tanpa sengaja ia baca.

Kutipan yang paling terkenal dalam Catatan Juang adalah “Hidup ini keras, buktikan dirimu kuat. Yang membedakan pemenang dan pecundang hanyalah satu; pemenang tahu cara berdiri saat ia jatuh, pecundang lebih nyaman tetap ada di posisi jatuh.” Kutipan ini berada di halaman 44.

Juang dalam buku tersebut juga menyatakan,  masihkah mau jadi pecundang? Masih maukah engkau menangis? Apabila ingin menangis maka menangislah. Karena menangis adalah tanda engkau hidup.

Buku ini benar-benar membuat saya sadar akan realita hidup yang bukan sekadar kebahagiaan saja. Ada juga rasa sakit, suka, duka, cinta, manis garam kehidupan yang memang harus manusia hadapi.

Buku ini sangat cocok bagi Anda yang saat ini terombang-ambing oleh mimpi sendiri. Sedang sedih karena terlalu rapuh dalam masalah. Buku ini akan menyadarkan bagaimana manusia harus bisa melewati setiap gejolak dan cerita pahit dalam hidup.

4. 11:11

11 11

* sumber: www.gramedia.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Ini adalah buku paling fenomenal dan terbaik menurut saya dalam 6 karya Bung Fiersa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Kenapa tidak, selain saya sering menemui buku ini di berbagai kegiatan ketika keluar rumah.

Buku yang sampai saat ini masih laris dibaca oleh kaum literasi ini memang memiliki makna yang berbeda dari karya-karya Bung Fiersa sebelumnya. 11:11 memiliki konsep yang tak hanya melingkup pada aspek duniawi dan sosok manusiawi.

Melainkan buku ini merupakan salah satu buku yang juga membahas mengenai “Acak Corak” yang merupakan kisah pria yang bermakna iblis yang sedang gelisah dan galau karena ia tak bisa mengganggu manusia, membisikkan mantra kejahatan kembali. Karena manusia sendirilah yang sudah membisikkan keburukan dalam dirinya sendiri.

Global dan penuh dengan kata-kata yang menusuk adalah ciri dari buku 11:11 yang merupakan sebuah buku dari Album musik milik Bung Fiersa.

“Bukan seberapa lama hidup ini yang dihitung, tapi seberapa berarti kita menghabiskannya.” Salah satu kutipan dalam buku 11:11 di halaman 139. Bukan hanya kesan percintaan dan patah hati seperti buku-buku sebelumnya.

Sudut pandang dan imajinasi yang luas tercipta dengan elegan dalam balutan buku album 11:11 ini. Apabila Anda ingin membaca makna hidup secara lengkap yang Bung Fiersa tulis, tentu Anda dapat membeli secara online atau langsung. Buku ini sangat direkomendasikan bagi semua kalangan, baik remaja, dewasa hingga mereka orang tua.

Bung Fiersa juga menjadi salah satu sastrawan yang mampu memberikan penataan tulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tanpa pencampuran Bahasa gaul atau Inggris Indonesia yang saat ini sedang trend di kalangan banyak penulis muda.

Bung Fiersa merupakan salah satu sosok penulis yang cocok bagi Anda untuk mempelajari kosa kata baru dalam setiap bukunya. Mencari makna dalam goresan tinta di setiap karyanya dan tentunya diharapkan bisa ikut berkarya menciptakan berbagai kisah seperti Fiersa Besari.

Itulah beberapa buku terbaik dan fenomenal yang banyak dibaca dan dibahas oleh netizen. Ayo bagikan artikel ini dan berikan komentar menarik kalian untuk menceritakan kisah apa saja yang kalian alami setelah membaca sebuah buku yang menginspirasi.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *