bacaterus web banner retina
Bacaterus / Makanan / Buah-Buahan / 6 Buah yang Mirip Nangka dari Rasa hingga Penampilannya

6 Buah yang Mirip Nangka dari Rasa hingga Penampilannya

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 12 April 2021

Buah nangka atau jackfruit dalam bahasa Inggris adalah salah satu buah yang digemari di Indonesia. Berkerabat dengan buah ara dan sukun, nangka tumbuh di wilayah tropis Asia Tenggara, Afrika dan Brasil. Tidak seperti sumber protein hewani, buah nangka tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol, kandungan natriumnya ringan, serta rendah kalori.

Selain terdiri dari berbagai jenis, ternyata ada juga buah lain yang memiliki kemiripan bentuk ataupun rasa dengan buah nangka. Mungkin kamu sudah mengenal cempedak. Ya, buah ini mirip dengan nangka, tapi ada buah-buahan yang mirip nangka selain cempedak. Apa saja nama buahnya? Kalau penasaran, terus baca artikel ini, ya.

1. Keledang

buah buah yang mirip nangka_Keledang

Salah satu buah yang mirip dengan nangka ini berasal dari Kalimantan. Nama buah ini yaitu buah keledang. Begitu melihatnya orang akan teringat pada buah cempedak dan nangka. Buah ini memiliki rasa yang manis, seperti percampuran antara nangka dengan manggis. 

Sama seperti nangka, daging buah keledang terpisah dari bijinya. Keledang memiliki kulit buah berwarna jingga kemerahan dan berbentuk seperti cempedak. Buah keledang ini adalah salah satu buah-buahan eksotis yang berasal dari hutan Kalimantan. Keledang tumbuh merata di daerah ini.  

Memang keledang masuk dalam suku Moraceae atau disebut juga nangka-nangkaan. Buah ini berkerabat dengan buah nangka, sukun, kluwih, cempedak, mentawa, selanking, pintau, dan benda. Tak hanya dikenal sebagai penghasil buah, kelendang juga merupakan salah satu penghasil kayu.

Kayu pohon kelendang cenderung berat dan memiliki densitas kadar air sekitar 15%, antara 510 sampai 855 km/m3. Kayu pohon keledang dimanfaatkan untuk furnitur, konstruksi berat, pembuatan perahu, peti mati, perkakas rumah tangga, dan lain-lain. Tumbuhan ini juga dapat menghasilkan bahan pewarna.

Keledang juga adalah sumber metabolit sekunder turunan fenol, khususnya golongan flavonoid. Hal ini membuat buah keledang bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan dikarenakan sifat sitotoksik yang dimilikinya. 

Tumbuhan ini menyebar mulai dari negara Thailand, Semenanjung Malaya, ke pulau Sumatera, Bangka, Kepulauan Lingga serta Riau, juga Borneo. Terdapat dua anak jenis keledang, yaitu Artocarpus lanceifolius serta Artocarpus clementis (Merr.) Jarrett

Keledang tidak tumbuh melimpah, tapi cukup umum dijumpai di hutan hujan tropis dengan dataran rendah serta perbukitan sampai ketinggian 600-1100 mdpl.

2. Utu

buah buah yang mirip nangka_Utu

Buah utu terlihat hampir sama dengan buah nangka, sama-sama memiliki duri-duri yang lunak, tapi kedua buah ini memiliki bentuk yang benar-benar berbeda.  Buah utu bentuknya cenderung lebih bulat walaupun muncul benjolan di sana sini. 

Utu memang masih kerabat dekat buah nangka walaupun memiliki marga yang berbeda dengan nangka, timbul, cempedak, dan sukun. Nama ilmiah dari tumbuhan ini adalah Parartocarpus venenosa Becc. 

Di daerah Melayu Semenanjung, buah ini disebut ara berteh paya, di Jawa disebut buru ongko, di daerah Sunda dikenal dengan purut, di Kalimantan Barat namanya pejatai, sementara di Filipina disebut malanangka.

Ukuran pohon ini relatif sedang dengan tinggi mencapai 27m. Bentuk batangnya silindris dan memiliki diameter hingga 60cm. Batangnya tidak memiliki cabang dengan tinggi bisa mencampai 18m serta tidak mempunyai akar papan. 

Kulit batangnya berwarna cokelat, cokelat-krim atau dengan bercak kemerahan, dengan ketebalan kurang dari 25mm. Selain itu kulitnya hanya satu lapis, berserat, memiliki getah berwarna putih susu dan lengket. Dan ketika terpapar udara, warna getahnya tidak akan berubah. 

3. Cempedak

buah buah yang mirip nangka_Cempedak

Cempedak adalah jenis tanaman buah dari famili Moraceae. Bentuk, rasa serta keharuman buah cempedak mirip dengan buah nangka, tapi dari segi aroma buah ini lebih mirip dengan durian karena aromanya menusuk. Perbedaan antara nangka dan cempedak bisa dibaca di sini.

Asal buah ini dari Semenanjung Malaya, kemudian menyebar mulai dari Tenasserim di negara Burma, Thailand, dan di negara Indonesia buah ini menyebar di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku sampai ke Papua. Sekarang buah ini juga banyak dijumpai di Jawa bagian barat. 

Meskipun lebih familiar dengan nama buah cempedak, tapi buah ini juga mempunyai beberapa nama lain yang berbeda di setiap daerah, seperti nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), baroh (Kep. Lingga dan Johor), tiwadak (Banjar) cubadak hutan (Minangkabau) dan lain-lain. 

Cempedak liar secara alami banyak tumbuh di daerah hutan hujan yang memiliki kondisi geografis dataran rendah, yaitu hutan primer juga sekunder. Cempedak bisa tumbuh sampai ketinggian kira-kira 1000 mdpl. 

Pohon buah ini tumbuh di daerah-daerah yang memiliki musim kering serta permukaan air tanah yang dangkal. Biasanya cempedak ditanam di kebun campur, pekarangan, ataupun dicari di hutan secara liar.

Dilansir dari PROSEA atau Plant Resources of South-East Asia, Cempedak pohonnya selalu hijau juga rata-rata memiliki ketinggian yang bisa mencapai 20m walaupun kebanyakan hanya belasan meter. Pohon ini memiliki ranting-ranting serta serta pucuk yang berambut halus dan kaku, kecoklatan. 

Daging buah cempedak merupakan perhiasan bunga yang membesar serta menebal dengan warna putih kekuningan hingga jingga. Rasanya manis dan harum dengan tekstur lembut, licin, berlendir ketika terasa di lidah, dan agak berserat. 

Berbeda dari nangka, keseluruhan massa daging buah juga bunga-bunga yang steril ataupun gagal (disebut sebagai ‘dami’), akan lepas dari poros atau hati buah semu dengan mudah saat sudah matang. Bijinya berbentuk bulat gepeng ataupun memanjang dengan ukuran sekitar 2–3 cm.

4. Osage Orange

buah buah yang mirip nangka_Osage Orange

Dikenal juga dengan nama hedge apple, bodark, serta horse-apple, osage orange memiliki nama ilmiah Maclura pomifera. Buah osage orange bila dilihat bentuknya mirip dengan jeruk, apalagi ada nama ‘orange’. Tapi buah ini tidak termasuk keluarga jeruk.

Justru buah ini termasuk dalam keluarga murbei seperti nangka dan sukun. Osage orange sering juga disebut buah otak karena kulitnya memiliki tekstur yang bergelombang serta terlihat hampir seperti otak. Tumbuhan ini banyak dijumpai di Amerika Serikat bagian tengah dan selatan.

Di daerah tersebut, osage orange banyak dijadikan sebagai batas jalan karena memiliki batang yang keras. Selain itu, pohon osage orange juga kuat, karenanya sering dipakai sebagai penahan angin. Kayu osage orange juga banyak digunakan sebagai tiang pagar dan landasan rel kereta api.

Osage orange juga dikenal sebagai tumbuhan yang bisa bertahan pada kondisi alam yang panas serta bisa bertahan pada tanah yang tidak sehat. Tumbuhan ini lebih banyak dimanfaatkan kayunya karena buahnya tidak dapat dikonsumsi seperti sukun dan nangka.

Buah osage orange mempunyai kandungan getah yang dapat membuat kulit manusia iritasi. Bila buah ini dibuka, akan muncul getah yang lengket layaknya lem keluar dari daging buah tersebut. Daging buahnya juga keras tidak selembut buah jeruk atau mangga.

Yang bisa dikonsumsi dari bagian buah osage adalah bijinya. Akan tetapi sebelum dimakan, biji buah osage harus direndam dahulu hingga lunak sekurang-kurangnya selama 24 jam.  Karena itulah osage orange lebih banyak dikenal sebagai tumbuhan yang umumnya dimanfaatkan kayunya dibanding buahnya.

5. Tarra

buah buah yang mirip nangka_Tarra

Bagi sebagian orang nama buah ini mungkin terdengar asing. Buah ini memang buah khas kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Nama buah ini adalah Tarra dan memiliki rasa yang manis sehingga banyak disukai oleh masyarakat sekitar. 

Jika dilihat sekilas, buah tarra menyerupai buah cempedak, tapi  ternyata buah ini tak sama dengan buah cempedak apalagi soal rasanya. Kulit buah tarra agak berambut yang terlihat seperti rambutan, tapi buah tarra mempunyai kemiripan dengan nangka.

Daging buah tarra warnanya putih dan mirip dengan buah nangka, tapi ukurannya lebih kecil serta tidak mempunyai getah dan terasa lebih lembut. Soal rasa, buah tarra rasanya manis dan segar. Selain dagingnya, biji buah tarra juga dapat dikonsumsi. Biasanya masyarakat di sana akan menyangrainya.

Pohon buah tarra ukurannya besar serta tinggi. Karena itu, tidak banyak orang yang berani untuk memanjat pohonnya, dan hanya menunggu buah tarra jatuh. Walaupun khas dari wilayah Luwu, tarra tak ada disemua wilayah tersebut.

Buah ini hanya bisa dijumpai di beberapa tempat saja, contohnya di Desa Pattedong, Kelurahan Pattedong, Desa Olang, serta Desa Tarramatekkeng. Bisa juga dijumpai di sepanjang Jalan Trans Sulawesi yang berada Kecamatan Ponrang Selatan.

6. Sukun 

buah buah yang mirip nangka_Sukun

Semenjak 3000 tahun yang lalu, buah sukun sudah menjadi sumber makanan bagi orang-orang Oceania. Pada tahun 1500-an, buah ini mulai dikenal kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia. 

Menurut catatan dari para penjelajah Eropa, penjelajah Spanyol membawa buah ini di awal abad ke-17 ke daerah Guam dan Filipina. Buah sukun kembali ditemukan pada akhir abad ke-17 dan disebarkan oleh penjelajah Inggris ke wilayah Hindia Barat, yang meliputi Guyana, Haiti, juga Kepulauan Karibia. 

Di akhir abad ke-18, tanaman ini dibawa oleh penjelajah Perancis ke Jawa dan Mauritius, Afrika. Sekarang pohon sukun bisa ditemukan di hampir seluruh wilayah yang beriklim tropis dan sebagian wilayah yang beriklim sedang. 

Sukun sudah menjadi tanaman perkebunan yang ditanam di lebih 145 negara, seperti negara-negara Pasifik, Asia Selatan, Asia Tenggara, Australia bagian utara, Madagaskar, Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah, sampai Kepulauan Karibia.

Di Indonesia, sukun banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan serta Sulawesi. Biasanya sukun dimanfaatkan sebagai panganan, contohnya hidangan yang dikukus atau digoreng. Nama ilmiah tumbuhan sukun adalah Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg

Sukun termasuk golongan suku Moraceae dan marganya Artocarpus. Ada 60 spesies tanaman dari marga Artocarpus, termasuk pula buah nangka, cempedak dan kluwih. Penyebutan buah sukun juga terkadang diberikan pada buah dari tanaman Artocarpus camansi serta Artocarpus mariannensis.

Memiliki kulit berduri seperti durian dengan aromanya yang khas dan rasa yang legit, buah nangka ternyata memiliki memiliki “saudara” yang terlihat mirip pada penampilan, rasa juga warna. Buah-buah yang mirip nangka ini sebagian ada yang bisa dikonsumsi seperti nangka ada juga yang dimanfaatkan bijinya atau kayunya.

Pecinta buah-buahan pasti penasaran ingin tahu seperti apa rasa buah-buahan yang mirip nangka tersebut. Nah, kamu bisa hunting buah-buahan ini ke tempat asalnya, contohnya ke Bali untuk utu, ke Lawu, Sulawesi untuk tarra dan ke Kalimantan untuk Kelendang. Yuk kita berburu buah!

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram