Bacaterus / Binatang / Hooman, Ketahuilah 5 Bau yang Tidak Disukai Kucing Ini

Hooman, Ketahuilah 5 Bau yang Tidak Disukai Kucing Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 13 Mei 2019

Kucing adalah salah satu hewan yang memiliki penciuman tajam. Dapat dikatakan kalau kucing adalah hidung yang berjalan. Indera penciuman hewan menggemaskan tersebut 14 kali lipat lebih tajam dibanding indera penciuman manusia. Mereka memiliki reseptor penciuman yang meluas ke seluruh bagian kepala mereka.

Kucing menggunakan anugerahnya ini untuk merasakan bahaya, makanan, dan pasangannya. Penciuman kucing bisa sangat sensitif terhadap bau-bau tertentu. Jika ada bau suatu hal yang tidak disukai, maka kucing akan menghindarinya.

Karena kucing sepenuhnya adalah hewan karnivora atau pemakan daging, mereka tidak menyukai sebagian besar bau tanaman terutama tanaman herbal. Selain itu mereka juga tidak menyukai bau dari bumbu-bumbu pedas dan jeruk-jerukan. Bahasan selengkapnya mengenai bau atau aroma yang tidak disukai kucing ada di bawah ini.

1. Jeruk-Jerukan/Citrus

Citrus

* sumber: pixabay.com

Jeruk adalah salah satu buah favorit banyak orang. Buah ini dapat ditemukan dengan mudah di banyak tempat di seluruh dunia. Tidak hanya dijual di pasar-pasar dan supermarket, buah jeruk juga banyak dijual di toko-toko pinggir jalan, baik itu di kota maupun di desa.

Buah yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi ini rasanya sangat menyegarkan. Umumnya minuman sari buah-buahan yang terdapat di pasaran didominasi oleh rasa buah jeruk.

Nah, jika manusia sangat menyukai buah jeruk, maka bagi kucing jeruk adalah salah satu hal yang mereka hindari. Mereka membenci bau jeruk-jerukan seperti lemon, jeruk nipis, jeruk yang biasa manusia konsumsi, hingga jeruk bali (pamelo) yang berukuran besar.

Penciuman kucing sangat sensitif dengan bau buah jeruk. Mereka akan menjaga jarak sejauh mungkin dengan buah-buahan yang menyegarkan tersebut. Alasan lain yang membuat kucing tidak suka jeruk adalah karena salah satu jenis jeruk, yaitu lemon, beracun bagi kucing jika termakan.

Jika kamu punya kebun di halaman rumah dan tidak ingin hal itu dirusak oleh kucing, maka kamu dapat memanfaatkan potongan buah atau kulit jeruk untuk menjauhkan kucing dari kebun milikmu. Ini adalah satu hal yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kebun dari serbuan kuncing-kucing tanpa harus menyakiti mereka.

2. Aroma Pedas

Lada Putih

Bagi masyarakat kita, aroma pedas dalam masakan adalah salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Banyak sekali jenis hidangan nusantara yang disajikan dengan bumbu-bumbu pedas. Aroma pedas dalam masakan membuatnya semakin menggugah selera karena rasanya menjadi lebih menyegarkan.

Aroma pedas ini dihasilkan dari rempah-rempah atau sayuran yang mengandung rasa pedas, seperti lada, moster (mustard), cengkeh, paprika, cabe rawit, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bagi manusia aroma pedas adalah hal menggugah selera makan, sedangkan bagi kucing hal tersebut berarti ancaman.

Cengkeh misalnya, dapat digunakan sebagai pengusir kucing yang efektif. Paprika pedas juga yang mengandung capsaicin dihindari kucing karena hal itu beracun bagi mereka. Sedangkan cabe rawit dapat membuat kucing lari terbirit-birit. Beberapa orang bahkan harus menaburkan cabe rawit di kebun mereka untuk mengusir kucing yang suka merusak.

Perlu diingat bahwa mengusir kucing dengan tanaman-tanaman pedas ini dapat menyakiti mereka. Masih ada tanaman lain yang tidak disukai kucing dari baunya yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir mereka dari kebun dengan cara yang lebih halus.

3. Aroma Tanaman Herbal

Lavender

* sumber: pixabay.com

Bacaterus telah membahas tanaman-tanaman herbal yang tidak disukai kucing. Kucing menghindari tanaman herbal karena baunya sensitif bagi mereka. Contoh tanaman herbal yang kucing tidak mau mendekatinya adalah lemon balm, rosemary, rue, lavender, dan coleus canina yang dikenal dengan nama “scaredy cat”.

Kucing adalah hewan karnivora yang tidak menyukai sebagian besar bau tanaman. Aroma yang dikeluarkan dari herbal-herbal di atas sangat tidak menyenangkan bagi kucing. Mereka cenderung akan menghindari tanaman-tanaman tersebut sehingga kita dapat memanfaatkannya sebagai tanaman pengusir kucing di kebun-kebun.

  • Lemon balm: Disukai lebah dan dibenci kucing. Kita bisa membuat teh dengan daun lemon balm untuk meredakan gejala pilek.
  • Rosemary: Selain sebagai tanaman pencegah kucing, rosemary adalah salah satu bumbu masakan terkenal.
  • Lavender: Aroma tanaman ini disukai banyak orang, tapi dihindari oleh kucing.
  • Rue: Kucing tidak suka aroma herbal ini. Meskipun tanaman ini memiliki sifat obat tertentu, hal itu dapat berbahaya jika dicerna.
  • Coleus canina: Dijual di pasaran dengan nama “scaredy cat,” tanaman ini cukup efektif ditanam di kebun sebagai pengusir kucing. Kucing tidak tahan bau herbal ini sehingga mereka menghindari. Sebagian besar orang juga tidak suka bau coleus canina karena beraroma pesing.

4. Aroma Minyak Esensial

Minyak esensial

* sumber: pixabay.com

Selain tanaman-tanaman herbal di atas, kucing juga ternyata tidak menyukai bau minyak-minyak esensial yang dihasilkan beberapa tanaman. Hal ini dapat menjadi pilihan lain untuk mencegah kucing masuk ke kebun.

Jika tidak ada tanaman pengusir kucing yang cocok ditanam di area kebun, kamu dapat memanfaatkan minyak esensial dengan cara mengoleskannya di sekitar perbatasan-perbatasan kebun agar kucing enggan masuk ke dalam kebun. Berikut adalah beberapa minyak esensial yang dibenci kucing karena aromanya.

  • Minyak lavender
  • Minyak kayu putih
  • Minyak serai
  • Berbagai minyak sitrus

5. Aroma Parfum Modern

spray

* sumber: pixabay.com

Saat ini sudah terdapat banyak spray yang mengandung parfum dan ekstrak tanaman yang dijual di pasaran. Sebagian besar spray tersebut memiliki aroma alami dan sebagian lainnya mengandung aroma dari bahan-bahan kimia yang bisa berbahaya.

Penciuman kucing bisa sangat sensitif terhadap aroma parfum modern ini, terutama yang mirip dengan aroma tanaman-tanaman yang sudah disebutkan di atas.

Spray-spray berbahan kimia tidak disarankan digunakan sebagai pengusir kucing karena hal itu bisa berbahaya bagi mereka. Bagaimanapun juga kucing adalah salah satu hewan yang perlu kita lindungi. Jika kamu tidak ingin ada kucing masuk ke area-area tertentu di rumah dan kebunmu, coba gunakanlah hal-hal yang lebih halus yang tidak menyakiti kucing.

Beberapa jenis kucing akan mentoleransi bau yang tidak mereka sukai dan beberapa yang lainnya mungkin akan benar-benar merasa tidak senang dengan bau-bauan yang mereka benci.

Jika satu tindakan untuk menjauhkan kucing dari tempat yang tidak kamu inginkan tidak berhasil, cobalah menggunakan cara lainnya yang tidak menyakiti kucing dan berbahaya bagi mereka. Jangan sampai binatang lucu tersebut menderita karena kita terlalu keras dengannya.

Nah, itulah bau-bauan yang tidak disukai oleh kucing. Mereka cenderung akan menghindari tempat yang di dalamnya terdapat hal-hal yang mengeluarkan aroma yang mereka benci. Hal itu dilakukan karena kucing memiliki indera penciuman yang sangat kuat dan umumnya mereka tidak menyukai bau sebagian besar tanaman.

Manusia dapat memanfaatkan hal tersebut sebagai pengusir kucing dari tempat-tempat yang tidak seharusnya mereka kunjungi, terutama kebun-kebun. Kucing dapat menjadi hama karena mereka suka menggali-gali dan merusak tanaman. Kotoran kucing di dalam tanah kebun bisa sangat berbahaya bagi tanaman dan manusia karena mengandung parasit.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar