Ditulis oleh - Diperbaharui 17 Januari 2019

Seperti yang kalian ketahui bahwa penggunaan plastik di dunia termasuk di Indonesia sangatlah banyak. Penggunaan plastik sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia karena plastik sangat berguna dalam menunjang aktivitas manusia seperti untuk membawa barang, membungkus makanan, dan yang lainnya.

Akan tetapi, perlu diketahui juga bahwa plastik memiliki dampak negatif yang membahayakan lingkungan, manusia, dan hewan. Maka dari itu, penggunaan plastik harus selalu dikontrol dan sampah-sampah yang terbuat dari plastik harus selalu diperhatikan agar tidak dibuang sembarangan mengingat bahaya dari sampah plastik sangatlah banyak.

Plastik boleh saja digunakan asalkan setelah digunakan, pastikan sampah plastik tersebut dibuang pada tempatnya yaitu pada tempat sampah berjenis anorganik. Pengklasifikasian sampah ini sangatlah bermanfaat dalam memudahkan dalam memilih sampah berbahaya agar segera dilakukan tindakan yang tepat mana sampah yang harus di daur ulang, dan mana yang bisa bermanfaat bagi lingkungan.

Sampah plastik termasuk pada kelompok sampah anorgantik karena seratnya yang sulit di uraikan sehingga dapat menyebabkan dampak negatif. Adapun sampah berjenis organik yaitu sampah berserat yang mudah diuraikan seperti dedaunan.

Bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik sangatlah banyak bahkan berakibat fatal. Apa saja, sih, bahaya dari sampah plastik bagi lingkungan, manusia, dan bahkan hewan? Lalu, bagaimana cara agar kita semua dapat meminimalisir bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik? Di bawah ini Bacaterus merangkumnya untuk Anda.

10 Bahaya yang Ditimbulkan oleh Sampah Plastik

1. Mengurangi Kesuburan Tanah

* sumber: pertanian.info

Sampah plastik memiliki serat yang sangat sulit diuraikan. Sampah plastik ini baru dapat diuraikan setelah tertimbun tanah antara 200-400 tahun lamanya. Bahkan, adapun sebuah penelitian yang mengatakan bahwa serat yang terkandung dalam sebuah plastik, baru dapat diuraikan setelah 1000 tahun tertimbun tanah.

Lamanya serat terurai ini menyebabkan sampah mengeluarkan sebuah zat yang dapat menghambat kesuburan tanah sehingga tumbuhan sulit tumbuh di atasnya. Tentu saja hal ini berakibat fatal bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Hal yang sangat kecil, jika tidak diperhatikan akan menyebabkan bahaya yang besar.

2. Membunuh Pengurai Tanah

* sumber: www.kompasiana.com

Faktor yang menyebabkan tanah tak lagi subur salah satunya yaitu sampah plastik yang dibuang secara sembarangan. Hal ini menyebabkan sampah tersebut mengeluarkan sebuah zat yang masuk ke dalam tanah sehingga menyebabkan hewan-hewan di bawahnya, yang bertugas sebagai pengurai tanah, menjadi mati.

Ketika pengurai tanah ini mati, maka tingkat kesuburan tanah akan berkurang atau bahkan tak lagi subur. Hewan pengurai ini salah satunya adalah cacing. Ketika zat berbahaya plastik membunuh cacing dan hewan lainnya, maka tak ada lagi yang menguraikan tanah agar tetap subur. Hal ini tentu saja mengakibatkan kerusakan lingkungan.

3. Pencemaran Laut

* sumber: www.dictio.id

Faktanya, sampah yang menumpuk di lautan dunia 80%nya adalah sampah dari daratan yang digunakan oleh manusia dalam menunjang aktivitas sehari-harinya yang mana 90% dari sampah tersebut merupakan plastik yang mengambang dan menumpuk di permukaan laut.

Sampah-sampah ini bisa jadi dibuang dengan sengaja oleh manusia secara langsung ke lautan atau melalui aliran sungai yang terhubung langsung ke laut. Semakin banyaknya populasi manusia di muka bumi, maka sampah yang ada termasuk sampah berbahaya seperti plastik semakin bertambah dan berpotensi besar menyebabkan kerusakan laut.

4. Banyak Membunuh Hewan Laut

* sumber: m.kumparan.com

Sampah yang menumpuk di lautan tentu saja menyebabkan bahaya terhadap lingkungan laut itu sendiri. Bukan hanya itu, bahkan bahaya yang ditimbulkan dapat terjadi pada makhluk hidup yang ada di sekitarnya, seperti ikan, mamalia laut, atau burung laut. Beberapa kasus hewan laut mati akibat sampah seringkali terjadi setiap tahunnya.

Kasus hewan laut mati yang diakibatkan oleh sampah misalnya paus yang terperangkap dalam tumpukan sampah sehingga ia sulit keluar hingga mati dalam tumpukan sampah itu sendiri. Selain itu, ada pula kasus penyu mati yang diakibatkan memakan sampah plastik karena mengira sampah tersebut berupa ubur-ubur yang biasa dimakan.

Selain kasus-kasus di atas, masih banyak lagi kasus hewan yang mati diakibatkan oleh sampah yang bertebaran di lautan. Semoga ke depannya kasus-kasus hewan mati yang diakibatkan oleh pencemaran lingkungan seperti ini dapat berkurang.

5. Merusak Rantai Makanan

* sumber: hisham.id

Mengingat bahwa zat yang terkandung pada plastik sangat berbahaya, jika plastik ini termakan oleh hewan, maka akan mengakibatkan dampak negatif pada hewan itu sendiri. Bukan hanya itu, bahkan dapat menimbulkan dampak negatif pada susunan rantai makanannya termasuk manusia yang merupakan anggota dari rantai makanan.

Contohnya ketika cacing memakan zat berbahaya dalam plastik, lalu cacing tersebut dimakan oleh seekor ayam, tentu saja dampak negatif dari zat berbahaya plastik juga dapat mengganggu kesehatan ayam tersebut. Apalagi jika setelahnya manusia mengonsumsi ayam tersebut, tentu saja manusia dapat merasakan dampak negatif dari plastiknya.

6. Menyebabkan Bencana

* sumber: aceh.tribunnews.com

Penggunaan sampah plastik yang berlebihan dan tak terkontrol pembuangannya akan menyebabkan bencana alam, seperti banjir dan longsor. Sampah-sampah plastik bisa jadi menumpuk pada aliran sungai sehingga menyumbat aliran air yang bisa mengakibatkan air meluap ke pemukiman sehingga menyebabkan banjir dengan berbagai ketinggian.

Selain itu, sampah plastik yang mencemari lingkungan akan menyebabkan tumbuhan menjadi mati karena dampak zat bahaya yang ditimbulkan plastik sehingga jika tak ada lagi tumbuhan, maka potensi longsor akan semakin meningkat. Hal ini sering kali terjadi di beberapa kota di Indonesia.

7. Merusak Kualitas Air

* sumber: lifestyle.kompas.com

Zat berbahaya yang terkandung dalam sampah plastik akan masuk ke dalam tanah sehingga dapat mencemari kualitas air yang terkandung di dalamnya. Hal ini dapat berakibat fatal bagi kesehatan manusia karena manusia sangat membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhannya. Jika kualitas air yang digunakan menurun, maka kehidupan manusia juga dapat terancam karena air dengan kualitas buruk dapat merusak kesehatan.

8. Sumber Penyakit bagi Manusia

Mencegah Penyakit Kardiovaskular

* sumber: 3dexport.com

Plastik sudah tak asing lagi digunakan oleh manusia pada kehidupan sehari-hari dalam berbagai hal. Akan tetapi, banyak yang tidak tahu atau bahkan tidak sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh plastik sangatlah banyak dan berakibat fatal bagi kesehatan manusia yang menggunakannya.

Tanpa disadari, jika zat yang terkandung dalam plastik termakan oleh manusia, berbagai macam penyakit dapat tumbuh dan menyerang orang tersebut. Penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan oleh plastik antara lain adalah kanker, gangguan reproduksi, dan penyakit paru-paru yang dapat mengakibatkan kematian.

9. Menyebabkan Polusi Udara

* sumber: www.kompasiana.com

Setelah digunakan, banyak orang yang melebur sampah plastik ini dengan cara di bakar. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan pencemaran udara yang ditimbulkan oleh asap dari pembakaran sampah plastik itu.

Asap yang ditimbulkan oleh pembakaran sampah plastik, biasanya berwarna hitam pekat dengan bau yang khas. Asap ini akan bercampur dengan udara sekitar yang jika dihirup akan membahayakan terhadap kesehatan pernafasan.

10. Memperburuk Suasana Sekitar

* sumber: m.tribunnews.com

Sampah yang ditimbulkan oleh manusia termasuk sampah plastik yang dibuang secara sembarangan di sekitar trotoar, jalan, dan di tempat-tempat lainnya tentu saja akan memperburuk suasana sekitar.

Selain tak enak dipandang karena berantakan dan menjijikan, sampah ini juga dapat mengeluarkan bau busuk yang mengganggu penciuman. Sampah yang dibuang sembarangan juga akan mengundang lalat untuk hinggap di atasnya sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit.

Setelah membaca pemaparan di atas, kita jadi tahu dan lebih sadar akan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh sampah plastik. Untuk menghindari berbagai macam bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik yaitu mengurangi penggunaan sampah plastik dan menggantinya dengan alternatif lain yang tidak berbahaya terhadap lingkungan.

Selain itu, selalu perhatikan dan kontrol penggunaan sampah plastik dan tidak membuangnya secara sembarangan. Pastikan kita membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan dan kesehatan kita tetap terjaga. Kita juga harus selalu menyadari bahwa plastik dapat membunuh kita, maka dari itu, gunakan plastik dengan baik dan bijak.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi motivasi untuk lebih baik dalam menggunakan plastik ke depannya. Jika punya ide dan saran yang bagus untuk mengatasi sampah plastik ini, silakan berbagi di kolom komentar, ya!