Bacaterus / Mie Instan / Waspada! Ini 10 Bahaya Konsumsi Mie Instan Berlebihan

Waspada! Ini 10 Bahaya Konsumsi Mie Instan Berlebihan

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Mie instan adalah makanan yang praktis dan enak. Makanan ini bisa menjadi ‘penolong’ saat Anda malas memasak atau membeli makanan di luar. Harganya yang murah, rasanya yang enak, dan porsinya yang cukup mengeyangkan membuat banyak masyarakat di Indonesia gemar menyantap mie instan.

Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa mengkonsumsi mie instan berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, lho. Nah, agar Anda mampu membatasi konsumsi mie instan dalam kehidupan sehari-hari, simak beberapa bahaya konsumsi mie instan yang telah dirangkum oleh Bacaterus berikut ini.

1. Menimbulkan Masalah Pencernaan

* sumber: news.cgtn.com

Agar sistem pencernaan bekerja dengan baik, seseorang butuh asupan nutrisi dan mineral yang mencukupi. Sayangnya, konsumsi mie instan secara berlebihan justru menghambat nutrisi masuk ke dalam tubuh. Alhasil, masalah kesehatan yang paling umum dialami oleh konsumen mie instan adalah gangguan pencernaan.

Masalah pada sistem pencernaan yang dialami oleh konsumen mie instan bermacam-macam, mulai dari masalah sepele sampai yang serius. Contoh masalah pencernaan yang sepele adalah sembelit atau kembung. Sementara gangguan pencernaan cukup serius yang disebabkan oleh konsumsi mie instan adalah diare atau kebocoran usus.

2. Meningkatkan Risiko Kanker

* sumber: titiw.com

Bahaya konsumsi mie instan berlebihan yang berikut ini mungkin sudah sering santer terdengar di telinga Anda. Namun, tak ada yang menjelaskan mengapa mie instan bisa meningkatkan risiko kanker.

Perlu Anda ketahui di dalam mie instan mengandung Butylated hydroxyanisole (BHA) dan T-butylhydroquinone (TBHQ). Kedua bahan ini dipakai untuk membuat mie instan bertahan lama, bahkan sampai berbulan-bulan. Sayangnya, kedua bahan ini bersifat karsinogenik, yang artinya jika dikonsumsi secara berlebih dapat meningkatkan risiko kanker.

Di samping itu, BHA dan TBHQ adalah pemicu asma, diare, dan kecemasan. Kedua bahan tersebut mungkin tidak menimbulkan risiko fatal jika Anda mengkonsumsi mie instan jarang-jarang. Akan tetapi, jika Anda mengkonsumsi mie instan terlalu sering, maka kadar BHA dan TBHQ yang masuk ke dalam tubuh Anda juga semakin besar.

3. Memicu Kerusakan Ginjal dan Hati

* sumber: www.fairfoundation.org

Mie instan mengandung Propylene Glycol, bahan anti-beku yang berfungsi untuk menjaga mie agar tidak terlalu kering atau terlalu lembab. Namun, bahan yang satu ini dapat mengganggu kinerja hati jika dikonsumsi secara banyak. Bahkan, tak menutup kemungkinan jika suatu saat konsumen mie instan berlebihan dapat mengalami penyakit kerusakan hati.

Selain hati, organ tubuh lainnya yang dapat mengalami dampak buruk akibat konsumsi Propylene Glycol secara berlebih adalah ginjal. Kandungan tersebut dapat menghambat kinerja ginjal dan berujung pada masalah gagal ginjal.

4. Merusak Jaringan Otak

Menjaga Kesehatan Otak

* sumber: nutrinoche.com

Awas! Makan mie instan melulu bisa membuatmu jadi bodoh, lho!” Pernah mendengar himbauan seperti ini? Secara tidak langsung orang awam yang mengatakannya mengamini bahwa konsumsi mie instan dapat menghambat kinerja otak. Akan tetapi, masalah pada jaringan otak ternyata tidak sesepele itu.

Konsumsi mie instan dalam frekuensi waktu yang sering berpotensi merusak jaringan otak. Tanpa Anda sadari, mie instan mengandung zat-zat kimia berbahaya yang turut andil dalam merusak sel-sel pada jaringan otak. Kerusakan pada jaringan otak dapat menyebabkan stroke atau kelumpuhan, masalah yang lebih serius dari sekadar menjadi ‘bodoh’.

5. Mengganggu Keseimbangan Hormon

* sumber: www.entitymag.com

Bagi para wanita, pernahkah Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak lancar? Sejatinya, gangguan menstruasi bisa disebabkan oleh berbagai hal. Namun, jika Anda termasuk orang yang sangat sering mengkonsumsi mie instan, bisa jadi masalah menstruasi tersebut disebabkan oleh kebiasaan konsumsi mie instan berlebih.

Kandungan sodium yang cukup tinggi di dalam mie instan ternyata dapat mengganggu keseimbangan hormon wanita. Imbas dari ketidakseimbangan hormon ini bisa bermacam-macam, mulai siklus menstruasi yang tidak teratur sampai timbulnya jerawat yang tak terkendali.

6. Meningkatkan Risiko Keguguran

* sumber: www.parents.com

Ibu hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi mie instan terlebih dalam jumlah banyak, mengapa? Konsumsi mie instan berlebihan hanya akan meningkatkan risiko keguguran. Hal ini disebabkan karena mie instan mengandung natrium yang cukup tinggi untuk meningkatkan tekanan darah. Hipertensi dapat memicu komplikasi kehamilan yang membahayakan ibu dan janinnya.

Tak hanya itu saja, mie instan tak dianjurkan untuk wanita hamil karena bahan kimia yang terdapat di dalamnya dapat menembus plasenta sehingga meningkatkan risiko keguguran. Lantas, apakah wanita hamil tidak boleh mengkonsumsi mie instan sama sekali? Boleh saja, asal dalam rentang waktu yang cukup lama, misalnya 1-2 bulan sekali selama kehamilan.

7. Menyebabkan Kolesterol Meningkat

Menurunkan Kolesterol

* sumber: www.webmd.com

Walaupun bukan jenis makanan bersantan atau berlemak, tapi mie instan memiliki potensi yang sama untuk meningkatkan kolesterol. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pasalnya, mie instan mengandung garam yang cukup tinggi untuk memicu peningkatan kolesterol.

Kesimpulannya, terlalu sering mengkonsumsi mie instan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Belum lagi jika Anda juga kurang memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hati, tentu saja kolesterol Anda akan meningkat lebih cepat.

8. Gangguan Metabolisme

* sumber: www.videoblocks.com

Makanan yang kita konsumsi sehari-hari memiliki andil untuk membantu proses metabolisme tubuh. Bila Anda mengkonsumsi mie instan dalam waktu yang terbilang sering, tidak menutup kemungkinan jika suatu saat metabolisme tubuh jadi terganggu.

Akumulasi dari zat kimia yang terdapat di dalam mie, mulai dari pengawet, penguat rasa, sampai pewarna makanan, ternyata dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Jadi, kalau Aanda ingin metabolisme tubuh berjalan normal, sebaiknya mulailah kurang mengkonsumsi mie instan.

9. Risiko Obesitas

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=ncKj7dvrKfc

Obesitas adalah suatu kondisi di mana orang memiliki berat badan berlebih dan jauh dari berat badan normal. Obesitas ini tentu saja membuat orang jadi tak percaya diri. Belum lagi ada sejumlah ancaman yang membahayakan orang yang obesitas, mulai dari penyakit jantung sampai dengan stroke.

Mie instan mengandung kalori dan karbohidrat yang tinggi sehingga makanan ini memang sangat mudah membuat konsumennya obesitas. Di samping itu, mie instan turut mengandung lemak dan natrium yang mengurangi retensi air dalam tubuh.

10. Mengalami Dampak yang Disebabkan oleh MSG

* sumber: www.8days.sg

Monosodium glutamate (MSG) adalah bahan yang selalu dipakai pada semua merk mie instan. MSG memang memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menguatkan rasa mie instan. Jadi, kami pastikan bahwa hampir semua merk mie instan pasti mengandung MSG.

Konsumsi MSG dalam jumlah banyak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai sakit kepala, sensasi terbakar di area kepala, sampai dengan wajah yang kemerahan atau membengkak. Kandungan MSG pada mie instan inilah yang membuat makanan tersebut jadi semakin berbahaya bagi kesehatan.

Inilah berbagai bahaya yang biasa dialami oleh konsumen mie instan berlebihan. Memang tidak semua orang yang sering mengkonsumsi mie instan bakal mengalami berbagai bahaya di atas. Namun, sebagai konsumen mie instan, alangkah baiknya jika Anda membatasi konsumsi makanan ini. Walaupun rasanya enak, ancaman bahaya akibat konsumsi mie instan secara berlebih ini juga tidak bisa dianggap sepele.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar