Bacaterus / Tips Kesehatan / 10 Bahaya Konsumsi Makanan Cepat Saji Bagi Kesehatan

10 Bahaya Konsumsi Makanan Cepat Saji Bagi Kesehatan

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Januari 2019

Tanpa kita sadari, fast food sudah berdampingan dengan hidup kita atau malah mungkin sudah menjadi makanan yang selalu dikonsumsi sehari-hari. Makanan siap saji ini diantaranya adalah soda, ayam goreng, sandwich, burger, pizza, hot dog, milk shake, dan masih banyak lagi. Apakah salah satu diantaranya merupakan makanan yang sering kamu konsumsi?

Fast food berbahaya terhadap kesehatan karena beberapa kandungan yang terdapat di dalamnya seperti misalnya sodium dan lemak jenuh. Ketahui beberapa bahaya yang ditimbulkan oleh fast food yang dikonsumsi terlalu sering di bawah ini. Bacaterus sudah merangkum seputar bahaya konsumsi fast food untuk kamu.

10 Bahaya Konsumsi Makanan Cepat Saji

1. Pencetus Sakit Kepala

Pencetus Sakit Kepala

* sumber: www.hawaiipacifichealth.org

Makanan cepat saji memiliki kandungan lemak trans yang cukup tinggi. Lemak trans menciptakan rasa yang lebih lezat pada makanan. Akan tetapi, perlu kita ketahui bahwa lemak trans ini merupakan lemak jahat yang menyebabkan dampak bahaya pada tubuh yaitu pusing hingga sakit kepala.

Lemak trans menyebabkan tersumbatnya aliran darah yang mengalir dalam tubuh terutama pada pembuluh darah arteri yaitu pembuluh darah yang mentransferkan alirannya menuju jantung. Jika pembuluh darah ini tersumbat, maka organ-organ tubuh lain akan kekurangan asupan darah dengan oksigen yang baik termasuk otak.

Jika sudah seperti ini, maka berbagai gejala pun dapat terasa, baik berupa pusing hingga sakit kepala karena saraf-saraf pada otak tak mendapatkan asupan oksigen sebagaimana mestinya. Segera konsultasi pada dokter terkait jika gejala tersebut mulai kamu rasakan sebagai antisipasi agar tidak berkesinambungan.

2. Menyebabkan Depresi

Menyebabkan Depresi

* sumber: www.powerofpositivity.com

Siapa sangka bahwa fast food merupakan makanan yang dapat meningkatkan risiko depresi? Fast food mengandung lemak jahat yang mampu menurunkan produksi serotonin yang mana zat kimia alami ini memiliki manfaat mengontrol suasana hati agar lebih baik. Dengan mengkonsumsi fast food, maka produksi serotonin ini dapat menurun sehingga suasana hati akan berantakan.

Akibat dari mengkonsumsi fast food ini selain menambah produksi lemak tubuh juga dapat menyebabkan suasana hati menjadi berantakan, stress, hingga meningkatkan depresi. Ingin mood-mu baik selalu? Yuk, kurangi konsumsi makanan cepat saji.

3. Menimbulkan Jerawat

Menimbulkan Jerawat

* sumber: time.com

Seperti yang telah kita ketahui bahwasannya minyak berlebih pada tubuh dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat. Mengingat bahwa fast food merupakan salah satu makanan dengan lemak jahat yang tinggi, maka fast food ini menjadi salah satu sumber datangnya jerawat.

Selain lemak jahat, makanan cepat saji ini mengandung kadar gula dan karbohidrat yang tinggi sehingga menyebabkan tingkat produksi minyak pada kulit meningkat dan menutup pori-pori. Akibatnya, berbagai masalah pada kulit seperti jerawat sering kali datang menghampiri tanpa kita sadari bahwa makanan lah yang menjadi sebab datangnya jerawat.

4. Membuat Gigi Berlubang

Membuat Gigi Berlubang

Fast food merupakan makanan yang mengandung gula dan karbohidrat tinggi. Akibat dari kandungan ini dapat memproduksi asam sehingga merusak gigi. Kerusakan pada gigi yang ditimbulkan dari asam ini yaitu gigi berlubang. Gigi berlubang biasanya akan meningkatkan sensitivitas saraf sehingga akan menimbulkan rasa nyeri dan ngilu.

Jika tidak segera ditindaklanjuti, gigi berlubang ini dapat menyebabkan bengkaknya gusi hingga sakit kepala, lho. Kondisi seperti ini tentu saja sangat mengganggu kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, cegah semuanya sebelum terjadi.

5. Meningkatkan Kolesterol

Meningkatkan Kolesterol

* sumber: today.uconn.edu

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa lemak jahat yang terkandung pada fast food dapat menyumbat pembuluh darah sehingga dapat mengganggu sirkulasi darah pada tubuh. Jika sirkulasi darah sudah mulai terganggu, maka beberapa organ tubuh yang lainnya juga akan mendapatkan dampak berbahaya tersebut.

Salah satu organ tubuh yang dapat terganggu akibat tersumbatnya pembuluh darah yaitu jantung. Dengan terganggunya sistem peredaran darah, maka beberapa penyakit pada tubuh akan datang salah satunya yaitu kolesterol dan darah tinggi. Akibat dari ini, risiko serangan jantung dan stroke akan semakin dekat.

6. Obesitas

Obesitas

* sumber: www.fastfood.news

Makanan siap saji atau fast food memiliki kalori yang sangat tinggi. Seperti misalnya pada roti isi atau yang sering disebut sandwich memiliki kalori yang cukup tinggi yaitu sekitar 500-700 kalori. Selain makanan, bahkan minuman bersoda pun memiliki kalori yang cukup tinggi dan tentu saja jika tidak dikontrol dengan baik akan menimbulkan bahaya.

Jika kita sering mengkonsumsi makanan dengan jumlah kalori cukup tinggi tanpa diiringi dengan pola hidup sehat seperti dengan berolahraga teratur, maka kalori tersebut akan terus menumpuk sehingga kita akan kelebihan kalori. Hal tersebut berdampak pada peningkatan berat badan bahkan hingga mengakibatkan obesitas.

7. Meningkatkan Risiko Diabetes

Mengontrol Penyakit Diabetes

* sumber: dailypost.ng

Fast food juga sering kali disebut dengan junk food karena pada dasarnya makanan siap saji ini mengandung kalori, lemak, dan gula yang sangat tinggi namun rendah nutrisi. Akan tetapi tetap saja makanan siap saji ini semakin banyak diminati oleh orang-orang tanpa kesadaran terhadap dampak yang ditimbulkan.

Makanan berkalori tinggi namun rendah gizi ini akan meningkatkan gula darah pada tubuh sehingga mengakibatkan penyakit diabetes. Penyakit diabetes ini merupakan salah satu penyakit mematikan mengingat banyaknya kasus kematian yang diakibatkan oleh penyakit ini. Tanpa disadari, salah satu sumber penyakit diabetes ini adalah fast food.

8. Meningkatkan Risiko Kanker

Mencegah Kanker

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Hampir semua orang tentu saja telah mengenal penyakit mematikan ini. Ya, kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Setiap tahun tingkat penderita penyakit ini semakin bertambah termasuk di Indonesia. Maka dari itu kita harus senantiasa menjaga dan mencegah sebab datangnya berbagai penyakit termasuk kanker.

Penyebab kanker ini sangatlah bermacam-macam yang salah satunya berasal dari makanan yang kurang sehat seperti fast food.

Makanan yang dimasak dengan metode kurang tepat akan menyebabkan munculnya suatu zat kimia yang berpotensi menjadi sumber kanker. Seperti misalnya daging yang dimasak dalam tingkat api yang sangat panas dapat menimbulkan suatu zat bernama heterocyclic amines yang berbahaya bagi kesehatan.

Selain metode memasak yang salah, zat lain yang ditambahkan pada makanan juga dapat memicu tumbuhnya sel kanker. Salah satu zat yang sering digunakan yaitu formalin yang tentu saja sangat berbahaya dan dapat menimbulkan berbagai penyakit pada tubuh termasuk kanker.

9. Merusak Organ Hati

Merusak Organ Hati

* sumber: dlife.com

Organ dalam seperti hati adalah salah satu organ yang memiliki peranan utama bagi kehidupan. Namun siapa sangka, fast food ternyata dapat merusak fungsi hati. Beberapa kandungan pada fast food terutama lemak dan gula dapat menyebabkan timbunan lemak dalam hati sehingga hati akan kehilangan fungsi sebagaimana mestinya.

Salah satu jenis fast food yang berbahaya untuk kesehatan hati adalah kentang goreng karena digoreng menggunakan lemak dan ditambah campuran gula yang berpengaruh pada tingkat kerenyahannya. Hal tersebut menyebabkan radang hati dan penyakit hepatitis.

10. Mengganggu Sistem Pencernaan

Menjaga Kesehatan Pencernaan

* sumber: foodrevolution.org

Sistem pencernaan juga dapat terganggu jika junk food selalu dikonsumsi tanpa kontrol yang baik. Makanan yang digoreng dengan lemak tinggi dapat menyebabkan bahaya serius bagi lambung dan usus karena lemak yang terkandungnya akan mengendap dalam lapisan perut sehingga meningkatkan produktivitas asam dalam tubuh.

Selain itu, tingginya kalori serta rendahnya kandungan gizi dan serat pada fast food dapat berdampak pada kelancaran organ tubuh saat memproses makanan. Akibatnya, risiko penyakit wasir dan sembelit akan semakin meningkat.

Setelah mengetahui banyaknya dampak berbahaya yang dapat menyerang tubuh karena terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji seperti yang telah kami paparkan di atas, yakin masih ingin memakannya terus-menerus?

Ketergantungan terhadap makanan cepat saji memang sulit untuk dihentikan. Namun, kamu tetap bisa menyiasatinya, seperti mengganti fast food dengan makanan sehat yang tak kalah enak. Cek artikel cemilan sehat untuk diet ini jika kamu ingin mengurangi ketergantungan fast food dengan makanan yang lebih sehat.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar