Bacaterus / Serba Serbi / Basmi Hama / Waspadai 5 Bahaya Kelabang dalam Kehidupan Sehari-hari!

Waspadai 5 Bahaya Kelabang dalam Kehidupan Sehari-hari!

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 Desember 2018

Kelabang merupakan hewan berukuran kecil dengan jumlah kaki yang sangat banyak. Melihat tampilannya yang sangar kadang-kadang membuat kita merasa geli sekaligus bergidik ngeri. Selama ini, kelabang selalu dinilai sebagai hewan berbahaya dan beracun. Namun, benarkah kelabang seberbahaya itu?

Ada sejumlah fakta yang mengatakan bahwa tidak semua kelabang memiliki racun. Akan tetapi, ada pula yang percaya bahwa hewan ini beracun dan bisa menyebabkan komplikasi setelah disengat. Agar Anda tidak bertanya-tanya sendiri, Bacaterus akan membeberkan fakta dan bahaya kelabang yang wajib Anda ketahui.

Fakta Seputar Kelabang

Selain dikenal sebagai hewan dengan jumlah kaki yang banyak, apa saja fakta yang Anda ketahui seputar kelabang? Yuk, kenali sejumlah fakta kelabang berikut ini agar Anda dapat mengenal lebih dalam seputar hewan arthropoda yang masuk golongan Chilopoda dan Upafilum Myriapoda ini.

  • Terdiri dari Beberapa Warna

Terdiri dari Beberapa Warna

Selama ini kelabang yang sering terlihat adalah kelabang yang berwarna merah atau hitam. Faktanya, kelabang terdiri dari beberapa macam warna, tergantung dengan jenis spesiesnya. Ada kelabang yang berwarna kuning, hijau, cokeat, atau bahkan terlihat tidak berwarna.

  • Membersihkan Kaki Seperti Kucing

Membersihkan Kaki Seperti Kucing

Kalau Anda pernah melihat kucing menjilat kakinya sendiri Anda pasti sudah berpikir bahwa hal tersebut sudah biasa. Akan tetapi, bagaimana jika yang menjilat kakinya sendiri adalah kelabang? Hewan yang memiliki banyak kaki ini memiliki kebiasaan menjilat kaki-kakinya setelah makan. Mereka akan menarik forcipules mulut mereka di atas setiap pangkal sampai ujung kaki-kakinya.

Apabila ada bagian kaki yang hilang, kelabang akan tetap membersihkan kakinya sesuai urutan. Jika ada hewan lain atau manusia yang mengganggunya melakukan kegiatan ini, kelabang akan menunggu dan melanjutkan kegiatannya setelah tidak ada yang mengganggunya lagi.

  • Makan di Malam Hari

Makan di Malam Hari

Sebagian besar lipan adalah pemburu di malam hari. Hewan ini akan mencari makan ketika malam tiba. Kelabang hidup dengan memangsa hewan lain, mulai dari semut, rayap, kecoa, ngengat, dan masih banyak lagi.

  • Hewan Pemalu yang Dapat Berlari Cepat

Hewan Pemalu yang Dapat Berlari Cepat

Sejatinya, kelabang adalah jenis hewan yang pemalu. Ketika kita mendekatinya, kelabang akan kabur dan tidak berani menyerang. Meskipun pemalu, kelabang adalah pelari yang sangat cepat. Di samping itu, hewan ini dapat dengan mudah berkembang biak di tempat yang lembab, gelap, dan tidak terduga.

  • Racunnya Tidak Semematikan Racun Ular

Racunnya Tidak Semematikan Racun Ular

Sebagian orang pasti khawatir jika digigit kelabang. Mereka takut racun dari kelabang ini mematikan atau dapat menyebabkan komplikasi lainnya. Perlu Anda ketahui bahwa racun kelabang tidak mematikan dan tidak akan membunuh Anda. Hanya saja racun jenis kelabang tertentu dapat menimbulkan reaksi alergi, tetanus, pembengkakan kelenjar getah bening, dan gangguan fungsi jantung (jika Anda memiliki alergi dan sangat sensitif pada racunnya).

Setelah mengetahui sejumlah fakta seputar kelabang, Anda jadi mengetahui gambaran bahaya kelabang dalam kehidupan sehari-hari. Hewan ini memang tidak seberbahaya ular atau kalajengking, hanya saja kelabang termasuk salah satu jenis hewan pengganggu yang tidak memberikan manfaat bagi manusia.

Bahaya Kelabang dalam Kehidupan Sehari-hari

Walaupun racun kelabang tidak mematikan seperti racun ular berbisa, tetap saja ada bahaya kelabang dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika dibiarkan terus menerus, kelabang akan membuat sarang dan berkembang biak di tempat tinggal kita. Alhasil, koloni kelabang di dalam rumah jadi semakin banyak dan meresahkan. Bagi Anda yang belum mengetahui tentang bahaya kelabang, simak sejumlah bahaya dari hewan berkaki banyak tersebut:

1. Menggigit Diri Sendiri dan Anak-anak

Menggigit Diri Sendiri dan Anak-anak Bahaya Kelabang

Pada dasarnya, gigitan kelabang tidak mengandung racun. Namun, tetap saja gigitan kelabang ini menimbulkan rasa nyeri yang hilang dalam waktu berhari-hari. Tanpa kita sadari, kelabang yang sudah bersarang di rumah dapat menghampiri kita dan menggigitnya.

Tak hanya pada diri sendiri, anak-anak atau bayi pun bisa terancam oleh gigitan kelabang ini. Bayangkan jika bayi atau anak-anak yang digigit kelabang. Walaupun tidak beracun, mereka pasti menangis karena gigitan hewan ini menimbulkan nyeri yang bertahan lama.

2. Menyengat Hewan Peliharaan

Menyengat Hewan Peliharaan

Bukan hanya diri sendiri dan anggota keluarga yang mendapat ancaman dari gigitan kelabang, hewan peliharaan di rumah pun terancam oleh gigitan hewan tersebut. Bila Anda memiliki anjing atau kucing, lalu tiba-tiba mereka merasa gatal atau timbul ruam di kulitnya, bisa jadi mereka baru saja terkena gigitan lipan.

3. Masuk ke dalam Tubuh

Masuk ke dalam Tubuh

Dari sekian banyak bahaya kelabang, nampaknya bahaya kelabang yang satu inilah yang bisa membuat kita was-was. Ya, terdapat beberapa kasus tentang kelabang yang masuk ke dalam tubuh tanpa sepengetahuan korbannya.

Telinga adalah jalur yang paling sering dilalui oleh kelabang yang ingin masuk ke dalam tubuh. Yang mengerikan, hewan ini masuk ke dalam tubuh saat korbannya sedang terlelap. Jadi, bisa Anda bayangkan jika tiba-tiba ada kelabang yang keluar dari telinga Anda setelah tidur?

4. Mengontaminasi Makanan

Mengotaminasi Makanan

Lipan adalah hewan yang dapat memakan apa saja, termasuk makanan manusia. Meskipun kelabang bisa memakan kecoa, semut, atau jenis serangga lainnya, tetapi keberadaan hewan ini di dalam rumah berpotensi mencemari makanan Anda. Kelabang adalah hewan yang kotor dan berpotensi membawa bakteri.

Makanan yang bersentuhan langsung dengan mulut atau tubuh kelabang tentu saja sudah terkontaminasi. Hal ini jadi bertambah parah ketika orang yang mengonsumsi makanan tersebut ternyata memiliki alergi terhadap kelabang.

5. Mencemari Air

Mencemari Air

Kelabang sangat suka bersarang di tempat yang lembab. Kamar mandi adalah tempat yang disukai kelabang untuk membuat sarang. Bahaya kelabang yang bersarang di kamar mandi adalah hewan ini akan masuk ke celah-celah ubin maupun bak mandi untuk bertelur di sana.

Tentu saja telur kelabang ini akan mencemari air di bak mandi. Nah, bisakah Anda bayangkan jika sehari-hari Anda mandi, mencuci rambut, bahkan menggosok gigi dengan air yang sudah tercemar oleh telur kelabang?

Kesimpulannya, kelabang adalah hewan yang berbahaya meskipun tidak mematikan. Gigitan kelabang akan meninggalkan rasa nyeri berkepanjangan sehingga mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Jadi, tak ada salahnya jika Anda merencanakan untuk membasmi kelabang yang bersarang di rumah. Kalau Anda tidak mengetahui cara mengenyahkan hewan tersebut, baca artikel cara mengusir kelabang yang masuk ke rumah secara cepat.

Setelah mengenal sejumlah bahaya kelabang ini, Anda tidak perlu ragu untuk membasmi atau mengusir hewan ini dari rumah. Lebih baik melindungi diri sendiri, anak-anak, dan hewan peliharaan sedini mungkin sebelum menjadi sasaran gigitan kelabang, bukan?

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment